3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Habis Tegang, Terbitlah Tawa | Jawaban Atas Tantangan Risma

Dewa Ayu Yuliarini by Dewa Ayu Yuliarini
May 16, 2023
in Esai
Tatkala May May May 2023 Sesi 2: Habis Tegang, Terbitlah Tawa | Jawaban Atas Tantangan Risma

Dewa Ayu Yuliarini saat menjadi MC Tatkala May May May 2023 Sesi 2 | Dok. Tatkala.co

SUDAHKAH KALIAN membaca tulisan teman saya, si Risma—yang judulnya “Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang”? Jika sudah, kalian pasti tahu alasan saya menuliskan ini.

Ya, ini jawaban atas tantangan Risma di akhir tulisannya:  “Oh, bagi teman-teman magangku yang belum mendapat giliran menjadi MC dadakan, silakan rasakan nanti. Dan aku tunggu kalian menuliskannya…” begitu Risma menutup tulisannya. Siapa takut, pikir saya.

***

Hari itu, Jumat, 11 Mei 2023, sebagai salah satu mahasiswa magang di Tatkala.co, seperti Risma, saya juga mendapat giliran menjadi “MC dadakan”. Kalau Risma mendapat giliran di sesi pertama, saya mendapat giliran sesi kedua.

Dalam tulisannya, saya pikir Risma tidak berlebihan. Ya, menjadi MC di acara Tatkala May May May 2023 memang mendebarkan dan menegangkan—setidaknya menurut saya dan Risma yang jarang melakukannya.

Perasaan tegang dan debar hampir menyelimuti saya hari itu. Ia semacam Buto Ijo yang dengan perkasa, juga semena-mena, handak memakan Timun Emas. Ah, perasaan saya semakin tak karuan pada saat mic sudah diserahkan kepada saya—detak jantung saya mendadak lebih cepat dari biasanya. Saking geroginya, saya sampai lupa menyebutkan nama. Hahaha.

Berbeda dengan sesi pertama, Tatkala May May May 2023 sesi 2 menurut saya lebih serius—walaupun ujungnya penuh gelak tawa.

Sesi 2 pada mata acara yang pertama (sesi 2 ada enam mata acara dari Jumat sampai Minggu), pada Jumat (13/5/2023) siang, Tatkala menghadirkan Dicky Bisinglasi, seorang jurnalis visual yang sudah malang-melintang di dunia fotografi olahraga, untuk memberikan workshop foto jurnalistik olahraga.

Sedangkan Jumat malam, Tatkala memberikan panggung kepada teman-teman stand up comedy-an untuk tampil membawakan materi-materi lucu mereka. Ya, dari sinilah judul tulisan di ambil: habis tegang, terbitlah tawa.

Mengejar freeze dan motion blur hingga ke Taman Kota

Perasaan tegang sebelum menjadi MC perlahan-lahan mulai sirna, digantikan dengan perasaan takjub—perasaan takjub tersebut muncul ketika moderator membacakan biografi singkat dari kak Dicky Bisinglasi.

Kak Dicky membawakan workshop tentang foto jurnalistik olahraga. Banyak sekali hasil jepretan kak Dicky yang membuat saya terheran-heran. “Hmm…bagaimana mungkin, momen yang didapatkan kak Dicky selalu bagus?” pikir saya sambil terus mengamati hasil jepretannya melalui layar LCD.

Kak Dicky membawakan materi dengan sangat santai, tentu sangat berbeda ketika saya menjadi MC.Hahaha.

Kak Dicky juga menjelaskan tentang bagaimana cara mengambil foto momen olahraga, mulai dari foto freeze sampai motion blur. Yang tentu tidak akan mudah kami (sebagai orang awam) dalam mempraktikkannya.

Di akhir penyampaian materi, kami diberikan tugas untuk menghasilkan karya foto, dengan teknik freeze dan motion blur. Dengan perasaan sedikit panik (karena waktu yang diberikan lumayan singkat), saya dan seorang teman memutuskan untuk bergegas ke Taman Kota (tanpa bertanya ke kedua teman magang yang lain).

Lalu lintas kota Singaraja yang padat, menyambut kami ketika keluar dari gang Pantai Indah. Orang-orang berlalu lalang di pusat kota, entah apa yang mereka kejar, hingga berusaha mendahului satu dengan yang lainnya, begitupun kendaraan yang dilajukan teman saya.

Terlalu bersemangat, lebih tepatnya terlalu tergesa-gesa, setelah sampai di depan Mc Donald’s Singaraja, kami baru ingat tidak membawa uang seperak pun. Sedikit menertawai kebodohan kami, akhirnya kami memutuskan untuk parkir di Indomaret depan Taman Kota.

