5 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lawan Sastra Ngesti Mulya

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
June 4, 2025
in Khas
Lawan Sastra Ngesti Mulya

Lawan Satra Ngesti Mulya

LAWAN Sastra Ngesti Mulya adalah salah satu kearifan warisan Ki Hadjar Dewantara di Perguruan Taman Siswa Yogyakarta. Sesanti itu bermakna “Dengan ilmu pengetahuan, memuliakan kehidupan”.Kalau dihubungkan dengan kearifan Hindu, sejalan dengan Satyam (kebenaran), Siwam (ke-Tuhan-an), dan Sundaram (keindahan). Begitulah, seharusnya Lembaga Pendidikan memosisikan diri sebagai tempat pembibitan dan pembobotan peserta didik di level mana pun. Kelak tempat itulah yang disebut almamater (ibu ilmu pengetahuan). Lembaga Pendidikan sebagai ibu yang melahirkan anak secara akademik sesuai dengan jenjangnya. Oleh karena itu, murid yang suputra tidak ada yang alfaka guru atau tulah pada almamater.

Berpijak pada makna itu, Pelepasan Siswa Angkatan ke-4 SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) menjadikan, “Lawan Sastra Ngesti Mulya” sebagai tema. Ada alasan logis menggunakan tema itu.

Pertama, menghargai jejak perjuangan tokoh Pendidikan Indonesia yang perlu terus digemakan hingga sampai pesannya ke seluruh warga sekolah, bahwa Indonesia pernah memunyai tokoh Pendidikan yang dikagumi dunia. Jika dunia saja mengagumi, kurang elok bila kita pewaris sahnya tidak mengenang, mengingat, dan mengapresiasinya.

Kedua, penguatan terhadap aliran Pendidikan Humanisme yang dikembangkan Toska yang ditandai dengan  penamaan Gedung Ruang Kelas menggunakan nama Ki Hadjar Dewantara. Siswa dan guru ketika masuk kelas, diharapkan mengingat dan menebarkan nilai-nilai Perguruan Taman Siswa. Nilai itu antara lain mendidik berdasarkan kodrat anak menurut zamannya. Selalu menciptakan suasana menyenangkan dalam belajar sebagaimana layaknya belajar di taman penuh keriangan tanpa tekanan.

Ketiga, tema itu sangat dekat kearifan Hindu yang memuja Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan. Dengan ilmu pengethauan dan teknologi, hidup menjadi mudah. Dengan seni, hidup menjadi indah. Dengan agama, hidup menjadi terarah. Semangat berguru dengan mengedepankan Satyam (kebenaran), Siwam (Ketuhanan), dan Sundaram (keindahan).

Selain alasan memilih tema berpijak pada filosofi Ki Hadjar Dewantara, menarik pula dicatat, Angkatan IV Toska adalah Angkatan pertama yang belajar secara luring penuh pasca Pandemi Covid-19. Angkatan ini juga Angkatan Pertama menggunakan Kurikulum Merdeka dengan status sebagai penyelenggara Program Sekolah Penggerak (PSP)  Angkatan II. Sebanyak 374 siswa (laki-laki 153 dan perempuan 221) yang dilepas pada Senin Pon Paang, 26 Mei 2025 dan 58 orang sudah berhasil lulus masuk PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) berdasarkan nilai rapor. Jumlah yang diterima melalui SNBP selalu meningkat dari tahun ke tahun. Angkatan I yang lulus SNBP 24 orang, Angkatan II sebayak 34 orang, dan Angkatan III sebanyak 49 orang.  Itulah catatan pertama.

Catatan kedua, Angkatan IV Toska adalah Angkatan Pertama menggunakan Ijazah Digital dengan aturan terkesan multitafsir. Berbeda dengan ijazah-ijazah sebelumnya, yang blankonya manual dibagikan ke sekolah-sekolah dengan format, isi,  ketebalan, dan pigura yang sama dikeluarkan oleh Percetakan Perum Peruri.  Ijazah digital, format dan isinya memang sama. Namun, Transkrip Nilainya diserahkan ke sekolah-sekolah dengan tetap mengacu pada Kurikulum yang berlaku di sekolah masing-masing.

Sementara itu, ketebalan kertas minimal 80 gram berwarna putih tanpa pigura dan bagian tengahnya berlogo Tut Wuri Handayani. Walaupun berbentuk digital, sekolah juga diharapkan mempunyai scan Ijazah Digital dan Transkrip Nilai digital untuk penatausahaan Ijazah. Bila kelak hilang, masih dapat dilacak kembali ke sekolah. Siapa tahu, di antara mereka yang dilepas nanti ada yang menjadi pejabat negara. Jika ada yang memverifikasi dan memvalidasi kelak, sekolah dapat mempertanggungjawabkan keabsahannya.

