13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pengendalian Rokok di Indonesia dan Negara-negara Dunia yang Tak Pernah Padam

Trisna Maha Augustia by Trisna Maha Augustia
May 28, 2024
in Esai
Pengendalian Rokok di Indonesia dan Negara-negara Dunia yang Tak Pernah Padam

Foto ilustrasi: tatkala.co

Perilaku merokok tak lepas dari kebiasaan turun-temurun yang mengakar di Indonesia. Tak jarang, dalam sebuah pertemuan sosial atau acara tertentu, merokok seringkali menjadi bagian dari ritual dan ungkapan identitas. Asal mula tradisi ini diperkenalkan oleh pedagang Eropa yang diadopsi oleh Indonesia sejak abad ke-17 sebagai kebiasaan yang modis.

Memasuki era industri pada abad ke-19, terjadi revolusi industri yang membuat produksi rokok bekerja dengan cepat sehingga jumlah rokok dengan kemasan kertas meningkat secara signifikan di pasaran dengan biaya yang rendah. Namun, pada pertengahan abad ke-20 terjadi perubahan pandangan masyarakat terhadap rokok, kini masyarakat mulai menyadari bahwa merokok memiliki risiko kesehatan.  Hal tersebut diperkuat dengan penelitian ilmiah menunjukkan bahwa rokok memiliki kandungan nikotin yang dapat memunculkan gejala ketergantungan terhadap rokok.

Ditambah, dalam sebatang rokok terkandung 4000 jenis senyawa dan 400 diantarannya merupakan zat berbahaya serta terdapat zat penyebab kanker (karsinogenik) sejumlah 43 zat. Apabila zat-zat tersebut terhirup dari asap rokok yang terbakar akan berisiko mengalami gangguan pernapasan, perubahan bau nafas, warna gigi hingga penyakit jantung serta penyakit serius lainnya.

Akan tetapi, efek tersebut muncul tergantung dari lamanya paparan, frekuensi paparan, maupun mekanisme perlindungan tubuh terhadap mutasi sel genetik. Hal tersebut membuat negara-negara di dunia mulai gencar membuat regulasi yang ketat terhadap produksi, pemasaran, dan komsumsi rokok serta mengkampanyekan anti-rokok (P2PTM Kemenkes RI, 2022)

Bagaimana kini kondisi perokok di Indonesia?

Indonesia kini dijuluki sebagai negara baby smoker sebab jumlah perokok terbanyak berada pada usia anak-anak hingga remaja. Mayoritas (69%) remaja di Indonesia merupakan perokok aktif. Dari jumlah tersebut terdapat 230 ribu anak yang dibawah usia 10 tahun sudah menjadi perokok aktif.

Salah satu kasus di Sukabumi, anak berusia 11 bulan sudah menjadi perokok aktif dan mengalami sakau bila tidak merokok setiap lima menit sekali (TSCS, 2023). Hal ini dimungkinkan karena keterpaparan iklan dan anak melihat perokok di sekitarnya atau di dalam rumah. Masih adanya iklan rokok di Indonesia yang mencerminkan penanganan yang masih belum serius pada permasalahan ini.

Strategi Pemerintah dalam mengendalikan produk tembakau yaitu kebijakan fiscal melalui kenaikan cukai rokok dan kebijakan non fiscal, seperti melarang TAPS (Tobacco Advertising, Promotion and Sponsorship), implementasi KTR (Kawasan Tanpa Asap Rokok), memperbesar gambar peringatan kesehatan pada bungkus rokok, dan membatasi penjualan rokok. Pemerintah juga melakukan penguatan regulasi untuk mengurangi prevalensi perokok (CHBP, 2023).

Namun, industri tembakau terus berinovasi untuk menjual nikotin kepada generasi muda dalam kemasan yang berbeda dengan jebakan rasa-rasa permen dan buah. Ditambah, promosi rokok yang agresif dari perusahaan rokok yang menyasar generasi muda.

Penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa lebih dari 70% remaja pengguna rokok elektrik akan berhenti jika produknya hanya tersedia dalam rasa tembakau (WHO, 2024).World Health Organization mendesak pemerintah untuk melindungi generasi muda dari penggunaan tembakau, rokok elektrik, dan produk nikotin lainnya dengan melarang atau mengatur secara ketat produk-produk tersebut.

Rekomendasi WHO mencakup penciptaan tempat umum dalam ruangan yang 100% bebas asap rokok, pelarangan rokok elektrik beraroma, larangan pemasaran, periklanan dan promosi, pajak yang lebih tinggi, peningkatan kesadaran masyarakat akan taktik menipu yang digunakan oleh industri dan mendukung inisiatif pendidikan dan kesadaran yang dipimpin oleh kaum muda (WHO, 2024).

Bagaimana negara lain melarang merokok?

Pada tahun 2023, sudah 74 negara yang mempunyai “kebijakan bebas rokok”. Irlandia adalah negara pertama di dunia yang melarang merokok di semua tempat kerja dalam ruangan pada tahun 2004, termasuk restoran dan bar. Pemerintahan Selandia Baru berencana ingin melakukan tindakan keras terhadap rokok, dengan mengeluarkan undang-undang yang berarti siapa pun yang lahir setelah tahun 2008 tidak akan dapat membeli rokok atau produk tembakau seumur hidup mereka.

