3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jegeg Bagus Klungkung 2024: Sarat Tradisi, dari Nyegara Gunung, Lukat Geni, sampai Desa Kamasan

Julio Saputra by Julio Saputra
May 4, 2024
in Gaya
Jegeg Bagus Klungkung 2024: Sarat Tradisi, dari Nyegara Gunung, Lukat Geni, sampai Desa Kamasan

First Walk Jegeg Klungkung 2024. Foto: GungD Art Project.

DI tengah suasana malam yang gemerlap, Monumen Puputan Klungkung Ida Dewa Agung Jambe menjadi saksi bisu dari sebuah perhelatan bergengsi tahunan yang meriah. Di depannya berdiri sebuah panggung megah dengan layar lebar menghadap ke jalan raya. Di sebelah sisi dan kanan, sepasang gayor berbentuk Barong Ket dengan warna-warna yang dipadukan sedemikian rupa, menjadikan gayor tersebut menjadi dekorasi yang semakin mempercantik suasana. Sorot lampu menyinari dengan kilau yang memikat, menambah kesan semarak yang mengelilingi panggung utama.

Ribuan penonton sudah memadati tempat acara. Suasana ramai saat itu tidak dapat dibantahkan. Antusiasme mereka juga tidak dapat dibendung. Malam itu, Minggu, 28 April 2024, mereka datang dari seluruh penjuru Klungkung, atau juga dari luar Klungkung, dengan satu tujuan yang sama: menyaksikan jagoan mereka berlaga di atas panggung dalam acara Grand Final Jegeg Bagus Klungkung 2024.

Opening Dance Jegeg Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Semakin malam, suasana semakin memuncak saat 10 pasang Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 hadir di panggung utama. Di saat yang sama, para penonton yang bersemangat juga tenggelam dalam rasa kagum. Sorak sorai penonton terdengar riuh memberi semangat kepada mereka. Ketegangan menyelimuti saat 5 besar diumumkan, dan mereka pun menjawab pertanyaan yang didapat dengan penuh percaya diri.

Suasana tegang semakin terasa saat hanya tinggal 3 besar Jegeg Bagus Klungkung 2024 yang tersisa. Mereka kemudian menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Pj. Bupati Klungkung dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung. Dalam momen penuh tantangan itu, ketegasan dan kecerdasan mereka menjadi sorotan utama. Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba.

“Marilah kita sambut bersama, inilah dia pemenang Jegeg Bagus Klungkung 2024. Selamat kepada Tjokorda Istri Dwiary Putri Witrananda dan Nyoman Oki Tanaya sebagai Jegeg Bagus Klungkung 2024,” ujar pemandu acara dengan penuh semangat.

Penonton seketika bersorak sorai dengan meriah. Beberapa dari mereka bahkan terlihat melompat-lompat di tempat sambil memutar-mutar udeng/destar di atas kepala layaknya supporter bola yang sedang merayakan kemenangan timnya. Suasana penuh kegembiraan memenuhi panggung dan tempat penonton, seolah-olah seluruh kota turut merayakan kemenangan yang baru saja diraih. Pemenang Jegeg Bagus Klungkung tahun sebelumnya, Ni Kadek Dwipa Karunia Putri dan Kadek Januarta menyematkan selempang Jegeg Bagus Klungkung 2024 kepada penerus mereka.

Opening Dance Jegeg Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Jegeg Tjokorda Istri Dwiary Putri Witrananda dan Bagus Nyoman Oki Tanaya tidak dapat menyembunyikan kebahagian mereka. Raut wajah mereka menggambarkan dengan jelas kegembiraan yang sedang mereka rasakan. Jegeg Tjok Istri berharap dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Klungkung, sementara Bagus Oki tidak pernah menyangka akan terpilih menjadi pemenang.

“Perasaan senang menyelimuti kita pada hari ini. Astungkara apa yang kita berikan pada hari ini bisa menginspirasi banyak generasi muda di Kabupaten Klungkung hingga Provinsi Bali. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kakak-kakak pembina, kakak-kakak pemateri, dan tentunya panitia yang selalu berusaha untuk memberi kita acara yang mewah seperti hari ini,” ujar Jegeg Tjok Istri.

