2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anugerah Jurnalisme Warga 2024, Melalui Citizen Science Ungkap Masalah Lingkungan di Bali

tatkala by tatkala
June 30, 2024
in Budaya
Anugerah Jurnalisme Warga 2024,  Melalui Citizen Science Ungkap Masalah Lingkungan di Bali

Penerima AJW 2024

PENGANUGERAHAN karya jurnalis warga di Indonesia kembali dihelat pada Anugerah Jurnalisme Warga (AJW) 2024 oleh BaleBengong, pada Minggu (29/06/2024) malam.

Tak hanya pemberian penghargaan, juga dihelat sejumlah diskusi dari beberapa topik yang diangkat untuk mengkritisi berbagai permasalahan lingkungan serta mencari solusinya. Tahun ini AJW ada yang baru, yakni menggunakan pendekatan citizen science, kombinasi liputan dan penelitian menggunakan sudut pandang warga. Para penerima beasiswa AJW mendapat pendampingan dari para peneliti dan aktivis LSM yang berpengalaman.

Dalam sebuah diskusi mengenai politik dan krisis air di Bali dalam AJW 2024 kali, terungkap sejumlah masalah yang membuat akses atas air warga memburuk, dibandingkan akses air oleh industri pariwisata.

I Wayan Juniartha dari Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBL) mengatakan ada perebutan hak atas air. Industri pariwisata memicu ketidakadilan distribusi air, misalnya forum World Water Forum tak kekurangan air sementara di lokasi lain di Badung Selatan ada warga yang tak bisa mengakses air.

Menurutnya, menurunnya suplai air juga memicu konflik horisontal, saat jumlah air berkurang pun, air yang tersisa masih dikuasai yang memiliki power. Korbannya masyarakat. Ia mendorong para pihak melakukan konservasi, misalnya melalui bambu. “Satu rumpun 35 lonjor tiap menampung bisa menampung 1300 liter di rimpang, batang, daun setara 189 galon air kemasan yang dikeluarkan perlahan saat kemarau,” paparnya. Program YBL di Bali adalah konservasi sepanjang Yeh Penet berhulu di Batukaru, hilir di Tanah Lot sambil memetakan jenis bambu. “Bali sudah impor 5 juta lonjor untuk kepentingan upakara,” tambahnya.

Made Suarbawa, tim penerima hibah AJW membuat film dokumenter Air, Hutan, dan Kita. Ia refleksi masa kecil di Desa Tukadaya, Jembarana. “Kakek saya punya sawah berbatasan hutan, petani merasa air di gentong aman tapi pulu, gentong tempat menampung beras kosong. Dulu sungai dibendung untuk sawah, tapi sekarang dipasangi banyak pipa untuk air minum,” kisahnya. Dilema terjadi antar warga sendiri, kambing hitamnya adalah peningkatan hutan produksi. Karena hutan kini sudah tidak seperti hutan karena lebih homogen. “Mereka kini sudah menyadari itu hutan, bukan untuk disertifikatkan. Karena tiap Pilkada selalu jadi isu dijanjikan sertifikat lahan hutan. Setelah ada LPHD cukup mendorong kesadaran untuk menanam kembali,” ceritanya tentang upaya perbaikan.

Fenny Sulistya, tim peliput krisis air mengangkat topik ini karena rasa ingin tahu dan jengah karena kuliah di Kuta Selatan dan selalu susah air. Bahkan warga membuat sumur bor dengan harga di atas Rp 100 juta untuk pemenuhan rumah tangga. “Kenapa pemerintah seolah diam, krisis air kan bukan cerita baru terutama Pecatu, Ungasan, Jimbaran. Mungkin karena geografis dan kondisi tanah. Tapi harus memenuhi hak atas air,” tuntutnya.

Ia menambahkan ada narasumber mengatakan sudah 3 minggu susah air, katanya ada gangguan pasokan air diprioritaskan ke Nusa Dua untuk WWF. “Kami coba mewawancarai pekerja hotel tapi pasokan air tak pernah mati, tapi tagihan airnya tinggi. Betapa tingginya kebutuhan untuk pariwisata sementara warganya kesulitan,” tambahnya.

