16 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ngelapak di Youth Park | Gerakan Kecil di Tengah Gemerlap Kota Denpasar

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
January 29, 2021
in Khas
Ngelapak di Youth Park | Gerakan Kecil di Tengah Gemerlap Kota Denpasar

Komunitas Narmada Bali ngelapak di area Youth Park, Taman Kota Denpasar

Suatu sore ketika sedang asik menyeruput kopi yang masih hangat, ponsel pintar saya berbunyi nyaring juga singkat. Sepertinya pesan masuk di salah satu grup Whatsapp. Entah grup yang mana, karena sampai detik ini puluhan grup saya ikuti—mulai grup kantor, organisasi, komunitas, sampai grup yang dibuat hanya sekadar iseng saja.

“Bli Ted, kira-kira hari apa lagi kita ngelapak?” kata seorang kawan di salah satu grup.

“Jumat aja seperti biasa Gus.” jawab saya lugas.

Yahh, begitulah rutinitas kami saban minggu. Memilih untuk menjajakan berbagai buku bacaan di Taman Kota Denpasar (tepatnya di area YouthPark). Saya dan beberapa kawan tergabung dalam komunitas literasi bernama Narmada Bali. Awal tahun ini kami memiliki ageda rutin—Ngelapak. Menjajakan buku untuk dibaca gratis di tempat, tapi kalau memang tertarik dengan salah satu buku yang kami jajakan, tentu pembaca bisa membacanya di rumah (meminjam untuk dibawa pulang dengan rentan waktu yang sudah ditentukan).

Selain ngelapak, kami pun mengisi waktu dengan membahas isi buku yang sedang dibaca. Lebih tepatnya salah satu dari kami membahas buku yang sedang atau sudah dibaca untuk didiskusikan bersama. “Wahh, pasti ramai tuh peminatnya” sepertinya banyak dari kalian berpikir demikian. Tapi saya jawab dengan tegas, untuk saat ini belum banyak peminatnya.

Membaca sampai detik ini belum menjadi aktivitas utama bagi masyarakat, yahh setidaknya itu yang saya lihat di Kota Denpasar. Dari sekian kali kami menjajakan “dagangan”, pengunjungnya bisa dihitung dengan jari. Sampai detik ini memang minat membaca dari masyakat Indonesia masih kurang. Berangkat dari keresahan inilah Narmada Bali muncul untuk membumikan aktivitas literasi di Bali, ya setidaknya dimulai dari Kota Denpasar terlebih dahulu.

Lahir di Bawah Sinar Rembulan

Lima pemuda ini terlihat antusias dalam sebuah diskusi—ditemani segelas kopi sambil mengagumi indahnya malam mereka saling bertukar pikiran guna melahirkan satu gebrakan baru di Ibu Kota. Ada yang menyunggingkan senyum saat salah seorang kawannya melontarkan ide. Satunya lagi dengan gaya bak orator ulung coba memengaruhi lawan bicara. Sisanya? Ya mencoba menyimak barangkali menemukan ide baru di tengah-tengah ruang diskusi.

Singkat cerita, lima pemuda yang tadi asik diskusi bersepakat membentuk satu komunitas literasi. Nalar Mahasiswa dan Pemuda Bali (Narmada Bali) namanya. Memiliki makna bahwa komunitas ini nantinya akan menjadi sungai (bangawan) yang besar dan bermuara ke samudera lepas. Spirit ini mengantarkan saya dan kawan-kawan membuat banyak orang untuk jatuh cinta dan tumbuh bersama aktivitas literasi. Hanya satu hal yang diperlukan—jatuh cinta. Maka jika sudah jatuh cinta, apapun akan terasa ringan untuk dijalani—termasuk aktivitas literasi.

Membumikan Literasi

Saat menulis catatan ini saya mencoba mencari arti dari literasi di mesin pencarian dalam ponsel saya. Kurang lebih hasil dari pencarian tadi seperti ini “Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari”. Juga dua tahun lalu, saya berkesempatan bertemu langsung dengan Duta Baca Nasional—Najwa Shihab. Dalam penjelasannya, ia menyampaikan kalau literasi merupakan kemampuan seseorang mengolah informasi yang diterima untuk dijadikan informasi baru sehingga lebih mudah dimengerti oleh pembaca.

