8 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Teknologi Berkembang, Budaya Bali Tetap Lestari

Suara Perubahan by Suara Perubahan
January 23, 2021
in Esai
Teknologi Berkembang, Budaya Bali Tetap Lestari

Ni Nyoman Sri Supadmi

Penulis: Ni Nyoman Sri Supadmi

Di era modern seperti saat ini, terjadi perubahan yang sangat pesat dalam bidang teknologi. Berbagai teknologi baru terus ditemukan sebagai upaya untuk mempermudah pekerjaan manusia. Perkembangan teknologi tersebut mengakibatkan keterbatasan- keterbatasan yang ada bukan lagi sebagai halangan. Dengan adanya perkembangan teknologi, berbagai kesulitan dipermudah, seperti misalnya dalam bidang komunikasi dan informasi. Jaman dulu, orang berkomunikasi dengan menggunakan simbol-simbol atau sandi, kemudian beralih dengan komunikasi dengan media surat. Butuh waktu yang tidak singkat dalam penyampaian  infomasi melalui surat. Belum lagi, surat yang mungkin salah alamat.

Perkembangan teknologi menolong manusia untuk mempermudah komunikasi dan penyampaian informasi. Bahkan dewasa ini kita malah dapat berkomunikasi tatap muka, melihat wajah orang yang kita ajak berkomunikasi. Kita juga dapat memperoleh informasi dari berbagai belahan dunia dengan cepat, bahkan bisa dikatakan up to date. Hal tersebut terjadi karena  adanya perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi sungguh memiliki banyak dampak positif terhadap kehidupan manusia.

Perkembangan teknologi juga telah merambah berbagai wilayah di Bali. Sebagai tempat destinasi wisata dunia, masyarakat dan kebudayaan Bali bukanlah suatu pengecualian terhadap  dampak perkembangan teknologi tersebut. Dengan wilayah yang relatif kecil, pulau Bali menjadi sorotan destinasi wisata dunia yang selalu diposisikan istimewa dengan keindahan alam dan sistem seni budaya yang indah. Kemajuan teknologi yang mendukung perkembangan pariwisata menjadi media yang menguntungkan bagi agen-agen yang berkecimpung di bidang tersebut.  Agen-agen tersebut dapat mempromosikan pariwisata Bali dengan budaya dan keindahan alamnya kepada masyarakat global, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Bali. Hal tersebut tentu berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Bali, bukan hanya bagi pelaku pariwisata, namun masyarakat Bali pada umumnya.

Akan tetapi terlepas dari kemajuan perkembangan pariwisata sebagai salah satu dampak positif perkembangan teknologi, dampak negatif juga membayangi masyarakat Bali. Banyaknya orang asing yang masuk ke Bali, mengakibatkan banyak pula budaya luar yang masuk dan ikut menampilkan diri mencari panggung untuk pentas dan memperkenalkan kebudayaannya. Hal tersebut merupakan dampak atau konsekuensi dari perkembangan pariwisata budaya di Bali yang dapat mengikis nilai-nilai luhur budaya Bali. Bali yang mendapat kunjungan dari berbagai negara maju yang lebih banyak mengandalkan teknologi sebagai bantuan untuk berkomunikasi dengan orang lain, dan Bali sebagai daerah yang terkenal akan keindahan alam dan masyarakat yang kental akan budayanya harus dapat mengimbangi perkembangan teknologi dan mempertahankan budaya yang diwariskan oleh leluhur Bali.

Berdampingan dengan teknologi yang  semakin  berkembang, kita semakin dihadapkan pada masalah tentang perubahan budaya yang terjadi di Bali. Teknologi banyak menyumbang kemajuan untuk perkembangan pariwisata di Bali  khususnya  pembangunan  di  bidang pariwisata, dan kemajuan teknologi memberikan dampak negatif bagi budaya Bali yaitu pergeseran budaya dalam hal penggunaan busana adat Bali dan penggunaan bahasa daerah yaitu bahasa Bali. Adat istiadat dan budaya Bali mulai berubah karena mengalami asimilasi budaya dengan budaya luar, yang dibawa orang asing ketika berwisata ke Bali. Salah satunya yaitu cara berpakaian remaja Bali yang berubah secara signifikan dengan alasan mengikuti tren. Hal ini juga berpengaruh terhadap cara berbusana ke pura.

