14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi Hari Pers Nasional Ke-79: Tak Semata Soal Teknologi

Edi Santoso by Edi Santoso
February 9, 2025
in Esai
Refleksi Hari Pers Nasional Ke-79: Tak Semata Soal Teknologi

Edi Santoso

PERINGATAN Hari Pers Nasional (HPN) Ke-79 ini akan berbeda dari biasanya. Puncak peringatannya, digelar di dua kota, Banjarmasin dan Pekanbaru, sebagai akibat dualisme kepengurusan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Presiden nampaknya tidak akan hadir di salah satunya. Begitu juga Dewan Pers. Kenyataan yang patut disayangkan, tentu saja. Tapi, ada yang lebih serius dari itu.

Satu kenyataan yang menyangkut hidup pers sendiri. Khususnya media lama (koran, radio, tv), hidupnya kian mengkhawatirkan. Ini nampak dari belanja iklan media lama pada tahun 2024. Total belanja iklan media cetak misalnya, hanya Rp 6 triliun di tahun itu.

Bandingkan dengan media digital, yang mencapai angka lebih dari Rp 62 triliun (sebelumnya Rp 54 triliun lebih di tahun 2023). Televisi memang masih berada di puncak, dengan capaian Rp 63 triliun lebih, namun tren-nya terus menurun dari tahun ke tahun. Di sisi lain, media digital terus menanjak tajam.

Sepanjang satu tahun terakhir pun, daftar media lama yang gulung tikar makin panjang. Majalah Gatra yang sudah berkiprah selama 30 tahun, akhirnya pamit tak lagi terbit pada Juli 2024. Dunia televisi tak terkecuali. Pada Desember 2024, ANTV melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. ANTV, yang merupakan bagian dari PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), memiliki total utang sebesar Rp8,79 triliun kepada 12 kreditur.

Laporan keuangan per 30 September 2023 menunjukkan penurunan pendapatan perusahaan menjadi Rp 906 miliar dari Rp1,32 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban usaha yang lebih tinggi, mencapai Rp1,14 triliun, memperburuk kondisi keuangan perusahaan, sehingga VIVA mencatat kerugian sebesar Rp239 miliar pada kuartal III.

Bagaimana dengan media lokal? Nasibnya tidak lebih baik atau bahkan lebih buruk lagi. Banyak televisi lokal yang muncul pasca deregulasi dunia penyiaran yang nasibnya kini bak “hidup enggan matipun segan”. Koran-koran lokal sudah lebih dulu mati, menyerah dengan biaya produksi yang tak tertutupi oleh angka penjualan atau iklan.

Sungguhkah tren teknologi menjadi jagal para pekerja media? Bagi yang enggan bertransformasi, mungkin begitu kenyataanya. Tapi bagi mereka yang sigap melakukan shifting, terbuka peluang baru untuk terus berkiprah di dunia pers.

***

Saya berkesempatan hadir dalam pertemuan “Local Media Community Outlook 2025” di Surabaya, Selasa-Rabu lalu. Ada aura shifting di wajah-wajah para peserta yang mewakili media lokal dari seluruh Indonesia. Mayoritas yang hadir adalah pengelola media siber. Sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang sebelumnya berkiprah di media lama.

“Saya sebelumnya di grup Media Indonesia Jakarta. Perusahaan melakukan pemangkasan karyawan, karena kondisi perusahaan yang memburuk. Saya balik ke Bandung, dan kini mengelola media online,” ujar salah satu peserta.

Semangat mereka adalah menyiasati perubahan. Faktanya, perubahan besar terjadi pada cara manusia memproduksi dan mengkonsumsi berita. Teknologi mendeterminasi segala hal. Mereka yang bisa menyesuaikan akan bertahan, begitupula sebaliknya.

Tapi determinasi teknologi kadang terasa sadis. Begitu dinamis, sampai-sampai kita sulit mengikutinya. Belum lama kita bicara SEO, algoritma, kini kita disibukkan oleh isu artificial intelligent (A.I). Begitulah nasib pengguna teknologi, selalu berhadapan secara simetris dengan pencipta teknologi.

Dalam isu monetizing, seorang CEO media online bercerita, setiap bulan selalu melakukan evaluasi chanel. Bulan ini medsos A potensial memberikan cuan, bulan depan mungkin sudah berganti. Terasa benar nuansa “perbudakan 2.0”. Apa boleh buat.

Para pengelola media online itu kini lebih terasa seperti content creator. Mereka menyiasati konten demi cuan yang mungkin bisa diperoleh. Diskusinya seputar konten yang menghasilkan traffic atau meningkatkan jumlah viewer atau follower/subscriber.

Jurnalisme semakin kehilangan reflektifitas. Dalam pertemuan media lokal itu, materi “Jurnalisme Konstruktif” yang dibawakan Eva Danayanti dari IMS (International Media Support) pun terasa kabur. Harapan bahwa jurnalisme mestinya “berdampak sosial” seperti berhadapan dengan tembok besar teknologi dengan aksioma keuntungan materi yang baku.

Eh tapi, tak semua media lokal melupakan misi ideologisnya. Di Tasikmalaya, ada kapol.id yang bereksperimentasi untuk mendukung masyarakat mengembangkan tanaman Indigofera untuk kemandirian energi.

“Kami menerapkan pendekatan percakapan dengan warga. Dari situ, muncul gagasan-gagasan yang sebelumnya hanya mengendap dan tidak tersampaikan,” ujar CEO Kapol.id, Duddy RS. Selain publikasi, media bisa melakukan tugas advokasi bagi komunitas.

Menjadi idealis tak berarti jauh dari pendapatan. Program-program pendampingan komunitas ke depan bisa berimplikasi cuan. “Banyak biro iklan yang mencari mitra media lokal dengan hyperfocus, misalnya pada komunitas-komunitas spesifik,” papar Pradana, CEO Volare.

Kreatifitas selalu menemukan jalannya, dalam kondisi apa pun. Arogansi teknologi di satu sisi, tetap bisa beriringan dengan idealisme jurnalisme di sisi yang berbeda. Tren teknologi adalah wajah zaman, tak bisa dilawan. Ruh jurnalisme yang akan membedakan wartawan sejati dengan netizen pragmatis yang semata memburu popularitas. [T]

Penulis: Edi Santoso
Editor: Adnyana Ole

Hari Pers Nasional Untuk Siapa?

                                                                       

Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital
Bawaslu, Pers, dan Perannya dalam Pemilu 2024
Tags: Hari Pers Nasionalmedia massamedia onlinepersTV
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puspa Sari, Legenda Bus Malam Singaraja-Surabaya, Melaju Sejak 1976

Next Post

YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

Edi Santoso

Edi Santoso

Dr. Edi Santoso, M.Si. Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co