Catatan ketiga, Angkatan IV Toska adalah Angkatan pertama pasca- Pilkada serentak di seluruh Indonesia. Nuansa politik akibat viralnya unggahan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedy Mulyadi, terkait pelarangan wisuda bagi siswa di jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, membuat sekolah-sekolah di Bali merefleksikan diri. Pelepasan siswa Kelas 12 dilakukan secara sederhana di sekolah masing-masing. Kalau pun ada yang melaksanakan di luar sekolah, masih menggunakan Gedung Pemerintah yang lebih hemat ketimbang menyewa tenda di lapangan sekolah. Sepanjang pengamatan saya, dari tahun ke tahun, pelepasan siswa di jenjang Pendidikan Menengah di Bali tidak pernah dilaksanakan wisuda sebagaimana terjadi di Jawa.

Sepanjang pengamatan saya, siswa Sekolah Menengah di Bali masih mengikuti pakem Pendidikan yang humanis dan bermartabat. Lulusan SMA/SMK di Bali pada Tahun Ajaran 2024/2025 tidak ada terpantau kebut-kebutan di jalan raya. Nyaris tidak ada aksi corat-coret pakaian seragam sekolah. Setidaknya dalam pantauan media sosial, pengumuman  kelulusan secara umum sangat kondusif. Semoga hal ini dapat dipertahankan pada masa-masa yang akan datang. Nilai-nilai mulia ajaran Ki Hadjar Dewantara dari Perguruan Tamansiswa dapat diserap dan dibumikan di sini, di Pulau Bali.

Kembali ke Pelepasan Angkatan IV Toska. Pelepasan diawali dengan persembahan Tari Maskot “Sisya Natya Jnani” dibawakan para siswa Kelas X dan XI. Dalam sejarah Toska, tari maskot ini pertama tampil pada saat Ulang Tahun V SMA Negeri 2 Kuta Selatan, pada 6 September 2024. Penampilan tari maskot ini mengundang decak kagum undangan yang hadir dari Pendamping Sekolah, perwakilan Camat Kuta Selatan, perwakilan Lurah Benoa, dan perwakilan Bandesa DesaAdat Bualu.

Secara keseluruhan rangkaian acara pelepasan yang berlangsung sederhana diikuti oleh  Perwakilan Kelas 10 dan 11 serta seluruh siswa Kelas 12 SMA Negeri 2 Kuta Selatan yang menamatkan Pendidikan di Toska pada 2025. Pelepasan diawali dengan penyerahan siswa oleh Kepala Sekolah kepada orang tua melalui Komite Sekolah yang diwakili oleh Wakil Ketua Komite, I Wayan Ambara, S.T. Selanjutnya pelepasan secara serimonial ditandai dengan pengalungan medali dengan logo SMA Negeri 2 Kuta Selatan.

Acara diakhiri dengan pentas kolaborasi guru dan siswa antara lain modern dance dan band dari guru juga dari siswa.  Mereka beradu suara. Menyanyikan lagu-lagu pop dengan semangat kekinian, tanpa kehilangan nilai yang terkandung di dalam logo sekolah dengan moto Wiweka Jaya Sadhu sesuai dengan visi : Menjadi Komunitas Pembelajar yang berkecerdasan, berbudaya, dan berdaya saing selaras dengan tema, “Lawan Sastra Ngesti Mulya”. Di sini ajaran Ki Hadjar Dewantara dibumikan. Bravo Toska! [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

  • BACA JUGA:
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Berguru Pada Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta
Membaca Arah  Pendidikan Lima Tahun ke Depan    
Tags: SMAN 2 Kuta Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Senyum Rikha dan Cendol Nangka Pertama: Cerita Manis di Ubud Food Festival 2025

Next Post

Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails
Next Post
Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara

Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane
Cerpen

Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane

JANU datang ke Bali dengan koper besar, tiga buku filsafat yang belum selesai dibaca, dan keyakinan yang jauh lebih besar...

by Wayan Gde Yudane
June 5, 2026
Puisi-puisi Ama Gaspar
Puisi

Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

by Ama Gaspar
June 5, 2026
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui
Khas

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
‘Madedari’ Karya Putu Ayu Kartika Dewi: Menafsir Jejak ‘Dedari’ dalam Tari Kreasi yang Kontemplatif
Panggung

‘Madedari’ Karya Putu Ayu Kartika Dewi: Menafsir Jejak ‘Dedari’ dalam Tari Kreasi yang Kontemplatif

CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...

by Dede Putra Wiguna
June 5, 2026
Catatan dari SMA Negeri 2 Kuta Utara: Guru Membaca Buku
Esai

Catatan dari SMA Negeri 2 Kuta Utara: Guru Membaca Buku

Di tengah gempuran media sosial,  kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...

by I Wayan Artika
June 5, 2026
‘Samagama’, Tabuh Kreasi Inovatif dari Gung Lanang yang Menyuarakan Semangat Tradisi Ngusaba Desa di Menanga, Karangasem
Panggung

‘Samagama’, Tabuh Kreasi Inovatif dari Gung Lanang yang Menyuarakan Semangat Tradisi Ngusaba Desa di Menanga, Karangasem

SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

by Dede Putra Wiguna
June 5, 2026
Roger Penrose dan Misteri Kesadaran Semesta
Esai

Roger Penrose dan Misteri Kesadaran Semesta

Matematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...

by Agung Sudarsa
June 5, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menonton Pemimpin yang ‘Adigang, Adigung, Adiguna’

GAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...

by Chusmeru
June 5, 2026
‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co