3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Ranupura” | Wajah Bangli sebagai Hulu

Jero Penyarikan Duuran Batur by Jero Penyarikan Duuran Batur
May 12, 2021
in Esai
“Ranupura” |  Wajah Bangli sebagai Hulu

Foto ilustrasi: Pura Pasar Agung Batur.

HUT ke-817 Kota Bangli, Senin 10 Mei 2021, ramai dengan wacana. Jauh sebelum Hari H, wacana tentang nama ibukota Bangli muncul di berbagai media massa.

Bangli pun kembali menjadi pusat perbincangan. Jika menjelang HUT ke-815 Bangli, Mei 2019 silam kabupaten yang sejatinya beriklim sejuk ini dibuat hangat oleh wacana munculnya maskot bunga gumitir yang seakan “jatuh dari langit”, kini pemantik wacananya adalah pengusulan nama ibukota bagi Bangli.

Wacana mengganti nama ibukota pertama kali muncul ke publik lewat pemberitaan media pada purnama Sasih Jyestha, 27 April 2021 lalu. Kala itu, saat bersembahyang di Pura Kehen, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan ada tiga usulan nama ibukota untuk Bangli. Ketiganya, yakni Arumpura, Prameswarapura, dan Sukhapura diusulkan oleh Puri Agung Bangli, yang diharapkan dapat menjadi spirit baru mengembangkan Bangli ke depan.

Tidak perlu waktu lama setelah wacana itu diumpan ke publik, perbicangan pun menghangat—utamanya di forum media sosial, meski baru sekadar usulan. Tambahan usulan nama kemudian mengemuka, di antaranya Singamandawa serta Mandarapura.

Menanggapi wacana yang semakin meluas, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli dan Majelis Desa Adat (MDA) Bangli mengambil langkah sigap. Ketua PHDI Bangli, I Nyoman Sukra dan Ketua MDA Bangli, I Ketut Kayana, bahkan “turun gunung” mengundang sejumlah tokoh masyarakat Bangli merumuskan calon nama ibukota. Usai sowan ke tokoh-tokoh itu, pertemuan yang lebih serius digelar di Kantor PHDI Bangli, tepat pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2021.

Pertemuan itu memunculkan setidaknya sembilan usulan calon nama ibukota Bangli. Kesembilan nama itu adalah Ranupura, Mahamretapura, Singamandawa, Chintamani, Wijaya Nagari, Sukhapura, Prameswarapura, Arumpura, dan Raktakarapura atau Raktakayamalapura. Dari sembilan nama yang muncul, forum itu kemudian mengunggulkan tiga nama yakni Ranupura, Wijaya Nagari, dan Raktakarapura. Meski demikian, sembilan nama yang masuk sebagai usulan tidak dihapus, melainkan juga akan dilampirkan dalam naskah yang nantinya akan disampaikan ke Bupati Bangli, sembari menunggu jika ada usulan nama yang lain.

Momentum

Ketika wacana pergantian nama ibukota Bangli mengemuka ke permukaan, saya mendapat banyak pertanyaan esensial yang amat penting: apa urgensi mengubah nama ibukota Bangli sekarang?

Saya sebagai masyarakat awam tentu tidak tahu motif “sesungguhnya” dari wacana itu. Namun, setidaknya setelah googling dan mengamati pemberitaan di media massa, penggantian nama ibukota dianggap sebagai pondasi membangun Bangli yang kuat dan sejahtera. Melalui nama yang baru, Bangli diharap jengah, dan dapat mengelola lebih serius sumber daya untuk kesejahteraan masyarakat. Jika lebih dalam lagi menganalisa, bukan tidak mungkin wacana itu merupakan salah satu langkah “memuluskan” branding “Bangli Era Baru” yang dikibarkan Sedana Arta-Wayan Diar sejak masa kampanye.

Secara politis, “pembangunan” monumen-monumen yang dapat dilihat dengan mata telanjang oleh seluruh masyarakat Bangli sangat diperlukan pasangan bupati-wakil bupati ini. Terlebih, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk menunjukkan kerja ke masyarakat yang selama ini menilai pembangunan Bangli “jalan di tempat”. Mereka hanya punya tiga tahun lagi untuk kemudian mengamankan periode kedua pada 2024, menurut rencana Pemilu Serentak. Maka, pilihannya memang hanya menunjukkan karya yang setampak-tampaknya bagi masyarakat.

Namun, bagi saya yang seorang awam, terlepas dari berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat, wacana ini penting untuk dikelola. Pemerintah yang membuka diri menerima usulan dari masyarakat patut diapresiasi sebagai bentuk nyata menjalankan demokrasi. Hal-hal esensial semacam ini memang perlu peran masyarakat, tidak sekonyong-konyong ada, seperti jatuh dari langit.

