6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hari Bahasa Isyarat Internasional: Wadah Inklusif Masyarakat Tuli dan Dengar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 1, 2024
in Khas
Hari Bahasa Isyarat Internasional: Wadah Inklusif Masyarakat Tuli dan Dengar

SORE itu suasana begitu ramai namun senyap, semua masyarakat tuli dan dengar berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Meskipun saya tidak bisa bahasa isyarat, tak lantas membuat saya merasa asing, justru saya merasa senang bisa berada di tengah-tengah mereka, membaur bersama, dan sedikit belajar bahasa isyarat—walaupun yang saya ingat hanya terima kasih, sama-sama, dan kamu ganteng.

Kala itu saya berkesempatan menghadiri peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII). Peringatan HBII tahun ini mengambil tajuk “Tunjukkan Isyaratmu! Dukung Hak Bahasa Isyarat”. Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk memeriahkan acara. Selain itu, dalam kegiatan ini juga terdapat stan UMKM Tuli yang terletak di depan pintu masuk.

Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) merupakan peringatan yang dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 23 September, dan telah disahkan oleh PBB. Namun pelaksanaan HBII Bali kali ini dilaksanakan pada 29 September 2024, bertempat di Guwang Barong and Keris Dance, Gianyar.

Untungnya ada penerjemah bahasa isyarat yang senantiasa sigap mengartikan apa yang hendak disampaikan oleh teman-teman tuna rungu dan wicara di atas panggung. Jadi, bagi penonton yang berasal dari kalangan masyarakat umum tetap bisa menikmati acara tersebut.

Penampilan Fragmentari “Sekatubi” oleh Komunitas Larajiva | Foto: tatkala.co/Dede

Peringatan HBII Bali juga turut dihadiri oleh Sang Made Mahendra Jaya (Pj. Gubernur Bali), I Nyoman Parta (anggota DPR RI), I Dewa Tagel Wirasa (Pj. Bupati Gianyar), Putu Diah Pradnya Maharani (anggota DPRD Bali), dan Kepala Desa Guwang beserta Perangkat Desa Guwang.

Setelah semua undangan pejabat tiba, acara pun dimulai tepat pukul 16.30 Wita. Pembukaan acara dilalui secara formal. Mulai dari doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, laporan panitia pelaksana, hingga berbagai sambutan dilalui dengan khidmat.

Seusai pembukaan formal yang lumayan panjang, semua peserta dan undangan dipersilakan untuk istirahat makan terlebih dahulu. Sembari makan bersama, panitia memutarkan film pendek yang berjudul “Senandung Senyap”. Semua menikmati makanan yang telah dibagikan sambil menonton film yang diputarkan, memang betul-betul senyap, mereka hanya fokus pada makanan dan film pendek itu.

Beberapa saat berlalu, makan bersama pun usai, namun film pendek masih berlanjut sekian menit. Setelah film pendek selesai diputarkan, acara kembali dilanjutkan dengan pentas tuli yang menampilkan fragmentari dengan judul “Sekatubi” yang disajikan oleh komunitas Larajiva Bali (komunitas seni koreografi tuli).

“Saya Wahyu, saya dari komunitas Larajiva. Hari ini saya akan menunjukkan fragmentari, dimana sayalah yang mengajarkan fragmen ini kepada teman-teman tuli. Terima kasih saya ucapkan kepada semua yang sudah hadir, selamat menyaksikan,” begitulah Putu Wahyu Putra Sudianta, S.Sn, selaku owner Larajiva membuka pertunjukkan dengan bahasa isyarat.

I Nyoman Parta, S.H. (anggota DPR RI) saat memberikan sambutan | Foto: Dok. HBII Bali

Wahyu pun bergegas menuju tempat operator soundsystem untuk menyiapkan musik fragmentari. Lantunan musik mendayu-dayu pun disetel olehnya, kemudian ia memberikan kode kepada teman-teman tuli untuk memasuki panggung dan mulai tampil.

Para penari datang tak hanya dari belakang panggung, tetapi dari berbagai penjuru. Ada yang dari depan panggung, ada yang dari sisi kanan dan kiri, ada pula dari sudut bawah panggung. Mereka begitu ekspresif dan aktraktif. Para penari menunjukkan kepiawaiannya dalam menari dan beradu aksi menunjukkan mimik muka yang dramatis.

Meski tampil tanpa mengucapkan kata-kata, pesan dalam cerita yang ditampilkan, tampaknya mampu dipahami oleh semua penonton, ada yang menonton sampai tertawa, ada yang terheran-heran, bahkan beberapa masyarakat umum ada yang terlihat terharu. Decak kagum dan ragam sorak sorai mengiringi penampilan mereka sampai berakhir.

