5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lawan Sastra Ngesti Mulya

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
June 4, 2025
in Khas
Lawan Sastra Ngesti Mulya

Lawan Satra Ngesti Mulya

LAWAN Sastra Ngesti Mulya adalah salah satu kearifan warisan Ki Hadjar Dewantara di Perguruan Taman Siswa Yogyakarta. Sesanti itu bermakna “Dengan ilmu pengetahuan, memuliakan kehidupan”.Kalau dihubungkan dengan kearifan Hindu, sejalan dengan Satyam (kebenaran), Siwam (ke-Tuhan-an), dan Sundaram (keindahan). Begitulah, seharusnya Lembaga Pendidikan memosisikan diri sebagai tempat pembibitan dan pembobotan peserta didik di level mana pun. Kelak tempat itulah yang disebut almamater (ibu ilmu pengetahuan). Lembaga Pendidikan sebagai ibu yang melahirkan anak secara akademik sesuai dengan jenjangnya. Oleh karena itu, murid yang suputra tidak ada yang alfaka guru atau tulah pada almamater.

Berpijak pada makna itu, Pelepasan Siswa Angkatan ke-4 SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) menjadikan, “Lawan Sastra Ngesti Mulya” sebagai tema. Ada alasan logis menggunakan tema itu.

Pertama, menghargai jejak perjuangan tokoh Pendidikan Indonesia yang perlu terus digemakan hingga sampai pesannya ke seluruh warga sekolah, bahwa Indonesia pernah memunyai tokoh Pendidikan yang dikagumi dunia. Jika dunia saja mengagumi, kurang elok bila kita pewaris sahnya tidak mengenang, mengingat, dan mengapresiasinya.

Kedua, penguatan terhadap aliran Pendidikan Humanisme yang dikembangkan Toska yang ditandai dengan  penamaan Gedung Ruang Kelas menggunakan nama Ki Hadjar Dewantara. Siswa dan guru ketika masuk kelas, diharapkan mengingat dan menebarkan nilai-nilai Perguruan Taman Siswa. Nilai itu antara lain mendidik berdasarkan kodrat anak menurut zamannya. Selalu menciptakan suasana menyenangkan dalam belajar sebagaimana layaknya belajar di taman penuh keriangan tanpa tekanan.

Ketiga, tema itu sangat dekat kearifan Hindu yang memuja Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan. Dengan ilmu pengethauan dan teknologi, hidup menjadi mudah. Dengan seni, hidup menjadi indah. Dengan agama, hidup menjadi terarah. Semangat berguru dengan mengedepankan Satyam (kebenaran), Siwam (Ketuhanan), dan Sundaram (keindahan).

Selain alasan memilih tema berpijak pada filosofi Ki Hadjar Dewantara, menarik pula dicatat, Angkatan IV Toska adalah Angkatan pertama yang belajar secara luring penuh pasca Pandemi Covid-19. Angkatan ini juga Angkatan Pertama menggunakan Kurikulum Merdeka dengan status sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP)  Angkatan II. Sebanyak 374 siswa (laki-laki 153 dan perempuan 221) yang dilepas pada Senin Pon Paang, 26 Mei 2025 dan 58 orang sudah berhasil lulus masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) berdasarkan nilai rapor. Jumlah yang diterima melalui SNBP selalu meningkat dari tahun ke tahun. Angkatan I yang lulus SNBP 24 orang, Angkatan II sebayak 34 orang, dan Angkatan III sebanyak 49 orang.  Itulah catatan pertama.

Catatan kedua, Angkatan IV Toska adalah Angkatan Pertama menggunakan Ijazah Digital dengan aturan terkesan multitafsir. Berbeda dengan ijazah-ijazah sebelumnya, yang blankonya manual dibagikan ke sekolah-sekolah dengan format, isi,  ketebalan, dan pigura yang sama dikeluarkan oleh Percetakan Perum Peruri.  Ijazah digital, format dan isinya memang sama. Namun, Transkrip Nilainya diserahkan ke sekolah-sekolah dengan tetap mengacu pada Kurikulum yang berlaku di sekolah masing-masing.

