23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Suara Dalang Mengalun Lantang: Melintas Hingga Ranah Politik

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
January 8, 2024
in Esai
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

DALAM gelombang dinamika politik, seorang dalang juga memiliki pengaruh besar sehingga masyarakat seringkali tertuju kepada seorang dalang sebagai penjaga makna dan penafsir terkemuka. Di tengah peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang, dalang bukan hanya sekadar seniman pertunjukan, melainkan juga figur yang dipandang memiliki kemampuan untuk meresapi dan menyajikan sudut pandang yang mendalam.

Istilah “siapa dalangnya?”, yang semakin merajalela di kalangan masyarakat, menjadi bukti kuat akan pengaruh besar yang dimiliki oleh seorang dalang. Frasa ini bukan sekadar pertanyaan, melainkan seruan reflektif yang mencerminkan kepercayaan mendalam bahwa di balik setiap peristiwa atau fenomena, ada kebijaksanaan seorang dalang yang berkontribusi pada makna dan arah peristiwa tersebut.

Istilah ini memantapkan citra seorang dalang sebagai figur yang tidak hanya memerankan tokoh dalam wayang kulit, tetapi juga sebagai pemimpin rohani, pencerita sejarah, penjaga kebijaksanaan lokal hingga seseorang yang berpengaruh dalam berpolitik.

Keberadaan dalang menjadi sentral dalam membentuk persepsi serta makna terhadap peristiwa sekitar, dan masyarakat cenderung melihat mereka sebagai penentu arah dan pemegang kunci dalam memahami dinamika kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, istilah ini memberikan penguatan kuat terhadap peran dan pengaruh seorang dalang yang menjadi salah satu pilar budaya dan kearifan lokal di Bali.

PENGARUH SEORANG DALANG

Peran seorang dalang di Bali meresap jauh di dalam jaringan kehidupan masyarakat, mencapai setiap aspek, mulai dari yang paling klasik hingga yang paling kontemporer.

Dalam ranah adat, dalang berfungsi sebagai penjaga warisan leluhur, memastikan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan melalui kisah-kisah pawayangn tetap hidup dan terus mengalir di generasi yang akan datang. Mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi narator budaya yang memelihara identitas unik pulau ini.

Dalam konteks budaya, dalang memiliki kemampuan unik untuk menyatu dengan keragaman etnis dan kepercayaan yang ada. Pertunjukan wayang kulit bukanlah hanya pementasan seni, melainkan upacara kebersamaan di mana masyarakat berkumpul, saling berbagi nilai-nilai, dan memperkokoh rasa persatuan. Seorang dalang menjadi juru bicara bukan hanya untuk cerita-cerita heroik, tetapi juga untuk membangun jembatan kebudayaan di tengah perkembangan zaman.

Pengaruh dalang di ranah politik juga tak bisa diabaikan. Dalam situasi politik yang dinamis, seorang dalang dapat menggunakan kecerdasan wayang untuk menyampaikan pesan-pesan kritis atau memprotes melalui cerita yang dibawakannya. Terkadang, masyarakat Bali menengok ke arah seorang dalang untuk mencari arahan dan interpretasi atas peristiwa-peristiwa politik yang mengguncang. Dengan cara ini, dalang menjadi penafsir terkemuka, menyajikan sudut pandang yang berbeda dan mendalam terkait isu-isu penting yang berkembang di masyarakat.

Dengan demikian, peran seorang dalang tidak hanya sebatas panggung pertunjukan, melainkan meresap hingga ke inti kehidupan sehari-hari, membangun jembatan antara masa lalu dan masa kini, serta membimbing masyarakat dalam menyikapi perubahan.

UCAP DALANG MENGALUB LANTANG

Perjalanan seorang dalang di Bali tak lepas dari ritual dan kebiasaan yang mendalam, menjadi fondasi kuat bagi keterampilan mereka dalam memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat. Sebelum mereka menekuni dunia pawayangan, seorang dalang mengikuti serangkaian latihan dan laku yang khas, sebuah perjalanan spiritual yang membentuk karakter dan kualitas batin mereka.

Kebiasaan ini mencakup praktik meditasi, ritual keagamaan, dan latihan seni yang berfokus pada penajaman ketrampilan dan pengendalian spiritual. Dalam prosesnya, seorang dalang mengasah konsentrasi dan daya tahan, membangun hubungan yang kuat dengan dunia spiritual yang menjadi sumber inspirasi dan kekuatan. Pada saat yang bersamaan, mereka memperdalam pemahaman terhadap cerita-cerita wayang, menangkap esensi moral dan pesan-pesan filosofis yang terkandung di dalamnya.

Dengan demikian, kebiasaan-kebiasaan yang dijalani oleh seorang dalang di Bali bukanlah sekadar rutinitas, melainkan prosesi spiritual yang memperkaya dan memberdayakan mereka. Inilah yang menghidupkan setiap pertunjukan wayang kulit menjadi lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga pengalaman yang membawa penonton ke kedalaman kebijaksanaan dan spiritualitas.

Sebuah bait mantra khusus juga dipakai oleh seorang dalang untuk memperkuat kemampuan vokal mereka, menciptakan pengaruh yang lebih mendalam pada pendengar. Dalam rangkaian kata-kata yang diucapkan dengan penuh keyakinan, dalang mencari penyatuan dengan energi yang lebih tinggi, memancarkan suara yang bukan hanya terdengar secara fisik, melainkan mampu meresap hingga ke dimensi batin pendengar.

Suara lantang yang dimaksud di sini bukanlah sekadar keterampilan vokal yang mencolok, melainkan kemampuan dalang untuk mengirimkan energi dan makna melalui suara mereka.

Dengan memanfaatkan mantra-mantra khusus, seorang dalang menciptakan resonansi spiritual yang menghubungkan mereka dengan penonton tidak hanya melalui pendengaran, tetapi juga melalui perasaan dan intuisi. Dengan demikian, suara dalang bukan hanya merupakan bunyi fisik, tetapi juga getaran spiritual yang mampu menyentuh hati dan pikiran penonton hingga ke lapisan terdalam sanubari mereka. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA
Mengukir Suara dalam Sajian Pewayangan : Peran Penting Penata Iringan
Tradisi yang Hidup:  Wayang Ramayana dan Kreativitasnya
Imajinasi dan Dalang
Tags: Dalangkesenian balikisah pewayanganPolitikwayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sastra dalam Stereotip Modern

Next Post

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails
Next Post
Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Menelisik Campur Kode Dalam Lirik Lagu “Secret Lover” Karya Kis Band Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co