“Tentunya sangat senang walaupun awalnya tidak expect. Keluar menjadi juara merupakan suatu anugerah bagi saya. Tentunya sebagai duta pariwisata, kita akan membantu mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Klungkung dan juga kita akan mewakili Kabupaten Klungkung dalam ajang Jegeg Bagus Bali. Terima kasih terutama kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung dan juga segenap Pemerintahan Kabupaten Klungkung, yang mana dengan kebersamaan dan sinergisme pada malam hari ini acara berjalan dengan sukses dan lancar,” ujar Bagus Oki.

5 Besar Jegeg Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Perjalanan mereka menuju panggung Grand Final Jegeg Bagus Klungkung 2024 tidaklah mudah. Di balik sorotan panggung yang menghadirkan kegembiraan, terdapat dedikasi dan kerja keras yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Keberhasilan mereka menjadi pemenang Jegeg Bagus Klungkung bukanlah sekadar hasil dari satu malam, tetapi merupakan akumulasi dari upaya yang tak terhitung jumlahnya dari serangkaian proses seleksi yang panjang, dengan banyak pelajaran yang mereka dapatkan dari pelatihan yang diberikan oleh narasumber dan pembina.

Dari Nyegara Gunung, Lukat Geni, sampai Desa Kamasan

I Gede Mahendra Ananda Wiguna selaku Ketua Umum Paguyuban Jegeg Bagus Klungkung sekaligus Ketua Panitia Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024 mengatakan pemilihan tahun ini tidak jauh berbeda dengan pemilihan di tahun sebelumnya. Pada tahun ini, sejak pendaftaran pertama kali dibuka pada Januari kemarin, tercatat ada 64 orang kawula muda Klungkung yang mendaftarkan diri. Mereka terlebih dahulu disaring menjadi 20 besar, kemudian diciutkan lagi menjadi 10 besar Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 yang akan bersaing memperebutkan gelar pemenang.

Menurutnya, ada 2 tahapan seleksi yang diadakan untuk menyaring para peserta menjadi 10 besar, yaitu Seleksi Tahap I dan Seleksi Tahap II.

“Seleksi Tahap I meliputi 4 tes, yaitu tes tulis, tes wawancara, tes wawasan personal, dan psikotes. Ada juga tes bakat namun dilaksanakan secara online melalui akun Instagram masing-masing peserta. Kemudian dilanjutkan dengan Seleksi tahp II meliputi tes keterampilan. Peserta Jegeg membuat canang cari dan kwangen, sementara Peserta Bagus membuat sanggah cucuk. Dilanjutkan dengan tes wawancara untuk menggali wawasan dan potensi peserta,” ujar Ananda.

Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024 juga menghadirkan 3 konsep berbeda dalam penyelenggaraannya. Sesi photoshoot 10 Besar Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 mengambil konsep Nyegara Gunung, sebuah konsep spiritual dan kosmologi dalam kepercayaan Hindu Bali yang menggabungkan dua elemen penting, yaitu Nyegara yang berati laut dan Gunung yang merujuk pada gunung-gunung yang ada di Bali. Laut dianggap sebagai sumber kehidupan dan simbol penciptaan, sementara gunung dianggap sebagai tempat tinggal para dewa dan arwah leluhur.

Dialog Promosi Tradisi dan Budaya Kabupaten Klungkung | Foto: GungD Art Project

Dalam sesi photoshoot tersebut, para Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 memancarkan nuansa keindahan alam yang dipadukan dengan keanggunan budaya Bali. Dikelilingi oleh pemandangan alam yang menakjubkan, mereka mengenakan pakaian adat tradisional yang mempesona. Dengan latar belakang langit yang berwarna biru, gunung yang menjulang tinggi, dan laut yang terbentang luas, setiap foto menangkap keindahan dan keanggunan alam, sembari menambilkan pesona seluruh Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024.

Saat pagelaranFashion Show Jegeg Bagus Klungkung 2024, konsep yang diusung adalah Lukat Geni, salah satu ritual atau tradisi turun temurun di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, kabupaten Klungkung, yang dilakukan menjelang Hari Raya Nyepi, tepatnya pada Tilem Sasih Kesanga atau Malam Pangrupukan. Ritual Lukat Geni merupakan simbol pemurnian. Masyarakat di Desa Paksebali akan membersihkan rumah dan diri secara menyeluruh.