Dari dua penjelasan di atas tadi, saya mencoba menarik benang merahnya. Jadi literasi tidak bisa dilepaskan dari aktivitas seseorang dalam menganalisa suatu permasalahan, kemudian membahasakannya kembali agar mudah dimengerti oleh orang banyak. Dua kata kuncinya adalah “analisa” dan “menyampaikan kembali”. Tentu untuk memiliki dua kemampuan tersebut, seseorang harus bergumul dengan aktivitas yang sudah disebutkan sebelumnya. Seseorang bakal memiliki daya analisa baik apabila ia terbiasa membaca, menghitung, kemudian menuliskan hasil analisisnya. Juga seseorang akan memiliki kemampuan membahasakan informasi secara baik ke khalayak ramai apabila ia rajin berdiskusi (bicara).

Sebagai komunitas yang cukup concern di bidang literasi, Narmada Bali mencoba melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penjelasan di atas. Kami cukup sering menginisiasi berbagai pelatihan menulis kepada siapapun yang berminat mengikutinya. Bincang Muda sebagai salah satu kegiatan andalan juga sering kami balut dengan Nonton Bareng (Nobar) Film.

Kenapa Nobar? Di sini daya analisa kita dilatih untuk menyimak jalan cerita serta maksud dari film tersebut, karena setelahnya peserta Nobar tentu akan antusias “menguliti” film tersebut. Dalam kegiatan ini, kemampuan analisis kemudian bicara dilatih.

Bukan Sebagai Kewajiban, Tapi Kebiasaan

Tentu Narmada Bali hadir di tengah hiruk pikuk Kota Denpasar bukan untuk memaksa anak muda suka membaca, menulis, dan berdiskusi. Melainkan Narmada Bali hadir sebagai pemantik anak muda untuk lebih mudah jatuh cinta kepada dunia literasi. Berbagai kegiatan yang kami lakukan tidak lebih untuk mengajak kalian berkenalan dan tentu saja jatuh cinta. Saat cinta sudah berlabuh di lubuk hati paling dalam, percayalah bahwa kamu akan menjalankan berbagai aktivitas literasi dengan suka cita—apapun risiko dan pengorbanan yang harus dilakukan.

Mungkin banyak yang menganggap bahwa setiap jatuh cinta selalu dibayangi satu risiko besar—sakit hati. Tapi setelah saya jatuh cinta pada literasi dan terbenam dalam dekapannya, saya baru menyadari ternyata masih ada jatuh cinta yang tidak menimbulkan sakit hati (setidaknya itu yang saya rasakan hingga detik ini). Jadi maukah kalian ikut jatuh cinta bersama saya? Ehh, maksudnya Narmada Bali? [T]

Tags: BukudenpasarLiterasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Śāstra Cermin Kehidupan

Next Post

Tata Perguruan di Desa Kami

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
0
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

Read moreDetails

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
0
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

Read moreDetails

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

Read moreDetails

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

Read moreDetails

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails
Next Post
“Mungkah Saka” dan Kisah-kisah Para Pendeta

Tata Perguruan di Desa Kami

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih
Esai

Korupsi, Kekuasaan dan Keserakahan —Ketika Alam Sedang Bersih-Bersih

"Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely." Kalimat legendaris dari Lord Acton itu kembali terasa relevan ketika bangsa...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Esai

Dari Sekolah Sepi Menuju Sekolah Rakyat: Pendidikan Bukan Sekadar Transfer Informasi, tetapi Transformasi Kesadaran

Ironi Pendidikan di Tengah Semangat Membangun Masa Depan Berita tentang SDN 6 Bhuana Giri di Bali yang selama empat tahun...

by Agung Sudarsa
July 15, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng
Khas

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital
Esai

Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

DALAM beberapa tahun terakhir, lanskap media sosial seperti Instagram dan TikTok didominasi oleh proliferasi estetika “baddie”. Secara visual, seorang baddie...

by Surfian Rahmat AP
July 15, 2026
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)
Khas

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi
Ulas Rupa

Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

TIDAK semua pengetahuan lahir dari buku. Jauh sebelum manusia mengenal aksara, alam telah lebih dahulu menjadi ruang belajar. Pohon mengajarkan...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Membaca Made Budhiana dari Sebuah Puisi

SAYA tidak mengenal Made Budhiana pertama kali melalui sebuah pameran lukisan. Bukan pula dari buku sejarah seni rupa Bali. Saya...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif
Esai

Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif

Pagi itu, gerbang-gerbang sekolah kembali dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Ada anak yang dengan antusias mengenakan seragam baru, ada yang menggenggam...

by Lailatus Sholihah
July 15, 2026
Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co