20 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Antara Infrastruktur dan Kebijakan Digital Pemerintah Indonesia: “Dekat di Mata, Jauh di Hati”

Reja by Reja
August 2, 2025
in Esai
Aturan Turunan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi: Kebijakan “Omon-Omon”?

Reja

DALAM melayani masyarakat, pemerintah Indonesia pun semakin banyak mempermudah masyarakat dengan penggunaan aplikasi digital, mulai dari pengurusan STNK, pembuatan SIM, ragam bentuk pembayaran pajak, dan ragam pelayanan administrasi publik lainnya. Tapi, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak tahu tentang kemudahan pelayanan ini.

Terbukti, praktik biro jasa masih menjadi pilihan masyarakat jika dihadapkan pada pembuatan atau perpanjangan surat menyurat dengan pemerintah. Selain itu, meski segalanya sudah banyak yang go digital, lucunya, banyak pelayanan administrasi publik yang malah masih meminta kartu manual, seperti kartu keluarga, Kartu Tanda Penududuk (KTP), hingga Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pada saat sedang mengurus administrasi di berbagai kantor layanan publik. Belum lagi keluhan masyarakat terhadap pelayanan berbagai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang kerap menuai kritik soal data yang belum terintegrasi. Banyak laporan mengenai data yang tidak terintegrasi antar berbagai sistem, yang mengakibatkan berbagai layanan administrasi publik tidak optimal.

Karut-Marut Data Pemerintah yang Menelan Banyak Anggaran

Negeri semakin digital, tapi banyak data malah berbeda-beda untuk satu jenis kebutuhan yang sama. Ditambah lagi, pernah ada permintaan Presiden Joko Widodo saat meminta data kapal kepada pihak Kemenkominfo, namun permintaan tersebut tidak dapat tersaji dengan akurat dan cepat. Dari hal tersebut, Kemenkominfo coba berupaya memberikan data kapal yang dimaksud meskipun ada banyak pilihan karena seperti data kapal pariwisata atau untuk kebutuhan wisata, maka perlu meminta kepada Kementerian Pariwisata.

Jika kebutuhan yang dimaksud adalah kapal penumpang, maka data yang dibutuhkan ada di Kementerian Perhubungan. Letaknya data yang terpencar dan tidak terintegrasi untuk permasalahan yang sejenis membuat segala bentuk pengambilan kebijakan tampak sulit dan tidak berbasis pada data. Tak jarang, sering kali data malah menjadi komoditas sektoral setiap Kementerian/ Lembaga/ Daerah/ Instansi (K/L/D/I) di Indonesia. Data tidak mudah dibagipakaikan.

Portal Satu Data Indonesia telah terhubung dengan 70 Kementerian/ Lembaga, 31 Provinsi, dan 273 Kabupaten/ Kota portal Data instansi dengan lebih dari 453.767 Dataset. Namun masih banyak catatan dalam portal Satu Data Indonesia, mulai dari website data.go.id yang sering tampak down dan kurang sederhana halaman mukanya untuk dimengerti. Masih banyak tantangan pelaksanaan Satu Data Indonesia yang lahir dari Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Di era pemerintahan sebelumnya, data Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2022, Pemerintah Indonesia tercatat memiliki 2.700 pusat data yang tersebar di 630 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Masing-masing instansi di Indonesia pun memiliki aplikasi yang berbeda-beda dalam melakukan olah data. Sedikitnya 27.000 aplikasi untuk mengolah data di seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah telah menelan biaya belanja anggaran yang tidak murah. Undang-Undang Satu Data Indonesia yang dapat menghemat anggaran negara dari pengeluaran semacam ini (pembuatan aplikasi).