“Terkait Fashiow Show dan Fashion Night, kita tahun ini mengambil tema Lukat Geni, karena kita ingin mengangkat tradisi yang kita miliki di Kabupaten Klungkung, salah satunya yaitu Lukat Geni di Paksebali. Untuk rangkaian acaranya kita sudah kemas se-modern mungkin, se-upgrade mungkin dari tahun-tahun sebelumnya, dari evaluasi sebelumnya, kita membuat dan mengemas acara kali ini berjalan dengan megah,” imbuh Ardhana.

Busana yang diperagakan Finalis Jegeg Bagus Klungkung tahun 2024 pada Fashion Show Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung tahun 2024 adalah busana karya Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Mode, Institut Seni Indonesia Denpasar, busana dari Seroja Boutique dan busana dari Darmawanta House of Endek. Sesuai dengan konsep Lukat Geni, busana-busana yang dihadirkan mencerminkan kebersihan dan kemurnian, memiliki warna-warna yang cerah, dan menampilkan elemen-elemen yang merujuk pada ritual Lukat Geni itu sendiri, seperti api yang menjadi instrument utama dalam ritual tersebut.

Potongan-potongan busana yang dirancang dengan detail-detail yang halus dan elegan, menciptakan kesan mewah dan anggun. Secara keseluruhan, konsep Lukat Geni dalam Fashion Show Jegeg Bagus Klungkung 2024 menjadi representasi keindahan, kemewahan, dan kemurnian budaya Bali, sembari menunjukan kreativitas dan inovasi para perancang busana dalam dunia fashion.

Jegeg Bagus Bali turut hadir dalam pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Opening Dance Jegeg Bagus Klungkung 2024 juga mengambil konsep yang tak kalah menarik, yaitu Pesona Desa Kamasan, menceritakan tentang Desa Kamasan yang memiliki nilai historis sebagai cikal bakal seni lukis tradisional di Bali, selain seni lukis, Desa Kamasan juga terkenal dengan seni pertunjukannya, uang kepeng/pis bolong, dan perak selaga. Hingga saat ini Desa Kamasan menjadi desa wisata seni yang terkenal di kancah nasional hingga internasional. Opening Dance Jegeg Bagus Klungkung 2024 merupakan sebuah persembahan karya yang terinpirasi dari segala seni yang ada di Desa Kamasan.

Melalui Opening Dance Jegeg Bagus Klungkung 2024 yang disusun oleh koreografer Agung Putra Dalem, komposer Pasek Wijaya, dan support dari Seniman Klungkung Berani dan Padudungan Art Project, para penonton disuguhkan dengan sebuah pertunjukan yang mengagumkan. Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 menari membawa para penonton dalam perjalanan visual yang memukau lewat gerakan-gerakan yang dinamis yang terinspirasi dari seni tradisional Kamasan.

Sambil membawa lukisan-lukisan asli Desa Kamasan yang khas, Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 menyampaikan pesona Desa Kamasan dengan penuh penghayatan. Setiap Gerakan dan ekspresi wajah mereka menggambarkan keindahan dan kekuatan seni dari Desa Kamasan, sementara juga mempersembahkan dedikasi mereka terhadap warisan budaya yang berharga. Opening Dance Jegeg Bagus Klungkung 2024 berhasil menghipnotis penonton dan mengajak mereka untuk merasakan keindahan dan mengenal kearifan tradisional yang ada di Kabupaten Klungkung, yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Dialog Promosi Tradisi atau Budaya di Kabupaten Klungkung

Sejak awal, Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024 sarat akan tradisi dan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Klungkung, mulai dari konsep photoshoot, fashion show sampai opening dance. Ditambah lagi, seluruh Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 juga berkesempatan untuk memperkenalkan satu tradisi atau budaya lain yang ada di Kabupaten Klungkung. Di atas panggung utama, dalam suasana penuh kehangatan dan semangat, para Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 berpasangan membawakan satu dialog promosi memperkenalkan tradisi berharga yang ada di Kabupaten Klungkung kepada seluruh penonton yang hadir. Jegeg 1 dengan Bagus 1, Jegeg 2 dan Bagus 2, dan begitu seterusnya sampai Jegeg 10 dengan Bagus 10. Dengan dialog yang mengalir alami dan hangatm para finalis berhasil mempersembahkan gambaran yang hidup dan memikat tentang tradisi-tradisi di Kabupaten Klungkung.

