4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ngelapak di Youth Park | Gerakan Kecil di Tengah Gemerlap Kota Denpasar

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
January 29, 2021
in Khas
Ngelapak di Youth Park | Gerakan Kecil di Tengah Gemerlap Kota Denpasar

Komunitas Narmada Bali ngelapak di area Youth Park, Taman Kota Denpasar

Suatu sore ketika sedang asik menyeruput kopi yang masih hangat, ponsel pintar saya berbunyi nyaring juga singkat. Sepertinya pesan masuk di salah satu grup Whatsapp. Entah grup yang mana, karena sampai detik ini puluhan grup saya ikuti—mulai grup kantor, organisasi, komunitas, sampai grup yang dibuat hanya sekadar iseng saja.

“Bli Ted, kira-kira hari apa lagi kita ngelapak?” kata seorang kawan di salah satu grup.

“Jumat aja seperti biasa Gus.” jawab saya lugas.

Yahh, begitulah rutinitas kami saban minggu. Memilih untuk menjajakan berbagai buku bacaan di Taman Kota Denpasar (tepatnya di area YouthPark). Saya dan beberapa kawan tergabung dalam komunitas literasi bernama Narmada Bali. Awal tahun ini kami memiliki ageda rutin—Ngelapak. Menjajakan buku untuk dibaca gratis di tempat, tapi kalau memang tertarik dengan salah satu buku yang kami jajakan, tentu pembaca bisa membacanya di rumah (meminjam untuk dibawa pulang dengan rentan waktu yang sudah ditentukan).

Selain ngelapak, kami pun mengisi waktu dengan membahas isi buku yang sedang dibaca. Lebih tepatnya salah satu dari kami membahas buku yang sedang atau sudah dibaca untuk didiskusikan bersama. “Wahh, pasti ramai tuh peminatnya” sepertinya banyak dari kalian berpikir demikian. Tapi saya jawab dengan tegas, untuk saat ini belum banyak peminatnya.

Membaca sampai detik ini belum menjadi aktivitas utama bagi masyarakat, yahh setidaknya itu yang saya lihat di Kota Denpasar. Dari sekian kali kami menjajakan “dagangan”, pengunjungnya bisa dihitung dengan jari. Sampai detik ini memang minat membaca dari masyakat Indonesia masih kurang. Berangkat dari keresahan inilah Narmada Bali muncul untuk membumikan aktivitas literasi di Bali, ya setidaknya dimulai dari Kota Denpasar terlebih dahulu.

Lahir di Bawah Sinar Rembulan

Lima pemuda ini terlihat antusias dalam sebuah diskusi—ditemani segelas kopi sambil mengagumi indahnya malam mereka saling bertukar pikiran guna melahirkan satu gebrakan baru di Ibu Kota. Ada yang menyunggingkan senyum saat salah seorang kawannya melontarkan ide. Satunya lagi dengan gaya bak orator ulung coba memengaruhi lawan bicara. Sisanya? Ya mencoba menyimak barangkali menemukan ide baru di tengah-tengah ruang diskusi.

Singkat cerita, lima pemuda yang tadi asik diskusi bersepakat membentuk satu komunitas literasi. Nalar Mahasiswa dan Pemuda Bali (Narmada Bali) namanya. Memiliki makna bahwa komunitas ini nantinya akan menjadi sungai (bangawan) yang besar dan bermuara ke samudera lepas. Spirit ini mengantarkan saya dan kawan-kawan membuat banyak orang untuk jatuh cinta dan tumbuh bersama aktivitas literasi. Hanya satu hal yang diperlukan—jatuh cinta. Maka jika sudah jatuh cinta, apapun akan terasa ringan untuk dijalani—termasuk aktivitas literasi.

Membumikan Literasi

Saat menulis catatan ini saya mencoba mencari arti dari literasi di mesin pencarian dalam ponsel saya. Kurang lebih hasil dari pencarian tadi seperti ini “Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari”. Juga dua tahun lalu, saya berkesempatan bertemu langsung dengan Duta Baca Nasional—Najwa Shihab. Dalam penjelasannya, ia menyampaikan kalau literasi merupakan kemampuan seseorang mengolah informasi yang diterima untuk dijadikan informasi baru sehingga lebih mudah dimengerti oleh pembaca.

Dari dua penjelasan di atas tadi, saya mencoba menarik benang merahnya. Jadi literasi tidak bisa dilepaskan dari aktivitas seseorang dalam menganalisa suatu permasalahan, kemudian membahasakannya kembali agar mudah dimengerti oleh orang banyak. Dua kata kuncinya adalah “analisa” dan “menyampaikan kembali”. Tentu untuk memiliki dua kemampuan tersebut, seseorang harus bergumul dengan aktivitas yang sudah disebutkan sebelumnya. Seseorang bakal memiliki daya analisa baik apabila ia terbiasa membaca, menghitung, kemudian menuliskan hasil analisisnya. Juga seseorang akan memiliki kemampuan membahasakan informasi secara baik ke khalayak ramai apabila ia rajin berdiskusi (bicara).

Sebagai komunitas yang cukup concern di bidang literasi, Narmada Bali mencoba melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penjelasan di atas. Kami cukup sering menginisiasi berbagai pelatihan menulis kepada siapapun yang berminat mengikutinya. Bincang Muda sebagai salah satu kegiatan andalan juga sering kami balut dengan Nonton Bareng (Nobar) Film.

Kenapa Nobar? Di sini daya analisa kita dilatih untuk menyimak jalan cerita serta maksud dari film tersebut, karena setelahnya peserta Nobar tentu akan antusias “menguliti” film tersebut. Dalam kegiatan ini, kemampuan analisis kemudian bicara dilatih.

Bukan Sebagai Kewajiban, Tapi Kebiasaan

Tentu Narmada Bali hadir di tengah hiruk pikuk Kota Denpasar bukan untuk memaksa anak muda suka membaca, menulis, dan berdiskusi. Melainkan Narmada Bali hadir sebagai pemantik anak muda untuk lebih mudah jatuh cinta kepada dunia literasi. Berbagai kegiatan yang kami lakukan tidak lebih untuk mengajak kalian berkenalan dan tentu saja jatuh cinta. Saat cinta sudah berlabuh di lubuk hati paling dalam, percayalah bahwa kamu akan menjalankan berbagai aktivitas literasi dengan suka cita—apapun risiko dan pengorbanan yang harus dilakukan.

Mungkin banyak yang menganggap bahwa setiap jatuh cinta selalu dibayangi satu risiko besar—sakit hati. Tapi setelah saya jatuh cinta pada literasi dan terbenam dalam dekapannya, saya baru menyadari ternyata masih ada jatuh cinta yang tidak menimbulkan sakit hati (setidaknya itu yang saya rasakan hingga detik ini). Jadi maukah kalian ikut jatuh cinta bersama saya? Ehh, maksudnya Narmada Bali? [T]

Tags: BukudenpasarLiterasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Śāstra Cermin Kehidupan

Next Post

Tata Perguruan di Desa Kami

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails
Next Post
“Mungkah Saka” dan Kisah-kisah Para Pendeta

Tata Perguruan di Desa Kami

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co