Sementara itu, ketebalan kertas minimal 80 gram berwarna putih tanpa pigura dan bagian tengahnya berlogo Tut Wuri Handayani. Walaupun berbentuk digital, sekolah juga diharapkan mempunyai scan Ijazah Digital dan Transkrip Nilai digital untuk penatausahaan Ijazah. Bila kelak hilang, masih dapat dilacak kembali ke sekolah. Siapa tahu, di antara mereka yang dilepas nanti ada yang menjadi pejabat negara. Jika ada yang memverifikasi dan memvalidasi kelak, sekolah dapat mempertanggungjawabkan keabsahannya.

Catatan ketiga, Angkatan IV Toska adalah Angkatan pertama pasca- Pilkada serentak di seluruh Indonesia. Nuansa politik akibat viralnya unggahan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedy Mulyadi, terkait pelarangan wisuda bagi siswa di jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, membuat sekolah-sekolah di Bali merefleksikan diri. Pelepasan siswa Kelas 12 dilakukan secara sederhana di sekolah masing-masing. Kalau pun ada yang melaksanakan di luar sekolah, masih menggunakan Gedung Pemerintah yang lebih hemat ketimbang menyewa tenda di lapangan sekolah. Sepanjang pengamatan saya, dari tahun ke tahun, pelepasan siswa di jenjang Pendidikan Menengah di Bali tidak pernah dilaksanakan wisuda sebagaimana terjadi di Jawa.

Sepanjang pengamatan saya, siswa Sekolah Menengah di Bali masih mengikuti pakem Pendidikan yang humanis dan bermartabat. Lulusan SMA/SMK di Bali pada Tahun Ajaran 2024/2025 tidak ada terpantau kebut-kebutan di jalan raya. Nyaris tidak ada aksi corat-coret pakaian seragam sekolah. Setidaknya dalam pantauan media sosial, pengumuman  kelulusan secara umum sangat kondusif. Semoga hal ini dapat dipertahankan pada masa-masa yang akan datang. Nilai-nilai mulia ajaran Ki Hadjar Dewantara dari Perguruan Tamansiswa dapat diserap dan dibumikan di sini, di Pulau Bali.

Kembali ke Pelepasan Angkatan IV Toska. Pelepasan diawali dengan persembahan Tari Maskot “Sisya Natya Jnani” dibawakan para siswa Kelas X dan XI. Dalam sejarah Toska, tari maskot ini pertama tampil pada saat Ulang Tahun V SMA Negeri 2 Kuta Selatan, pada 6 September 2024. Penampilan tari maskot ini mengundang decak kagum undangan yang hadir dari Pendamping Sekolah, perwakilan Camat Kuta Selatan, perwakilan Lurah Benoa, dan perwakilan Bandesa DesaAdat Bualu.

Secara keseluruhan rangkaian acara pelepasan yang berlangsung sederhana diikuti oleh  Perwakilan Kelas 10 dan 11 serta seluruh siswa Kelas 12 SMA Negeri 2 Kuta Selatan yang menamatkan Pendidikan di Toska pada 2025. Pelepasan diawali dengan penyerahan siswa oleh Kepala Sekolah kepada orang tua melalui Komite Sekolah yang diwakili oleh Wakil Ketua Komite, I Wayan Ambara, S.T. Selanjutnya pelepasan secara serimonial ditandai dengan pengalungan medali dengan logo SMA Negeri 2 Kuta Selatan.

Acara diakhiri dengan pentas kolaborasi guru dan siswa antara lain modern dance dan band dari guru juga dari siswa.  Mereka beradu suara. Menyanyikan lagu-lagu pop dengan semangat kekinian, tanpa kehilangan nilai yang terkandung di dalam logo sekolah dengan moto Wiweka Jaya Sadhu sesuai dengan visi : Menjadi Komunitas Pembelajar yang berkecerdasan, berbudaya, dan berdaya saing selaras dengan tema, “Lawan Sastra Ngesti Mulya”. Di sini ajaran Ki Hadjar Dewantara dibumikan. Bravo Toska! [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

  • BACA JUGA:
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Berguru Pada Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta
Membaca Arah  Pendidikan Lima Tahun ke Depan    
Tags: SMAN 2 Kuta Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Senyum Rikha dan Cendol Nangka Pertama: Cerita Manis di Ubud Food Festival 2025

Next Post

Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara

Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co