22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi Hari Pers Nasional Ke-79: Tak Semata Soal Teknologi

Edi Santoso by Edi Santoso
February 9, 2025
in Esai
Refleksi Hari Pers Nasional Ke-79: Tak Semata Soal Teknologi

Edi Santoso

PERINGATAN Hari Pers Nasional (HPN) Ke-79 ini akan berbeda dari biasanya. Puncak peringatannya, digelar di dua kota, Banjarmasin dan Pekanbaru, sebagai akibat dualisme kepengurusan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Presiden nampaknya tidak akan hadir di salah satunya. Begitu juga Dewan Pers. Kenyataan yang patut disayangkan, tentu saja. Tapi, ada yang lebih serius dari itu.

Satu kenyataan yang menyangkut hidup pers sendiri. Khususnya media lama (koran, radio, tv), hidupnya kian mengkhawatirkan. Ini nampak dari belanja iklan media lama pada tahun 2024. Total belanja iklan media cetak misalnya, hanya Rp 6 triliun di tahun itu.

Bandingkan dengan media digital, yang mencapai angka lebih dari Rp 62 triliun (sebelumnya Rp 54 triliun lebih di tahun 2023). Televisi memang masih berada di puncak, dengan capaian Rp 63 triliun lebih, namun tren-nya terus menurun dari tahun ke tahun. Di sisi lain, media digital terus menanjak tajam.

Sepanjang satu tahun terakhir pun, daftar media lama yang gulung tikar makin panjang. Majalah Gatra yang sudah berkiprah selama 30 tahun, akhirnya pamit tak lagi terbit pada Juli 2024. Dunia televisi tak terkecuali. Pada Desember 2024, ANTV melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. ANTV, yang merupakan bagian dari PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), memiliki total utang sebesar Rp8,79 triliun kepada 12 kreditur.

Laporan keuangan per 30 September 2023 menunjukkan penurunan pendapatan perusahaan menjadi Rp 906 miliar dari Rp1,32 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban usaha yang lebih tinggi, mencapai Rp1,14 triliun, memperburuk kondisi keuangan perusahaan, sehingga VIVA mencatat kerugian sebesar Rp239 miliar pada kuartal III.

Bagaimana dengan media lokal? Nasibnya tidak lebih baik atau bahkan lebih buruk lagi. Banyak televisi lokal yang muncul pasca deregulasi dunia penyiaran yang nasibnya kini bak “hidup enggan matipun segan”. Koran-koran lokal sudah lebih dulu mati, menyerah dengan biaya produksi yang tak tertutupi oleh angka penjualan atau iklan.

Sungguhkah tren teknologi menjadi jagal para pekerja media? Bagi yang enggan bertransformasi, mungkin begitu kenyataanya. Tapi bagi mereka yang sigap melakukan shifting, terbuka peluang baru untuk terus berkiprah di dunia pers.

***

Saya berkesempatan hadir dalam pertemuan “Local Media Community Outlook 2025” di Surabaya, Selasa-Rabu lalu. Ada aura shifting di wajah-wajah para peserta yang mewakili media lokal dari seluruh Indonesia. Mayoritas yang hadir adalah pengelola media siber. Sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang sebelumnya berkiprah di media lama.

“Saya sebelumnya di grup Media Indonesia Jakarta. Perusahaan melakukan pemangkasan karyawan, karena kondisi perusahaan yang memburuk. Saya balik ke Bandung, dan kini mengelola media online,” ujar salah satu peserta.

Semangat mereka adalah menyiasati perubahan. Faktanya, perubahan besar terjadi pada cara manusia memproduksi dan mengkonsumsi berita. Teknologi mendeterminasi segala hal. Mereka yang bisa menyesuaikan akan bertahan, begitupula sebaliknya.

Tapi determinasi teknologi kadang terasa sadis. Begitu dinamis, sampai-sampai kita sulit mengikutinya. Belum lama kita bicara SEO, algoritma, kini kita disibukkan oleh isu artificial intelligent (A.I). Begitulah nasib pengguna teknologi, selalu berhadapan secara simetris dengan pencipta teknologi.

Dalam isu monetizing, seorang CEO media online bercerita, setiap bulan selalu melakukan evaluasi chanel. Bulan ini medsos A potensial memberikan cuan, bulan depan mungkin sudah berganti. Terasa benar nuansa “perbudakan 2.0”. Apa boleh buat.

Para pengelola media online itu kini lebih terasa seperti content creator. Mereka menyiasati konten demi cuan yang mungkin bisa diperoleh. Diskusinya seputar konten yang menghasilkan traffic atau meningkatkan jumlah viewer atau follower/subscriber.

Jurnalisme semakin kehilangan reflektifitas. Dalam pertemuan media lokal itu, materi “Jurnalisme Konstruktif” yang dibawakan Eva Danayanti dari IMS (International Media Support) pun terasa kabur. Harapan bahwa jurnalisme mestinya “berdampak sosial” seperti berhadapan dengan tembok besar teknologi dengan aksioma keuntungan materi yang baku.

Eh tapi, tak semua media lokal melupakan misi ideologisnya. Di Tasikmalaya, ada kapol.id yang bereksperimentasi untuk mendukung masyarakat mengembangkan tanaman Indigofera untuk kemandirian energi.

“Kami menerapkan pendekatan percakapan dengan warga. Dari situ, muncul gagasan-gagasan yang sebelumnya hanya mengendap dan tidak tersampaikan,” ujar CEO Kapol.id, Duddy RS. Selain publikasi, media bisa melakukan tugas advokasi bagi komunitas.

Menjadi idealis tak berarti jauh dari pendapatan. Program-program pendampingan komunitas ke depan bisa berimplikasi cuan. “Banyak biro iklan yang mencari mitra media lokal dengan hyperfocus, misalnya pada komunitas-komunitas spesifik,” papar Pradana, CEO Volare.

Kreatifitas selalu menemukan jalannya, dalam kondisi apa pun. Arogansi teknologi di satu sisi, tetap bisa beriringan dengan idealisme jurnalisme di sisi yang berbeda. Tren teknologi adalah wajah zaman, tak bisa dilawan. Ruh jurnalisme yang akan membedakan wartawan sejati dengan netizen pragmatis yang semata memburu popularitas. [T]

Penulis: Edi Santoso
Editor: Adnyana Ole

Hari Pers Nasional Untuk Siapa?

                                                                       

Tantangan Pers Bebas dan Bertanggung Jawab di Era Disrupsi Digital
Bawaslu, Pers, dan Perannya dalam Pemilu 2024
Tags: Hari Pers Nasionalmedia massamedia onlinepersTV
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puspa Sari, Legenda Bus Malam Singaraja-Surabaya, Melaju Sejak 1976

Next Post

YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

Edi Santoso

Edi Santoso

Dr. Edi Santoso, M.Si. Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails

Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

by I Made Sudiana
October 19, 2026
0
Dialog di Atas Naskah dan Tradisi — Menjawab Catatan Kritis dari IGA Darma Putra

SEBUAH tulisan di ruang publik pada hakikatnya adalah undangan terbuka untuk berdiskusi. Melalui tanggapan kritis yang disampaikan oleh IGA Darma...

Read moreDetails

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

by Angga Wijaya
October 18, 2026
0
Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

Read moreDetails
Next Post
YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

YONINÉ GENTOSIN: Mengubah Kualitas Kelahiran Perspektif Ida Padanda Made Sidemen

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co