Mantra (1996 : 1-2) mengemukakan, globalisasi merupakan gejala yang tak dapat dihindarkan, tetapi sekaligus juga membuka kesempatan yang luas. Globalisasi telah membawa kemajuan  besar dan perubahan-perubahan mendasar dalam kehidupan masyarakat Bali, khususnya umat Hindu yaitu terjadinya  benturan  kultur,  dalam konteks fenomena berpenampilan dalam berbusana adat ke pura bagi umat Hindu. Cara berbusana perempuan Bali yang sudah mengikuti modernisasi ini malah mengubah etika berbusana ke pura menjadi kurang sesuai. Sering kita jumpai wanita Bali ketika melakukan persembahyangan saat ini, memakai kebaya yang transparan dan memakai kamen yang bagian depannya hanya beberapa cm di atas lutut. Sedangkan kaum pria masih banyak yang menggunakan udeng yang ikatan udengnya tidak menghadap ke atas, pemakaian kamen pada pria di Bali tidak memakai kancut atau lancingan. Hal ini sudah membuktikan perubahan budaya akibat kemajuan teknologi. Masyarakat Bali, khususnya pengguna internet, terpengaruh oleh gaya berbusana orang luar setelah melihat tren masyarakat luar Bali bahkan luar negeri, dan mengaplikasikannya pada cara berbusana ke pura padahal hal tersebut kurang tepat  untuk diikuti.

Pergeseran budaya juga terjadi pada penggunaan bahasa sehari-hari. Undang-Undang dasar 1945 pasal 32 ayat 2  menyatakan bahwa Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Hal ini dapat diartikan kedudukan bahasa daerah dan bahasa nasional adalah sejajar. Bahasa Bali yang merupakan bahasa ibu di Bali telah menjadi identitas dari budaya Bali. Secara eksternal, tantangan  yang dihadapi dalam kelestarian bahasa Bali adalah gencarnya  pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar aktivitas resmi, serta penggunaan bahasa asing lainnya yang  dianggap penting mengingat Bali sebagai destinasi wisata dunia. Hal tersebut berdampak pada eksistensi bahasa Bali. Penduduk Bali khususnya generasi muda dewasa ini bahkan lebih sering berbahasa Indonesia atau berbahasa inggris dalam percakapannya sehari-hari sehingga kemampuan masyarakat berbahasa Bali menjadi menurun drastis. Anak-anak usia sekolah bahkan banyak yang berpendapat bahasa inggris lebih mudah dibanding bahasa Bali, padahal bahasa Bali adalah bahasa daerahnya sendiri. Banyak pula orang Bali  yang  fasih berbahasa Inggris namun seketika menjadi terbata-bata ketika berkomunikasi menggunakan bahasa Bali.

Situasi    ini    diperumit    lagi    dengan    adanya     sosialisasi pemakaian bahasa Indonesia yang tidak mengindahkan perawatan bahasa daerah sebagai bahasa ibu yang harus dilestarikan.  Demikian juga semakin diperparah dengan berkembangnya pemakaian bahasa asing di Bali terkait dengan berkembangnya industri pariwisata. Modernisasi juga sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahasa Bali. Hal ini terlihat dari banyaknya generasi muda yang semakin jarang menggunakan bahasa Bali dalam pergaulannya. Anak-anak yang sedari kecil sudah mengenal teknologi misalnya dengan melihat sosial media  atau  chanel  youtube anak-anak, secara tidak langsung mempelajari  bahasa asing yaitu bahasa Inggris. Hal ini akan berpengaruh pada aktivitas sosial anak yang berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, sehingga penggunaan bahasa Bali dalam berkomunikasi sehari-hari semakin ditinggalkan. Hal ini diperparah dengan kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian bahasa bali melalui penggunaan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.

Paparan tersebut bukan mengklaim bahwa perkembangan teknologi pasti membawa budaya yang tidak baik bagi masyarakat Bali. Perkembangan teknologi sejatinya harus disikapi dengan sikap mawas diri. Kesadaran masyarakat Bali tentang pentingnya pelestarian budaya asli Bali perlu ditingkatkan. Perlu masyarakat sadari bahwa pariwisata Bali berkembang karena keunikan budaya daerahnya. Selain itu, budaya luar tidak berdampak  buruk  terhadap eksistensi budaya Bali bila masyarakat Bali dan  pihak yang terkait mampu menyaring budaya luar yang masuk, yang tidak sesuai budaya Bali wajib kita buang dan tinggalkan sedangkan yang sesuai dengan budaya Bali kita pakai untuk memperkaya budaya Bali. Jika seluruh masyarakat Bali sadar tentang hal tersebut, ajeg Bali bukan hanya sekedar slogan tetapi benar-benar terjadi dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Bali, sehingga budaya  Bali  akan tetap lestari.[T]