I Putu Bawa, aktivis konservasi air dari Yayasan IDEP Selaras Alam mengingatkan di Bali konflik air sudah lama terjadi. Tapi krisis air meningkat karena permintaan tidak sesuai dengan kebutuhan. “Ketika pemerintah proyeksi turis meningkat 4-5 kali lipat, airnya dari mana? Kalau tidak antisipasi dari sekarang yang terdampak warga miskin,” ingatnya. Solusinya ada, misal Nusa Penida yang tidak punya air permukaan, bisa memanfaatkan air hujan. Tapi industri pariwisata dengan modal besar menuurtnya tidak mengambil hak air warga. Ia menambahkan, setelah WWF tidak ada hal konkrit, terutama akses air, hak paling dasar.

Kategori beasiswa liputan menerima lebih dari 30 proposal ide. “Ini partisipasi luar biasa dari anak-anak muda Bali yang makin tertarik mendalami masalah sosial lingkungan,” sebut I Ketut Juniantari, Ketua Panitia AJW 2024.

Para penerima AJW 2024 adalah anak-anak muda Bali yang melakukan penelusuran sejumlah masalah. Tim Dampak Pelanggaran Tata Ruang: Bardha Gemilang, Ni Kadek Putri Santiadi, Wiranto Prasetyo, I Gusti Ayu Putri Indrawati. Mentor: Warmadewa Research Center dan Kota Kita

Tim Pertanian dan Energi Terbarukan: Teja Wijaya Made Krisna Mahendra. Mentor: Yayasan IDEP Selaras Alam.

Tim Krisis Air:  Ni Gusti Putu Dinda Mahadewi, Ufiya Amirah, Fenny Sulistya.  Mentor: Yayasan Bambu Lingkungan Lestari.

Tim Kerusakan Hutan: Desak Gde Yurika Kurnia Dewi, I Komang Sutirta Yasa. Made Suarbawa. Mentor: Yayasan IDEP Selaras Alam.

Tim Akses Pejalan Kaki dan Transportasi Publik: Lily Darmayanti, Desimawaty Natalia Hutabarat. Mentor: World Resources Institute Indonesia.

Kontributor paling produktif

Ada juga penerima AJW untuk kategori kontributor paling produktif yakni Harun Arrashyid, pada 2024 menulis 22 artikel berbagai isu seperti lingkungan, review film, musik, dan isu sosial lainnya.

Media Warga di Indonesia dengan program unggulan

Media warga sejumlah daerah di Indonesia mendafarkan diri, penerimanya adalah PerempuanLeuser.com (Aceh) yang membuat pelatihan penulisan jurnalisme warga isu lingkungan, pelatihan bisnis hijau, dan profil perempuan berdaya. Berikutnya dan Konsentris.id (Lampung) membuat kelas jurnalistik dan liputan investigasi kejahatan lingkungan.

Tahun ini BaleBengong menandai 17 tahun bekerja untuk layanan informasi publik di Bali. Media jurnalisme warga ini tahun ini mendapat sejumlah penghargaan yakni nominasi Wartawan Terbaik dari Dewan Pers bersama pimpinan redaksi Konde.co dan Jubi-Papua. Terakhir mendapat penghargaan wartawan berpengaruh bersama pimpinan Konde.co, KataData, dan WatchDoc dari MAW Talk. [T]

Malam AJW 2023: Pewarta Warga Merespon Masa Depan Bali
Pemenang AJW 2022 Merebut Ruang Digital untuk Rayakan Kebebasan Berekspresi Warga

Tags: Anugerah Jurnalisme Wargajurnalisme warga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Maestro I Wayan Rindi dan Warisan Karya-karyanya yang Khas

Next Post

Seni Tradisional Jawa dan Toraja dari Komunitas Indonesia Colorado Amerika Serikat dan ARCINDA

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Seni Tradisional Jawa dan Toraja dari Komunitas Indonesia Colorado Amerika Serikat dan ARCINDA

Seni Tradisional Jawa dan Toraja dari Komunitas Indonesia Colorado Amerika Serikat dan ARCINDA

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co