24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Teater Tanpa Tepi “Danuraga”: Ini Soal Teknis dan Kejutan 3 Kolaborator | Bagian 1

Jong Santiasa Putra by Jong Santiasa Putra
October 20, 2022
in Ulas Pentas
Teater Tanpa Tepi “Danuraga”: Ini Soal Teknis dan Kejutan 3 Kolaborator | Bagian 1

Proses latihan pentas Teater Tanpa Tepi Danuraga yang dipentaskan di Festival Seni Bali Jani 2022 | Foto: Dok Tim Dokumentasi Danuraga

Awal bulan Oktober 2022, saya berkesempatan hadir di Pesta Boneka – Yogjakarta, salah satu festival international teater boneka yang diinisiasi oleh Pappermoon Puppet Theatre.

Selama seminggu saya menyaksikan berbagai narasi, gagasan, bentuk serta keajaiban pentas. Satu hal yang saya garis bawahi-ialah, usai gagasan, narasi disepakati maka terbitlah teknis, ya betul ini soal teknis pemanggungan.

Dengan bekal tontonan tersebut, saya kemudian berkesempatan untuk menulis proses latihan pementasan Danuraga. Satu peristiwa yang pas!

“Sehabis ini kawan-kawan masuk lewat kanan, nanti Wayang Sunar di sana, Guspang sampun aman nggih?” kata Gung Ade Dalang, saat memimpin latihan beberapa waktu lalu di Natya Mandala ISI Denpasar.

Saat itu, 18 Oktober 2022, saya tengah menyaksikan latihan kolaborasi dari 3 kelompok teater boneka, yang secara pribadi saya segani yaitu Wayang Ental, Wayang Sunar dan Pappermoon Puppet Theatre.

Proses latihan Danuraga di Natya Mandala ISI Denpasar | Foto: Dok Tim Dokumentasi Danuaraga

Kolaborasi tiga kelompok teater boneka itu akan pentas dalam Festival Seni Bali Jani IV/2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Denpasar, Jumat 21 Oktober 2022. Pentasnya bertajuk Teater Tanpa Tepi “Danuraga”, Kolaborasi Lintas Batas antara Papermoon Puppet Theatre, Ental Puppet Theatre dan Sunar Puppet Theatre dengan sutradara I Gusti Made Darma Putra.

[][][]

Dalam latihan itu saya memperhatikan berbagai teknis yang serba rumit-detail-ruwet-pepat-serta penuh ke-wah-an. Bayangkan yah, pembuatan bonekanya saja sudah rimbit, kemudian dimainkan tentu melewati proses latihan, setelah itu mengikuti arahan dramaturgi adegan dan lain sebagainya.

Memang modal pertunjukan wayang atau boneka ini adalah objeknya, berbeda dengan aktor atau penari yang mengandalkan kekuatan tubuhnya. Kali ini objeklah yang harus mendapat energi besar, sementara tubuh puppeteernya “dihilangkan”sementara.

Wayang Ental atau Ental Puppet Theatre memiliki kontruksi dari rotan, tubuh boneka berupa ulatan ental-rapi, ia memiliki satu dimensi yang masih kita rasakan seperti wayang pada umumnya, tapi memiliki tubuh 3 dimensi.

Saat Wayang Ental ini menghadap ke depan, saya yakin anda akan mengalami satu keterkejutan estetika, atau semacam pertanyaan “ini bentuk apa?” namun lamban laun estetika itu melekat sepanjang pementasan, dan akan terbiasa secara logika anatomi.

Wayang Ental dimainkan oleh satu orang puppeteer, namun di beberapa adegan dengan capaian logika tertentu, ia dimainkan oleh 2-3 orang.

Proses latihan Danuraga di Natya Mandala ISI Denpasar | Foto: Dok Tim Dokumentasi Danuaraga

Sementara Wayang Sunar atau Sunar Puppet Theatre, bonekanya lebih tinggi dari puppeteer, terdiri dari rangkaian rangka rotan, ulatan bambu solid, serta instalasi kelistrikan yang jika diperhatikan seperti otot-otot yang menjalar dalam tubuh manusia.

Wayangnya dimainkan oleh 5 orang puppeteer, satu orang membawa 2 tongkat aluminium yang tersambung ke beberapa sendi wayang. Jika boneka ini berjalan, saya melihat pergerakan para pemainnya, yang tampak tak beraturan, tapi memiliki satu estetika tubuh yang sedap di pandang.

Jadi jangan salah, jika nantinya kawan-kawan penonton memiliki dua sajian tontonan yang berjalan hampir bersamaan. Satu tubuh puppeteernya, dua tubuh wayangnya. Saya secara pribadi mengatakan kepada Guspang, founder Wayang Sunar.

“Sepertinya spesialisasi wayang sunar adalah terbang,” kata saya berkelakar.

“Iya bisa jadi ya,” kata Guspang sambil terbahak di tengah latihan.

Dengan konstruksi seperti yang saya ceritakan, Wayang Sunar memiliki satu jangkauan gerak yang tak terduga. Semacam akrobatik teater atau sirkus, tiba-tiba saja melompat, tiba-tiba saja berputar, tiba-tiba saja menyala, tiba-tiba saja terbang.

Permainan rajutan gerakan ini, saya akui memiliki bentangan pemikiran yang panjang, serta upaya eksperimen tubuh yang berulang. Tidak hanya tubuh bonekanya, namun juga tubuh para puppeteer yang harus menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan gerak boneka. Jika satu atau dua puppeteer tidak datang saat latihan, alamat sudah, tidak akan menemu “adung” dalam waktu singkat.

