3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suara Dalang Mengalun Lantang: Melintas Hingga Ranah Politik

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
January 8, 2024
in Esai
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

DALAM gelombang dinamika politik, seorang dalang juga memiliki pengaruh besar sehingga masyarakat seringkali tertuju kepada seorang dalang sebagai penjaga makna dan penafsir terkemuka. Di tengah peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang, dalang bukan hanya sekadar seniman pertunjukan, melainkan juga figur yang dipandang memiliki kemampuan untuk meresapi dan menyajikan sudut pandang yang mendalam.

Istilah “siapa dalangnya?”, yang semakin merajalela di kalangan masyarakat, menjadi bukti kuat akan pengaruh besar yang dimiliki oleh seorang dalang. Frasa ini bukan sekadar pertanyaan, melainkan seruan reflektif yang mencerminkan kepercayaan mendalam bahwa di balik setiap peristiwa atau fenomena, ada kebijaksanaan seorang dalang yang berkontribusi pada makna dan arah peristiwa tersebut.

Istilah ini memantapkan citra seorang dalang sebagai figur yang tidak hanya memerankan tokoh dalam wayang kulit, tetapi juga sebagai pemimpin rohani, pencerita sejarah, penjaga kebijaksanaan lokal hingga seseorang yang berpengaruh dalam berpolitik.

Keberadaan dalang menjadi sentral dalam membentuk persepsi serta makna terhadap peristiwa sekitar, dan masyarakat cenderung melihat mereka sebagai penentu arah dan pemegang kunci dalam memahami dinamika kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, istilah ini memberikan penguatan kuat terhadap peran dan pengaruh seorang dalang yang menjadi salah satu pilar budaya dan kearifan lokal di Bali.

PENGARUH SEORANG DALANG

Peran seorang dalang di Bali meresap jauh di dalam jaringan kehidupan masyarakat, mencapai setiap aspek, mulai dari yang paling klasik hingga yang paling kontemporer.

Dalam ranah adat, dalang berfungsi sebagai penjaga warisan leluhur, memastikan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan melalui kisah-kisah pawayangn tetap hidup dan terus mengalir di generasi yang akan datang. Mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi narator budaya yang memelihara identitas unik pulau ini.

Dalam konteks budaya, dalang memiliki kemampuan unik untuk menyatu dengan keragaman etnis dan kepercayaan yang ada. Pertunjukan wayang kulit bukanlah hanya pementasan seni, melainkan upacara kebersamaan di mana masyarakat berkumpul, saling berbagi nilai-nilai, dan memperkokoh rasa persatuan. Seorang dalang menjadi juru bicara bukan hanya untuk cerita-cerita heroik, tetapi juga untuk membangun jembatan kebudayaan di tengah perkembangan zaman.

Pengaruh dalang di ranah politik juga tak bisa diabaikan. Dalam situasi politik yang dinamis, seorang dalang dapat menggunakan kecerdasan wayang untuk menyampaikan pesan-pesan kritis atau memprotes melalui cerita yang dibawakannya. Terkadang, masyarakat Bali menengok ke arah seorang dalang untuk mencari arahan dan interpretasi atas peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang. Dengan cara ini, dalang menjadi penafsir terkemuka, menyajikan sudut pandang yang berbeda dan mendalam terkait isu-isu penting yang berkembang di masyarakat.

Dengan demikian, peran seorang dalang tidak hanya sebatas panggung pertunjukan, melainkan meresap hingga ke inti kehidupan sehari-hari, membangun jembatan antara masa lalu dan masa kini, serta membimbing masyarakat dalam menyikapi perubahan.

UCAP DALANG MENGALUB LANTANG

Perjalanan seorang dalang di Bali tak lepas dari ritual dan kebiasaan yang mendalam, menjadi fondasi kuat bagi keterampilan mereka dalam memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Sebelum mereka menekuni dunia pawayangan, seorang dalang mengikuti serangkaian latihan dan laku yang khas, sebuah perjalanan spiritual yang membentuk karakter dan kualitas batin mereka.

Kebiasaan ini mencakup praktik meditasi, ritual keagamaan, dan latihan seni yang berfokus pada penajaman ketrampilan dan pengendalian spiritual. Dalam prosesnya, seorang dalang mengasah konsentrasi dan daya tahan, membangun hubungan yang kuat dengan dunia spiritual yang menjadi sumber inspirasi dan kekuatan. Pada saat yang bersamaan, mereka memperdalam pemahaman terhadap cerita-cerita wayang, menangkap esensi moral dan pesan-pesan filosofis yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, kebiasaan-kebiasaan yang dijalani oleh seorang dalang di Bali bukanlah sekadar rutinitas, melainkan prosesi spiritual yang memperkaya dan memberdayakan mereka. Inilah yang menghidupkan setiap pertunjukan wayang kulit menjadi lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman yang membawa penonton ke kedalaman kebijaksanaan dan spiritualitas.

Sebuah bait mantra khusus juga dipakai oleh seorang dalang untuk memperkuat kemampuan vokal mereka, menciptakan pengaruh yang lebih mendalam pada pendengar. Dalam rangkaian kata-kata yang diucapkan dengan penuh keyakinan, dalang mencari penyatuan dengan energi yang lebih tinggi, memancarkan suara yang bukan hanya terdengar secara fisik, melainkan mampu meresap hingga ke dimensi batin pendengar.

Suara lantang yang dimaksud di sini bukanlah sekadar keterampilan vokal yang mencolok, melainkan kemampuan dalang untuk mengirimkan energi dan makna melalui suara mereka.

Dengan memanfaatkan mantra-mantra khusus, seorang dalang menciptakan resonansi spiritual yang menghubungkan mereka dengan penonton tidak hanya melalui pendengaran, tetapi juga melalui perasaan dan intuisi. Dengan demikian, suara dalang bukan hanya merupakan bunyi fisik, tetapi juga getaran spiritual yang mampu menyentuh hati dan pikiran penonton hingga ke lapisan terdalam sanubari mereka. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA
Mengukir Suara dalam Sajian Pewayangan : Peran Penting Penata Iringan
Tradisi yang Hidup:  Wayang Ramayana dan Kreativitasnya
Imajinasi dan Dalang
Tags: Dalangkesenian balikisah pewayanganPolitikwayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Next Post

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co