2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mengenal Penyakit Gagal Ginjal

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
November 3, 2022
in Esai, Pilihan Editor
Kisah-kisah Unik Pendidikan Dokter | Merayakan HUT ke-4 FK Undiksha

Hari-hari belakangan ini, dunia medis dan masyarakat dikejutkan oleh suatu penyakit ginjal misterius. Misterius, karena sampai detik ini penyebab pastinya belum diketahui. Kontras dengan tingkat kematiannya yang sangat tinggi, hingga 55 % lebih. Artinya lebih dari separuh pasiennya mengalami kematian.

Tak kurang dari 250 orang anak-anak, umumnya balita, hampir diseluruh Indonesia mengalami penyakit ginjal misterius ini. Tak terkecuali di Bali dengan jumlah kasus sekitar 15 anak balita dan 10 di antaranya telah meninggal. Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami gangguan fungsi ginjal yang akut (tiba-tiba) dan berat. Umumnya memerlukan tindakan cuci darah sebagai terapi utamanya.

Belakangan penyebab penyakit ini mulai menunjukkan titik terang, yaitu efek samping toksik pelarut obat-obat berbentuk sirup yang biasa diberikan pada anak-anak. Pelarut tersebut adalah etilen glikol dan dietilen glikol. Kejadian yang sama memang telah terjadi di negara lain yaitu Gambia.

Untuk menekan risiko serendah mungkin, jika betul penyebabnya adalah obat-obat sirup tersebut, maka pemerintah sementara melarang peresepan obat-obat berbentuk sirup untuk anak-anak. Kabar baik juga diumumkan pemerintah bahwa suatu antidote, semacam zat penawar keracunan kedua pelarut di atas yaitu fomepizole, sudah tersedia. 

Nah jika kasus di atas adalah suatu penyakit gagal ginjal akut atau tiba-tiba, tentu saja ada pula penyakit gagal ginjal kronis atau menahun. Apa bedanya?

Penyakit gagal ginjal adalah suatu keadaan yang merujuk pada penurunan fungsi ginjal. Fungsi ginjal tentu saja dipengaruhi struktur dari ginjal dan saluran kemih. Uniknya, meskipun ada kelainan struktural pada saluran kemih seperti batu, kista atau pembengkakan ginjal, namun fungsinya bisa saja masih baik. Jadi suatu kelainan struktural tetap memerlukan waktu untuk kemudian menurunkan fungsi ginjal.

Penurunan fungsi ginjal tersebut bahkan dapat sampai pada tahap kegagalan total atau stadium akhir. Waktu yang diperlukan tersebut dapat bertahun-tahun lamanya. Itulah sebabnya kemudian disebut sebagai suatu gagal ginjal kronis atau menahun.

Jika demikian ceritanya, sebetulnya kita berpeluang besar untuk mencegah terjadinya gagal ginjal kronis tersebut. Caranya bagaimana? Tentu saja dengan check up teratur dan melakukan pencegahan jika sudah diketahui penyebab atau faktor risikonya.

Penyebab gagal ginjal kronik paling umum adalah penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat dan infeksi berulang atau radang akibat sistem imun. Oleh karena itu, untuk melindungi ginjal kita maka sudah seharusnya kita mengendalikan dengan sebaik-baiknya berbagai penyakit tersebut.

Topik ini telah dibahas sebelumnya dalam kolom ini dalam berbagai judul “Pada Peta Kesehatan, Di Manakah Posisi Anda?”, “ Deteksi Dini, Jika Tak Dapat Dicegah Mari Ketahui Lebih Awal”, “Hipertensi, Pembunuh Dari Kesunyian” dan “Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita Yang Menghentikan Diabetes.” Hal-hal sederhana dan murah yang dapat kita lakukan untuk menjaga fungsi ginjal tetap baik adalah dengan minum air yang cukup dan teratur melakukan olah raga aerobik jalan cepat atau lari.

Dengan minum air sedikitnya 2-2.5 liter per hari, itu akan dapat mencegah infeksi saluran kencing atau proses kristalisasi berbagai zat pembentuk batu saluran kemih seperti kristal kalsium oksalat atau asam urat. Demikian juga dengan teratur melakukan aerobik, selain berbagai manfaat lainnya, dapat juga mencegah batu maupun infeksi saluran kencing.

Memang ada juga penyebab-penyebab gangguan fungsi ginjal yang hampir tak bisa dicegah seperti pembentukan kista yang jumlahnya sangat banyak atau kanker ginjal. Pada keadaan seperti ini, fungsi ginjal akan menurun secara progresif dan pada akhirnya memerlukan terapi cuci darah atau cangkok ginjal. 

Sementara itu,  penyakit gagal ginjal akut sebetulnya sudah ada sejak dahulu. Hanya saja yang disebabkan oleh keracunan etilen glikol dan dietilen glikol ini merupakan hal yang baru. Kedua zat ini menyebabkan penurunan fungsi ginjal melalui mekanisme efek toksiknya yang langsung merusak sel dan jaringan ginjal sebagai suatu kesatuan unit fungsional. Dan diketahui, sebelumnya fungsi ginjal pasien adalah dalam keadaan normal serta tidak ada faktor risiko yang bersifat menahun.

Selain kedua zat tadi, zat lain yang juga bisa merusak ginjal secara akut adalah zat kontras/warna dalam pemeriksaan imaging atau pencitraan (radiologis), konsumsi jengkol berlebih atau antibiotika tertentu seperti gentamisin maupun obat-obat kemoterapi. Gagal ginjal akut juga dapat terjadi akibat keadaan sistemik  yang menyebabkan tekanan darah turun drastis secara tiba-tiba seperti pendarahan yang banyak atau dehidrasi berat seperti diare yang parah.

Jelas sudah, obat-obatan kimia adalah pisau bermata dua. Ia dapat menyembuhkan, namun di lain sisi dapat saja menjadi racun. Kebijaksanaan dan kehati-hatian kita semua baik kalangan medis, pemangku kebijakan seperti pemerintah dan BPOM maupun masyarakat sangat diharapkan untuk mewujudkan pemakaian obat-obatan yang rasional.

Dalam kondisi sperti ini, tak ada salahnya kita kembali menggali kekayaan khasiat obat-obatan tradisional alami yang tentunya aman dan murah sebagai pendamping obat-obat medis (komplementer) maupun sebagai pilihan alternatif.  [T]

Diabetes yang Menghentikan Kita, Atau Kita yang Menghentikan Diabetes
Hipertensi, Pembunuh dari Kesunyian
Pada “Peta Kesehatan”, Di Manakah Posisi Anda?
Tags: dokterDokter Arya Nugrahagagal ginjalkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Iprik Pucuk Merah | Cerpen Arnata Pakangraras

Next Post

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Menyebarkan Internet Lewat Tower Bambu di Desa Tembok | Diresmikan Pemkab Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co