6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Pararudan”: Jalinan Kekerabatan Para Leluhur Beringkit-Gegelang

IGP Weda Adi Wangsa by IGP Weda Adi Wangsa
April 29, 2024
in Khas
“Pararudan”: Jalinan Kekerabatan Para Leluhur Beringkit-Gegelang

Proses”nyanggra” dalam ritual nodya pujawali di Pura Luhur Pucak Gegelang. Foto: Weda Adi Wangsa

PARARUDAN, sebagaimana disebutkan dalam Kamus Bali-Indonesia, berasal dari kata dasar rarud yang berarti pindah. Pararudan berarti berpindah atau pindahan. Pararudan biasanya identik dengan suatu langkah antisipasi untuk menyelamatkan diri yang dilakukan para leluhur di masa silam.

Para leluhur kami di masa lampau juga melakukan hal itu. Mereka memilih melaksanakan perpindahan dari daerah yang semula mereka tempati. Leluhur kami bisa disebut pararudan. Mereka berpindah karena beberapa penyebab. Kemungkinan karena bencana alam, lingkungan yang kurang subur, ataupun konflik antara suku.

Mari kami ceritakan luluhur kami. Leluhur kami berasal dari salah satu daerah yang terletak di Badung bagian utara, yakni Desa Adat Nungnung di Desa Dinas Nungnung Kecamatan Petang. Mereka kemudian rarud, melakukan perpindahan dari Nungnung ke daerah lain.

Salah satu makalah mengenai Purana Pura Pucak Gegelang, yang ditulis oleh Ketut Sudarsana, disebutkan terjadi suatu peristiwa yang membuat masyarakat Nungnung berpindah ke beberapa wilayah. Tulisan dalam makalah ini berpedoman pada Purana Pura Pucak Gegelang.

Dalam purana tersebut dikatakan pada tahun 1473 Saka terdapat binatang buas, yakni macan, yang membuat kegaduhan di wilayah Nungnung. Sehingga atas dasar itu, beberapa penduduk Nungnung memilih untuk meninggalkan daerah Nunung dan mengungsi ke beberapa wilayah. Wilayah yang dituju antara lain Buleleng, Beringkit di Mengwi, Kedaton dan Kesiman di Denpasar, serta Darmasaba atau Lukluk.

Setelah mereka pindah ke beberapa wilayah yang baru itu, mereka tentu membawa juga budaya atau adat kebiasaan mereka di daerah baru. Hal tersebut tercermin dalam perihal keagamaan, salah satunya di Desa Adat Beringkit di Mengwi. Entah hal tersebut kebetulan belaka atau keseriusan dari para leluhur pada jaman dahulu dalam menjaga adat, kepercayaan dan kebiasaan mereka, yang jelas tradisi keagamaan dan kebudayaan yang dilaksanakan di Desa Nungnung terdapat juga di Desa Adat Beringkit.

Masyarakat Nungnung memusatkan pemujaan mereka di Pura Luhur Pucak Gegelang di Desa Adat Nungnung, Desa Nungnung, Kecamatan Petang. Pura Luhur Pucak Gegelang sebagai stana dari Bhatara Wisnu dan Bhatara Brahma yang secara fungsional sebagai tempat memohon keselamatan pertanian.

Suatu hal yang unik, mereka meyakini suatu tradisi kuno yakni keberadaan entitas sulinggih niskala atau pendeta tak kasat mata. Hal tersebut bukan mitos belaka. Pada saat pujawali yang dilaksanakan pada hari Rabu/Buda Kliwon Ugu, terdapat palinggih semi permanen sejenis sanggah surya dengan ukuran yang lebih lebar. Palinggih itu menjadi tempat meletakkan piranti pemujaan sulinggih. Piranti-piranti tersebut berupa bhawa atau mahkota, genta, pasepan, tempat tirta dan dilengkapi dengan sesajen pendukung lainnya.

Palinggih Sulinggih niskala di Pura Luhur Pucak Gegelang | Foto: Weda Adi Wangsa

Berdasarkan wawancara dengan beberapa warga di Pura Luhur Pucak Gegelang, hal itu telah terjadi sejak lama. Mereka hanya menerima tradisi tersebut dan melaksanakannya dengan penuh keyakinan.

Kepercayaan itu pula terjadi di Pura Kahyangan Desa dan Puseh di Desa Adat Beringkit, Mengwi. Pada salah satu gedong atau palinggih Puseh, yang merupakan pemujaan kepada Sang Hyang Wisnu, juga terdapat entitas lain yang dipuja di sana. Entitas tersebut bergelar Ratu Lingsir.

Berdasarkan pada wawancara dengan pamangku di Pura Puseh, disebutkan keberadaan Ratu Lingsir merupakan perwujudan dari sulinggih niskala dan beliau yang berwenang atas selesai atau tidaknya dari suatu pelaksanaan yadnya di Kahyangan Desa dan Puseh di Desa Adat Beringkit.