Padahal dalam catatan pemerintahan sebelumnya, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani sering mengeluhkan besarnya pengeluaran anggaran dari membuat aplikasi di lingkup pemerintah, biaya totalnya bisa mencapai puluhan triliun. Padahal banyak aplikasi yang hanya sebatas beroperasi namun tidak efisien penggunaannya karena database berdiri masing-masing. Pada era yang sama, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pernah menyatakan bahwa undang-undang tentang Satu Data Indonesia dapat mendukung pembentukan Pusat Data Nasional, dan dampaknya adalah penghematan anggaran negara sebesar 50%.

Prestasi Digital Indonesia Tingkat Global di Tengah Kekacauan Lokal

Meskipun banyak kekacauan digitalisasi dalam tatanan pemerintah Indonesia, namun tetap ada secercah harapan. Mekanisme pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bahkan sempat membuat geger Amerika Serikat (AS), karena penggunaan metode ini mengurangi dominasi Visa dan Mastercard di Tanah Air. Dalam dokumen Foreign Trade Barriers milik Amerika Serikat pun, pihak AS menyinggung keberadaan QRIS dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Menurut data Bank Indonesia, pengguna QRIS sudah mencapai 47,8 juta orang per Juni 2025 atau hampir 20% total populasi Indonesia. Meskipun metode pembayaran barcode ini pertama kali dikembangkan di Jepang, namun transaksi QRIS milik Indonesia transaksinya sudah bisa mencapai Rp.660 triliun sejak transaksi pertamanya pada 1 Januari 2020 lalu. Bagi pemerintah, pembayaran dengan mode digital ini memperkuat sistem pembayaran domestik dan inklusi keuangan.

Selain itu, prestasi Indonesia di dunia digital tampak terlihat dari berbagai inisiatif yang mendorong perbaikan sistem administrasi publik pemerintahan yang lebih digital. Contohnya pada tahun 2011, bersama 7 negara lainnya, Indonesia resmi mendirikan Open Government Partnership, sebuah inisiatif multilateral yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam pemerintahan.

Pada tahun 2022, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah bagi forum kerjasama multilateral G-20 yang fokusnya banyak mengambil tema tentang transformasi digital, namun kebijakan Indonesia untuk mendorong e-government masih sangat anomali. Infrastruktur teknologi digital Indonesia tidak kalah dengan bangsa lain, sangat dekat di mata tapi level kebijakannya masih terasa jauh di hati. [T]

Penulis: Reja
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Kebijakan “Publisher Rights”: Perusahaan Pers Harusnya Tak Lagi Berdarah Karena Punya Jatah
Aturan Turunan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi: Kebijakan “Omon-Omon”?
Literasi Media bagi Orang Tua Saat Viralnya Anomali AI
Biar Privat Asal Selamat: Melindungi Data Diri Pribadi dan Buah Hati
Tags: digitalIndonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menulis dan Bercerita dengan Perspektif Dekolonialisasi | Catatan Workshop “Decolonial Storytelling in the Context of Bali”

Next Post

Putu Bunga Adelia, Anak Tukadmungga-Buleleng, Terpilih Jadi Miss Kids Culture Global Indonesia 2025

Reja

Reja

Dosen Prodi Ilmu Politik, Fisip, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” (UPNVJ) Jakarta

Related Posts

Sepi yang Diibadahkan: Kota, Puisi, dan Nyepi

by Angga Wijaya
March 20, 2026
0
Sepi yang Diibadahkan: Kota, Puisi, dan Nyepi

KOTA, bagi sebagian orang, adalah sumber energi dan kesibukan. Namun bagi penyair asal Jembrana-Bali,  Nanoq da Kansas, kota adalah ruang...

Read moreDetails

Saat Semua Semakin Cepat, Bali Berani Berhenti

by Dede Putra Wiguna
March 20, 2026
0
Saat Semua Semakin Cepat, Bali Berani Berhenti

SETIAP menjelang Hari Suci Nyepi, saya selalu teringat dengan sebuah lagu dari band Navicula. Lagu itu berjudul “Saat Semua Semakin...

