26 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hari Bahasa Isyarat Internasional: Wadah Inklusif Masyarakat Tuli dan Dengar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 1, 2024
in Khas
Hari Bahasa Isyarat Internasional: Wadah Inklusif Masyarakat Tuli dan Dengar

SORE itu suasana begitu ramai namun senyap, semua masyarakat tuli dan dengar berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Meskipun saya tidak bisa bahasa isyarat, tak lantas membuat saya merasa asing, justru saya merasa senang bisa berada di tengah-tengah mereka, membaur bersama, dan sedikit belajar bahasa isyarat—walaupun yang saya ingat hanya terima kasih, sama-sama, dan kamu ganteng.

Kala itu saya berkesempatan menghadiri peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII). Peringatan HBII tahun ini mengambil tajuk “Tunjukkan Isyaratmu! Dukung Hak Bahasa Isyarat”. Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk memeriahkan acara. Selain itu, dalam kegiatan ini juga terdapat stan UMKM Tuli yang terletak di depan pintu masuk.

Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) merupakan peringatan yang dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 23 September, dan telah disahkan oleh PBB. Namun pelaksanaan HBII Bali kali ini dilaksanakan pada 29 September 2024, bertempat di Guwang Barong and Keris Dance, Gianyar.

Untungnya ada penerjemah bahasa isyarat yang senantiasa sigap mengartikan apa yang hendak disampaikan oleh teman-teman tuna rungu dan wicara di atas panggung. Jadi, bagi penonton yang berasal dari kalangan masyarakat umum tetap bisa menikmati acara tersebut.

Penampilan Fragmentari “Sekatubi” oleh Komunitas Larajiva | Foto: tatkala.co/Dede

Peringatan HBII Bali juga turut dihadiri oleh Sang Made Mahendra Jaya (Pj. Gubernur Bali), I Nyoman Parta (anggota DPR RI), I Dewa Tagel Wirasa (Pj. Bupati Gianyar), Putu Diah Pradnya Maharani (anggota DPRD Bali), dan Kepala Desa Guwang beserta Perangkat Desa Guwang.

Setelah semua undangan pejabat tiba, acara pun dimulai tepat pukul 16.30 Wita. Pembukaan acara dilalui secara formal. Mulai dari doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, laporan panitia pelaksana, hingga berbagai sambutan dilalui dengan khidmat.

Seusai pembukaan formal yang lumayan panjang, semua peserta dan undangan dipersilakan untuk istirahat makan terlebih dahulu. Sembari makan bersama, panitia memutarkan film pendek yang berjudul “Senandung Senyap”. Semua menikmati makanan yang telah dibagikan sambil menonton film yang diputarkan, memang betul-betul senyap, mereka hanya fokus pada makanan dan film pendek itu.

Beberapa saat berlalu, makan bersama pun usai, namun film pendek masih berlanjut sekian menit. Setelah film pendek selesai diputarkan, acara kembali dilanjutkan dengan pentas tuli yang menampilkan fragmentari dengan judul “Sekatubi” yang disajikan oleh komunitas Larajiva Bali (komunitas seni koreografi tuli).

“Saya Wahyu, saya dari komunitas Larajiva. Hari ini saya akan menunjukkan fragmentari, dimana sayalah yang mengajarkan fragmen ini kepada teman-teman tuli. Terima kasih saya ucapkan kepada semua yang sudah hadir, selamat menyaksikan,” begitulah Putu Wahyu Putra Sudianta, S.Sn, selaku owner Larajiva membuka pertunjukkan dengan bahasa isyarat.

I Nyoman Parta, S.H. (anggota DPR RI) saat memberikan sambutan | Foto: Dok. HBII Bali

Wahyu pun bergegas menuju tempat operator soundsystem untuk menyiapkan musik fragmentari. Lantunan musik mendayu-dayu pun disetel olehnya, kemudian ia memberikan kode kepada teman-teman tuli untuk memasuki panggung dan mulai tampil.

