24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hal-hal Sepele yang Sesungguhnya Hal-hal Penting dalam Berbisnis

Gede Subianta Eka Kresnawan by Gede Subianta Eka Kresnawan
March 12, 2022
in Esai
Hal-hal Sepele yang Sesungguhnya Hal-hal Penting dalam Berbisnis

Selama masa pandemi yang cukup lama ini, saya melihat banyak pengusaha baru  bermunculan di dunia bisnis. Satu sisi, saya berbahagia karena pertarungan bisnis akan semakin seru dan itu sungguh menantang. Namun di sisi lainnya, saya merasa ngeri melihat bisnis-bisnis itu muncul begitu saja, terlihat seramppangan, tanpa landasan kuat dalam membuka bisnis, baik itu dari pemilihan produknya, lokasinya berjualan, pricing-nya, caranya berjualan dan lainnya.

Saya paham bahwa orang yang berniat membuka bisnis itu sebenarnya berusaha sekuat tenaga untuk bisa survive. Namun akan sangat disayangkan jika bisnis tu tidak bertahan lama. Masuk ke dunia bisnis itu gampang. Tinggal siapkan modal uang, trus beli hal-hal yang dbutuhkan, besok sudah bisa buka usahanya. Namun pertanyaan besarnya kemudian, mampukah bisnisnya bertahan? Itulah yang bikin uring-uringan. Terlebih lagi di situasi pandemi yang berkepanjangan ini.

Membuka bisnis dan mempertahankan bisnis itu beda soal. Kalo buka bisnis itu secara finansial, fokus kita akan banyak di hitungan Capital Expenditure (capex) alias belanja modal di fase awal perusahaan sebelum beroperasi. Ini gampang dihitungnya karena pasti sudah dipikirkan secara budgeting-nya sesuai dengan kemampuan. Tinggal mencocokan antara niatan mau buka bisnis apa dan berapa kemampuan kita, 

Selepas itu, ketika usaha mulai beroperasi, kita akan banyak berurusan dengan hitungan Operating Expenditure (opex) alias pengeluaran rutin dalam menunjang operasional perusahaan. Bagian dari Opex itu misalnya gaji pegawai, listrik, air, maintenance, dan kebutuhan lainnya yang secara regular dikeluarkan oleh perusahaan.

Nah semua angka ini harus dengan cermat dihitung dan akan tercermin dalam laporan laba rugi. Secara umum di dalam laporan itu akan mengulas angka demi angka dari pendapatan keseluruhan, harga pokok penjualan, beban operasional dan laba bersih. Dari laporan inilah, kita bisa mendapatkan data penting yang tentunya sangat berpengaruh dalam keputusan strategis bisnis kita.

Permasalahannya, ketika para pemula di bisnis itu terkadang awam dengan hal-hal yang detail begini. Memang terlihat sepele, namun sebenarnya baik itu kepada para pebisnis mau pemula atau tidak, harus paham seluk beluk bisnisnya. Kemana arus uang itu harus paham dan cermat dalam aplikasinya. Kalau tidak, ya ambyar. Jalan menuju kebangkrutan sudah terbuka lebar.

Saya dulu bangkrut di bisnis fashion karena tidak paham betul soal ini. Literasi keuangan saya sangat rendah di jaman itu. Bagaimana bisa mau menghitung jika saya sendiri agak ‘meboya’ dengan keuangan yang njelimet ini. Lihat saja sudah pening dan berpikir apa untungnya juga menghitung yang rumit-rumit begini. Toh juga uang sudah masuk rekening sendiri. Tidak saya pakai foya-foya. Uang masih kebanyakan diputar di dalam bisnis. Rasa-rasanya secara keuangan itu aman.

Nyatanya tidak. Tanpa pemahaman keuangan, saya bergerak tanpa arah. Tak ada dashboard yang bisa men-supply data-data sebagai acuan saya untuk mengambil keputusan penting dalam bisnis saya. Akhirnya pun, saya bergerak sepenuhnya dengan insting, layaknya balian. Bergeraknya penuh tebak-tebakan. Dan dengan ilmu yang masih cetek, tentunya semuanya jadi amburadul dan akhirnya bisnis pun ditutup dengan sukses.

Kembali ke soal literasi keuangan, soal Capex dan Opex, tiap bisnis punya rasio yang berbeda-beda hitungannya. Kebetulan saya di bisnis kuliner, saya kebetulan sedikit tidaknya memahami alur keuangan yang seharusnya terjadi di bisnis kuliner. Data-data itu sangat menarik dan teramat penting untuk kita, sebagai pebisnis. Misalnya saja seperti sikon terkini yang mana harga minyak goring naik tinggi, tentu ini akan sangat berdampak di HPP, Harga Pokok Penjualan yang akan naik pula. Jadi ketika sector ini naik, strategi apa yang harus dilakukan agar HPP tidak naik, setidaknya naik tapi tidak tinggi-tinggi amat.

Itulah penting semua pebisnis, terutamanya yang baru memulai bisnis, untuk perlahan tapi pasti untuk belajar soal keuangan. Suka tidak suka, mau tidak mau, anda harus paham perputaran uangnya kemana aja. Ibarat sepakbola, jangan bisanya cuma menyerang terus. Kejar omzet agar naik terus menerus. Karena tanpa pertahanan yang kokoh, sekali diserang, pondasi bisnis langsung runtuh tak berbekas. Buyar semua kerja keras kita. Apa mau begitu?

Kami di BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Buleleng sangat memahami situasi ini. Saya dan kawan-kawan pun terus berpikir dan berdiskusi akan hal apa yang bisa kami lakukan untuk membantu teman-teman diluar sana. Kami mencoba melakukan kegiatan demi kegiatan, dari diskusi bisnis baik offline maupun online, kunjungan bisnis, hingga workshop bisnis.

Kini, kami mencoba pendekatan baru yang lebih komprehensif. Kami ingin membuat kegiatan mentoring khusus untuk teman-teman pengusaha yang baru memulai bisnisnya. Tidak hanya bicara permukaan, tapi akan membahas dari beragam sisi baik itu soal produk, market, keuangan, team, branding dan lainnya. Tidak hanya sekali pertemuan, tapi ada 10 x pertemuan diikuti dengan pendampingan khusus selama 3 bulan lamanya.

Program itu kami namakan “HIPMI Business Mentoring”, sebuah program pendampingan bisnis dengan framework ‘Smart Business Map’ yang mencakup area Playing Field, Market Lanscape dan Operational Profitability. Semuanya kami sepakati untuk diikuti secara gratis. Namun ada persyaratan tertentu sebagai wujud komitmen kita bersama. Pesertanya pun kami batasi agar impact-nya lebih powerful.

Tertarik mau ikutan? Nantikan saja infonya di media social kami. Terbuka untuk semua pelaku usaha di Kabupaten Buleleng. Semoga perlahan tapi pasti, perekonomian di Buleleng bisa semakin membaik. Ganbatte. [T]

Tags: bisnisEkonomi dan Bisnis
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mereka Menenun Zaman | Tentang Tenun Desa Jinengdalem dan Hal-hal yang Membuat Bimbang

Next Post

Perang Malam | Cerpen Supartika

Gede Subianta Eka Kresnawan

Gede Subianta Eka Kresnawan

Pegiat kewirausahaan

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Perang Malam | Cerpen Supartika

Perang Malam | Cerpen Supartika

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co