3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ilusi Komunikasi dalam Perspektif Helical Model [Bagian 2-Habis]

Chusmeru by Chusmeru
February 22, 2025
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MANUSIA di era digital terhubung secara global melalui berbagai platform media. Media digital tidak hanya mampu mempertemukan para pengguna dari ruang dan waktu berbeda untuk berbagi informasi, namun juga telah membentuk kulturnya sendiri.

Demikian diungkapkan Prof.Dr.Mite Setiansah, SIP, M.Si dalam orasi ilmiah pengukuhan Guru Besar Bidang Media dan Komunikasi, Universitas Jenderal Soedirman, 4 Februari 2025. Selanjutnya dijelaskan, berbagai platform percakapan di media sosial seperti X dan Thread selalu riuh dengan perbincangan tentang berbagai hal, mulai dari yang remeh-temeh hingga diskusi-diskusi politik berat.

Netizen yang selalu ingin tahu dan takut ketinggalan informasi kemudian melahirkan generasi FOMO (Fear of Missing Out), yang selalu tidak tenang kalau tidak membuka media sosialnya. Bahkan di saat sedang bersama orang lain (phubbing) atau dalam sebuah acara penting.

Komunikasi yang termediasi di era digital telah membentuk karakter dan pola-pola interaksi yang khas, yang membedakan dari komunikasi tatap muka yang dikenal sebelumnya. Anonimitas, invisibilitas, introjeksi solipsistic, asinkronitas merupakan karakter-karakter digital user yang memberikan kebebasan untuk menjadi siapa saja.

Ketiadaan tanda-tanda nonverbal dari lawan bicara kemudian sering diisi oleh pihak lain melalui interpretasi dan asumsi pribadi yang kemudian menjadi awal dari lahirnya post truth. Fenomena sosial di mana fakta objektif sering diabaikan dan digantikan oleh keyakinan emosional atau preferensi pribadi.

Literasi Digital

Hadirnya beragam bentuk ilusi komunikasi era digital, menurut Prof.Mite Setainsah yang saat ini menjabat Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fisip ini telah berimbas pada maraknya beragam bentuk disinformasi maupun misinformasi di masyarakat. Kondisi ini menuntut penguasaan literasi digital oleh kelompok masyarakat yang semakin menguat.

Terdapat banyak definisi yang dikemukakan para ahli tentang literasi digital. Penelitian terdahulu menyimpulkan bahwa terdapat beberapa kata kunci yang hampir selalu muncul dalam setiap definisi, yaitu access, manage, understand, integrate, communicate, evaluate, dan create (Law et al., 2018). Digital Competence Framework for Citizens (DigComp 2.1) sebagai kerangka kerja yang diusulkan oleh Uni Eropa memberikan 5 area kompetensi literasi digital, yaitu: (a) Literasi informasi dan data, (b) Komunikasi dan kolaborasi, (c) Pembuatan konten digital, (d) Keamanan, dan (e) Pemecahan masalah (Tinmaz et al., 2022).

Hasil dari analisis literatur sistematis terhadap 43 artikel tentang literasi digital menyimpulkan setidaknya ada 12 frase yang memperlihatkan kompetensi literasi digital, yaitu: Problem solving, Safety, Information processing, Content creation, Communication, Digital rights, Digital emotional intelligence, Digital teamwork, Big data utilization, Artificial Intelligence utilization, Virtual leadership, dan Self-disruption (Tinmaz et all., 2022).

Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia telah meluncurkan program Gerakan Literasi Digital Nasional (GLDN) yang ditujukan kepada berbagai kelompok masyarakat. Melalui GLDN telah dikampanyekan empat pilar literasi digital nasional, yaitu cakap digital (digital skills), aman digital (digital security), etika digital (digital ethic), dan digital culture atau budaya digital (Kurnia et al., 2021; Setiansah et al., 2024).

Upaya peningkatan literasi digital masyarakat juga dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat, di antaranya adalah Japelidi (Jaringan Pegiat Literasi Digital), dan Tular Nalar – MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia). Japelidi merumuskan 10 kompetensi literasi digital yang mencakup akses, seleksi, paham, analisis, verifikasi, evaluasi, distribusi, dan produksi (Amihardja et al., 2022).

