12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pengendalian Rokok di Indonesia dan Negara-negara Dunia yang Tak Pernah Padam

Trisna Maha Augustia by Trisna Maha Augustia
May 28, 2024
in Esai
Pengendalian Rokok di Indonesia dan Negara-negara Dunia yang Tak Pernah Padam

Foto ilustrasi: tatkala.co

Perilaku merokok tak lepas dari kebiasaan turun-temurun yang mengakar di Indonesia. Tak jarang, dalam sebuah pertemuan sosial atau acara tertentu, merokok seringkali menjadi bagian dari ritual dan ungkapan identitas. Asal mula tradisi ini diperkenalkan oleh pedagang Eropa yang diadopsi oleh Indonesia sejak abad ke-17 sebagai kebiasaan yang modis.

Memasuki era industri pada abad ke-19, terjadi revolusi industri yang membuat produksi rokok bekerja dengan cepat sehingga jumlah rokok dengan kemasan kertas meningkat secara signifikan di pasaran dengan biaya yang rendah. Namun, pada pertengahan abad ke-20 terjadi perubahan pandangan masyarakat terhadap rokok, kini masyarakat mulai menyadari bahwa merokok memiliki risiko kesehatan.  Hal tersebut diperkuat dengan penelitian ilmiah menunjukkan bahwa rokok memiliki kandungan nikotin yang dapat memunculkan gejala ketergantungan terhadap rokok.

Ditambah, dalam sebatang rokok terkandung 4000 jenis senyawa dan 400 diantarannya merupakan zat berbahaya serta terdapat zat penyebab kanker (karsinogenik) sejumlah 43 zat. Apabila zat-zat tersebut terhirup dari asap rokok yang terbakar akan berisiko mengalami gangguan pernapasan, perubahan bau nafas, warna gigi hingga penyakit jantung serta penyakit serius lainnya.

Akan tetapi, efek tersebut muncul tergantung dari lamanya paparan, frekuensi paparan, maupun mekanisme perlindungan tubuh terhadap mutasi sel genetik. Hal tersebut membuat negara-negara di dunia mulai gencar membuat regulasi yang ketat terhadap produksi, pemasaran, dan komsumsi rokok serta mengkampanyekan anti-rokok (P2PTM Kemenkes RI, 2022)

Bagaimana kini kondisi perokok di Indonesia?

Indonesia kini dijuluki sebagai negara baby smoker sebab jumlah perokok terbanyak berada pada usia anak-anak hingga remaja. Mayoritas (69%) remaja di Indonesia merupakan perokok aktif. Dari jumlah tersebut terdapat 230 ribu anak yang dibawah usia 10 tahun sudah menjadi perokok aktif.

Salah satu kasus di Sukabumi, anak berusia 11 bulan sudah menjadi perokok aktif dan mengalami sakau bila tidak merokok setiap lima menit sekali (TSCS, 2023). Hal ini dimungkinkan karena keterpaparan iklan dan anak melihat perokok di sekitarnya atau di dalam rumah. Masih adanya iklan rokok di Indonesia yang mencerminkan penanganan yang masih belum serius pada permasalahan ini.

Strategi Pemerintah dalam mengendalikan produk tembakau yaitu kebijakan fiscal melalui kenaikan cukai rokok dan kebijakan non fiscal, seperti melarang TAPS (Tobacco Advertising, Promotion and Sponsorship), implementasi KTR (Kawasan Tanpa Asap Rokok), memperbesar gambar peringatan kesehatan pada bungkus rokok, dan membatasi penjualan rokok. Pemerintah juga melakukan penguatan regulasi untuk mengurangi prevalensi perokok (CHBP, 2023).

Namun, industri tembakau terus berinovasi untuk menjual nikotin kepada generasi muda dalam kemasan yang berbeda dengan jebakan rasa-rasa permen dan buah. Ditambah, promosi rokok yang agresif dari perusahaan rokok yang menyasar generasi muda.

Penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa lebih dari 70% remaja pengguna rokok elektrik akan berhenti jika produknya hanya tersedia dalam rasa tembakau (WHO, 2024).World Health Organization mendesak pemerintah untuk melindungi generasi muda dari penggunaan tembakau, rokok elektrik, dan produk nikotin lainnya dengan melarang atau mengatur secara ketat produk-produk tersebut.

Rekomendasi WHO mencakup penciptaan tempat umum dalam ruangan yang 100% bebas asap rokok, pelarangan rokok elektrik beraroma, larangan pemasaran, periklanan dan promosi, pajak yang lebih tinggi, peningkatan kesadaran masyarakat akan taktik menipu yang digunakan oleh industri dan mendukung inisiatif pendidikan dan kesadaran yang dipimpin oleh kaum muda (WHO, 2024).

Bagaimana negara lain melarang merokok?

Pada tahun 2023, sudah 74 negara yang mempunyai “kebijakan bebas rokok”. Irlandia adalah negara pertama di dunia yang melarang merokok di semua tempat kerja dalam ruangan pada tahun 2004, termasuk restoran dan bar. Pemerintahan Selandia Baru berencana ingin melakukan tindakan keras terhadap rokok, dengan mengeluarkan undang-undang yang berarti siapa pun yang lahir setelah tahun 2008 tidak akan dapat membeli rokok atau produk tembakau seumur hidup mereka.

