26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Duel Sengit Covid-19 vs COVID-19 – [Tentang Bahasa]

Yoga Yolanda by Yoga Yolanda
June 22, 2020
in Esai
Duel Sengit Covid-19 vs COVID-19 – [Tentang Bahasa]

Masa Pagebluk bukan hanya jadi era peperangan antara manusia dan Coronavirus Disease 2019, tetapi juga antara Covid-19 dan COVID-19. Di Indonesia, duel ini berlangsung dramatis dan terjadi di berbagai ranah: berita di televisi, berita daring, majalah, koran, grup Whatsapp, dan sebagainya. Lantas, siapa yang pantas menjadi juara?

Awalnya pertarungan yang terjadi bukanlah satu lawan satu seperti sekarang. Ada beberapa peserta yang sebelumnya turut meramaikan arena pertandingan, seperti covid-19, covid 19, Covid-19, Kovid-19, dan banyak lagi. Satu per satu dari mereka berguguran seiring tidak pernah dipakainya mereka dalam tulisan-tulisan tentang pandemi ini. Selain itu, menurut PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), mereka tersingkir bukan hanya karena tak mendapatkan panggung, melainkan juga karena salah secara ejaan. Lanjutnya, covid-19 salah karena dalam aturan akronim bahasa Indonesia tidak boleh ada akronim nama diri yang berawalan huruf nonkapital.

Kemudian, covid 19 juga salah karena sebuah akronim harus terdiri dari satu kata. Aturan lainnya, ketika dalam satu kata terdapat gabungan huruf dan angka hendaknya dibubuhi sebuah tanda hubung (-) antara huruf dan angka itu, seperti dalam bentuk ‘Perang Dunia ke-2’, ‘abad ke-2, dan ‘S-1’. Lalu, PUEBI melanjutkan, Covid-19 juga salah karena ia dimiringkan. Memang benar sebuah ungkapan asing (dan daerah) dalam bahasa Indonesia harus ditulis miring, tetapi terdapat pengecualian pada nama diri, seperti nama orang, lembaga, atau organisasi. Nah, virus ini adalah sebuah nama diri sehingga penulisan miring tidak tepat disematkan padanya.

Berawalan huruf nonkapital, diberi spasi, dan dimiringkan telah kita simpulkan sebagai bentuk yang salah, lalu bagaimana dengan bentuk ‘Kovid-19’? Tidak terdapat spasi ataupun penulisan miring pada bentuk ini, tetapi terdapat pengubahan huruf awal ‘C’ menjadi ‘K’. Untuk menjawabanya, menurut PUEBI, kita cukup mengingat bahwa selama tidak terdapat pada KBBI, adaptasi ini dapat dikatakan salah. Munculnya penggunaan bentuk ini diindikasikan berasal dari banyaknya istilah asing berawalan huruf ‘C’ yang diadaptasi menjadi ‘K’ dalam bahasa Indonesia, seperti creative menjadi kreatif, curriculum menjadi kurikulum, dan column menjadi kolom. Di samping itu, bahasa Indonesia memiliki istilah Korona(KBBI Daring, 2020) yang sebenarnya tidak merujuk pada virus ini. Jadilah, meskipun salah, bentuk ‘Kovid-19’ sempat banyak digunakan, seperti pada salah satu judul artikel www.wartaekonomi.co.id pada 30 Mei 2020, yakni “Diaspora Galang Donasi Bantu Pekerja Terdampak Kovid-19”.

Mari kita kembali pada duel seru yang masih bertahan hingga kini, yakni antara Covid-19 dan COVID-19. Pada laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus ini,  https://covid19.go.id, keduanya melenggang bergantian di dalam judul dan badan artikel-artikelnya. Dua bentuk ini tidak diawali huruf nonkapital, tidak diberi spasi antara huruf dan angkanya, tidak ditulis miring, serta tidak ada penggantian dari huruf ‘C’ menjadi ‘K’. PUEBI memiliki subbab berjudul Singkatan dan Akronim (PUEBI, 2016: 26—29). Di sana diatur mengenai penulisan akronim yang berasal dari nama diri dan bukan nama diri. Karena Coronavirus Disease 2019 adalah nama diri, kita dapat mencermati aturan penulisan akronim yang berasal dari nama diri saja. Terdapat dua aturan terkait akronim nama diri.

Yang pertama, berbunyi, “Akronim nama diri yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik,” sedangkan yang kedua, berbunyi, “Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital”. Kita harus menelusuri apakah akronim dari Coronavirus Disease 2019 itu disusun berdasarkan huruf awal tiap kata, gabungan suku kata, atau gabungan huruf dan suku kata. Bila kita cermati, ‘co’ adalah suku kata yang mewakili ‘corona’, ‘vi’ adalah suku kata yang mewakili ‘virus’, ‘d’ adalah huruf yang mewakili ‘disease’, dan ‘19’ merupakan bentuk pemendekan dari ‘2019’. Dari sini dapat kita simpulkan bahwa akronim tersebut tersusun atas gabungan huruf dan suku kata. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa  penulisan yang paling tepat adalah ‘Covid-19’ sesuai dengan aturan yang kedua. Tapi, yang perlu diperhatikan kemudian adalah bentuk ‘COVID-19’ masihlah dikatakan benar apabila dipakai dalam sebuah judul, dengan catatan seluruh huruf dalam judul tersebut berbentuk kapital, seperti “DATA STATISTIK COVID-19”.

Eits, ini adalah kesimpulan sementara dari analisis PUEBI. Pada dasarnya, akronim dari Coronavirus Disease 2019 ini memang tergolong baru. Terdiri dari gabungan huruf dan angka. Angkanya bukan menunjukkan tingkatan (seperti angka 2 pada S-2 yang menunjukkan tingkatan pendidikan) atau penomoran (seperti angka 2 pada Perang Dunia ke-2), tetapi menunjukkan tahun di mana jenis virus ini pertama kali ditemukan. Inilah kiranya yang membuat duel sengit keduannya masih terjadi hingga sekarang. Melihat fenomena ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa harus agar masyarakat (terutama yang berkecimpung dalam dunia jurnalistik) dapat memutuskan mana bentuk yang harus dimenangkan dalam duel-duel sengit di ranah kebahasaan.

Salam Literasi!

Tags: Bahasacovid 19
Share11TweetSendShareSend
Previous Post

Pertanyaan tentang Ekspresi Orang Bali dan Jawaban yang Menyesatkan

Next Post

Toxic Relationship? – Jangan Takut, Tapi Hadapi dengan Resiliensi

Yoga Yolanda

Yoga Yolanda

Dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Related Posts

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
0
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

Read moreDetails

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

Read moreDetails

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
0
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

Read moreDetails

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails
Next Post
Toxic Relationship? – Jangan Takut, Tapi Hadapi dengan Resiliensi

Toxic Relationship? - Jangan Takut, Tapi Hadapi dengan Resiliensi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026
Khas

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co