3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suara Dalang Mengalun Lantang: Melintas Hingga Ranah Politik

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
January 8, 2024
in Esai
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

DALAM gelombang dinamika politik, seorang dalang juga memiliki pengaruh besar sehingga masyarakat seringkali tertuju kepada seorang dalang sebagai penjaga makna dan penafsir terkemuka. Di tengah peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang, dalang bukan hanya sekadar seniman pertunjukan, melainkan juga figur yang dipandang memiliki kemampuan untuk meresapi dan menyajikan sudut pandang yang mendalam.

Istilah “siapa dalangnya?”, yang semakin merajalela di kalangan masyarakat, menjadi bukti kuat akan pengaruh besar yang dimiliki oleh seorang dalang. Frasa ini bukan sekadar pertanyaan, melainkan seruan reflektif yang mencerminkan kepercayaan mendalam bahwa di balik setiap peristiwa atau fenomena, ada kebijaksanaan seorang dalang yang berkontribusi pada makna dan arah peristiwa tersebut.

Istilah ini memantapkan citra seorang dalang sebagai figur yang tidak hanya memerankan tokoh dalam wayang kulit, tetapi juga sebagai pemimpin rohani, pencerita sejarah, penjaga kebijaksanaan lokal hingga seseorang yang berpengaruh dalam berpolitik.

Keberadaan dalang menjadi sentral dalam membentuk persepsi serta makna terhadap peristiwa sekitar, dan masyarakat cenderung melihat mereka sebagai penentu arah dan pemegang kunci dalam memahami dinamika kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, istilah ini memberikan penguatan kuat terhadap peran dan pengaruh seorang dalang yang menjadi salah satu pilar budaya dan kearifan lokal di Bali.

PENGARUH SEORANG DALANG

Peran seorang dalang di Bali meresap jauh di dalam jaringan kehidupan masyarakat, mencapai setiap aspek, mulai dari yang paling klasik hingga yang paling kontemporer.

Dalam ranah adat, dalang berfungsi sebagai penjaga warisan leluhur, memastikan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan melalui kisah-kisah pawayangn tetap hidup dan terus mengalir di generasi yang akan datang. Mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi narator budaya yang memelihara identitas unik pulau ini.

Dalam konteks budaya, dalang memiliki kemampuan unik untuk menyatu dengan keragaman etnis dan kepercayaan yang ada. Pertunjukan wayang kulit bukanlah hanya pementasan seni, melainkan upacara kebersamaan di mana masyarakat berkumpul, saling berbagi nilai-nilai, dan memperkokoh rasa persatuan. Seorang dalang menjadi juru bicara bukan hanya untuk cerita-cerita heroik, tetapi juga untuk membangun jembatan kebudayaan di tengah perkembangan zaman.

Pengaruh dalang di ranah politik juga tak bisa diabaikan. Dalam situasi politik yang dinamis, seorang dalang dapat menggunakan kecerdasan wayang untuk menyampaikan pesan-pesan kritis atau memprotes melalui cerita yang dibawakannya. Terkadang, masyarakat Bali menengok ke arah seorang dalang untuk mencari arahan dan interpretasi atas peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang. Dengan cara ini, dalang menjadi penafsir terkemuka, menyajikan sudut pandang yang berbeda dan mendalam terkait isu-isu penting yang berkembang di masyarakat.

Dengan demikian, peran seorang dalang tidak hanya sebatas panggung pertunjukan, melainkan meresap hingga ke inti kehidupan sehari-hari, membangun jembatan antara masa lalu dan masa kini, serta membimbing masyarakat dalam menyikapi perubahan.

UCAP DALANG MENGALUB LANTANG

Perjalanan seorang dalang di Bali tak lepas dari ritual dan kebiasaan yang mendalam, menjadi fondasi kuat bagi keterampilan mereka dalam memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Sebelum mereka menekuni dunia pawayangan, seorang dalang mengikuti serangkaian latihan dan laku yang khas, sebuah perjalanan spiritual yang membentuk karakter dan kualitas batin mereka.

Kebiasaan ini mencakup praktik meditasi, ritual keagamaan, dan latihan seni yang berfokus pada penajaman ketrampilan dan pengendalian spiritual. Dalam prosesnya, seorang dalang mengasah konsentrasi dan daya tahan, membangun hubungan yang kuat dengan dunia spiritual yang menjadi sumber inspirasi dan kekuatan. Pada saat yang bersamaan, mereka memperdalam pemahaman terhadap cerita-cerita wayang, menangkap esensi moral dan pesan-pesan filosofis yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, kebiasaan-kebiasaan yang dijalani oleh seorang dalang di Bali bukanlah sekadar rutinitas, melainkan prosesi spiritual yang memperkaya dan memberdayakan mereka. Inilah yang menghidupkan setiap pertunjukan wayang kulit menjadi lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman yang membawa penonton ke kedalaman kebijaksanaan dan spiritualitas.

Sebuah bait mantra khusus juga dipakai oleh seorang dalang untuk memperkuat kemampuan vokal mereka, menciptakan pengaruh yang lebih mendalam pada pendengar. Dalam rangkaian kata-kata yang diucapkan dengan penuh keyakinan, dalang mencari penyatuan dengan energi yang lebih tinggi, memancarkan suara yang bukan hanya terdengar secara fisik, melainkan mampu meresap hingga ke dimensi batin pendengar.

Suara lantang yang dimaksud di sini bukanlah sekadar keterampilan vokal yang mencolok, melainkan kemampuan dalang untuk mengirimkan energi dan makna melalui suara mereka.

Dengan memanfaatkan mantra-mantra khusus, seorang dalang menciptakan resonansi spiritual yang menghubungkan mereka dengan penonton tidak hanya melalui pendengaran, tetapi juga melalui perasaan dan intuisi. Dengan demikian, suara dalang bukan hanya merupakan bunyi fisik, tetapi juga getaran spiritual yang mampu menyentuh hati dan pikiran penonton hingga ke lapisan terdalam sanubari mereka. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA
Mengukir Suara dalam Sajian Pewayangan : Peran Penting Penata Iringan
Tradisi yang Hidup:  Wayang Ramayana dan Kreativitasnya
Imajinasi dan Dalang
Tags: Dalangkesenian balikisah pewayanganPolitikwayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Next Post

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails
Next Post
Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co