Mereka juga membatasi tempat penjualan tembakau dan mengurangi kadar nikotin (obat adiktif) dalam rokok. Kebijakan ini menginspirasi Perdana Menteri Rishi Sunak untuk memberlakukan pembatasan merokok serupa di Inggris.

Berdasarkan undang-undang yang diusulkan pemerintah Inggris, siapa pun yang lahir sejak tahun 2009 tidak akan pernah bisa membeli rokok atau produk tembakau lainnya secara legal. Idenya adalah untuk mencegah generasi mendatang merokok, karena sembilan dari 10 orang mengatakan bahwa mereka memulai kebiasaan tersebut sebelum usia 21 tahun, menurut data dari Cancer Research. Undang-undang yang diusulkan tidak akan mengkriminalisasi tindakan membeli tembakau dan tidak akan mencegah generasi tua menjual tembakau di masa depan.

Meksiko mempunyai undang-undang anti-rokok yang paling ketat di dunia, termasuk larangan merokok di pantai, taman, dan dalam beberapa kasus di rumah pribadi. Portugal bertujuan untuk memiliki “generasi bebas rokok” pada tahun 2040 dan ingin mengesahkan undang-undang yang akan melarang bar, kafe, dan pompa bensin menjual produk tembakau. Kanada berharap dapat mengurangi penggunaan tembakau hingga kurang dari 5% pada tahun 2035 dan pada awal tahun ini, Kanada menjadi negara pertama yang menetapkan bahwa peringatan kesehatan harus dicetak pada setiap batang rokok (Rosemary, 2023).

Apa yang harus dilakukan masyarakat untuk mendukung upaya bebas rokok?

Proses berhenti merokok memang bukanlah hal yang mudah, upaya berhenti merokok perlu komitmen bersama. Sebab saat individu sudah bertekad untuk berhenti merokok, tak jarang dukungan dari luar sangat minim di Indonesia. Dengan demikian, diperlukan sikap yang mendukung upaya bebas rokok dengan berkomitmen mengurangi konsumsi rokok bagi perokok dan memilih untuk tidak merokok sebagai langkah pertama yang sangat penting.

Selanjutnya, memberikan dukungan kepada teman, keluarga, dan rekan kerja yang ingin berhenti merokok dan menyebarkan informasi tentang bahaya rokok dan manfaat berhenti merokok kepada orang lain. Mendukung kebijakan tempat kerja, sekolah, dan tempat umum lainnya yang melarang merokok serta menjadi contoh positif dengan tidak merokok di depan anak-anak dan orang lain.

Memiliki masyarakat Indonesia yang bebas rokok adalah tujuan yang ambisius, tetapi bisa dicapai dengan upaya yang tepat, seperti penegakan hukum yang ketat teradap peraturan tentang iklan rokok, edukasi yang intensif tentang bahaya rokok, serta regulasi yang kuat terkait penjualan dan produksi rokok.

Referensi :

  1. P2PTM Kemenkes RI. (2022). Kandungan dalam Sebatang Rokok. [Online] Available at:<https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-akibat-tembakau/kandungan-dalam-sebatang-rokok>[Accessed 27 May 2024]
  2. TCSC. (2023). Remaja Dominasi Perokok Aktif di Indonesia . [Online] Available at:<https://www.tcsc-indonesia.org/remaja-dominasi-perokok-aktif-di-indonesia/#:~:text=Menurut%20Aris%2C%20hingga%20saat%20ini,tahun%20sudah%20menjadi%20perokok%20aktif.>[Accessed 27 May 2024]
  3. CHBP. (2023). Pencapaian Penurunan Prevalensi Perokok Anak Pada Target RPJMN 2024. [Online] Available at:<https://chbp.fk.ugm.ac.id/2023/01/26/pencapaian-penurunan-prevalensi-perokok-anak-pada-target-rpjmn-2024/>[Accessed 27 May 2024]
  4. WHO. (2024).Young people using e-cigarettes at rates higher than adults in many countries. [Online] Available at:<https://www.who.int/news/item/23-05-2024-tobacco-and-nicotine-industry-tactics-addict-youth-for-life>[Accessed 27 May 2024]
  5. Rosemary. (2023). A quick guide to smoking band across the world. [Online] Available at:<https://www.who.int/news/item/23-05-2024-tobacco-and-nicotine-industry-tactics-addict-youth-for-life>[Accessed 27 May 2024]
Kelas Pertanian dengan Perilaku Organik untuk Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Rahasia Madu untuk Kesehatan
Sejarah Kesehatan dan Kebangkitan Nasional(isme) Indonesia
Tags: antirokokkesehatanrokok
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Film “Bersama Membangun Negeri”, Komedi Satir Untuk Para Calon Legislatif

Next Post

Meretas Penyimpangan dalam Perjalanan Budaya dan Spiritualitas Tanah Minangkabau pada Novel “Segala Yang Diisap Langit” karya Pinto Anugrah

Trisna Maha Augustia

Trisna Maha Augustia

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, Universitas Udayana

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Meretas Penyimpangan dalam Perjalanan Budaya dan Spiritualitas Tanah Minangkabau pada Novel “Segala Yang Diisap Langit” karya Pinto Anugrah

Meretas Penyimpangan dalam Perjalanan Budaya dan Spiritualitas Tanah Minangkabau pada Novel "Segala Yang Diisap Langit" karya Pinto Anugrah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co