23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
November 3, 2022
in Esai, Pilihan Editor
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

Hari-hari belakangan ini, dunia medis dan masyarakat dikejutkan oleh suatu penyakit ginjal misterius. Misterius, karena sampai detik ini penyebab pastinya belum diketahui. Kontras dengan tingkat kematiannya yang sangat tinggi, hingga 55 % lebih. Artinya lebih dari separuh pasiennya mengalami kematian.

Tak kurang dari 250 orang anak-anak, umumnya balita, hampir diseluruh Indonesia mengalami penyakit ginjal misterius ini. Tak terkecuali di Bali dengan jumlah kasus sekitar 15 anak balita dan 10 di antaranya telah meninggal. Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami gangguan fungsi ginjal yang akut (tiba-tiba) dan berat. Umumnya memerlukan tindakan cuci darah sebagai terapi utamanya.

Belakangan penyebab penyakit ini mulai menunjukkan titik terang, yaitu efek samping toksik pelarut obat-obat berbentuk sirup yang biasa diberikan pada anak-anak. Pelarut tersebut adalah etilen glikol dan dietilen glikol. Kejadian yang sama memang telah terjadi di negara lain yaitu Gambia.

Untuk menekan risiko serendah mungkin, jika betul penyebabnya adalah obat-obat sirup tersebut, maka pemerintah sementara melarang peresepan obat-obat berbentuk sirup untuk anak-anak. Kabar baik juga diumumkan pemerintah bahwa suatu antidote, semacam zat penawar keracunan kedua pelarut di atas yaitu fomepizole, sudah tersedia. 

Nah jika kasus di atas adalah suatu penyakit gagal ginjal akut atau tiba-tiba, tentu saja ada pula penyakit gagal ginjal kronis atau menahun. Apa bedanya?

Penyakit gagal ginjal adalah suatu keadaan yang merujuk pada penurunan fungsi ginjal. Fungsi ginjal tentu saja dipengaruhi struktur dari ginjal dan saluran kemih. Uniknya, meskipun ada kelainan struktural pada saluran kemih seperti batu, kista atau pembengkakan ginjal, namun fungsinya bisa saja masih baik. Jadi suatu kelainan struktural tetap memerlukan waktu untuk kemudian menurunkan fungsi ginjal.

Penurunan fungsi ginjal tersebut bahkan dapat sampai pada tahap kegagalan total atau stadium akhir. Waktu yang diperlukan tersebut dapat bertahun-tahun lamanya. Itulah sebabnya kemudian disebut sebagai suatu gagal ginjal kronis atau menahun.

Jika demikian ceritanya, sebetulnya kita berpeluang besar untuk mencegah terjadinya gagal ginjal kronis tersebut. Caranya bagaimana? Tentu saja dengan check up teratur dan melakukan pencegahan jika sudah diketahui penyebab atau faktor risikonya.

Penyebab gagal ginjal kronik paling umum adalah penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat dan infeksi berulang atau radang akibat sistem imun. Oleh karena itu, untuk melindungi ginjal kita maka sudah seharusnya kita mengendalikan dengan sebaik-baiknya berbagai penyakit tersebut.

Topik ini telah dibahas sebelumnya dalam kolom ini dalam berbagai judul “Pada Peta Kesehatan, Di Manakah Posisi Anda?”, “ Deteksi Dini, Jika Tak Dapat Dicegah Mari Ketahui Lebih Awal”, “Hipertensi, Pembunuh Dari Kesunyian” dan “Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita Yang Menghentikan Diabetes.” Hal-hal sederhana dan murah yang dapat kita lakukan untuk menjaga fungsi ginjal tetap baik adalah dengan minum air yang cukup dan teratur melakukan olah raga aerobik jalan cepat atau lari.

Dengan minum air sedikitnya 2-2.5 liter per hari, itu akan dapat mencegah infeksi saluran kencing atau proses kristalisasi berbagai zat pembentuk batu saluran kemih seperti kristal kalsium oksalat atau asam urat. Demikian juga dengan teratur melakukan aerobik, selain berbagai manfaat lainnya, dapat juga mencegah batu maupun infeksi saluran kencing.

Memang ada juga penyebab-penyebab gangguan fungsi ginjal yang hampir tak bisa dicegah seperti pembentukan kista yang jumlahnya sangat banyak atau kanker ginjal. Pada keadaan seperti ini, fungsi ginjal akan menurun secara progresif dan pada akhirnya memerlukan terapi cuci darah atau cangkok ginjal. 

Sementara itu,  penyakit gagal ginjal akut sebetulnya sudah ada sejak dahulu. Hanya saja yang disebabkan oleh keracunan etilen glikol dan dietilen glikol ini merupakan hal yang baru. Kedua zat ini menyebabkan penurunan fungsi ginjal melalui mekanisme efek toksiknya yang langsung merusak sel dan jaringan ginjal sebagai suatu kesatuan unit fungsional. Dan diketahui, sebelumnya fungsi ginjal pasien adalah dalam keadaan normal serta tidak ada faktor risiko yang bersifat menahun.

Selain kedua zat tadi, zat lain yang juga bisa merusak ginjal secara akut adalah zat kontras/warna dalam pemeriksaan imaging atau pencitraan (radiologis), konsumsi jengkol berlebih atau antibiotika tertentu seperti gentamisin maupun obat-obat kemoterapi. Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat keadaan sistemik  yang menyebabkan tekanan darah turun drastis secara tiba-tiba seperti pendarahan yang banyak atau dehidrasi berat seperti diare yang parah.

Jelas sudah, obat-obatan kimia adalah pisau bermata dua. Ia dapat menyembuhkan, namun di lain sisi dapat saja menjadi racun. Kebijaksanaan dan kehati-hatian kita semua baik kalangan medis, pemangku kebijakan seperti pemerintah dan BPOM maupun masyarakat sangat diharapkan untuk mewujudkan pemakaian obat-obatan yang rasional.

Dalam kondisi sperti ini, tak ada salahnya kita kembali menggali kekayaan khasiat obat-obatan tradisional alami yang tentunya aman dan murah sebagai pendamping obat-obat medis (komplementer) maupun sebagai pilihan alternatif.  [T]

Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita yang Menghentikan Diabetes
Hipertensi, Pembunuh dari Kesunyian
Pada “Peta Kesehatan”, Di Manakah Posisi Anda?
Tags: dokterDokter Arya Nugrahagagal ginjalkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Iprik Pucuk Merah | Cerpen Arnata Pakangraras

Next Post

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co