2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita-cerita Ringan Dokter (3): Image Mahasiswa Kedokteran

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
May 1, 2023
in Esai
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

DAYA TARIK PROFESI DOKTER, bagi masyarakat, telah terasa sejak masa perkuliahan mahasiswa kedokteran. Di negeri ini, sesungguhnya hal-hal menarik bahkan kontroversi terkait bidang kedokteran sudah menyeruak hadir sejak ujian masuknya. Apalagi kalau bukan karena urusan syarat biaya yang harus disiapkan untuk masuk sekolah kedokteran.

Meskipun persepsi masyarakat tak sepenuhnya betul soal biaya pendidikan ini, karena kalau diteliti, syarat biaya tersebut bukan skema untuk semua calon mahasiswa fakultas kedokteran (FK.) Melainkan sudah dialokasikan untuk sejumlah kuota sesuai aturan pemerintah.

Karena saking banyaknya hal-hal unik dan menarik terkait profesi dokter ini, maka pada tulisan kali ini kita batasi bahasan pada satu periode menarik masa-masa perkuliahan mahasiswa kedokteran.  

Sekolahnya Lama

Dibandingkan fakultas lain, waktu kuliah di FK memang labih lama. Jika fakultas lain, rata-rata butuh waktu empat tahun, maka kuliah kedokteran minimal enam tahun baru tamat. Hal ini sebetulnya sangat mudah dipahami karena dokter merupakan sarjana profesi yang memerlukan pendidikan profesi pada dua tahun terakhir masa pendidikannya.

Pada tahap ini, mahasiswa FK sudah dilantik sebagai dokter muda atau lebih populer dipanggil koas (Co-ass/Co-assistant), dapat dimaksudkan sebagai seorang asisten dokter yang akan menjadi dokter penuh ketika masa asistensinya sudah selesai. Jadi setelah empat tahun masa perkuliahan, seorang mahasiswa FK meraih gelar sebagai sarjana kedokteran (S.Ked) yang kemudian melanjutkan pendidikan profesi sebagai dokter muda tersebut di rumah sakit (RS).

Nah, artinya ini sama saja dengan mahasiswa fakultas lain yang akan mendapatkan gelar sarjananya dalam empat tahun. Hanya saja bedanya, seorang S.Ked belum siap kerja seperti rekan-rekannya fakultas lain. Maka pendidikan fase profesi tentu saja merupakan keharusan agar mahasiswa FK kelak memiliki sertifikat kompetensi tenaga kerja di bidang medis sebagai dokter umum.

Jangan lupa, seorang tamatan dokter harus menjalani tugas magang sebagai dokter intership selama setahun di RS dan puskesmas, sebelum kemudian mendapat kewenangan untuk bertugas mandiri. Jika ingin meningkatkan kompetensi, seorang dokter umum harus melanjutkan studi pendidikan dokter spesialis yang minimal butuh waktu empat tahun lagi.

Bahkan, jika ingin lebih mendalam, seorang dokter spesialis bisa melanjutkan pendidikan konsultan yang setidaknya memakan waktu dua tahun. Silakan saja ditotal, seorang dokter spesialis konsultan akan menghabiskan 12 tahun lamanya untuk belajar! 

Rupanya 12 tahun ini belum juga cukup jika dokter spesialis konsultan tersebut diharapkan juga melanjutkan pendidikan doktoral (S3), terutama jika yang bersangkutan adalah seorang dosen di FK sebagai dokter pendidik klinis (DPK atau dokdiknis).

Langkah Kakinya Cepat

Salah satu ciri khas mahasiswa kedokteran adalah jalannya yang selalu terburu-buru. Sampai ada anggapan, jika jalannya santai, itu pasti bukan mahasiswa kedokteran, atau jangan-jangan mahasiswa FK yang lagi sakit. Demikian juga penampilan fisik mahasiswa kedokteran, terutama pada era tahun 90-an ke bawah terkenal culun, kurang gaul dan tak modis.

Baru belakangan ini gaya dan penampilan mahasiswa FK mengikuti rekan-rekan mahasiswa fakultas lain yang lebih stylish. Kenapa demikian?

Harus diakui, tugas yang diberikan kepada mahasiswa FK, apalagi saat fase profesi, sungguh banyak dan tak mudah. Ini rasional untuk sebuah profesi yang berkaitan dengan kesehatan dan nyawa manusia. Tugas yang diberikan meliputi laporan pagi, kunjungan pasien ruangan (visite) dan pelayanan poliklinik, kunjungan rumah, tugas ilmiah dan presentasi berupa refrat (tinjauan pustaka), laporan kasus, jurnal reading, bed side teaching serta penelitian dan tentu saja ujian. Belum lagi tugas-tugas tambahan ekstra kurikuler.

Dengan tumpukan tinggi berbagai tugas tersebut, bisa dimaklumi seorang koas selalu berjalan terburu-buru dari satu tugas ke tugas lain atau dari satu ruangan ke ruangan lain. Maka untuk memoles penampilan pun tak kebagian jadwal.

Di kampus saya di FK Unud pernah ada joke, jika ada mahasiswi modis, itu adalah mahasiswi fakultas hukum (FH) atau sastra (FS), pasti bukan mahasiswi FK, hahaha! Ini karena kebetulan, kampus FH dan FS memang berdekatan dengan RS tempat koas FK Unud bertugas.

Bertugas 30 Jam

Seorang dokter muda, jika pas mendapat jadwal jaga malam, maka total lama jam bertugas yang bersangkutan setidaknya 30 jam, setara 4x shift. Kok bisa? Ya karena mulai bertugas jam 8 pagi sampai jam 2 sore, lalu melanjutkan tugas jaga sore/malam sampai pagi jam 8, kemudian siaga lagi sampai jam 2 sore, baru pulang ke rumah.

Namun, keesokan harinya, jam 8 pagi mesti bertugas lagi. Bahkan jika pasien ruangan banyak, tugas pagi harus lebih dini, bisa jam 6 pagi atau kurang sudah harus memeriksa pasien. Sementara jika pendidikan profesi paramedis (perawat/dokter), durasi tugas mereka selalu tetap hanya 1 shift yaitu selama 8 jam.

Mungkin karena pola pendidikan seperti inilah, seorang dokter kemudian mampu tetap menjalankan tugas praktek dokter di sore sampai malam hari setelah bekerja di pagi sampai siang di RS atau kantor.

Menikah Dengan Saudara Kandung

Lantaran lama berinteraksi, tak sedikit kemudian antar sesama mahasiswa kedokteran atau dokter muda terlibat kisah asmara. Tak sedikit pula dari mereka kemudian mengucap ikrar sumpah setia. Kalau kita ikuti sumpah dokter dari Hipokrates, salah satunya menyatakan, seorang dokter bagi dokter lain adalah saudara kandung.

Nah, bagi mereka yang akhirnya berjodoh dengan sesama dokter, itu boleh dibilang telah menikahi saudara kandungnya sendiri. Hahaha, tentu saja ini sekadar guyonan, terutama bagi yang tak kebagian jodoh sesama dokter. [T]

BACA esai dan cerpen dari penulis DOKTER PUTU ARYA NUGRAHA

Cerita-cerita Ringan Dokter (2): Dokter Novelis, Politisi, dan Dokter Cuci Sepatu
Cerita-cerita Ringan Dokter (1): Tarif Praktek
Tags: cerita dokterkesehatanmahasiswa kedokteranUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bali Utara, Orang-orang Seakan Tak Henti Membicarakan Nyoman Paul

Next Post

Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co