Sementara Pappermoon Puppet Theatre membawa dua boneka, yang konstruksinya terbuat dari rotan, dengan mimik wajah khasnya. Permainannya tidak  dapat dikata mudah, 1 orang membawa 1 boneka. Satu tangan memainkan kepala, satu tangan lain memainan tangan, dua kaki menjepit kaki boneka.

Kadang juga satu boneka dimainkan oleh 2 orang, dengan pambagian bagian-bagian vital boneka, agar nampak hidup di atas panggung. Pappermoon membawa dua boneka, Kunta dan Oji. Kunta saya tahu, ia sering bersliweran di beranda Instagram saya, saat mengutak atik teater boneka. Jika boleh saya mengatakan, dari 3 kolaborator kita, boneka pappermoonlah yang hampir mendekati bentuk realitas manusia.

Tiga karakteristik ini akan memberikan satu warna pementasan yang baur, dramaturgi setiap adegan tentu memiliki kecermatan dan telisik peristiwa yang penuh pertimbangan.

Proses latihan Danuraga di Natya Mandala ISI Denpasar | Foto: Dok Tim Dokumentasi Danuaraga

Selain kawan-kawan teater boneka, ada juga para penari pendukung, aktor utama, penata lampu, penata audio yang juga dihadapkan dengan berbagai teknis-teknis. Teknis kemudian menjadi penting dalam pementasan Danuraga.

[][][]

Pementasan Danuraga mengisahkan tentang petualangan Putri Tunjung, anak semata wayang dari Raja Kara. Petualangan tersebut hendak mencari Mustika Danuraga, mustika itu merupakan benda bertuah yang diinginkan banyak pihak.

Dalam perjalanannya Putri Tunjung ditemani oleh Manu, sahabatnya. Mereka harus melewati sejumlah wilayah yang asing seperti hutan Entakalana, Zaman Milenium dan Hutan Pendar,  mau tidak mau merekapun dihadapkan dengan  banyak peristiwa.

Pementasan akan berlangsung pada Festival Bali Jani 2022, Jaladhara Sasmita Danu Kerthi, JUMAT, 21 OKTOBER 2022, 17.00 WITA, @Gedung Krirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali.

Mari datang dan saksikan

  • Pada tulisan kedua saya akan memberikan sedikit bocoran kisahnya, tapi bedik gen nak kanggoang, yen mekejang bakat satuang, sing nyanan ade nak mebalih.
Tags: Festival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2022Pappermoon Puppet TheatreTeater Bonekawayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pemutaran Film “Death Knot”, Film Horor Tanpa Setan di BaliMakarya Film Festival 2022

Next Post

Pemutaran “Balada Si Roy” dan Harapan Fajar Nugros untuk Anak Muda Bali

Jong Santiasa Putra

Jong Santiasa Putra

Pedagang yang suka menikmati konser musik, pementasan teater, dan puisi. Tinggal di Denpasar

Related Posts

Sinaps Ingatan dari Pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot

by Asmaran Dani
September 4, 2026
0
Sinaps Ingatan dari Pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot

Catatan pendek, sebagai pengantar diskusi menonton ulang dokumentasi pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot melalui Youtube, Sabtu 05 Septemper 2026 di...

Read moreDetails

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

by Yanik Parta
August 24, 2026
0
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

Read moreDetails

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
0
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

Read moreDetails

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

by Dewa Purwita Sukahet
July 31, 2026
0
Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

MALAM itu, 20 Juli 2026, jam di ponsel menunjukan pukul 18:52 Wita, di depan gedung Ni Ketut Reneng, kampus Institut...

Read moreDetails

Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

by Anselmus Dore Woho Atasoge
July 31, 2026
0
Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

MALAM pembukaan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Flores Timur, NTT, menyuguhkan sebuah pertunjukan yang memicu...

Read moreDetails

Fragmentari “Jro Luh” dan Sinkronisitas: Sebuah Pembacaan Estetika atas Pertemuan Dramaturgi dan Fenomena Alam

by I Gusti Made Darma Putra
July 28, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

PANGGUNG seni pertunjukan pada dasarnya merupakan ruang rekayasa artistik. Di dalamnya, setiap unsur dirancang dengan cermat, struktur dramatik disusun melalui...

Read moreDetails

Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

by I Wayan Sujana Suklu
July 25, 2026
0
Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

  Tubuh berjalan pelandi antara bukit, rumah, dan laut yang tidak selesai. Angin membawa nama-namayang pernah singgah di pelabuhan,lalu hilang...

Read moreDetails

Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

by Chandra Manikan
July 22, 2026
0
Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

Asap mengepul perlahan hingga menutupi sebagian panggung, sementara cahaya merah merambat dan menerangi Ocha Diartini yang saat itu berperan sebagai...

Read moreDetails

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

by Satria Aditya
July 20, 2026
0
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

Read moreDetails

Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

by Putu Intan Juliantika
July 19, 2026
0
Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

 “Teng! Tong! Teng! Tong! Teng! Tung! Pagi tiba alarm berbunyi...” Itu adalah suara dering alarm saya pukul tiga pagi yang...

Read moreDetails
Next Post
Pemutaran “Balada Si Roy” dan Harapan Fajar Nugros untuk Anak Muda Bali

Pemutaran “Balada Si Roy” dan Harapan Fajar Nugros untuk Anak Muda Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co