14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suara Dalang Mengalun Lantang: Melintas Hingga Ranah Politik

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
January 8, 2024
in Esai
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

DALAM gelombang dinamika politik, seorang dalang juga memiliki pengaruh besar sehingga masyarakat seringkali tertuju kepada seorang dalang sebagai penjaga makna dan penafsir terkemuka. Di tengah peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang, dalang bukan hanya sekadar seniman pertunjukan, melainkan juga figur yang dipandang memiliki kemampuan untuk meresapi dan menyajikan sudut pandang yang mendalam.

Istilah “siapa dalangnya?”, yang semakin merajalela di kalangan masyarakat, menjadi bukti kuat akan pengaruh besar yang dimiliki oleh seorang dalang. Frasa ini bukan sekadar pertanyaan, melainkan seruan reflektif yang mencerminkan kepercayaan mendalam bahwa di balik setiap peristiwa atau fenomena, ada kebijaksanaan seorang dalang yang berkontribusi pada makna dan arah peristiwa tersebut.

Istilah ini memantapkan citra seorang dalang sebagai figur yang tidak hanya memerankan tokoh dalam wayang kulit, tetapi juga sebagai pemimpin rohani, pencerita sejarah, penjaga kebijaksanaan lokal hingga seseorang yang berpengaruh dalam berpolitik.

Keberadaan dalang menjadi sentral dalam membentuk persepsi serta makna terhadap peristiwa sekitar, dan masyarakat cenderung melihat mereka sebagai penentu arah dan pemegang kunci dalam memahami dinamika kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, istilah ini memberikan penguatan kuat terhadap peran dan pengaruh seorang dalang yang menjadi salah satu pilar budaya dan kearifan lokal di Bali.

PENGARUH SEORANG DALANG

Peran seorang dalang di Bali meresap jauh di dalam jaringan kehidupan masyarakat, mencapai setiap aspek, mulai dari yang paling klasik hingga yang paling kontemporer.

Dalam ranah adat, dalang berfungsi sebagai penjaga warisan leluhur, memastikan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan melalui kisah-kisah pawayangn tetap hidup dan terus mengalir di generasi yang akan datang. Mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi narator budaya yang memelihara identitas unik pulau ini.

Dalam konteks budaya, dalang memiliki kemampuan unik untuk menyatu dengan keragaman etnis dan kepercayaan yang ada. Pertunjukan wayang kulit bukanlah hanya pementasan seni, melainkan upacara kebersamaan di mana masyarakat berkumpul, saling berbagi nilai-nilai, dan memperkokoh rasa persatuan. Seorang dalang menjadi juru bicara bukan hanya untuk cerita-cerita heroik, tetapi juga untuk membangun jembatan kebudayaan di tengah perkembangan zaman.

Pengaruh dalang di ranah politik juga tak bisa diabaikan. Dalam situasi politik yang dinamis, seorang dalang dapat menggunakan kecerdasan wayang untuk menyampaikan pesan-pesan kritis atau memprotes melalui cerita yang dibawakannya. Terkadang, masyarakat Bali menengok ke arah seorang dalang untuk mencari arahan dan interpretasi atas peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang. Dengan cara ini, dalang menjadi penafsir terkemuka, menyajikan sudut pandang yang berbeda dan mendalam terkait isu-isu penting yang berkembang di masyarakat.

Dengan demikian, peran seorang dalang tidak hanya sebatas panggung pertunjukan, melainkan meresap hingga ke inti kehidupan sehari-hari, membangun jembatan antara masa lalu dan masa kini, serta membimbing masyarakat dalam menyikapi perubahan.

UCAP DALANG MENGALUB LANTANG

Perjalanan seorang dalang di Bali tak lepas dari ritual dan kebiasaan yang mendalam, menjadi fondasi kuat bagi keterampilan mereka dalam memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Sebelum mereka menekuni dunia pawayangan, seorang dalang mengikuti serangkaian latihan dan laku yang khas, sebuah perjalanan spiritual yang membentuk karakter dan kualitas batin mereka.

Kebiasaan ini mencakup praktik meditasi, ritual keagamaan, dan latihan seni yang berfokus pada penajaman ketrampilan dan pengendalian spiritual. Dalam prosesnya, seorang dalang mengasah konsentrasi dan daya tahan, membangun hubungan yang kuat dengan dunia spiritual yang menjadi sumber inspirasi dan kekuatan. Pada saat yang bersamaan, mereka memperdalam pemahaman terhadap cerita-cerita wayang, menangkap esensi moral dan pesan-pesan filosofis yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, kebiasaan-kebiasaan yang dijalani oleh seorang dalang di Bali bukanlah sekadar rutinitas, melainkan prosesi spiritual yang memperkaya dan memberdayakan mereka. Inilah yang menghidupkan setiap pertunjukan wayang kulit menjadi lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman yang membawa penonton ke kedalaman kebijaksanaan dan spiritualitas.

Sebuah bait mantra khusus juga dipakai oleh seorang dalang untuk memperkuat kemampuan vokal mereka, menciptakan pengaruh yang lebih mendalam pada pendengar. Dalam rangkaian kata-kata yang diucapkan dengan penuh keyakinan, dalang mencari penyatuan dengan energi yang lebih tinggi, memancarkan suara yang bukan hanya terdengar secara fisik, melainkan mampu meresap hingga ke dimensi batin pendengar.

Suara lantang yang dimaksud di sini bukanlah sekadar keterampilan vokal yang mencolok, melainkan kemampuan dalang untuk mengirimkan energi dan makna melalui suara mereka.

Dengan memanfaatkan mantra-mantra khusus, seorang dalang menciptakan resonansi spiritual yang menghubungkan mereka dengan penonton tidak hanya melalui pendengaran, tetapi juga melalui perasaan dan intuisi. Dengan demikian, suara dalang bukan hanya merupakan bunyi fisik, tetapi juga getaran spiritual yang mampu menyentuh hati dan pikiran penonton hingga ke lapisan terdalam sanubari mereka. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA
Mengukir Suara dalam Sajian Pewayangan : Peran Penting Penata Iringan
Tradisi yang Hidup:  Wayang Ramayana dan Kreativitasnya
Imajinasi dan Dalang
Tags: Dalangkesenian balikisah pewayanganPolitikwayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Next Post

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co