3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita-cerita Ringan Dokter (3): Image Mahasiswa Kedokteran

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
May 1, 2023
in Esai
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

DAYA TARIK PROFESI DOKTER, bagi masyarakat, telah terasa sejak masa perkuliahan mahasiswa kedokteran. Di negeri ini, sesungguhnya hal-hal menarik bahkan kontroversi terkait bidang kedokteran sudah menyeruak hadir sejak ujian masuknya. Apalagi kalau bukan karena urusan syarat biaya yang harus disiapkan untuk masuk sekolah kedokteran.

Meskipun persepsi masyarakat tak sepenuhnya betul soal biaya pendidikan ini, karena kalau diteliti, syarat biaya tersebut bukan skema untuk semua calon mahasiswa fakultas kedokteran (FK.) Melainkan sudah dialokasikan untuk sejumlah kuota sesuai aturan pemerintah.

Karena saking banyaknya hal-hal unik dan menarik terkait profesi dokter ini, maka pada tulisan kali ini kita batasi bahasan pada satu periode menarik masa-masa perkuliahan mahasiswa kedokteran.  

Sekolahnya Lama

Dibandingkan fakultas lain, waktu kuliah di FK memang labih lama. Jika fakultas lain, rata-rata butuh waktu empat tahun, maka kuliah kedokteran minimal enam tahun baru tamat. Hal ini sebetulnya sangat mudah dipahami karena dokter merupakan sarjana profesi yang memerlukan pendidikan profesi pada dua tahun terakhir masa pendidikannya.

Pada tahap ini, mahasiswa FK sudah dilantik sebagai dokter muda atau lebih populer dipanggil koas (Co-ass/Co-assistant), dapat dimaksudkan sebagai seorang asisten dokter yang akan menjadi dokter penuh ketika masa asistensinya sudah selesai. Jadi setelah empat tahun masa perkuliahan, seorang mahasiswa FK meraih gelar sebagai sarjana kedokteran (S.Ked) yang kemudian melanjutkan pendidikan profesi sebagai dokter muda tersebut di rumah sakit (RS).

Nah, artinya ini sama saja dengan mahasiswa fakultas lain yang akan mendapatkan gelar sarjananya dalam empat tahun. Hanya saja bedanya, seorang S.Ked belum siap kerja seperti rekan-rekannya fakultas lain. Maka pendidikan fase profesi tentu saja merupakan keharusan agar mahasiswa FK kelak memiliki sertifikat kompetensi tenaga kerja di bidang medis sebagai dokter umum.

Jangan lupa, seorang tamatan dokter harus menjalani tugas magang sebagai dokter intership selama setahun di RS dan puskesmas, sebelum kemudian mendapat kewenangan untuk bertugas mandiri. Jika ingin meningkatkan kompetensi, seorang dokter umum harus melanjutkan studi pendidikan dokter spesialis yang minimal butuh waktu empat tahun lagi.

Bahkan, jika ingin lebih mendalam, seorang dokter spesialis bisa melanjutkan pendidikan konsultan yang setidaknya memakan waktu dua tahun. Silakan saja ditotal, seorang dokter spesialis konsultan akan menghabiskan 12 tahun lamanya untuk belajar! 

Rupanya 12 tahun ini belum juga cukup jika dokter spesialis konsultan tersebut diharapkan juga melanjutkan pendidikan doktoral (S3), terutama jika yang bersangkutan adalah seorang dosen di FK sebagai dokter pendidik klinis (DPK atau dokdiknis).

Langkah Kakinya Cepat

Salah satu ciri khas mahasiswa kedokteran adalah jalannya yang selalu terburu-buru. Sampai ada anggapan, jika jalannya santai, itu pasti bukan mahasiswa kedokteran, atau jangan-jangan mahasiswa FK yang lagi sakit. Demikian juga penampilan fisik mahasiswa kedokteran, terutama pada era tahun 90-an ke bawah terkenal culun, kurang gaul dan tak modis.

Baru belakangan ini gaya dan penampilan mahasiswa FK mengikuti rekan-rekan mahasiswa fakultas lain yang lebih stylish. Kenapa demikian?

Harus diakui, tugas yang diberikan kepada mahasiswa FK, apalagi saat fase profesi, sungguh banyak dan tak mudah. Ini rasional untuk sebuah profesi yang berkaitan dengan kesehatan dan nyawa manusia. Tugas yang diberikan meliputi laporan pagi, kunjungan pasien ruangan (visite) dan pelayanan poliklinik, kunjungan rumah, tugas ilmiah dan presentasi berupa refrat (tinjauan pustaka), laporan kasus, jurnal reading, bed side teaching serta penelitian dan tentu saja ujian. Belum lagi tugas-tugas tambahan ekstra kurikuler.

Dengan tumpukan tinggi berbagai tugas tersebut, bisa dimaklumi seorang koas selalu berjalan terburu-buru dari satu tugas ke tugas lain atau dari satu ruangan ke ruangan lain. Maka untuk memoles penampilan pun tak kebagian jadwal.

Di kampus saya di FK Unud pernah ada joke, jika ada mahasiswi modis, itu adalah mahasiswi fakultas hukum (FH) atau sastra (FS), pasti bukan mahasiswi FK, hahaha! Ini karena kebetulan, kampus FH dan FS memang berdekatan dengan RS tempat koas FK Unud bertugas.

Bertugas 30 Jam

Seorang dokter muda, jika pas mendapat jadwal jaga malam, maka total lama jam bertugas yang bersangkutan setidaknya 30 jam, setara 4x shift. Kok bisa? Ya karena mulai bertugas jam 8 pagi sampai jam 2 sore, lalu melanjutkan tugas jaga sore/malam sampai pagi jam 8, kemudian siaga lagi sampai jam 2 sore, baru pulang ke rumah.

Namun, keesokan harinya, jam 8 pagi mesti bertugas lagi. Bahkan jika pasien ruangan banyak, tugas pagi harus lebih dini, bisa jam 6 pagi atau kurang sudah harus memeriksa pasien. Sementara jika pendidikan profesi paramedis (perawat/dokter), durasi tugas mereka selalu tetap hanya 1 shift yaitu selama 8 jam.

Mungkin karena pola pendidikan seperti inilah, seorang dokter kemudian mampu tetap menjalankan tugas praktek dokter di sore sampai malam hari setelah bekerja di pagi sampai siang di RS atau kantor.

Menikah Dengan Saudara Kandung

Lantaran lama berinteraksi, tak sedikit kemudian antar sesama mahasiswa kedokteran atau dokter muda terlibat kisah asmara. Tak sedikit pula dari mereka kemudian mengucap ikrar sumpah setia. Kalau kita ikuti sumpah dokter dari Hipokrates, salah satunya menyatakan, seorang dokter bagi dokter lain adalah saudara kandung.

Nah, bagi mereka yang akhirnya berjodoh dengan sesama dokter, itu boleh dibilang telah menikahi saudara kandungnya sendiri. Hahaha, tentu saja ini sekadar guyonan, terutama bagi yang tak kebagian jodoh sesama dokter. [T]

BACA esai dan cerpen dari penulis DOKTER PUTU ARYA NUGRAHA

Cerita-cerita Ringan Dokter (2): Dokter Novelis, Politisi, dan Dokter Cuci Sepatu
Cerita-cerita Ringan Dokter (1): Tarif Praktek
Tags: cerita dokterkesehatanmahasiswa kedokteranUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Di Bali Utara, Orang-orang Seakan Tak Henti Membicarakan Nyoman Paul

Next Post

Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Pesta Baca, Baca Pesta, di Taman Baca Kesiman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co