24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Ranupura” | Wajah Bangli sebagai Hulu

Jero Penyarikan Duuran Batur by Jero Penyarikan Duuran Batur
May 12, 2021
in Esai
“Ranupura” |  Wajah Bangli sebagai Hulu

Foto ilustrasi: Pura Pasar Agung Batur.

HUT ke-817 Kota Bangli, Senin 10 Mei 2021, ramai dengan wacana. Jauh sebelum Hari H, wacana tentang nama ibukota Bangli muncul di berbagai media massa.

Bangli pun kembali menjadi pusat perbincangan. Jika menjelang HUT ke-815 Bangli, Mei 2019 silam kabupaten yang sejatinya beriklim sejuk ini dibuat hangat oleh wacana munculnya maskot bunga gumitir yang seakan “jatuh dari langit”, kini pemantik wacananya adalah pengusulan nama ibukota bagi Bangli.

Wacana mengganti nama ibukota pertama kali muncul ke publik lewat pemberitaan media pada purnama Sasih Jyestha, 27 April 2021 lalu. Kala itu, saat bersembahyang di Pura Kehen, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan ada tiga usulan nama ibukota untuk Bangli. Ketiganya, yakni Arumpura, Prameswarapura, dan Sukhapura diusulkan oleh Puri Agung Bangli, yang diharapkan dapat menjadi spirit baru mengembangkan Bangli ke depan.

Tidak perlu waktu lama setelah wacana itu diumpan ke publik, perbicangan pun menghangat—utamanya di forum media sosial, meski baru sekadar usulan. Tambahan usulan nama kemudian mengemuka, di antaranya Singamandawa serta Mandarapura.

Menanggapi wacana yang semakin meluas, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli dan Majelis Desa Adat (MDA) Bangli mengambil langkah sigap. Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra dan Ketua MDA Bangli, I Ketut Kayana, bahkan “turun gunung” mengundang sejumlah tokoh masyarakat Bangli merumuskan calon nama ibukota. Usai sowan ke tokoh-tokoh itu, pertemuan yang lebih serius digelar di Kantor PHDI Bangli, tepat pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2021.

Pertemuan itu memunculkan setidaknya sembilan usulan calon nama ibukota Bangli. Kesembilan nama itu adalah Ranupura, Mahamretapura, Singamandawa, Chintamani, Wijaya Nagari, Sukhapura, Prameswarapura, Arumpura, dan Raktakarapura atau Raktakayamalapura. Dari sembilan nama yang muncul, forum itu kemudian mengunggulkan tiga nama yakni Ranupura, Wijaya Nagari, dan Raktakarapura. Meski demikian, sembilan nama yang masuk sebagai usulan tidak dihapus, melainkan juga akan dilampirkan dalam naskah yang nantinya akan disampaikan ke Bupati Bangli, sembari menunggu jika ada usulan nama yang lain.

Momentum

Ketika wacana pergantian nama ibukota Bangli mengemuka ke permukaan, saya mendapat banyak pertanyaan esensial yang amat penting: apa urgensi mengubah nama ibukota Bangli sekarang?

Saya sebagai masyarakat awam tentu tidak tahu motif “sesungguhnya” dari wacana itu. Namun, setidaknya setelah googling dan mengamati pemberitaan di media massa, penggantian nama ibukota dianggap sebagai pondasi membangun Bangli yang kuat dan sejahtera. Melalui nama yang baru, Bangli diharap jengah, dan dapat mengelola lebih serius sumber daya untuk kesejahteraan masyarakat. Jika lebih dalam lagi menganalisa, bukan tidak mungkin wacana itu merupakan salah satu langkah “memuluskan” branding “Bangli Era Baru” yang dikibarkan Sedana Arta-Wayan Diar sejak masa kampanye.

Secara politis, “pembangunan” monumen-monumen yang dapat dilihat dengan mata telanjang oleh seluruh masyarakat Bangli sangat diperlukan pasangan bupati-wakil bupati ini. Terlebih, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk menunjukkan kerja ke masyarakat yang selama ini menilai pembangunan Bangli “jalan di tempat”. Mereka hanya punya tiga tahun lagi untuk kemudian mengamankan periode kedua pada 2024, menurut rencana Pemilu Serentak. Maka, pilihannya memang hanya menunjukkan karya yang setampak-tampaknya bagi masyarakat.

Namun, bagi saya yang seorang awam, terlepas dari berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat, wacana ini penting untuk dikelola. Pemerintah yang membuka diri menerima usulan dari masyarakat patut diapresiasi sebagai bentuk nyata menjalankan demokrasi. Hal-hal esensial semacam ini memang perlu peran masyarakat, tidak sekonyong-konyong ada, seperti jatuh dari langit.