Mereka juga membatasi tempat penjualan tembakau dan mengurangi kadar nikotin (obat adiktif) dalam rokok. Kebijakan ini menginspirasi Perdana Menteri Rishi Sunak untuk memberlakukan pembatasan merokok serupa di Inggris.

Berdasarkan undang-undang yang diusulkan pemerintah Inggris, siapa pun yang lahir sejak tahun 2009 tidak akan pernah bisa membeli rokok atau produk tembakau lainnya secara legal. Idenya adalah untuk mencegah generasi mendatang merokok, karena sembilan dari 10 orang mengatakan bahwa mereka memulai kebiasaan tersebut sebelum usia 21 tahun, menurut data dari Cancer Research. Undang-undang yang diusulkan tidak akan mengkriminalisasi tindakan membeli tembakau dan tidak akan mencegah generasi tua menjual tembakau di masa depan.

Meksiko mempunyai undang-undang anti-rokok yang paling ketat di dunia, termasuk larangan merokok di pantai, taman, dan dalam beberapa kasus di rumah pribadi. Portugal bertujuan untuk memiliki “generasi bebas rokok” pada tahun 2040 dan ingin mengesahkan undang-undang yang akan melarang bar, kafe, dan pompa bensin menjual produk tembakau. Kanada berharap dapat mengurangi penggunaan tembakau hingga kurang dari 5% pada tahun 2035 dan pada awal tahun ini, Kanada menjadi negara pertama yang menetapkan bahwa peringatan kesehatan harus dicetak pada setiap batang rokok (Rosemary, 2023).

Apa yang harus dilakukan masyarakat untuk mendukung upaya bebas rokok?

Proses berhenti merokok memang bukanlah hal yang mudah, upaya berhenti merokok perlu komitmen bersama. Sebab saat individu sudah bertekad untuk berhenti merokok, tak jarang dukungan dari luar sangat minim di Indonesia. Dengan demikian, diperlukan sikap yang mendukung upaya bebas rokok dengan berkomitmen mengurangi konsumsi rokok bagi perokok dan memilih untuk tidak merokok sebagai langkah pertama yang sangat penting.

Selanjutnya, memberikan dukungan kepada teman, keluarga, dan rekan kerja yang ingin berhenti merokok dan menyebarkan informasi tentang bahaya rokok dan manfaat berhenti merokok kepada orang lain. Mendukung kebijakan tempat kerja, sekolah, dan tempat umum lainnya yang melarang merokok serta menjadi contoh positif dengan tidak merokok di depan anak-anak dan orang lain.

Memiliki masyarakat Indonesia yang bebas rokok adalah tujuan yang ambisius, tetapi bisa dicapai dengan upaya yang tepat, seperti penegakan hukum yang ketat teradap peraturan tentang iklan rokok, edukasi yang intensif tentang bahaya rokok, serta regulasi yang kuat terkait penjualan dan produksi rokok.

Referensi :

  1. P2PTM Kemenkes RI. (2022). Kandungan dalam Sebatang Rokok. [Online] Available at:<https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-akibat-tembakau/kandungan-dalam-sebatang-rokok>[Accessed 27 May 2024]
  2. TCSC. (2023). Remaja Dominasi Perokok Aktif di Indonesia . [Online] Available at:<https://www.tcsc-indonesia.org/remaja-dominasi-perokok-aktif-di-indonesia/#:~:text=Menurut%20Aris%2C%20hingga%20saat%20ini,tahun%20sudah%20menjadi%20perokok%20aktif.>[Accessed 27 May 2024]
  3. CHBP. (2023). Pencapaian Penurunan Prevalensi Perokok Anak Pada Target RPJMN 2024. [Online] Available at:<https://chbp.fk.ugm.ac.id/2023/01/26/pencapaian-penurunan-prevalensi-perokok-anak-pada-target-rpjmn-2024/>[Accessed 27 May 2024]
  4. WHO. (2024).Young people using e-cigarettes at rates higher than adults in many countries. [Online] Available at:<https://www.who.int/news/item/23-05-2024-tobacco-and-nicotine-industry-tactics-addict-youth-for-life>[Accessed 27 May 2024]
  5. Rosemary. (2023). A quick guide to smoking band across the world. [Online] Available at:<https://www.who.int/news/item/23-05-2024-tobacco-and-nicotine-industry-tactics-addict-youth-for-life>[Accessed 27 May 2024]
Kelas Pertanian dengan Perilaku Organik untuk Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Rahasia Madu untuk Kesehatan
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: antirokokkesehatanrokok
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Film “Bersama Membangun Negeri”, Komedi Satir Untuk Para Calon Legislatif

Next Post

Meretas Penyimpangan dalam Perjalanan Budaya dan Spiritualitas Tanah Minangkabau pada Novel “Segala Yang Diisap Langit” karya Pinto Anugrah

Trisna Maha Augustia

Trisna Maha Augustia

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, Universitas Udayana

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Meretas Penyimpangan dalam Perjalanan Budaya dan Spiritualitas Tanah Minangkabau pada Novel “Segala Yang Diisap Langit” karya Pinto Anugrah

Meretas Penyimpangan dalam Perjalanan Budaya dan Spiritualitas Tanah Minangkabau pada Novel "Segala Yang Diisap Langit" karya Pinto Anugrah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co