13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
November 3, 2022
in Esai, Pilihan Editor
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

Hari-hari belakangan ini, dunia medis dan masyarakat dikejutkan oleh suatu penyakit ginjal misterius. Misterius, karena sampai detik ini penyebab pastinya belum diketahui. Kontras dengan tingkat kematiannya yang sangat tinggi, hingga 55 % lebih. Artinya lebih dari separuh pasiennya mengalami kematian.

Tak kurang dari 250 orang anak-anak, umumnya balita, hampir diseluruh Indonesia mengalami penyakit ginjal misterius ini. Tak terkecuali di Bali dengan jumlah kasus sekitar 15 anak balita dan 10 di antaranya telah meninggal. Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami gangguan fungsi ginjal yang akut (tiba-tiba) dan berat. Umumnya memerlukan tindakan cuci darah sebagai terapi utamanya.

Belakangan penyebab penyakit ini mulai menunjukkan titik terang, yaitu efek samping toksik pelarut obat-obat berbentuk sirup yang biasa diberikan pada anak-anak. Pelarut tersebut adalah etilen glikol dan dietilen glikol. Kejadian yang sama memang telah terjadi di negara lain yaitu Gambia.

Untuk menekan risiko serendah mungkin, jika betul penyebabnya adalah obat-obat sirup tersebut, maka pemerintah sementara melarang peresepan obat-obat berbentuk sirup untuk anak-anak. Kabar baik juga diumumkan pemerintah bahwa suatu antidote, semacam zat penawar keracunan kedua pelarut di atas yaitu fomepizole, sudah tersedia. 

Nah jika kasus di atas adalah suatu penyakit gagal ginjal akut atau tiba-tiba, tentu saja ada pula penyakit gagal ginjal kronis atau menahun. Apa bedanya?

Penyakit gagal ginjal adalah suatu keadaan yang merujuk pada penurunan fungsi ginjal. Fungsi ginjal tentu saja dipengaruhi struktur dari ginjal dan saluran kemih. Uniknya, meskipun ada kelainan struktural pada saluran kemih seperti batu, kista atau pembengkakan ginjal, namun fungsinya bisa saja masih baik. Jadi suatu kelainan struktural tetap memerlukan waktu untuk kemudian menurunkan fungsi ginjal.

Penurunan fungsi ginjal tersebut bahkan dapat sampai pada tahap kegagalan total atau stadium akhir. Waktu yang diperlukan tersebut dapat bertahun-tahun lamanya. Itulah sebabnya kemudian disebut sebagai suatu gagal ginjal kronis atau menahun.

Jika demikian ceritanya, sebetulnya kita berpeluang besar untuk mencegah terjadinya gagal ginjal kronis tersebut. Caranya bagaimana? Tentu saja dengan check up teratur dan melakukan pencegahan jika sudah diketahui penyebab atau faktor risikonya.

Penyebab gagal ginjal kronik paling umum adalah penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat dan infeksi berulang atau radang akibat sistem imun. Oleh karena itu, untuk melindungi ginjal kita maka sudah seharusnya kita mengendalikan dengan sebaik-baiknya berbagai penyakit tersebut.

Topik ini telah dibahas sebelumnya dalam kolom ini dalam berbagai judul “Pada Peta Kesehatan, Di Manakah Posisi Anda?”, “ Deteksi Dini, Jika Tak Dapat Dicegah Mari Ketahui Lebih Awal”, “Hipertensi, Pembunuh Dari Kesunyian” dan “Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita Yang Menghentikan Diabetes.” Hal-hal sederhana dan murah yang dapat kita lakukan untuk menjaga fungsi ginjal tetap baik adalah dengan minum air yang cukup dan teratur melakukan olah raga aerobik jalan cepat atau lari.

Dengan minum air sedikitnya 2-2.5 liter per hari, itu akan dapat mencegah infeksi saluran kencing atau proses kristalisasi berbagai zat pembentuk batu saluran kemih seperti kristal kalsium oksalat atau asam urat. Demikian juga dengan teratur melakukan aerobik, selain berbagai manfaat lainnya, dapat juga mencegah batu maupun infeksi saluran kencing.

Memang ada juga penyebab-penyebab gangguan fungsi ginjal yang hampir tak bisa dicegah seperti pembentukan kista yang jumlahnya sangat banyak atau kanker ginjal. Pada keadaan seperti ini, fungsi ginjal akan menurun secara progresif dan pada akhirnya memerlukan terapi cuci darah atau cangkok ginjal. 

Sementara itu,  penyakit gagal ginjal akut sebetulnya sudah ada sejak dahulu. Hanya saja yang disebabkan oleh keracunan etilen glikol dan dietilen glikol ini merupakan hal yang baru. Kedua zat ini menyebabkan penurunan fungsi ginjal melalui mekanisme efek toksiknya yang langsung merusak sel dan jaringan ginjal sebagai suatu kesatuan unit fungsional. Dan diketahui, sebelumnya fungsi ginjal pasien adalah dalam keadaan normal serta tidak ada faktor risiko yang bersifat menahun.

Selain kedua zat tadi, zat lain yang juga bisa merusak ginjal secara akut adalah zat kontras/warna dalam pemeriksaan imaging atau pencitraan (radiologis), konsumsi jengkol berlebih atau antibiotika tertentu seperti gentamisin maupun obat-obat kemoterapi. Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat keadaan sistemik  yang menyebabkan tekanan darah turun drastis secara tiba-tiba seperti pendarahan yang banyak atau dehidrasi berat seperti diare yang parah.

Jelas sudah, obat-obatan kimia adalah pisau bermata dua. Ia dapat menyembuhkan, namun di lain sisi dapat saja menjadi racun. Kebijaksanaan dan kehati-hatian kita semua baik kalangan medis, pemangku kebijakan seperti pemerintah dan BPOM maupun masyarakat sangat diharapkan untuk mewujudkan pemakaian obat-obatan yang rasional.

Dalam kondisi sperti ini, tak ada salahnya kita kembali menggali kekayaan khasiat obat-obatan tradisional alami yang tentunya aman dan murah sebagai pendamping obat-obat medis (komplementer) maupun sebagai pilihan alternatif.  [T]

Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita yang Menghentikan Diabetes
Hipertensi, Pembunuh dari Kesunyian
Pada “Peta Kesehatan”, Di Manakah Posisi Anda?
Tags: dokterDokter Arya Nugrahagagal ginjalkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Iprik Pucuk Merah | Cerpen Arnata Pakangraras

Next Post

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co