Karena ada 10 pasang Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024, maka ada 10 tradisi juga yang dipromosikan di atas panggung pada malam itu, yaitu Tari Rejang Renteng dari Nusa Penida, Tradisi Lukat Geni dari Desa Paksebali, Tari Baris Jangkang dari Nusa Penida, Tradisi Mabubu dari Desa Dawan, Tari Lente dari Desa Paksebali, Tari Dewa Masraman dari Desa Paksebali, Tradisi Mecaru Mejaga-jaga dari Desa Besang, Tari Telek Jumpai dari Desa Jumpai, Tari Sang Hyang Jaran dari Desa Banjarangkan, dan Tari Baris Oncer Ganda dari Desa Tojan. Seluruh Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 bercerita dengan lugas dan menggambarkan dengan detail tradisi-tradisi tersebut, sambil sesekali berkelakar di atas panggung.

Tanya Jawab 5 Besar Jegeg Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Salah satu pasangan finalis mengambil kesempatan untuk menceritakan tentang tradisi Dewa Masraman di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Dengan penuh semangat, mereka menceritakan kapan tradisi tersebut diadakan, kegiatan apa yang dilakukan saat tradisi Dewa Masraman, sampai menyoroti makna dan pentingnya tradisi tersebut dalam memelihara kebersamaan dan kearifan lokal di Desa Paksebali. Dengan penuh antusiasme, mereka mengajak para penonton dan generasi muda Kabupaten Klungkung untuk bersama-sama melestarikan pesona dan keunikan budaya dan tradisi yang ada di Kabupaten Klungkung.

Tradisi-tradisi yang dipromosikan bisa jadi terdengar asing dan tidak familiar bagi beberapa penonton. Bahkan Finalis Bagus yang mempromosikan tradisi Dewa Masraman sampai berucap seperti ini di atas panggung.

“Bli Nah, 21 tahun sudah hidup di Klungkung, mare nawang ne kene-kene, emangne sai ade keto?”

Tentu apa yang disampaikan oleh Finalis Bagus tersebut hanyalah scenario yang sudah ditetapkan dalam dialog promosinya. Namun, bisa jadi itulah yang dialami oleh sebagian penonton yang menyaksikan Grand Final Jegeg Bagus Klungkung 2024.

Last Speech Jegeg Dwipa dan Bagus Janu, Jegeg Bagus Klungkung 2023

Seiring tahun berganti, Jegeg Bagus Klungkung 2023 juga harus digantikan oleh Jegeg Bagus Klungkung 2024. Jegeg Bagus Klungkung 2023, Ni Kadek Dwipa Karunia Putri dan Kadek Januarta mengucapkan salam perpisahan sebelum meneruskan gelar Jegeg Bagus Klungkung kepada pemenang yang baru. Dalam pesan pamitnya, Jegeg Dwipa dan Bagus Janu secara tersirat menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang tak terbatas dari masyarakat Klungkung.

Jegeg Bagus Klungkung Favorit 2024 | Foto: GungD Art Project

Jegeg Bagus Entrepreneur 2024 | Foto: GungD Art Project

Duta Anti Rokok 2024 | Foto: GungD Art Project

Di ajang perhelatan Jegeg Bagus Bali 2023, Jegeg Dwipa telah menorehkan prestasi sebagai Runner Up IV Jegeg Bali 2023 dan Bagus Janu terpilih menjadi Bagus Bali Berbakat 2023. Mereka telah mengharumkan nama Jegeg Bagus Klungkung dan juga membuat masyarakat Klungkung bangga.

Jegeg dwipa mengatakan tergabung di Peguyuban Jegeg Bagus Klungkung adalah suatu kehormatan bagi mereka berdua untuk dapat berkontribusi bersama pemerintah Kabupaten Klungkung khususnya dalam bidang pariwisata.