  • Ni Nyoman Sri Supadmi, mahasiswa S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-puisi Alit S Rini | Aku dan Pertiwi, Percakapan di Depan Api

Next Post

Skenario Besar di Balik Tambahan Lirik Lagu “Bintang Kecil” di Bali | Meli tipat sing ada dagang

Suara Perubahan

Suara Perubahan

Suara Perubahan berisi esai-esai tugas mata kuliah "Change Management" Program S2 Ilmu Manajemen Undiksha Singaraja yang diampu oleh dosen Dr. I Nengah Suarmanayasa, S.E., M.Si.

Related Posts

Maraknya Pernikahan Anak, Kontrasepsi di Kalangan Remaja Sudah Mendesak?

by Putu Arya Nugraha
June 7, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

BERDASARKAN data, selain kasus kekerasan seksual dan kasus HIV/Aids, kasus pernikahan anak juga termasuk paling tinggi di Buleleng. Sebagai ketua...

Read moreDetails

Filosofi Sepiring Prasmanan: Ketika Isi Perut Menguji Isi Kepala

by T.H. Hari Sucahyo
June 7, 2026
0
Filosofi Sepiring Prasmanan: Ketika Isi Perut Menguji Isi Kepala

SETIAP kali menghadiri acara hajatan, seminar, reuni, atau pertemuan keluarga besar, ada satu momen yang hampir selalu ditunggu banyak orang:...

Read moreDetails

Kesalahan-kesalahan Umum dalam Membaca Puisi —Catatan Juri Lomba Baca Puisi HUT SMAN 1 Petang

by Wayan Esa Bhaskara
June 7, 2026
0
Kesalahan-kesalahan Umum dalam Membaca Puisi —Catatan Juri Lomba Baca Puisi HUT SMAN 1 Petang

Catatan ini diniatkan sebagai evaluasi bagi para peserta dan pembina lomba baca puisi serangkaian HUT ke-37 SMA Negeri 1 Petang....

Read moreDetails

Kita Semua Saling Terkait: Membaca Yajña, Pancakosha, Chakra, Hawkins, dan Fritjof Capra dalam Satu Kesadaran

by Agung Sudarsa
June 7, 2026
0
Kita Semua Saling Terkait: Membaca Yajña, Pancakosha, Chakra, Hawkins, dan Fritjof Capra dalam Satu Kesadaran

Yajña: Dari Ritual Persembahan Menuju Laku Kehidupan Banyak orang memandang yajña sebagai ritual keagamaan yang diwujudkan melalui sesajen, canang, bunga,...

Read moreDetails

Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

by I Gede Janitra Rad Winatha
June 6, 2026
0
Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

JIKA seseorang ditanya mengapa datang ke Bali, jarang sekali jawabannya karena ingin melihat gedung tinggi, kawasan bisnis modern, atau deretan...

Read moreDetails

Chairil Anwar Menjaga Bung Karno 

by I Nyoman Tingkat
June 6, 2026
0
Chairil Anwar Menjaga Bung Karno 

ANTARA Bung Karnodan Chairil Anwar adalah Bung Sjahrir. Chairil Anwar sebagai pengarang berhasil mengintip dan menguntit Bung Sjahrir untuk mengorek...

Read moreDetails

Niels Bohr, Spiritualitas, dan Pancakosha: Ketika Fisika Kuantum Bertemu Kebijaksanaan Timur

by Agung Sudarsa
June 6, 2026
0
Niels Bohr, Spiritualitas, dan Pancakosha: Ketika Fisika Kuantum Bertemu Kebijaksanaan Timur

Niels Bohr dan Kerendahan Hati di Hadapan Misteri DALAM sejarah sains modern, nama Niels Bohr sering dikaitkan dengan lahirnya mekanika...

Read moreDetails

Catatan dari SMA Negeri 2 Kuta Utara: Guru Membaca Buku

by I Wayan Artika
June 5, 2026
0
Catatan dari SMA Negeri 2 Kuta Utara: Guru Membaca Buku

Di tengah gempuran media sosial,  kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...

Read moreDetails

Roger Penrose dan Misteri Kesadaran Semesta

by Agung Sudarsa
June 5, 2026
0
Roger Penrose dan Misteri Kesadaran Semesta

Matematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...

Read moreDetails

Menonton Pemimpin yang ‘Adigang, Adigung, Adiguna’

by Chusmeru
June 5, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

GAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...

