2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Toxic Relationship? – Jangan Takut, Tapi Hadapi dengan Resiliensi

Dinda Kalpika Putri by Dinda Kalpika Putri
June 22, 2020
in Esai
Toxic Relationship? – Jangan Takut, Tapi Hadapi dengan Resiliensi

Ilustrasi : MalangVoice.com

Jika di pikirkan baik-baik, apa sih tujuan dari pacaran ?  Apakah dengan pacaran seseorang dapat tumbuh dan berkembang atau justru dengan pacaran membuat seseorang menjadi tertekan ? Iya, memang jika dipikirkan tidak akan berujung menemukan jawaban yang tepat. Karena setiap manusia tentunya memiliki perasaan. Rasa sayang. Rasa cinta. Rasa ingin memiliki. Perasaan yang kadang dapat mengalahkan logika manusia.

Memang pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial dimana ia akan membutuhkan manusia lainnya untuk saling berinteraksi satu sama lainnya. Maka muncullah hubungan antara lawan jenis yang biasa disebut dengan “pacaran”. Dimana ini sering dijalani oleh usia remaja-dewasa karena pada masa ini kita mulai ingin berbagi kisah hidup yang lebih mendalam dengan seseorang baik itu perihal karir, keluarga maupun lainnya serta ingin bertukar pikiran satu dengan lainnya. Jika berbicara perihal “pacar”. Pacar merupakan gambaran pasangan hidup kita kelak di kemudian hari. Namun tidak dapat dihindari perubahan akan terjadi dalam siklus kehidupan.

Perubahan itu abadi adanya. Iya benar, perubahan yang lebih baik maupun perubahan menjadi lebih buruk tidak dapat dihindari. Pertemuan yang berawal membawa tawa bahagia lama-lama bisa terasa menyakitkan. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa semakin kita mengenal seseorang lebih dalam tentunya semakin banyak yang kita ketahui tentang dirinya, dari sisi baik hingga sisi buruk. Tidak ada manusia yang sempurna seutuhnya. Semua lahir dengan pembawaannya masing-masing dan semua tumbuh sesuai dengan lingkungan sekitarnya. Dan karakter masing-masing manusia juka akan menimbulkan kesalahpahaman antara satu dengan lainnya terutama pada perihal “pacaran”.

             Jika kesalahpahaman ini tidak dapat disiasati dengan baik maka terjadilah “Toxic Relationship”. Tidak ada siapa yang salah maupun siapa yang benar, hanya yang perlu diketahui adalah memahami perilaku yang termasuk “toxic”. Baik dari diri kita sendiri maupun dari pasangan kita. Adapun beberapa ciri-ciri dari “toxic people” yaitu sebagai berikut :

  1. Merasa tidak bisa mengekspresikan diri. Biasanya orang yang tergolong “toxic” akan cenderung terlalu ingin tahu segala hal yang dilakukan oleh pasangannya serta cenderung mengendalikan pasangannya untuk menjadikannya seperti apapun yang ia mau sehingga sulit untuk mengekspresikan dan mengembangkan diri dengan orang yang tergolong “toxic”.
  2. Merasa berharga hanya saat mood dia lagi bagus. Walaupun terkadang hal ini tidak berniat dilakukan oleh pasangan kita namun mungkin dia sedang mengalami stres dari kesibukannya, tapi tidak dapat dipungkiri hal ini dapat kita rasakan jika seseorang cenderung bersikap yang tidak sewajarnya saat dirinya mengalami tekanan. Karena kita pun tidak tahu tekanan-tekanan apapun yang sedang dirasakan. Namun perlu disadari, emosi yang ada dalam diri kita hanya kita yang dapat bertanggung jawab terhadap emosi tersebut. Jadi jangan mengharapkan sesuatu yang lebih dari orang lain.
  3. Pasif – Agresif. Terlalu banyak berkode-kode kepada pasangan, tidak mau berkata terus terang tentang perasaan yang ada didalam diri sendiri. Hal ini tentunya akan menyulitkan seseorang dalam mengerti apa yang dimaksud jika terlalu banyak kode yang diberikan.
  4. Menutupi masalah sementara. Jadi banyak pasangan yang kurang tepat dalam menjalin hubungan. Jika pasangannya sedang marah atau melakukan hal yang buruk untuk tetap mempertahankan hubungan tersebut malah diberikan hadiah. Hal ini tentunya akan memicu adanya kemarahan-kemarahan lain dari pasangan karena dia akan berpikir pasangannya akan mempertahankan hubungannya dengan memberikan hadiah. Tentunya hal ini akan memperburuk hubungan yang sedang dijalani.

Begitulah beberapa ciri dari “toxic relationship” jika hal ini sedang dirasakan maka sebaiknya mengambil jalan untuk berpisah tentunya dengan cara yang baik. Bukan berarti sudah berhenti menyayangi ataupun mencintai, namun hal ini dilakukan untuk saling menumbuhkan satu dengan lainnya. Namun, untuk menghadapi hidup pasca hubungan ini tidaklah mudah. Maka dapat gunakan resiliensi. Resiliensi adalah kemampuan beradaptasi seseorang terhadap situasi yang kurang menyenangkan. Sehingga mampu bangkit kembali menjadi lebih baik. Wolin dan Wolin (1993) mengemukakan tujuh aspek utama yang mendukung individu untuk resiliensi adalah sebagai berikut :

  1. Independence adalah kemampuan untuk mengambil jarak secara emosional maupun fisik dari sumber masalah (lingkungan maupun situasi yang sedang bermasalah).
  2. Initiative adalah keinginan yang kuat untuk bertanggung jawab atas kehidupannya.
  3. Morality adalah kemampuan individu untuk berperilaku atas dasar hati nuraninya. Individu dapat memberikan kontribusinya dan membantu orang yang membutuhkan.
  4. Humor adalah kemampuan individu untuk mengurangi beban hidup dan menemukan kebahagiaan dalam situasi apapun.
  5. Creativity adalah kemampuan memikirkan berbagai pilihan, konsekuensi dan alternatif dalam menghadapi tantangan hidup.
  6. Relationships yaitu mampu mengembangkan hubungan yang jujur, saling mendukung dan berkualitas bagi kehidupan memiliki role model yang baik.
  7. Insight adalah proses perkembangan individu dalam merasa, mengetahui dan mengerti masa lalunya untuk mempelajari perilaku-perilaku yang lebih tepat.

Tentunya memahami dan menjalani hal ini tidaklah perihal yang mudah, namun untuk menumbuhkan semangat untuk memulai kehidupan yang lebih baik adalah ingatlah bagaimana Tuhan memberikanmu kehidupan yang sangat berharga. Ingatlah orang tuamu yang membesarkanmu hingga kini. Tumbuhkan dirimu, hingga dapat memberikan energi positif di lingkungan sekitarmu.

“Tuhan akan melihat perbuatan baikmu. Jika kamu berbuat baik kepada seseorang, Tuhan akan mengelilingimu dengan orang-orang yang baik pula”

Share7TweetSendShareSend
Previous Post

Duel Sengit Covid-19 vs COVID-19 – [Tentang Bahasa]

Next Post

Sasmitha Ayu

Dinda Kalpika Putri

Dinda Kalpika Putri

Mahasiswa Universitas Warmadewa, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dengan Jurusan Ilmu Administrasi

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Sasmitha Ayu

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co