Read moreDetails

Suara Klunting Menjelang Takbir

by L Margi
March 19, 2026
0
Suara Klunting Menjelang Takbir

SUARA pesan WhatsApp siang itu membuat sumringah wajah temanku Katno. Aku melihatnya saat kami berlima ngobrol santai di kantin sambil...

Read moreDetails

Nyepi: Menubuhkan Ruang, Mengheningkan Dunia

by I Wayan Sujana Suklu
March 19, 2026
0
Nyepi: Menubuhkan Ruang, Mengheningkan Dunia

PAGI ini, Bali tidak bangun. Tidak ada suara motor, tidak ada langkah tergesa, tidak ada percakapan yang saling bertubrukan di...

Read moreDetails

Arsitektur Kekosongan dalam Tradisi Nusantara   —Catatan Sunyi Nyepi 2026

by I Ketut Sumarta
March 18, 2026
0
Arsitektur Kekosongan dalam Tradisi Nusantara   —Catatan Sunyi Nyepi 2026

NUSANTARA bukan sekadar titik koordinat di peta dunia; ia adalah titik temu antara yang terlihat (Sakala) dan yang tak terlihat...

Read moreDetails

Guru Sejati, Upaya Menyelami Diri untuk Introspeksi, Evaluasi, dan Harmonisasi

by Agus Suardiana Putra
March 18, 2026
0
Guru Sejati, Upaya Menyelami Diri untuk Introspeksi, Evaluasi, dan Harmonisasi

PERNAHKAH terlintas di pikiran kita spontan satu pertanyaan, “Apa tujuan hidup ini?”. Atau memikirkan, “Siapa saya ini?”. Atau pertanyaan-pertanyaan lain...

Read moreDetails

Mudik sebagai Ritual Antropologis Bangsa Indonesia

by Angga Wijaya
March 18, 2026
0
Mudik sebagai Ritual Antropologis Bangsa Indonesia

SETIAP menjelang Idul Fitri, jutaan orang Indonesia bergerak hampir bersamaan. Jalan tol penuh, terminal padat, pelabuhan sesak, dan bandara dipadati...

Read moreDetails

Satu Bumi, Satu Keluarga: Kontemplasi Nyepi di Tengah Riuh Dunia dan Semangat Saka Bhoga Sevanam

by I Made Pria Dharsana
March 18, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MOMENTUM Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026 hadir dalam lanskap global yang tidak...

Read moreDetails

Pesan ‘Buda Wage Kelawu’: Gunakanlah Kekayaan untuk Keharmonisan, Bukan Perpecahan Apalagi Peperangan

by IK Satria
March 18, 2026
0
Hari Suci Saraswati, Mempermulia Diri dengan “Kaweruhan Sujati”

 HARI suci yang bertemu dalam satu hari memang tidak jarang terjadi dalam perhitungan waktu atau dewasa di Bali. Nyepi bersamaan...

Read moreDetails

Ogoh-Ogoh Bali Mengambil Inspirasi dari Cerita-cerita Tiongkok, Boleh Kan?

by Julio Saputra
March 16, 2026
0
Ogoh-Ogoh Bali Mengambil Inspirasi dari Cerita-cerita Tiongkok, Boleh Kan?

Sebuah video melintas begitu saja di beranda For You Page (FYP) TikTok yang iseng saya buka pada suatu sore yang...

Read moreDetails
Next Post
Putu Bunga Adelia, Anak Tukadmungga-Buleleng, Terpilih Jadi Miss Kids Culture Global Indonesia 2025

Putu Bunga Adelia, Anak Tukadmungga-Buleleng, Terpilih Jadi Miss Kids Culture Global Indonesia 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Pasukan Taruna Menjelma Jadi Pasukan Penabuh dalam Lomba Baleganjur Ngarap SMA/SMK Se-Buleleng HUT ke-3 Pro Yowana Buleleng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MANTRA-MANTRA NYEPI REKOMENDASI I GUSTI BAGUS SUGRIWA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya
Liputan Khusus

Kisah Hari Raya Nyepi Umat Hindu di Surabaya

“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan...