Wacana ini juga dapat menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan energi membangun Bangli, mulai dari konsep ke program. Perumusan nama ibukota tentu sebuah merupakan perumusan konsep tentang tata kelola Bangli ke depan. Jika konsep berhasil dirumuskan, PR selanjutnya adalah mengaktualisasi konsep-konsep itu.

Ranupura: Wajah Bangli sebagai Hulu

Dari sejumlah nama yang muncul dalam bursa usulan nama ibukota Bangli, saya secara pribadi mengunggulkan Ranupura. Ranupura muncul dari pembacaan dan perenungan Jero Gede Batur Makalihan. Ranupura berasal dari kata ranu dan pura. Ranu atau danu berarti ‘danau’, sedangkan pura merujuk arti ‘kota’. Maka, secara harfiah Ranupura berarti ‘kota danau’. Lebih jauh, ranu juga merujuk pada salah satu unsur dalam Sadkreti ‘enam elemen alam yang harus dimuliakan’.

Ketika mayoritas nama yang muncul dalam bursa memijakkan kakinya pada kesejarahan Bangli, Ranupura lahir dari proses pengamatan tanda-tanda alam. Ranupura didasarkan pada keberadaan Bangli yang memiliki danau terbesar di Bali: Danau Batur.

Danau Batur yang bentang alamnya menyatu dengan Gunung Batur dan Kaldera Batur secara keseluruhan dapat dikatakan sebagai anugerah semesta yang maha agung bagi Bangli. Evolusi geologi Kaldera Batur yang panjang telah membuat dunia takjub, sehingga kaldera seluas 16 km2 ini ditetapkan sebagai Taman Bumi pertama di Indonesia dan satu-satunya di Bali.

Bagi masyarakat Bali, Danau Batur menyandang dua fungsi strategis, yakni secara ekologis dan kultural. Secara ekologis, Danau Batur diyakini sebagai salah satu kawasan yang sangat penting bagi Bali. Air Danau Batur diyakini sebagai sumber dari sejumlah mata air dan sungai di Bali. Air danau itulah yang menyusui Bali, sehingga Bali bisa hidup dan berlari sebagai destinasi wisata tersohor di dunia.

Secara kultural, air Danau Batur juga telah membangun jejaring budaya yang kompleks di Balidwipa. Entitas Bhatari Dewi Danuh yang berstana di Gunung Batur dengan yoninya Danau Batur diyakini sebagai dewata utama pemegang unsur pradhana atau kebendaan Bali. Melalui berkat dan kasih Bhatari Dewi Danuhlah kesejahteraan dialirkan dari hulu ke hilir. Kepercayaan masyarakat terhadap Dewi Danuh dengan airnya telah membangun sistem pasihan, yakni jejaring desa/subak yang mengorbitkan diri pada Batur sebagai hulunya. Para anggota pasihan Bhatari Batur hingga saat ini pun masih melakoni tanggung jawabnya untuk mempersembahkan sawinih atau sarin tahun saban pujawali di pura tersebut setiap Purnama Kadasa sebagaimana yang tersurat dalam Raja Purana Pura Ulun Danu Batur.

Atas konstruksi konsep tersebutlah, usulan Ranupura sebagai nama ibukota Bangli dapat mewakili entitas Bangli sebagai kabupaten penting yang penopang ekosistem Bali. Bangli adalah kepala Bali. Kepala adalah pusat tubuh, tempat ketenangan maupun kekacauan diciptakan oleh pikiran itu sendiri.

Ingatan-ingatan ini pada akhirnya juga akan menjadi cemeti melihat kekayaan sumber daya alam yang telah dianugerahkan pada Bangli. Berlatar kekayaan inilah, kesejahteraan bagi masyarakatnya dapat terwujud. Bangli Bhukti Mukti Bhakti! [T]

  • Esai ini dimuat pertama kali pada kolom “Carikan”, Media Bali, 3 Mei 2021 dengan judul Ranupura dan Pesan-pesan Kesejahteraan.

___

Baca esai lain tentang usulan nama ibukota Bangli

Membaca Raja Purana Pura Ulun Danu Batur

Wijaya Pura

Tags: baliBangliBaturHUT Kota Bangli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Het Achterhuis” | Catatan Anne Frank 12 Mei yang Menggetarkan Hati Dunia

Next Post

Kenapa Namanya “Rumah Sakit”, Bukan “Rumah Sehat”?

Jero Penyarikan Duuran Batur

Jero Penyarikan Duuran Batur

Memiliki nama lahir I Ketut Eriadi Ariana. Pemuda Batur yang saat ini dosen di Prodi Sastra Jawa Kuna Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Senang berkegiatan di alam bebas.

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Kenapa Namanya “Rumah Sakit”, Bukan “Rumah Sehat”?

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co