Setelah menyaksikan fragmentari dari komunitas Larajiva, acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize, nomor undian tersebut dibagikan pada saat peserta menukarkan kupon registrasi diawal kegiatan.

Ketua Panitia Peringatan HBII Provinsi Bali, Ni Wayan Siliana Juliantari, menyampaikan dalam laporannya, “pelaksanaan HBII kali ini diikuti oleh 375 orang peserta dan undangan sebanyak 27 orang. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pusbisindo (Pusat Bahasa Isyarat Indonesia) Bali bekerja sama dengan Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) Provinsi Bali dan BDC (Bali Deaf Community),” jelasnya.

Nyoman Parta, Pj. Gubernur Bali, dan Pj. Bupati Gianyar saat menerima piagam penghargaan | Foto: Dok. HBII Bali

“Saya berharap kepada pemerintah dan semua sektor untuk menyadari eksistensi kami masyarakat tuli, bahwa kami juga berkemampuan untuk bekerja di instansi maupun di perusahaan, dan kami siap diterima untuk bekerja. Dan harap kami bisa diberikan akses yang sama dan setara dalam pelayanan publik,” ujarnya menggunakan bahasa isyarat.

Menurut Mahendra Jaya (Pj. Gubernur Bali), kegiatan ini adalah bukti eksistensi keberadaan penyandang tuna rungu dan wicara di Provinsi Bali. Dia menegaskan bahwa Pemprov Bali akan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi seluruh penyandang disabilitas.

Ia juga menyampaikan rasa bahagia karena bisa hadir di tengah para penyandang tuna rungu dan wicara untuk pertama kalinya. Mahendra Jaya mengaku baru mengetahui ada peringatan HBII di Bali.

“Terima kasih karena telah rutin memprakarsai peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional di Provinsi Bali,” ucap Mahendra Jaya dengan senyum sumringah.

I Nyoman Parta (anggota DPR RI) dalam sambutannya mengungkapkan “di awal tadi kita diberikan pelajaran oleh anak-anak kita ini, mereka memberikan arahan kemana harus berkumpul dan kemana harus keluar apabila tiba-tiba terjadi masalah. Kita yang awas atau normal, sering mengabaikan hal-hal semacam itu,” ungkapnya.  

Foto bersama saat peringatan hari bahasa isyarat internasional di Bali | Foto: Dok. HBII bali

Dalam sambutan singkatnya itu, Nyoman Parta juga mengatakan bahwa kehadirannya pada pelaksanaan HBII tahun ini adalah pemenuhan janjinya pada tahun sebelumnya.

“Ini adalah pemenuhan janji saya tahun lalu. Saat itu, saya hadir dan tak ada pejabat yang datang. Jadi, waktu itu saya diminta untuk menghadirkan pejabat pada peringatan tahun berikutnya,” kata Nyoman Parta setelah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj. Gubernur Bali dan undangan pejabat lainnya.

Kemeriahan peringatan HBII hari itu diakhiri dengan penampilan penyanyi. Sang penyanyi didampingi oleh salah satu penerjemah bahasa isyarat, agar semua peserta bisa mengerti. Semua peserta bernyanyi bersama-sama. Masyarakat tuli dan dengar bernyanyi menggunakan bahasa isyarat. Dan masyarakat umum juga ikut bernyanyi dengan suara tipis-tipis. Sungguh pemandangan yang begitu unik, dan mengharukan.

Komunitas mereka berhasil menciptakan ruang untuk menunjukkan eksistensi dan potensi yang dimiliki. Mereka juga membuktikan bahwa semua kalangan bisa membaur dan beriringan bersama. Meskipun tak berucap, tetapi mereka yakin bahwa bahasa isyarat juga punya hak yang sama di dunia.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Senandung Senyap (2022): Kisah Perjuangan Mufi dan Bagaimana Seharusnya Kita Memperlakukan Teman Tuli
Beberapa Menit Bersama Ketut Ariyani: Membicarakan Hak Pemilih Disabilitas di Bali
Mahasiswi Undiksha Ajak Disabilitas Lantunkan Gamelan Mulut dan Menari Pendet
Ika Agustina, Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Berkarya
“Alia Tahu Semua Dosa Laki-Laki” Karya Yuni Lestari akan Dibedah di Jatijagat Kehidupan Puisi
Tags: disabilitasHBII
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Ambara Wisata, Anglayang Anglanglang Liang”: 530 Layang-Layang Terbang di Langit Carik Gegadon, Mengwi, Badung

Next Post

Arsitek Perempuan, ke Mana Perginya?

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Arsitek Perempuan, ke Mana Perginya?

Arsitek Perempuan, ke Mana Perginya?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co