14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hal-hal Sepele yang Sesungguhnya Hal-hal Penting dalam Berbisnis

Gede Subianta Eka Kresnawan by Gede Subianta Eka Kresnawan
March 12, 2022
in Esai
Hal-hal Sepele yang Sesungguhnya Hal-hal Penting dalam Berbisnis

Selama masa pandemi yang cukup lama ini, saya melihat banyak pengusaha baru  bermunculan di dunia bisnis. Satu sisi, saya berbahagia karena pertarungan bisnis akan semakin seru dan itu sungguh menantang. Namun di sisi lainnya, saya merasa ngeri melihat bisnis-bisnis itu muncul begitu saja, terlihat seramppangan, tanpa landasan kuat dalam membuka bisnis, baik itu dari pemilihan produknya, lokasinya berjualan, pricing-nya, caranya berjualan dan lainnya.

Saya paham bahwa orang yang berniat membuka bisnis itu sebenarnya berusaha sekuat tenaga untuk bisa survive. Namun akan sangat disayangkan jika bisnis tu tidak bertahan lama. Masuk ke dunia bisnis itu gampang. Tinggal siapkan modal uang, trus beli hal-hal yang dbutuhkan, besok sudah bisa buka usahanya. Namun pertanyaan besarnya kemudian, mampukah bisnisnya bertahan? Itulah yang bikin uring-uringan. Terlebih lagi di situasi pandemi yang berkepanjangan ini.

Membuka bisnis dan mempertahankan bisnis itu beda soal. Kalo buka bisnis itu secara finansial, fokus kita akan banyak di hitungan Capital Expenditure (capex) alias belanja modal di fase awal perusahaan sebelum beroperasi. Ini gampang dihitungnya karena pasti sudah dipikirkan secara budgeting-nya sesuai dengan kemampuan. Tinggal mencocokan antara niatan mau buka bisnis apa dan berapa kemampuan kita, 

Selepas itu, ketika usaha mulai beroperasi, kita akan banyak berurusan dengan hitungan Operating Expenditure (opex) alias pengeluaran rutin dalam menunjang operasional perusahaan. Bagian dari Opex itu misalnya gaji pegawai, listrik, air, maintenance, dan kebutuhan lainnya yang secara regular dikeluarkan oleh perusahaan.

Nah semua angka ini harus dengan cermat dihitung dan akan tercermin dalam laporan laba rugi. Secara umum di dalam laporan itu akan mengulas angka demi angka dari pendapatan keseluruhan, harga pokok penjualan, beban operasional dan laba bersih. Dari laporan inilah, kita bisa mendapatkan data penting yang tentunya sangat berpengaruh dalam keputusan strategis bisnis kita.

Permasalahannya, ketika para pemula di bisnis itu terkadang awam dengan hal-hal yang detail begini. Memang terlihat sepele, namun sebenarnya baik itu kepada para pebisnis mau pemula atau tidak, harus paham seluk beluk bisnisnya. Kemana arus uang itu harus paham dan cermat dalam aplikasinya. Kalau tidak, ya ambyar. Jalan menuju kebangkrutan sudah terbuka lebar.

Saya dulu bangkrut di bisnis fashion karena tidak paham betul soal ini. Literasi keuangan saya sangat rendah di jaman itu. Bagaimana bisa mau menghitung jika saya sendiri agak ‘meboya’ dengan keuangan yang njelimet ini. Lihat saja sudah pening dan berpikir apa untungnya juga menghitung yang rumit-rumit begini. Toh juga uang sudah masuk rekening sendiri. Tidak saya pakai foya-foya. Uang masih kebanyakan diputar di dalam bisnis. Rasa-rasanya secara keuangan itu aman.

Nyatanya tidak. Tanpa pemahaman keuangan, saya bergerak tanpa arah. Tak ada dashboard yang bisa men-supply data-data sebagai acuan saya untuk mengambil keputusan penting dalam bisnis saya. Akhirnya pun, saya bergerak sepenuhnya dengan insting, layaknya balian. Bergeraknya penuh tebak-tebakan. Dan dengan ilmu yang masih cetek, tentunya semuanya jadi amburadul dan akhirnya bisnis pun ditutup dengan sukses.

Kembali ke soal literasi keuangan, soal Capex dan Opex, tiap bisnis punya rasio yang berbeda-beda hitungannya. Kebetulan saya di bisnis kuliner, saya kebetulan sedikit tidaknya memahami alur keuangan yang seharusnya terjadi di bisnis kuliner. Data-data itu sangat menarik dan teramat penting untuk kita, sebagai pebisnis. Misalnya saja seperti sikon terkini yang mana harga minyak goring naik tinggi, tentu ini akan sangat berdampak di HPP, Harga Pokok Penjualan yang akan naik pula. Jadi ketika sector ini naik, strategi apa yang harus dilakukan agar HPP tidak naik, setidaknya naik tapi tidak tinggi-tinggi amat.

Itulah penting semua pebisnis, terutamanya yang baru memulai bisnis, untuk perlahan tapi pasti untuk belajar soal keuangan. Suka tidak suka, mau tidak mau, anda harus paham perputaran uangnya kemana aja. Ibarat sepakbola, jangan bisanya cuma menyerang terus. Kejar omzet agar naik terus menerus. Karena tanpa pertahanan yang kokoh, sekali diserang, pondasi bisnis langsung runtuh tak berbekas. Buyar semua kerja keras kita. Apa mau begitu?

Kami di BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Buleleng sangat memahami situasi ini. Saya dan kawan-kawan pun terus berpikir dan berdiskusi akan hal apa yang bisa kami lakukan untuk membantu teman-teman diluar sana. Kami mencoba melakukan kegiatan demi kegiatan, dari diskusi bisnis baik offline maupun online, kunjungan bisnis, hingga workshop bisnis.

Kini, kami mencoba pendekatan baru yang lebih komprehensif. Kami ingin membuat kegiatan mentoring khusus untuk teman-teman pengusaha yang baru memulai bisnisnya. Tidak hanya bicara permukaan, tapi akan membahas dari beragam sisi baik itu soal produk, market, keuangan, team, branding dan lainnya. Tidak hanya sekali pertemuan, tapi ada 10 x pertemuan diikuti dengan pendampingan khusus selama 3 bulan lamanya.

Program itu kami namakan “HIPMI Business Mentoring”, sebuah program pendampingan bisnis dengan framework ‘Smart Business Map’ yang mencakup area Playing Field, Market Lanscape dan Operational Profitability. Semuanya kami sepakati untuk diikuti secara gratis. Namun ada persyaratan tertentu sebagai wujud komitmen kita bersama. Pesertanya pun kami batasi agar impact-nya lebih powerful.

Tertarik mau ikutan? Nantikan saja infonya di media social kami. Terbuka untuk semua pelaku usaha di Kabupaten Buleleng. Semoga perlahan tapi pasti, perekonomian di Buleleng bisa semakin membaik. Ganbatte. [T]

Tags: bisnisEkonomi dan Bisnis
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mereka Menenun Zaman | Tentang Tenun Desa Jinengdalem dan Hal-hal yang Membuat Bimbang

Next Post

Perang Malam | Cerpen Supartika

Gede Subianta Eka Kresnawan

Gede Subianta Eka Kresnawan

Pegiat kewirausahaan

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Perang Malam | Cerpen Supartika

Perang Malam | Cerpen Supartika

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co