24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita-cerita Ringan Dokter (2): Dokter Novelis, Politisi, dan Dokter Cuci Sepatu

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
April 27, 2023
in Esai
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

Pendidikan dokter adalah pendidikan sarjana profesi. Artinya, seorang mahasiswa kedokteran memang dididik secara spesifik untuk kelak menjadi seseorang yang akan bekerja sebagai tenaga medis. Meskipun ada peluang untuk bekerja bukan sebagai dokter, namun variasinya tergolong sangat sempit dan umumnya selalu masih terkait dengan dunia medis.

Contohnya, seorang dokter menjadi dosen di bidang ilmu kesehatan, staf medis perusahaan farmasi atau alat kesehatan, perusahaan asuransi kesehatan, kepala kantor kesehatan (dinas kesehatan atau rumah sakit) dan peneliti bidang kesehatan. Hal ini hampir sama dengan pendidikan kemiliteran atau pendidikan di bidang ilmu teknik (engineering).

Namun nanti dulu, ada sejumlah dokter yang mendapatkan penghasilan lebih besar justru dari pekerjaannya bukan sebagai dokter. Mereka ada yang menjadi penulis, pejuang revolusi dan grilyawan, musisi, pengusaha kuliner, bisnis sepatu bahkan kepala daerah atau politisi. Siapa saja mereka?

Mungkin masih banyak orang yang belum tahu, jika penulis detektif klasik paling terkenal Sir Arthur Conan Doyle (1859-1930) adalah seorang dokter. Meski ia tetap membuka praktek Southsea, Inggris di tahun 1882, namun penduduk bumi pastilah lebih mengenalnya sebagai penulis serial petualangan Sherlock Holmes, seorang detektif eksentrik yang punya kelebihan dalam mengamati dan menganalisis sebuah peristiwa.

Doyle yang adalah seorang dokter lulusan Universitas Edinburgh, dalam kisah-kisah petualangan sang detektif jenius Holmes yang dikarangnya, memang sering menggunakan obat-obatan untuk maksud sebuah kejahatan. Boleh dikatakan, hal ini dipengaruhi oleh profesi atau latar belakang pendidikannya.

Dalam dunia sastra Indonesia modern, penulis-penulis paling produktif seperti Marga T dan Mira W adalah juga para dokter,yang adalah tamatan Universitas Trisakti, Jakarta. Kedua pengarang di era sebelum tahun dua ribuan ini memilih genre kisah percintaan dalam novel-novel yang mereka tulis dan menjadi pilihan pembaca remaja saat itu. 

Fakta menarik berikutnya adalah, seorang tokoh paling kontroversial dalam sejarah dunia bernama populer Che Guevara adalah seorang dokter. Ia dilahirkan di Argentina dan menamatkan pendidikan kedokterannya di Universitas Buenos Aires. Kaum aktivis di seluruh dunia wajib hukumnya mengenal sosok kharismatik yang bernama asli Ernesto Guevara ini. Ia sepertinya ditakdirkan memang tak bisa menikmati zone nyaman dalam hidupnya.

Guevara lebih menikmati hidupnya ketika berada di hutan-hutan sebagai grilyawan mengobarkan perlawanan terhadap rezim yang dinilainya sewenang-wenang. Meskipun ia bersama Raul dan Fidel Castro telah menang dalam Revolusi Kuba dan mendapat berbagai jabatan tinggi dalam pemerintahan Kuba, salah satunya sebagai menteri perindustrian, pada akhirnya, ia terpanggil kembali ke medan grilya. Sejumlah pemberontakan dilakukannya melawan pemerintahan negara yang umumnya disokong Amerika Serikat. Namun kisah perjalanan hidup heroiknya berakhir ketika tertangkap oleh tentara Bolivia yang didukung CIA dan sang dokter yang juga diplomat dan grilyawan itu, akhirnya dieksekusi mati.

Salah seorang biduan sangat bertalenta dan memiliki fans sangat banyak di tanah air, bahkan hingga ke negeri tetangga, adalah dr Tompi. Dokter bernama lengkap Teuku Adifitrian adalah seorang dokter ahli bedah plastik. Ia lahir di Aceh dan menyelesaikan studi kedokterannya di Universitas Indonesia. Boleh dikata, ia bisa sukses secara seimbang dikedua profesinya itu.

Tompi produktif dalam dunia rekaman dan pertunjukkan, pun dapat terus meningkatkan kompetensinya di bidang medis dari sebagai dokter umum menjadi seorang dokter ahli.

Selain dokter Tompi, kita mengenal tokoh yang melejit namanya saat pandemi yaitu dr Tirta. Ia dikenal lebih banyak sebagai seorang influencer dan pengusaha bisnis cuci sepatu. Dokter alumni Universitas Gajahmada ini memiliki banyak pengikut di platform media sosial dan bisnis cuci sepatunya berkembang ke berbagai kota di tanah air.

Saya punya seorang sejawat, bernama dr Windu Segara Senet, adik kelas di fakultas kedokteran universitas Udayana, Denpasar, yang saat ini suskes mengembangkan bisnis kuliner dengan core bisnisnya adalah kopi dengan brand Mangsi Coffee. Ia juga punya bakat di bidang seni rupa dan musik. Sebagai pelukis ia sudah menjual lukisan-lukisannya dengan harga cukup fantastis dan sebagai musisi, setahu saya, ia bersama bandnya setidaknya sudah mengeluarkan sebuah album bertitel The Lajank yang beraliran blues. Oh ya, gerai kafe kopinya terus bertambah di sekitaran Denpasar dan Badung hingga ke luar Bali.

Jalan hidup memang kadang penuh misteri. Walau kita berupaya untuk merancangnya, sesuai dengan keinginan, namun kenyataan yang kemudian terjadi, dapat saja di luar prediksi. Hal itulah yang layak bisa disematkan pada kisah hidup senior saya dr I Nyoman Sutjidra SpOG.

Saya yakin, tak pernah terpikirkan oleh Sutjidra akan menjadi seorang politisi bahkan wakil bupati ketika masih duduk di bangku kuliah atau masa-masa awal berpraktek sebagai dokter. Namun kenyataannya, ia telah pernah menjabat dua periode sebagai wakil bupati Buleleng dan tampaknya karirnya dalam dunia politik akan masih terus melaju.

Keasyikan menulis, baru saya sadari, saya juga seorang dokter yang suka menulis. Meski tak sehebat kolega-kolega saya, dr Sir Arthur Conan Doyle, dr Marga T dan dr Mira W, tak terasa saya sudah mencetak empat buah buku yang terutama adalah sebagai kumpulan esai. Buku kelima sedang dalam proses editing.

Jika demikian, betul kata orang, jalani saja apa yang kau suka, karena setiap orang haruslah tetap merdeka dalam pikiran dan kreatifitasnya! [T]

BACA esai dan cerpen dari penulis DOKTER PUTU ARYA NUGRAHA

Cerita-cerita Ringan Dokter (1): Tarif Praktek
Mengapa Tulisan Dokter Jelek?
Mindfulness dalam The Society of Minds: Menerjemahkan Pikiran Dokter Arya
Tags: cerita dokterdokterDokter Arya Nugrahakesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melukat di Pura Segara Taman Beji Ponjok Batu  | Ada 5 Mata Air di Tepi Laut

Next Post

KIB Terancam Bubar, Golkar di Persimpangan Jalan

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
KIB Terancam Bubar, Golkar di Persimpangan Jalan

KIB Terancam Bubar, Golkar di Persimpangan Jalan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co