Read moreDetails
Next Post
Skenario Besar di Balik Tambahan Lirik Lagu “Bintang Kecil” di Bali | Meli tipat sing ada dagang

Skenario Besar di Balik Tambahan Lirik Lagu “Bintang Kecil” di Bali | Meli tipat sing ada dagang

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Warna-warni Layang-layang di Atas Laut Peninsula Island —Cerita dari ‘World Ocean Day’ dan ‘Coral Triangle Day 2026’ di Nusa Dua
Panggung

Warna-warni Layang-layang di Atas Laut Peninsula Island —Cerita dari ‘World Ocean Day’ dan ‘Coral Triangle Day 2026’ di Nusa Dua

LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti...

by Nyoman Budarsana
June 7, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Maraknya Pernikahan Anak, Kontrasepsi di Kalangan Remaja Sudah Mendesak?

BERDASARKAN data, selain kasus kekerasan seksual dan kasus HIV/Aids, kasus pernikahan anak juga termasuk paling tinggi di Buleleng. Sebagai ketua...

by Putu Arya Nugraha
June 7, 2026
Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman
Cerpen

Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman

DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,...

by Krisogonus Kusman
June 7, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | sore di gerbang tim.

sore di gerbang tim. jam tiga sore, matahari pucat di belakang mendung,angin kencang menyapu sisa pohonan di cikini.aku duduk di...

by Selendang Sulaiman
June 7, 2026
Filosofi Sepiring Prasmanan: Ketika Isi Perut Menguji Isi Kepala
Esai

Filosofi Sepiring Prasmanan: Ketika Isi Perut Menguji Isi Kepala

SETIAP kali menghadiri acara hajatan, seminar, reuni, atau pertemuan keluarga besar, ada satu momen yang hampir selalu ditunggu banyak orang:...

by T.H. Hari Sucahyo
June 7, 2026
Catatan Lomba Monolog Peksimida Bali 2026: Ada yang Masih Terjebak Pada Teriakan
Ulas Pentas

Catatan Lomba Monolog Peksimida Bali 2026: Ada yang Masih Terjebak Pada Teriakan

Lomba monolog dalam rangka Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Bali 2026 yang diadakan di Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, Sabtu,...

by Mas Ruscitadewi
June 7, 2026
Kesalahan-kesalahan Umum dalam Membaca Puisi —Catatan Juri Lomba Baca Puisi HUT SMAN 1 Petang
Esai

Kesalahan-kesalahan Umum dalam Membaca Puisi —Catatan Juri Lomba Baca Puisi HUT SMAN 1 Petang

Catatan ini diniatkan sebagai evaluasi bagi para peserta dan pembina lomba baca puisi serangkaian HUT ke-37 SMA Negeri 1 Petang....

by Wayan Esa Bhaskara
June 7, 2026
Kita Semua Saling Terkait: Membaca Yajña, Pancakosha, Chakra, Hawkins, dan Fritjof Capra dalam Satu Kesadaran
Esai

Kita Semua Saling Terkait: Membaca Yajña, Pancakosha, Chakra, Hawkins, dan Fritjof Capra dalam Satu Kesadaran

Yajña: Dari Ritual Persembahan Menuju Laku Kehidupan Banyak orang memandang yajña sebagai ritual keagamaan yang diwujudkan melalui sesajen, canang, bunga,...

by Agung Sudarsa
June 7, 2026
Di Dada Penjaga, Aku Pernah Dicintai | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Di Dada Penjaga, Aku Pernah Dicintai | Cerpen Ahmad Sihabudin

KABUT turun seperti tirai sutra yang disobek dari langit. Pagi itu, udara di kaki Gunung Cikurai tidak sekadar dingin; ia...

by Ahmad Sihabudin
June 6, 2026
Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga
Puisi

Puisi-Puisi Angga Wijaya | Doa untuk Tetangga

DOA UNTUK TETANGGA Di beranda kos, aku kerap duduk sendiri. Dalam hatimengucap doa. Aku berdoa, semoga semua tetanggadiberi rezeki yang...

by Angga Wijaya
June 6, 2026
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali
Lingkungan

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?
Esai

Arsitektur Bali Bukan Sekadar Pilihan Desain —Mengapa Begitu?

JIKA seseorang ditanya mengapa datang ke Bali, jarang sekali jawabannya karena ingin melihat gedung tinggi, kawasan bisnis modern, atau deretan...

by I Gede Janitra Rad Winatha
June 6, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co