12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
November 3, 2022
in Esai, Pilihan Editor
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

Hari-hari belakangan ini, dunia medis dan masyarakat dikejutkan oleh suatu penyakit ginjal misterius. Misterius, karena sampai detik ini penyebab pastinya belum diketahui. Kontras dengan tingkat kematiannya yang sangat tinggi, hingga 55 % lebih. Artinya lebih dari separuh pasiennya mengalami kematian.

Tak kurang dari 250 orang anak-anak, umumnya balita, hampir diseluruh Indonesia mengalami penyakit ginjal misterius ini. Tak terkecuali di Bali dengan jumlah kasus sekitar 15 anak balita dan 10 di antaranya telah meninggal. Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami gangguan fungsi ginjal yang akut (tiba-tiba) dan berat. Umumnya memerlukan tindakan cuci darah sebagai terapi utamanya.

Belakangan penyebab penyakit ini mulai menunjukkan titik terang, yaitu efek samping toksik pelarut obat-obat berbentuk sirup yang biasa diberikan pada anak-anak. Pelarut tersebut adalah etilen glikol dan dietilen glikol. Kejadian yang sama memang telah terjadi di negara lain yaitu Gambia.

Untuk menekan risiko serendah mungkin, jika betul penyebabnya adalah obat-obat sirup tersebut, maka pemerintah sementara melarang peresepan obat-obat berbentuk sirup untuk anak-anak. Kabar baik juga diumumkan pemerintah bahwa suatu antidote, semacam zat penawar keracunan kedua pelarut di atas yaitu fomepizole, sudah tersedia. 

Nah jika kasus di atas adalah suatu penyakit gagal ginjal akut atau tiba-tiba, tentu saja ada pula penyakit gagal ginjal kronis atau menahun. Apa bedanya?

Penyakit gagal ginjal adalah suatu keadaan yang merujuk pada penurunan fungsi ginjal. Fungsi ginjal tentu saja dipengaruhi struktur dari ginjal dan saluran kemih. Uniknya, meskipun ada kelainan struktural pada saluran kemih seperti batu, kista atau pembengkakan ginjal, namun fungsinya bisa saja masih baik. Jadi suatu kelainan struktural tetap memerlukan waktu untuk kemudian menurunkan fungsi ginjal.

Penurunan fungsi ginjal tersebut bahkan dapat sampai pada tahap kegagalan total atau stadium akhir. Waktu yang diperlukan tersebut dapat bertahun-tahun lamanya. Itulah sebabnya kemudian disebut sebagai suatu gagal ginjal kronis atau menahun.

Jika demikian ceritanya, sebetulnya kita berpeluang besar untuk mencegah terjadinya gagal ginjal kronis tersebut. Caranya bagaimana? Tentu saja dengan check up teratur dan melakukan pencegahan jika sudah diketahui penyebab atau faktor risikonya.

Penyebab gagal ginjal kronik paling umum adalah penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat dan infeksi berulang atau radang akibat sistem imun. Oleh karena itu, untuk melindungi ginjal kita maka sudah seharusnya kita mengendalikan dengan sebaik-baiknya berbagai penyakit tersebut.

Topik ini telah dibahas sebelumnya dalam kolom ini dalam berbagai judul “Pada Peta Kesehatan, Di Manakah Posisi Anda?”, “ Deteksi Dini, Jika Tak Dapat Dicegah Mari Ketahui Lebih Awal”, “Hipertensi, Pembunuh Dari Kesunyian” dan “Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita Yang Menghentikan Diabetes.” Hal-hal sederhana dan murah yang dapat kita lakukan untuk menjaga fungsi ginjal tetap baik adalah dengan minum air yang cukup dan teratur melakukan olah raga aerobik jalan cepat atau lari.

Dengan minum air sedikitnya 2-2.5 liter per hari, itu akan dapat mencegah infeksi saluran kencing atau proses kristalisasi berbagai zat pembentuk batu saluran kemih seperti kristal kalsium oksalat atau asam urat. Demikian juga dengan teratur melakukan aerobik, selain berbagai manfaat lainnya, dapat juga mencegah batu maupun infeksi saluran kencing.

Memang ada juga penyebab-penyebab gangguan fungsi ginjal yang hampir tak bisa dicegah seperti pembentukan kista yang jumlahnya sangat banyak atau kanker ginjal. Pada keadaan seperti ini, fungsi ginjal akan menurun secara progresif dan pada akhirnya memerlukan terapi cuci darah atau cangkok ginjal. 

Sementara itu,  penyakit gagal ginjal akut sebetulnya sudah ada sejak dahulu. Hanya saja yang disebabkan oleh keracunan etilen glikol dan dietilen glikol ini merupakan hal yang baru. Kedua zat ini menyebabkan penurunan fungsi ginjal melalui mekanisme efek toksiknya yang langsung merusak sel dan jaringan ginjal sebagai suatu kesatuan unit fungsional. Dan diketahui, sebelumnya fungsi ginjal pasien adalah dalam keadaan normal serta tidak ada faktor risiko yang bersifat menahun.

Selain kedua zat tadi, zat lain yang juga bisa merusak ginjal secara akut adalah zat kontras/warna dalam pemeriksaan imaging atau pencitraan (radiologis), konsumsi jengkol berlebih atau antibiotika tertentu seperti gentamisin maupun obat-obat kemoterapi. Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat keadaan sistemik  yang menyebabkan tekanan darah turun drastis secara tiba-tiba seperti pendarahan yang banyak atau dehidrasi berat seperti diare yang parah.

Jelas sudah, obat-obatan kimia adalah pisau bermata dua. Ia dapat menyembuhkan, namun di lain sisi dapat saja menjadi racun. Kebijaksanaan dan kehati-hatian kita semua baik kalangan medis, pemangku kebijakan seperti pemerintah dan BPOM maupun masyarakat sangat diharapkan untuk mewujudkan pemakaian obat-obatan yang rasional.

Dalam kondisi sperti ini, tak ada salahnya kita kembali menggali kekayaan khasiat obat-obatan tradisional alami yang tentunya aman dan murah sebagai pendamping obat-obat medis (komplementer) maupun sebagai pilihan alternatif.  [T]

Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita yang Menghentikan Diabetes
Hipertensi, Pembunuh dari Kesunyian
Pada “Peta Kesehatan”, Di Manakah Posisi Anda?
Tags: dokterDokter Arya Nugrahagagal ginjalkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Iprik Pucuk Merah | Cerpen Arnata Pakangraras

Next Post

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co