“Paguyuban Jegeg Bagus Klungkung layaknya sebuah rumah bagi kami. Berproses layaknya pejuang, bertempur dihantam cobaan, ditempa waktu dan pendewasaan. Selama setahun bersama Paguyuban Jegeg Bagus Klungkung memberikan berbagai pengalaman yang membentuk kami menjadi generasi muda Klungkung yang lebih inovatif,” ujar Jegeg Dwipa

Bagus Janu lebih menekankan pentingnya meneruskan kepada Jegeg Bagus Klungkung 2024 untuk tetap melangkah maju dan memberikan yang terbaik kepada Kabupaten Klungkung dengan semangat yang sama.

“Hidup adalah petualangan yang berani atau tidak sama sekali, meyakinkan diri untuk melangkah ke arah yang lebih baik senantiasa diimbangi dengan rasa bersyukur dan ketulusan hati. Siapa pun nanti yang terpilih sebagai Duta Pariwisata Jegeg Bagus Klungkung 2024, semoga dapat menjalankan tugas dan berkontribusi lebih baik lagi untuk Kabupaten Klungkung” ujar Bagus Janu.

Seputar Jegeg Bagus Klungkung 2024

Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024 merupakan perhelatan bergengsi yang diadakan setiap tahun oleh Paguyuban Jegeg Bagus Klungkung dan Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung. Beberapa undangan resmi dari jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung juga turut hadir pada malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024, seperti Pj. Bupati Klungkung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Klungkung, Sekda Kabupaten Klungkung, Staff Ahli Bupati Klungkung, Asisten Sekda Kabupaten Klungkung, Kepala SKPD Kabupaten Klungkung, Jegeg Bagus Bali, dan Jegeg Bagus Kabupaten/Kota se-Bali. Acara tersebut diadakan serangkaian Semarapura festibal ke-6 memperingati HUT ke-32 Kota Semarapura sekaligus peringatan Hari Puputan Klungkung ke-116.

3 Besar Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

3 Besar Jegeg Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Sebelum membuktikan kulitas diri di atas panggung Grand Final Jegeg Bagus Klungkung 2024, para finalis telah mengikuti sesi pembinaan dan pembekalan materi yang panjang dan telah melewati serangkaian proses seleksi dan penilaian. Ada 5 orang dewan juri yang dipercaya menilai penampilan seluruh finalis pada pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024, yaitu:

  1. Dewa Made Krisna Adhi Sanjaya, S.H. – Bagus Klungkung 2013, Ketua Umum Jegeg Bagus Bali 2016-2018 dan 2018-2020, Asisten Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali
  2. Dewa Ayu Diah Tri Paramita Putrida, S.Psi, M.Psi – Jegeg Klungkung 2008, Top 5 Jegeg Bali 2008, Psikologi Klinis Anak dan Remaja Lulusan Universitas Indonesia, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Klungkung
  3. I Gede Suarjana, S.T., M.M. – Bagus Klungkung 2007, Branch Manager Perusahaan Telekomunikasi OFON, Praktisi IT
  4. dr. Putu Nanda Pramadya P, S.Ked – Jegeg Klungkung 2012, Top 5 Jegeg Bali 2012, Putri Batik Nusantara 2015
  5. IB. Purwa Sidemenm S.Ag., M.Si. – Direktur Eksekutif PHRI BPD Provinsi Bali, Dosen Universitas Hindu Inonesia, Dosen Institut Pariwisata Bali International Denpasar

Dewa Ayu Diah Tri Paramita Putrida, S.Psi, M.Psi selaku Ketua Dewan Juri Pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024 bercerita sedikit tentang kriteria pemilihan Jegeg Bagus Klungkung 2024. Menurutnya, kriteria pemilihan meliputi 3 hal utama, yaitu Smart, Charming, dan Hospitable. Dengan kriteria yang emncakup kecerdasan (smart), pesona (charming), dan keramahan (hospitable), perjalanan menuju kemenangan bukanlah perkara mudah.