Keberadaan beliau pun disimbolkan dengan adanya dua buah danda atau tongkat kesulinggihan yang selalu dibawa pada saat ida tedun, baik dalam rangka pemelastian atau ritual masucian yang dilaksanakan di pura beji. Entitas Ratu Lingsir distanakan pada gedong puseh, punya kesamaan dengan pesimpangan Pura Luhur Pucak Gegelang.

Adanya pesimpangan itu adalah sebagai wujud bakti dari para penduduk Nungnung yang telah mengungsi dari wilayah sebelumnya. Hal tersebut atas dasar bhisama atau pesan dari Ida Bhatara di Kahyangan Pucak Gegelang, agar tidak melupakan wit atau asal kelahiran mereka. Jika sampai melupakan, maka, dipercaya bencana besar akan terjadi.

Danda atau Tongkat simbol dari Ida Bhatara Lingsir di Pura Kahyangan Desa lan Puseh, Beringkit | Foto: Weda Adi Wangsa

Tersuratnya  suatu pesan dari para leluhur di masa lampau, ternyata sangat berdampak pada hubungan kekerabatan pada masyarakat Nungnung, Beringkit, dan Dalem Gegelang yang terletak di Desa Perang, Lukluk, Mengwi. Masyarakat Beringkit dan masyarakat Perang di Lukluk menerima dengan tangan terbuka kehadiran penduduk Nungnung dan budaya mereka pada masa lampau.

Sehingga sampai saat ini hubungan kekerabatan tersebut masih disimbolkan dengan tradisi Nodya Pujawali atau menyaksikan suatu ritual rutin yang dilaksanakan oleh masing-masing pura. Tradisi tersebut disambut baik oleh tetua hingga generasi kami.

Sehingga saban 6 bulan hingga 1 tahun sekali tapakan yang berupa barong, rangda, dan celuluk diiringi oleh seluruh masyarakat lunga atau menuju pura yang melaksanakan pujawali. Tradisi tersebut akan dilaksanakan pada Buda Kliwon Ugu yang merupakan pujawali Pura Pucak Gegelang. Saat itu tapakan dari Kahyangan Desa dan Puseh Beringkit dan Pura Dalem Gegelang di Lukluk akan datang dan nyejer selama beberapa hari di Pura Pucak Gegelang.

Jika Pada Wrespati Umanis Dunggulan, tapakan dari Pura Luhur Pucak Gegelang dan Pura Dalem Gegelang yang nodya pujawali di Pura Kahyangan Desa Beringkit. Pada Buda Umanis Tambir, maka tapakan dari Pucak Gegelang dan Pura Desa Beringkit akan nodya pujawali di Pura Dalem Gegelang.

Patapakan saat nodya pujawali di masing-masing pura yang melaksanakan piodalan | Foto: ig:yowanadesaadatberingkit

Pertalian kekerabatan  yang disematkan oleh leluhur kami merupakan satu pesan lisan kepada kami sebagai generasi muda. Bahwa, pentingnya ingat kepada konsep ketuhanan akan menjadikan kita sebagai manusia Bali yang memiliki jati diri.

Pararudan merupakan hanya salah satu kegiatan yang dilakukan oleh para leluhur di masa lampau. Masih banyak aktivitas lainnya yang perlu diketahui dan dipelajari sebagai bentuk penghormatan pada jasa para leluhur untuk menyelamatkan keturunan mereka. Semoga atas terjalinnya kekerabatan antara Tuhan, leluhur, dan masyarakat di Desa Beringkit, Nungnung, dan Perang-Lukluk dapat memberikan cerminan bagi kita semua bahwa pentingnya menjaga sebuah jalinan kekerabatan.

Rahayu sadaging jagat. [T]

Rujukan:

Dinas Pendidikan Dasar Propinsi Dati I Bali. 1991. Kamus Bali-Indonesia. Denpasar

Sudarsana, K. (2003). Purana Pura Luhur Pucak Gegelang Desa Adat Nungnung Kecamatan Petang Kabupaten Badung.

Tradisi Memelihara Wadak, Strategi Memperkuat Ketahanan Pangan di Desa Mengani
Batur, Tradisi, Upacara Danu Kerti: Cerita Melasti ke Segara Watuklotok
Tradisi “Ngelawang“ Bukan Ngemis
Tags: Desa Adat BeringkitDesa Adat NungnungKecamatan PetangTradisitradisi bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

1000 UMKM di Kabupaten Jembrana Mendapat Fasilitasi Pendampingan Sertifikat Halal Gratis

Next Post

Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z

IGP Weda Adi Wangsa

IGP Weda Adi Wangsa

I Gusti Putu Weda Adi Wangsa, mahasiswa Prodi Jawa Kuno, FIB Unud. Akun Instagram: igstngrweda_

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Wisata Edukasi untuk Generasi Alpha dan Z

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co