13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hal-hal Sepele yang Sesungguhnya Hal-hal Penting dalam Berbisnis

Gede Subianta Eka Kresnawan by Gede Subianta Eka Kresnawan
March 12, 2022
in Esai
Hal-hal Sepele yang Sesungguhnya Hal-hal Penting dalam Berbisnis

Selama masa pandemi yang cukup lama ini, saya melihat banyak pengusaha baru  bermunculan di dunia bisnis. Satu sisi, saya berbahagia karena pertarungan bisnis akan semakin seru dan itu sungguh menantang. Namun di sisi lainnya, saya merasa ngeri melihat bisnis-bisnis itu muncul begitu saja, terlihat seramppangan, tanpa landasan kuat dalam membuka bisnis, baik itu dari pemilihan produknya, lokasinya berjualan, pricing-nya, caranya berjualan dan lainnya.

Saya paham bahwa orang yang berniat membuka bisnis itu sebenarnya berusaha sekuat tenaga untuk bisa survive. Namun akan sangat disayangkan jika bisnis tu tidak bertahan lama. Masuk ke dunia bisnis itu gampang. Tinggal siapkan modal uang, trus beli hal-hal yang dbutuhkan, besok sudah bisa buka usahanya. Namun pertanyaan besarnya kemudian, mampukah bisnisnya bertahan? Itulah yang bikin uring-uringan. Terlebih lagi di situasi pandemi yang berkepanjangan ini.

Membuka bisnis dan mempertahankan bisnis itu beda soal. Kalo buka bisnis itu secara finansial, fokus kita akan banyak di hitungan Capital Expenditure (capex) alias belanja modal di fase awal perusahaan sebelum beroperasi. Ini gampang dihitungnya karena pasti sudah dipikirkan secara budgeting-nya sesuai dengan kemampuan. Tinggal mencocokan antara niatan mau buka bisnis apa dan berapa kemampuan kita, 

Selepas itu, ketika usaha mulai beroperasi, kita akan banyak berurusan dengan hitungan Operating Expenditure (opex) alias pengeluaran rutin dalam menunjang operasional perusahaan. Bagian dari Opex itu misalnya gaji pegawai, listrik, air, maintenance, dan kebutuhan lainnya yang secara regular dikeluarkan oleh perusahaan.

Nah semua angka ini harus dengan cermat dihitung dan akan tercermin dalam laporan laba rugi. Secara umum di dalam laporan itu akan mengulas angka demi angka dari pendapatan keseluruhan, harga pokok penjualan, beban operasional dan laba bersih. Dari laporan inilah, kita bisa mendapatkan data penting yang tentunya sangat berpengaruh dalam keputusan strategis bisnis kita.

Permasalahannya, ketika para pemula di bisnis itu terkadang awam dengan hal-hal yang detail begini. Memang terlihat sepele, namun sebenarnya baik itu kepada para pebisnis mau pemula atau tidak, harus paham seluk beluk bisnisnya. Kemana arus uang itu harus paham dan cermat dalam aplikasinya. Kalau tidak, ya ambyar. Jalan menuju kebangkrutan sudah terbuka lebar.

Saya dulu bangkrut di bisnis fashion karena tidak paham betul soal ini. Literasi keuangan saya sangat rendah di jaman itu. Bagaimana bisa mau menghitung jika saya sendiri agak ‘meboya’ dengan keuangan yang njelimet ini. Lihat saja sudah pening dan berpikir apa untungnya juga menghitung yang rumit-rumit begini. Toh juga uang sudah masuk rekening sendiri. Tidak saya pakai foya-foya. Uang masih kebanyakan diputar di dalam bisnis. Rasa-rasanya secara keuangan itu aman.

Nyatanya tidak. Tanpa pemahaman keuangan, saya bergerak tanpa arah. Tak ada dashboard yang bisa men-supply data-data sebagai acuan saya untuk mengambil keputusan penting dalam bisnis saya. Akhirnya pun, saya bergerak sepenuhnya dengan insting, layaknya balian. Bergeraknya penuh tebak-tebakan. Dan dengan ilmu yang masih cetek, tentunya semuanya jadi amburadul dan akhirnya bisnis pun ditutup dengan sukses.

Kembali ke soal literasi keuangan, soal Capex dan Opex, tiap bisnis punya rasio yang berbeda-beda hitungannya. Kebetulan saya di bisnis kuliner, saya kebetulan sedikit tidaknya memahami alur keuangan yang seharusnya terjadi di bisnis kuliner. Data-data itu sangat menarik dan teramat penting untuk kita, sebagai pebisnis. Misalnya saja seperti sikon terkini yang mana harga minyak goring naik tinggi, tentu ini akan sangat berdampak di HPP, Harga Pokok Penjualan yang akan naik pula. Jadi ketika sector ini naik, strategi apa yang harus dilakukan agar HPP tidak naik, setidaknya naik tapi tidak tinggi-tinggi amat.

Itulah penting semua pebisnis, terutamanya yang baru memulai bisnis, untuk perlahan tapi pasti untuk belajar soal keuangan. Suka tidak suka, mau tidak mau, anda harus paham perputaran uangnya kemana aja. Ibarat sepakbola, jangan bisanya cuma menyerang terus. Kejar omzet agar naik terus menerus. Karena tanpa pertahanan yang kokoh, sekali diserang, pondasi bisnis langsung runtuh tak berbekas. Buyar semua kerja keras kita. Apa mau begitu?

Kami di BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Buleleng sangat memahami situasi ini. Saya dan kawan-kawan pun terus berpikir dan berdiskusi akan hal apa yang bisa kami lakukan untuk membantu teman-teman diluar sana. Kami mencoba melakukan kegiatan demi kegiatan, dari diskusi bisnis baik offline maupun online, kunjungan bisnis, hingga workshop bisnis.

Kini, kami mencoba pendekatan baru yang lebih komprehensif. Kami ingin membuat kegiatan mentoring khusus untuk teman-teman pengusaha yang baru memulai bisnisnya. Tidak hanya bicara permukaan, tapi akan membahas dari beragam sisi baik itu soal produk, market, keuangan, team, branding dan lainnya. Tidak hanya sekali pertemuan, tapi ada 10 x pertemuan diikuti dengan pendampingan khusus selama 3 bulan lamanya.

Program itu kami namakan “HIPMI Business Mentoring”, sebuah program pendampingan bisnis dengan framework ‘Smart Business Map’ yang mencakup area Playing Field, Market Lanscape dan Operational Profitability. Semuanya kami sepakati untuk diikuti secara gratis. Namun ada persyaratan tertentu sebagai wujud komitmen kita bersama. Pesertanya pun kami batasi agar impact-nya lebih powerful.

Tertarik mau ikutan? Nantikan saja infonya di media social kami. Terbuka untuk semua pelaku usaha di Kabupaten Buleleng. Semoga perlahan tapi pasti, perekonomian di Buleleng bisa semakin membaik. Ganbatte. [T]

Tags: bisnisEkonomi dan Bisnis
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mereka Menenun Zaman | Tentang Tenun Desa Jinengdalem dan Hal-hal yang Membuat Bimbang

Next Post

Perang Malam | Cerpen Supartika

Gede Subianta Eka Kresnawan

Gede Subianta Eka Kresnawan

Pegiat kewirausahaan

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Perang Malam | Cerpen Supartika

Perang Malam | Cerpen Supartika

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co