Pegiat Japelidi bekerjasama dengan Tular Nalar-MAFINDO juga aktif menyelenggarakan berbagai sosialisasi dan pelatihan literasi digital untuk para pemilih pemula yang diberi nama program Sekolah Kebangsaan (SK) dan untuk para lansia melalui program Akademi Digital Lansia (Setiansah et al., 2023). Muara dari semua kegiatan tersebut adalah untuk meminimalisir terjadinya ilusi komunikasi di ruang digital.

MITE Helical Model

Semua permasalahan yang melekat pada dinamika interaksi dan komunikasi manusia yang dipaparkan Prof. Mite Setiansah adalah gambaran dari model helikal tentang proses komunikasi yang tidak pernah sungguh-sungguh menemukan akhirnya.

Pemahaman akan hal itu hendaknya bisa menjadi bahan refleksi untuk kita semua dan mempertanyakan ulang, apakah selama ini kita sungguh-sungguh telah melakukan komunikasi yang bermakna? Atau itu hanya ilusi belaka?.

Secara keseluruhan, penerapan Model Helikal dalam komunikasi dapat membantu individu dan kelompok untuk memahami kompleksitas komunikasi dan meningkatkan efektivitas interaksi mereka; terutama dalam konteks yang beragam dan dinamis (Larson, 2020). Oleh karena itu, Mite Setiansah menawarkan MITE Helical Model of Communication yang merupakan hasil adopsi dan adaptasi terhadap Model Komunikasi Helikal dari Frank Dance.

MITE Helical Model of Communication memberikan porsi perhatian yang besar pada aspek Message, Interaction, Transaction, dan Evaluation.

Message adalah bagian penting yang menjadi alasan terjadinya aktivitas komunikasi. Pengecekan terhadap kebenaran pesan (cek fakta) menjadi sebuah proses penting dalam tahapan komunikasi.

Interaction memperlihatkan bahwa komunikasi efektif harus terjadi dua arah, diwarnai dengan saling memberikan feedback secara timbal balik. Transaction mempersyaratkan adanya adaptasi dan negosiasi dari pihak-pihak terlibat agar diperoleh kesepahaman.

Evaluation menjadi aspek penting untuk memastikan bahwa komunikasi yang dilakukan betul-betul komunikasi yang bermakna, sehingga evaluasi dan perbaikan perlu selalu dilakukan untuk menghindari terjadinya berbagai bentuk ilusi komunikasi.

Lebih lanjut Guru Besar Komunikasi yang juga menjadi Asesor BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) ini menuturkan, secara praktis penerapan MITE Helical Model of Communication maupun peningkatan literasi digital memerlukan pendekatan yang lebih terintegrasi dan melibatkan peran serta pemerintah secara struktural.

Pemerintah dapat membuat kebijakan untuk mengintegrasikan materi literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan di semua jenjang. Secara kultural, upaya mengurangi ilusi komunikasi dapat dilakukan dengan mendorong keterlibatan berbagai kelompok masyarakat untuk melakukan sharing knowledge tentang literasi digital dan  komunikasi inklusif dan empatik (Novsak Brce & Kogovsek, 2020). Komunikasi yang dijalankan dengan menghargai dan menghormati berbagai perbedaan yang dapat mengakibatkan terjadinya ilusi komunikasi dan menghambat terciptanya komunikasi efektif.

Sebagaimana dinyatakan dalam model komunikasi helikal, bahwa fenomena komunikasi yang terjadi hari ini tidak dapat dilepaskan dari peristiwa yang terjadi di masa lalu dan juga harapan yang dituju di masa depan. Orasi ilmiah dalam pengukuhan Guru Besar Mite Setiansah ini juga tidak lepas dari perjalanan yang telah dilalui sebelumnya.

Selamat untuk Prof.Dr.Mite Setiansah, SIP, M.Si. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU

Ilusi Komunikasi dalam Perspektif “Helical Model” [Bagian 1]
Badan Intelijen Keuangan: Urgensi dan Tantangan Komunikasi
Komunikasi untuk Mendukung Organisasi
Tags: ilmu komunikasikomunikasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gede Suanda aka Sayur, dan Cara Dia Merespon Hari Tumpek Landep dengan Lukisan

Next Post

Puisi-Puisi Abed Ilyas | Rencana Bermain

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-Puisi Abed Ilyas  |  Rencana Bermain

Puisi-Puisi Abed Ilyas | Rencana Bermain

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co