Wacana ini juga dapat menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan energi membangun Bangli, mulai dari konsep ke program. Perumusan nama ibukota tentu sebuah merupakan perumusan konsep tentang tata kelola Bangli ke depan. Jika konsep berhasil dirumuskan, PR selanjutnya adalah mengaktualisasi konsep-konsep itu.

Ranupura: Wajah Bangli sebagai Hulu

Dari sejumlah nama yang muncul dalam bursa usulan nama ibukota Bangli, saya secara pribadi mengunggulkan Ranupura. Ranupura muncul dari pembacaan dan perenungan Jero Gede Batur Makalihan. Ranupura berasal dari kata ranu dan pura. Ranu atau danu berarti ‘danau’, sedangkan pura merujuk arti ‘kota’. Maka, secara harfiah Ranupura berarti ‘kota danau’. Lebih jauh, ranu juga merujuk pada salah satu unsur dalam Sadkreti ‘enam elemen alam yang harus dimuliakan’.

Ketika mayoritas nama yang muncul dalam bursa memijakkan kakinya pada kesejarahan Bangli, Ranupura lahir dari proses pengamatan tanda-tanda alam. Ranupura didasarkan pada keberadaan Bangli yang memiliki danau terbesar di Bali: Danau Batur.

Danau Batur yang bentang alamnya menyatu dengan Gunung Batur dan Kaldera Batur secara keseluruhan dapat dikatakan sebagai anugerah semesta yang maha agung bagi Bangli. Evolusi geologi Kaldera Batur yang panjang telah membuat dunia takjub, sehingga kaldera seluas 16 km2 ini ditetapkan sebagai Taman Bumi pertama di Indonesia dan satu-satunya di Bali.

Bagi masyarakat Bali, Danau Batur menyandang dua fungsi strategis, yakni secara ekologis dan kultural. Secara ekologis, Danau Batur diyakini sebagai salah satu kawasan yang sangat penting bagi Bali. Air Danau Batur diyakini sebagai sumber dari sejumlah mata air dan sungai di Bali. Air danau itulah yang menyusui Bali, sehingga Bali bisa hidup dan berlari sebagai destinasi wisata tersohor di dunia.

Secara kultural, air Danau Batur juga telah membangun jejaring budaya yang kompleks di Balidwipa. Entitas Bhatari Dewi Danuh yang berstana di Gunung Batur dengan yoninya Danau Batur diyakini sebagai dewata utama pemegang unsur pradhana atau kebendaan Bali. Melalui berkat dan kasih Bhatari Dewi Danuhlah kesejahteraan dialirkan dari hulu ke hilir. Kepercayaan masyarakat terhadap Dewi Danuh dengan airnya telah membangun sistem pasihan, yakni jejaring desa/subak yang mengorbitkan diri pada Batur sebagai hulunya. Para anggota pasihan Bhatari Batur hingga saat ini pun masih melakoni tanggung jawabnya untuk mempersembahkan sawinih atau sarin tahun saban pujawali di pura tersebut setiap Purnama Kadasa sebagaimana yang tersurat dalam Raja Purana Pura Ulun Danu Batur.

Atas konstruksi konsep tersebutlah, usulan Ranupura sebagai nama ibukota Bangli dapat mewakili entitas Bangli sebagai kabupaten penting yang penopang ekosistem Bali. Bangli adalah kepala Bali. Kepala adalah pusat tubuh, tempat ketenangan maupun kekacauan diciptakan oleh pikiran itu sendiri.

Ingatan-ingatan ini pada akhirnya juga akan menjadi cemeti melihat kekayaan sumber daya alam yang telah dianugerahkan pada Bangli. Berlatar kekayaan inilah, kesejahteraan bagi masyarakatnya dapat terwujud. Bangli Bhukti Mukti Bhakti! [T]

  • Esai ini dimuat pertama kali pada kolom “Carikan”, Media Bali, 3 Mei 2021 dengan judul Ranupura dan Pesan-pesan Kesejahteraan.

___

Baca esai lain tentang usulan nama ibukota Bangli

Membaca Raja Purana Pura Ulun Danu Batur

Wijaya Pura

Tags: baliBangliBaturHUT Kota Bangli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Het Achterhuis” | Catatan Anne Frank 12 Mei yang Menggetarkan Hati Dunia

Next Post

Kenapa Namanya “Rumah Sakit”, Bukan “Rumah Sehat”?

Jero Penyarikan Duuran Batur

Jero Penyarikan Duuran Batur

Memiliki nama lahir I Ketut Eriadi Ariana. Pemuda Batur yang saat ini dosen di Prodi Sastra Jawa Kuna Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Senang berkegiatan di alam bebas.

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Kenapa Namanya “Rumah Sakit”, Bukan “Rumah Sehat”?

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co