Runner Up II Jegeg Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Para Finalis Jegeg Bagus Klungkung 2024 harus menunjukan tidak hanya keindahan fisik, tetapi juga kecerdasan dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik. Mereka harus mampu mempesona hati orang lain dengan kepribadian mereka yang menawan, sementara juga menunjukan sisi ramah yang mengundang orang lain untuk berinteraksi. Dengan kombinasi dari kualitas-kualitas tersebut, para finalis akan membuktikan bahwa mereka layak mendapat dan memperebutkan gelar Jegeg Bagus Klungkung 2024.

“Pada malam hari ini, para finalis akan memperebutkan beberapa gelar. Jegeg dan Bagus Klungkung, Runner Up I dan Runner Up II, Jegeg Bagus Enterpreneurship, serta Jegeg dan Bagus Duta Antirokok. Penilaian telah berlangsung dari bulan Maret, dan pada malam hari ini mereka telah siap untuk menampilkan yang terbaik bagi masyarakat Klungkung. Mereka semua adalah para pemenang bagi kami dewan juri, karena mereka telah mengupayakan yang terbaik dan tampil yang terbaik pada malam hari ini. Jadilah saksi terpilihnya yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Klungkung,” imbuhnya.

Setelah melalui proses penilaian yang panjang, para dewan juri pun akhirnya menetapkan nama-nama berikut sebagai  pemenang Jegeg Bagus Klungkung 2024.

Jegeg Bagus Klungkung 2024

  • Tjokorda Istri Dwiary Putri Witrananda
  • Nyoman Oki Tanaya

Runner Up I Jegeg Bagus Klungkung 2024

  • Gusti Ayu Kanya Vidia
  • Gde Adi Pradipta Yasa

Runner Up II Jegeg Bagus Klungkung 2024

  • Ni Putu Amelia Nuansa Putri
  • Putu Satria Indraprasta Mahotama

Last Speech Jegeg Bagus Klungkung 2023 | Foto: GungD Art Project

Momen penentuan pemenang Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Jegeg Bagus Klungkung favorit 2024

  • Kadek Dewantari
  • I Gede Krisna Sudiantara

Jegeg Bagus Enterpreneur 2024

  • Komang Ayu Manik Trisna Jayanthi
  • I Kadek Yuki Darlena

Momen penentuan pemenang Jegeg Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Duta Remaja Anti Rokok 2024

  • Ni Made Ayu Sukmadewi
  • I Gede Bayu Pramana

Finalis Jegeg Klungkung 2024

  1. Ni Made Ayu Sukmadewi
  2. Ni Komang Yunia Sri Aurisna
  3. Ni Wayan Ayu Sukartini
  4. Komang Ayu Manik Trisna Jayanthi
  5. Ni Luh Eri Windiani
  6. Gusti Ayu Kanya Vidia
  7. Cista Satya
  8. Kadek Dewantari
  9. Ni Putu Amelia Nuansa Putri
  10. Tjokorda Istri Dwiary Putri Witrananda

Finalis Bagus Klungkung 2024

  1. I Gede Bayu Pramana
  2. I Kadek Yuki Darlena
  3. I Wayan Sudarmayasa
  4. Pande Made Juniarta
  5. Nyoman Oki Tanaya
  6. Putu Satria Indraprasta Mahotama
  7. I Putu Widhia
  8. Gde Adi Pradipta Yasa
  9. I Gede Krisna Sudiantara
  10. Made Jana Satria Mahayana

Runner Up I Jegeg Bagus Klungkung 2024. Foto: GungD Art Project

First Walk Jegeg Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

First Walk Bagus Klungkung 2024 | Foto: GungD Art Project

Jegeg Bagus Klungkung 2024 bersama Pj Bupati Klungkung | Foto: GungD Art Project

BACA artikel lain tentang JEGEG BAGUS

Tags: jegeg bagusjegeg bagus balijegeg bagus klungkungKlungkung
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

I Marya di Belakang Panggung: Membicarakan Sisi Kemanusiaan I Ketut Marya

Next Post

Puisi Raudal Tanjung Banua | Nyanyian Panjang Talang Sungai Parit

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails
Next Post
Puisi Raudal Tanjung Banua | Nyanyian Panjang Talang Sungai Parit

Puisi Raudal Tanjung Banua | Nyanyian Panjang Talang Sungai Parit

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co