Para penari datang tak hanya dari belakang panggung, tetapi dari berbagai penjuru. Ada yang dari depan panggung, ada yang dari sisi kanan dan kiri, ada pula dari sudut bawah panggung. Mereka begitu ekspresif dan aktraktif. Para penari menunjukkan kepiawaiannya dalam menari dan beradu aksi menunjukkan mimik muka yang dramatis.

Meski tampil tanpa mengucapkan kata-kata, pesan dalam cerita yang ditampilkan, tampaknya mampu dipahami oleh semua penonton, ada yang menonton sampai tertawa, ada yang terheran-heran, bahkan beberapa masyarakat umum ada yang terlihat terharu. Decak kagum dan ragam sorak sorai mengiringi penampilan mereka sampai berakhir.

Setelah menyaksikan fragmentari dari komunitas Larajiva, acara dilanjutkan dengan pengundian doorprize, nomor undian tersebut dibagikan pada saat peserta menukarkan kupon registrasi diawal kegiatan.

Ketua Panitia Peringatan HBII Provinsi Bali, Ni Wayan Siliana Juliantari, menyampaikan dalam laporannya, “pelaksanaan HBII kali ini diikuti oleh 375 orang peserta dan undangan sebanyak 27 orang. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pusbisindo (Pusat Bahasa Isyarat Indonesia) Bali bekerja sama dengan Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) Provinsi Bali dan BDC (Bali Deaf Community),” jelasnya.

Nyoman Parta, Pj. Gubernur Bali, dan Pj. Bupati Gianyar saat menerima piagam penghargaan | Foto: Dok. HBII Bali

“Saya berharap kepada pemerintah dan semua sektor untuk menyadari eksistensi kami masyarakat tuli, bahwa kami juga berkemampuan untuk bekerja di instansi maupun di perusahaan, dan kami siap diterima untuk bekerja. Dan harap kami bisa diberikan akses yang sama dan setara dalam pelayanan publik,” ujarnya menggunakan bahasa isyarat.

Menurut Mahendra Jaya (Pj. Gubernur Bali), kegiatan ini adalah bukti eksistensi keberadaan penyandang tuna rungu dan wicara di Provinsi Bali. Dia menegaskan bahwa Pemprov Bali akan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi seluruh penyandang disabilitas.

Ia juga menyampaikan rasa bahagia karena bisa hadir di tengah para penyandang tuna rungu dan wicara untuk pertama kalinya. Mahendra Jaya mengaku baru mengetahui ada peringatan HBII di Bali.

“Terima kasih karena telah rutin memprakarsai peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional di Provinsi Bali,” ucap Mahendra Jaya dengan senyum sumringah.

I Nyoman Parta (anggota DPR RI) dalam sambutannya mengungkapkan “di awal tadi kita diberikan pelajaran oleh anak-anak kita ini, mereka memberikan arahan kemana harus berkumpul dan kemana harus keluar apabila tiba-tiba terjadi masalah. Kita yang awas atau normal, sering mengabaikan hal-hal semacam itu,” ungkapnya.  

Foto bersama saat peringatan hari bahasa isyarat internasional di Bali | Foto: Dok. HBII bali

Dalam sambutan singkatnya itu, Nyoman Parta juga mengatakan bahwa kehadirannya pada pelaksanaan HBII tahun ini adalah pemenuhan janjinya pada tahun sebelumnya.

“Ini adalah pemenuhan janji saya tahun lalu. Saat itu, saya hadir dan tak ada pejabat yang datang. Jadi, waktu itu saya diminta untuk menghadirkan pejabat pada peringatan tahun berikutnya,” kata Nyoman Parta setelah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pj. Gubernur Bali dan undangan pejabat lainnya.

Kemeriahan peringatan HBII hari itu diakhiri dengan penampilan penyanyi. Sang penyanyi didampingi oleh salah satu penerjemah bahasa isyarat, agar semua peserta bisa mengerti. Semua peserta bernyanyi bersama-sama. Masyarakat tuli dan dengar bernyanyi menggunakan bahasa isyarat. Dan masyarakat umum juga ikut bernyanyi dengan suara tipis-tipis. Sungguh pemandangan yang begitu unik, dan mengharukan.