Sampai di Taman Kota Singaraja, kepanikan dan kebingungan masih menyelimuti saya, bagaimana tidak, materi yang diberikan kak Dicky tidak ada masuk sama sekali. Saya hanya fokus memperhatikan hasil jepretan kak Dicky. Bagaimana ini? Siapapun tolong saya!

Dengan rasa sok tahu (dibantu sedikit ingatan dan leih banyak melihat Google), saya memutuskan untuk nekad saja menjepret orang-orang yang berlarian di pinggiran taman kota—untuk mendapatkan satu foto freeze dan motion blur dari orang-orang yang berolahraga.

Waktu seakan berlalu begitu cepat, hampir 20 menit berlalu saya belum mendapatkan satu hasil foto, baik foto freze maupun motion blur. Ternyata mendapatkan satu foto sangat susah, tidak bisa saya bayangkan bagaimana kak Dicky bisa menjepret foto terbaik, di setiap momen pertandingan olahraga.

Tetapi yes, uajr saya dengan gembira, ketika berhasil menjempret orang-orang berlarian dengan tema frezee. “Setidaknya sudah ada satu karya untuk di review oleh kak Dicky,” pikirku dalam hati.

Jam sudah menunjukkan 16.30. “Telattt,” kata saya, ketika melihat jam di telpon genggam. Kami lalu bergegas menuju Rumah Belajar Mahima—untuk mengunggah hasil jepretan kami di Instagram agar bisa direview.

Perasaan tegang kembali menghampiri saya, ketika satu persatu hasil jepretan kami dikomentari oleh kak Dicky. Syukurlah, saya mendapat komentar yang positif, sehingga tidak menyesal ke Taman Kota hanya sekadar mengejar freeze dan motion blur. Haha.

Tertawa bersama teman-teman stand up comedy-an

Siangnya saya bergelut dengan suasana serius dan tegang, karena mengejar foto freeze dan motion blur hingga ke Taman Kota.

Malamnya, saya sedikit bernapas lega karena acara dilanjutkan dengan Open Mic Stand Up Comedy, setidaknya ada yang membuat saya tertawa, sehingga melupakan bahwa saya masih bertugas menjadi MC.

Waktu telah menunjukkan pukul 19.00, orang-orang sudah mulai berdatangan, detak jantung saya berdetak lebih kencang lagi, selalu seperti ini, ketika berhadapan dengan banyak orang, apalagi berbicara di depan umum.

Ada enam orang yang menyetorkan namanya kepada saya untuk dipanggil satu persatu—untuk stand up comedy. Ditambah dua orang yang jadi “tumbal” teman-temanya, yang dipaksa untuk ikut stand up di depan, membuat riuh suasana di Rumah Belajar Komunitas Mahima.

Saya hampir saja menjadi “tumbal” dari teman-teman komika, untuk membawakan materi stand up comedy. “Ayo MC, coba stand up comedy dulu!” teriak salah satu komika. Beberapa detik, saya sempat ngefreeze (seperti foto yang diajarkan kak Dicky). “Bagaimana mungkin ikut stand up comedy, jadi MC saja groginya minta ampun,” teriak saya (tentu hanya dalam hati. Haha).

Dari masing-masing komika yang maju, memiliki karakternya masing-masing, mulai dari yang sambil sulap, ada yang menggunakan bahasa daerah, ada yang curhat, dan masih banyak serba-serbi komika yang membuat suasana hening tergantikan gelak tawa, dari penonton.

Di akhir acara open mic stand up comedy, diadakan sedikit diskusi, banyak masukan yang diberikan kepada komika, sehingga dapat meningkatkatkan soft skill yang dimiliki.

Harapan dan semangat juga diberikan kepada para komika, agar di Singaraja banyak komika yang mewarnai kota Singaraja, supaya tidak bising dengan pembangunan dan deru motor, tetapi juga ada gelak tawa yang menyatukan masyarakat Singaraja.

Acara hari itu pun ditutup dengan sesi foto, yang sekaligus menjadi penutup rasa tegang, yang menghampiri saya beberapa hari belakangan. Haha. Bukan begitu, Ris?[T]

*Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Menjadi MC Dadakan, Melihat Tatkala May May May 2023 dari Kacamata Mahasiswa Magang
Malam Pembukaan Tatkala May May May 2023: Ada Puisi, Tarian, dan Piringan Hitam
Yoga Pratama: Mencoba Mendengar Masa Lalu dari Piringan Hitam
Tags: diskusifotografihumorworkshop
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Luncurkan Dua Buku, Prof. Dibia Ungkap Peristiwa Seni lebih Puitik

Next Post

Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023

Dewa Ayu Yuliarini

Dewa Ayu Yuliarini

Lahir di Singaraja, tahun 2001. Saat ini sedang menempuh pendidikan di STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Program Studi Ilmu Komunikasi

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023

Seni Foto Jurnalistik Olahraga ala Dicky Bisinglasi | Catatan Tatkala May May May 2023

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co