by Jaswanto
March 20, 2026
Rekayasa dan Realita di Balik Karya Ogoh-Ogoh ‘Nyi Rimbit’ Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli
Panggung

Rekayasa dan Realita di Balik Karya Ogoh-Ogoh ‘Nyi Rimbit’ Yowana Dharma Sentana, Yangapi, Bangli

PEMIKIRAN abstrak, imajinasi, dan sebuah perbincangan singkat bisa menghasilkan ribuan ide. Rangkaian Hari Raya Nyepi identik dengan buah pemikiran pemuda...

by I Gede Wirawan Adipranata
March 20, 2026
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar
Khas

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
Sepi yang Diibadahkan: Kota, Puisi, dan Nyepi
Esai

Sepi yang Diibadahkan: Kota, Puisi, dan Nyepi

KOTA, bagi sebagian orang, adalah sumber energi dan kesibukan. Namun bagi penyair asal Jembrana-Bali,  Nanoq da Kansas, kota adalah ruang...

by Angga Wijaya
March 20, 2026
Saat Semua Semakin Cepat, Bali Berani Berhenti
Esai

Saat Semua Semakin Cepat, Bali Berani Berhenti

SETIAP menjelang Hari Suci Nyepi, saya selalu teringat dengan sebuah lagu dari band Navicula. Lagu itu berjudul “Saat Semua Semakin...

by Dede Putra Wiguna
March 20, 2026
Suara Klunting Menjelang Takbir
Esai

Suara Klunting Menjelang Takbir

SUARA pesan WhatsApp siang itu membuat sumringah wajah temanku Katno. Aku melihatnya saat kami berlima ngobrol santai di kantin sambil...

by L Margi
March 19, 2026
Nyepi: Menubuhkan Ruang, Mengheningkan Dunia
Esai

Nyepi: Menubuhkan Ruang, Mengheningkan Dunia

PAGI ini, Bali tidak bangun. Tidak ada suara motor, tidak ada langkah tergesa, tidak ada percakapan yang saling bertubrukan di...

by I Wayan Sujana Suklu
March 19, 2026
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman
Budaya

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
Arsitektur Kekosongan dalam Tradisi Nusantara   —Catatan Sunyi Nyepi 2026
Esai

Arsitektur Kekosongan dalam Tradisi Nusantara   —Catatan Sunyi Nyepi 2026

NUSANTARA bukan sekadar titik koordinat di peta dunia; ia adalah titik temu antara yang terlihat (Sakala) dan yang tak terlihat...

by I Ketut Sumarta
March 18, 2026
Ketika Seorang Guru Menjaga Nyala Literasi Anak  —Dari Lomba Bertutur HUT Kota Singaraja
Panggung

Ketika Seorang Guru Menjaga Nyala Literasi Anak  —Dari Lomba Bertutur HUT Kota Singaraja

Seorang gadis dengan busana kemeja putih, destar bermotif batik, dan rok merah tampil dengan percaya diri di atas panggung beralas...

by Radha Dwi Pradnyani
March 18, 2026
Guru Sejati, Upaya Menyelami Diri untuk Introspeksi, Evaluasi, dan Harmonisasi
Esai

Guru Sejati, Upaya Menyelami Diri untuk Introspeksi, Evaluasi, dan Harmonisasi

PERNAHKAH terlintas di pikiran kita spontan satu pertanyaan, “Apa tujuan hidup ini?”. Atau memikirkan, “Siapa saya ini?”. Atau pertanyaan-pertanyaan lain...

by Agus Suardiana Putra
March 18, 2026
Nyepi, Sepi, Hening: Menemukan Diri dalam Keheningan
Bahasa

Nyepi, Sepi, Hening: Menemukan Diri dalam Keheningan

DALAM Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, Nyepi merupakan nomina (kata benda) yang bermakna hari suci umat Hindu untuk memperingati...

by I Made Sudiana
March 18, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co