Komunitas mereka berhasil menciptakan ruang untuk menunjukkan eksistensi dan potensi yang dimiliki. Mereka juga membuktikan bahwa semua kalangan bisa membaur dan beriringan bersama. Meskipun tak berucap, tetapi mereka yakin bahwa bahasa isyarat juga punya hak yang sama di dunia.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Senandung Senyap (2022): Kisah Perjuangan Mufi dan Bagaimana Seharusnya Kita Memperlakukan Teman Tuli
Beberapa Menit Bersama Ketut Ariyani: Membicarakan Hak Pemilih Disabilitas di Bali
Mahasiswi Undiksha Ajak Disabilitas Lantunkan Gamelan Mulut dan Menari Pendet
Ika Agustina, Keterbatasan Bukan Alasan untuk Tidak Berkarya
“Alia Tahu Semua Dosa Laki-Laki” Karya Yuni Lestari akan Dibedah di Jatijagat Kehidupan Puisi
Tags: disabilitasHBII
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Ambara Wisata, Anglayang Anglanglang Liang”: 530 Layang-Layang Terbang di Langit Carik Gegadon, Mengwi, Badung

Next Post

Arsitek Perempuan, ke Mana Perginya?

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Arsitek Perempuan, ke Mana Perginya?

Arsitek Perempuan, ke Mana Perginya?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Kalau Rakyat Harus Naik Bus ke Jakarta Agar Didengar, Ada Apa dengan Telinga Kekuasaan?

ADA yang menarik dari perjalanan sejumlah warga Pati menuju Jakarta menjelang aksi 27 Agustus 2026.  Mereka tidak sedang piknik. Empat...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 26, 2026
Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya
Ulas Rupa

Kekuatan Warna; I Gusti Nengah Nurata dan I Made Sutarjaya

DI penghujung bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 25 hingga 31 agustus mendatang – akan digelar Pameran senirupa yang bertajuk “The...

by Hartanto
August 26, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Penyelundupan Hukum dalam Transaksi Jual Beli Gantung : Antara Syarat dan Tipu Daya

DALAM hukum perdata Indonesia, jual beli merupakan bentuk perikatan yang sangat sering dilakukan dalam masyarakat. Pasal 1457 Kitab Undang-Undang Hukum...

by I Made Pria Dharsana
August 26, 2026
Ibu Memasak di Kota
Esai

Ibu Memasak di Kota

MEMASAK, aktivitas yang sering diidentikkan dengan para ibu, baik yang usianya muda ataupun juga tua. Di kota, saya tidak tahu...

by Angga Wijaya
August 25, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PROFESOR BAHASA BALI TERBAIK DARI JEPANG  — Kiprah Profesor Mayuko Hara dalam Riset Bahasa Bali Aga Pedawa dan Bahasa Indonesia

— Catatan Harian Sugi Lanus, 25 Agustus 2027 Siapa pakar terbaik Bahasa Bali di Jepang? Jika pertanyaan itu ditujukan ke...

by Sugi Lanus
August 25, 2026
Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?
Opini

Dari Genre ke Nalar: Sudah Relevankah Materi Bahasa Indonesia SMA dengan TKA?

DI kelas Bahasa Indonesia SMA, siswa bergerak dari laporan hasil observasi, anekdot, hikayat, negosiasi, biografi, dan puisi; lalu berjumpa argumentasi,...

by Gede Sidi Artajaya
August 25, 2026
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan
Panggung

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda
Budaya

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]
Tualang

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan
Panggung

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
Karnaval dan Kemacetan Sosial
Esai

Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup
Ulas Rupa

“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

PADA tahun 2023, terdapat sebuah pameran seni rupa yang mengangkat tentang laut dan ekosistemnya. Pameran tersebut berjudul “Surya Segara Rupa”...

by Savitri Sastrawan
August 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co