2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita-cerita Ringan Dokter (3): Image Mahasiswa Kedokteran

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
May 1, 2023
in Esai
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

DAYA TARIK PROFESI DOKTER, bagi masyarakat, telah terasa sejak masa perkuliahan mahasiswa kedokteran. Di negeri ini, sesungguhnya hal-hal menarik bahkan kontroversi terkait bidang kedokteran sudah menyeruak hadir sejak ujian masuknya. Apalagi kalau bukan karena urusan syarat biaya yang harus disiapkan untuk masuk sekolah kedokteran.

Meskipun persepsi masyarakat tak sepenuhnya betul soal biaya pendidikan ini, karena kalau diteliti, syarat biaya tersebut bukan skema untuk semua calon mahasiswa fakultas kedokteran (FK.) Melainkan sudah dialokasikan untuk sejumlah kuota sesuai aturan pemerintah.

Karena saking banyaknya hal-hal unik dan menarik terkait profesi dokter ini, maka pada tulisan kali ini kita batasi bahasan pada satu periode menarik masa-masa perkuliahan mahasiswa kedokteran.  

Sekolahnya Lama

Dibandingkan fakultas lain, waktu kuliah di FK memang labih lama. Jika fakultas lain, rata-rata butuh waktu empat tahun, maka kuliah kedokteran minimal enam tahun baru tamat. Hal ini sebetulnya sangat mudah dipahami karena dokter merupakan sarjana profesi yang memerlukan pendidikan profesi pada dua tahun terakhir masa pendidikannya.

Pada tahap ini, mahasiswa FK sudah dilantik sebagai dokter muda atau lebih populer dipanggil koas (Co-ass/Co-assistant), dapat dimaksudkan sebagai seorang asisten dokter yang akan menjadi dokter penuh ketika masa asistensinya sudah selesai. Jadi setelah empat tahun masa perkuliahan, seorang mahasiswa FK meraih gelar sebagai sarjana kedokteran (S.Ked) yang kemudian melanjutkan pendidikan profesi sebagai dokter muda tersebut di rumah sakit (RS).

Nah, artinya ini sama saja dengan mahasiswa fakultas lain yang akan mendapatkan gelar sarjananya dalam empat tahun. Hanya saja bedanya, seorang S.Ked belum siap kerja seperti rekan-rekannya fakultas lain. Maka pendidikan fase profesi tentu saja merupakan keharusan agar mahasiswa FK kelak memiliki sertifikat kompetensi tenaga kerja di bidang medis sebagai dokter umum.

Jangan lupa, seorang tamatan dokter harus menjalani tugas magang sebagai dokter intership selama setahun di RS dan puskesmas, sebelum kemudian mendapat kewenangan untuk bertugas mandiri. Jika ingin meningkatkan kompetensi, seorang dokter umum harus melanjutkan studi pendidikan dokter spesialis yang minimal butuh waktu empat tahun lagi.

Bahkan, jika ingin lebih mendalam, seorang dokter spesialis bisa melanjutkan pendidikan konsultan yang setidaknya memakan waktu dua tahun. Silakan saja ditotal, seorang dokter spesialis konsultan akan menghabiskan 12 tahun lamanya untuk belajar! 

Rupanya 12 tahun ini belum juga cukup jika dokter spesialis konsultan tersebut diharapkan juga melanjutkan pendidikan doktoral (S3), terutama jika yang bersangkutan adalah seorang dosen di FK sebagai dokter pendidik klinis (DPK atau dokdiknis).

Langkah Kakinya Cepat

Salah satu ciri khas mahasiswa kedokteran adalah jalannya yang selalu terburu-buru. Sampai ada anggapan, jika jalannya santai, itu pasti bukan mahasiswa kedokteran, atau jangan-jangan mahasiswa FK yang lagi sakit. Demikian juga penampilan fisik mahasiswa kedokteran, terutama pada era tahun 90-an ke bawah terkenal culun, kurang gaul dan tak modis.

Baru belakangan ini gaya dan penampilan mahasiswa FK mengikuti rekan-rekan mahasiswa fakultas lain yang lebih stylish. Kenapa demikian?

Harus diakui, tugas yang diberikan kepada mahasiswa FK, apalagi saat fase profesi, sungguh banyak dan tak mudah. Ini rasional untuk sebuah profesi yang berkaitan dengan kesehatan dan nyawa manusia. Tugas yang diberikan meliputi laporan pagi, kunjungan pasien ruangan (visite) dan pelayanan poliklinik, kunjungan rumah, tugas ilmiah dan presentasi berupa refrat (tinjauan pustaka), laporan kasus, jurnal reading, bed side teaching serta penelitian dan tentu saja ujian. Belum lagi tugas-tugas tambahan ekstra kurikuler.

Dengan tumpukan tinggi berbagai tugas tersebut, bisa dimaklumi seorang koas selalu berjalan terburu-buru dari satu tugas ke tugas lain atau dari satu ruangan ke ruangan lain. Maka untuk memoles penampilan pun tak kebagian jadwal.

Di kampus saya di FK Unud pernah ada joke, jika ada mahasiswi modis, itu adalah mahasiswi fakultas hukum (FH) atau sastra (FS), pasti bukan mahasiswi FK, hahaha! Ini karena kebetulan, kampus FH dan FS memang berdekatan dengan RS tempat koas FK Unud bertugas.

Bertugas 30 Jam

Seorang dokter muda, jika pas mendapat jadwal jaga malam, maka total lama jam bertugas yang bersangkutan setidaknya 30 jam, setara 4x shift. Kok bisa? Ya karena mulai bertugas jam 8 pagi sampai jam 2 sore, lalu melanjutkan tugas jaga sore/malam sampai pagi jam 8, kemudian siaga lagi sampai jam 2 sore, baru pulang ke rumah.

Namun, keesokan harinya, jam 8 pagi mesti bertugas lagi. Bahkan jika pasien ruangan banyak, tugas pagi harus lebih dini, bisa jam 6 pagi atau kurang sudah harus memeriksa pasien. Sementara jika pendidikan profesi paramedis (perawat/dokter), durasi tugas mereka selalu tetap hanya 1 shift yaitu selama 8 jam.

Mungkin karena pola pendidikan seperti inilah, seorang dokter kemudian mampu tetap menjalankan tugas praktek dokter di sore sampai malam hari setelah bekerja di pagi sampai siang di RS atau kantor.

Menikah Dengan Saudara Kandung

Lantaran lama berinteraksi, tak sedikit kemudian antar sesama mahasiswa kedokteran atau dokter muda terlibat kisah asmara. Tak sedikit pula dari mereka kemudian mengucap ikrar sumpah setia. Kalau kita ikuti sumpah dokter dari Hipokrates, salah satunya menyatakan, seorang dokter bagi dokter lain adalah saudara kandung.

Nah, bagi mereka yang akhirnya berjodoh dengan sesama dokter, itu boleh dibilang telah menikahi saudara kandungnya sendiri. Hahaha, tentu saja ini sekadar guyonan, terutama bagi yang tak kebagian jodoh sesama dokter. [T]

BACA esai dan cerpen dari penulis DOKTER PUTU ARYA NUGRAHA

Cerita-cerita Ringan Dokter (2): Dokter Novelis, Politisi, dan Dokter Cuci Sepatu
Cerita-cerita Ringan Dokter (1): Tarif Praktek
Tags: cerita dokterkesehatanmahasiswa kedokteranUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bali Utara, Orang-orang Seakan Tak Henti Membicarakan Nyoman Paul

Next Post

Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co