14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Protokol Penanganan Covid-19 Desa Munduk, Buleleng – [Bisa Ditiru]

Putu Ardana by Putu Ardana
April 1, 2020
in Esai
Protokol Penanganan Covid-19 Desa Munduk, Buleleng – [Bisa Ditiru]

Foto situasi hari ini sebuah warung di Munduk yang sudah menjalankan protap, pembeli tidak masuk, hanya menyebut kebutuhan yang hendak dibeli untuk diambilkan penjaga warung, pembeli membuat antrean dan diluar disiapkan hand sanitizer.

Ketika saya menulis tentang pembuatan draft protokol penanganan Covid-19 di desa saya, banyak sekali teman yang men-japri untuk meminta copy-nya dan meminta saya men-share-nya ke publik.

Tentu saja saya agak malu, saya jelas bukan ahlinya dibidang itu dan ini jelas protokol kelas desa. Kami hanya berpikir, kami harus melakukan sesuatu dan kemudian apa yang bisa kami lakukan secara mandiri sebagai desa dan tentu saja dengan tetap mendukung semua kebijakan-kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah lewat cara mensinergikan kebijakan-kebijakan tersebut dengan semua sumber daya yang kami miliki di desa kami. Tetapi saya berpikir positip saja, dan putuskan untuk mensharenya, mudah-mudahan bisa memberi manfaat.

Desa kami adalah desa agraris pegunungan dan mulai berkembang menjadi kawasan wisata. Maka protokol dan protap yang kami buat harus sesuai dengan situasi tersebut dengan tujuan utama meminimalkan kemungkinan terpapar bagi warga dan juga meminimalkan dampak lain seperti ekonomi, sosial dan lingkungan.

***

Protokol penanganan pandemi Covid 19 di desa Munduk.

I. Sasaran.
Seluruh wilayah desa Munduk dengan kategori sbb:

A. Individu.
Membuat semua individu bisa mengamankan dirinya sendiri dengan tag line :
– Jaga kesehatan,
– Jaga kebersihan,
– Jaga jarak.
Dan masing-mempunyai kesadaran untuk melaporkan diri kalau mengalami atau merasakan tanda-tanda terpapar.

B. Kelompok.
Diberdayakan dari kelompok terkecil yaitu tempek/lingkungan, kemudian banjar/dusun sampai desa. Juga kelompok-kelompok lain baik kelompok profesi, keluarga dsb.
Kelompok agar memberdayakan dan memaksimalkan segala sumber daya yang ada dikelompoknya untuk meminimalkan kemungkinan terpapar serta meminimalkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dan diupayakan tidak ada ketergantungan dari luar.

II. Tindakan.
Tindakan-tindakan yang dilakukan harus terstruktur, terukur dan terorganisir.
Ada 4 kategori tindakan.

1. Sosialisasi/kampanye.
Memberi pemahaman dan menyampaikan kepada warga tentang:
-Apa dan bagaimana Covid 19 itu agar semua warga mempunyai pemahaman yang memadai.
– Memberikan petunjuk-petunjuk praktis tentang tindakan-tindakan yang harus dilakukan secara mndiri baik individu maupaun kelompok.
– Mengumpulkan dan menyaring semua informasi positip tentang Covid 19 untuk melawan berita-berita negatif dan hoax tentang Covid 19.
– Memaksimalkan struktur desa sampai jajaran terbawah (tempek/lingkungan) dan semua kelompok/ organisasi yang ada di desa sebagai jejaring penyampaian informasi.

2.Preventif (pencegahan).
Perlindungan wilayah dari ancaman virus yang berasal dari luar dan meminimalkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dari pandemi ini dengan :
– Disinfektanisasi pada daerah atau tempat yang sering bersentuhan dengan orang.
– Pengaturan orang yang keluar masuk kawasan desa.
– Pengaturan penerimaan saudara yang pulang kampung, wisatawan, paket/pos dsb.
– Pengaturan acara-acara yang bisa melibatkan banyak orang seperti pernikahan, kematian, rapat dsb.
-Pengaturan kegiatan ekonomi mana yang masih boleh dijalankan dengan pengaturan dan mana yang harus ditutup sama sekali.
– Membuat pendataan tentang warga yang mempunyai kemungkinan tidak bisa memenuhi kebutuhan pokoknya karena tidak bisa bekerja misalnya dan menyiapkan tindakan antisipasinya.

3. Kuratif (penanganan).
– Membuat prosedur standard kalau terjadi atau menemukan ada warga yang terpapar.
-Membuat prosedur standard untuk ODP, PDP dan keluarganya.
– Melakukan pendataan dan selanjutnya melkukan monitoring terhadap warga yang rentan terpapar yaitu : balita, ibu hamil, manula, punya penyakit khusus dan keluarga ODP/PDP.

4. Keamanan.
Membuat prosedur-prosedur tindakan untuk mensupport bidang-bidang sosialisasi, preventif dan kuratif sehingga semua protkol yang disusun bisa berjalan sesuai prosedur tetap yang dibuat dan disepakati.

*Catatan.
Semua bidang yaitu sosialisasi, prevnetif, kuratif dan keamanan, kemudian menjabarkan dalam bentuk prosedur yang detail berupa tindakan-tindakan dan pelaksanaan untuk menjalankan protokol diatas dan selanjutnya penjabaran secara detail itu akan menjadi protokol resmi pelaksanaan atau sebagai protap.

Terimakasih.

***

Protapnya berisi rincian detail pelaksanaannya seperti, dengan cara dan menggunakan media apa sosialisasi dilaksanakan, bagaimana prosedur penanganan keluar masuknya orang ke wilayah desa, bagaimana tata cara bagi kegiatan ekonomi yang masih boleh berjalan seperti pasar dan warung, bagaimana mendata, memonitor dan menangani kelompok yang rentan terpapar maupun yang rentan secara ekonomi, bagaimana sangsi dibuat dst…dst.
Akan terlalu panjang kalau protapnya ikut di share dan juga banyak yang terlalu spesifik sesuai keadaan setempat.

Protokol ini tentu sangat jauh dari sempurna, kritik dan masukan akan kami terima dengan senang hati, tetapi bagi yang menganggap ini bermanfaat silahkan menggunakannya.
Kita mempunyai musuh yang sama, pandemi Covid 19 dengan segala dampaknya.
Dan kami masyarakat desa Munduk adalah salah satu dari garda paling ujung (desa) untuk menghadapi pandemi ini bersama segenap jajaran pemerintah Indonesia.

Jaga kesehatan
Jaga kebersihan dan
Jaga jarak.

Salam dari desa. [T]

*tulisan ini dimuat pertama kali di kagama.id

Tags: bulelengcovid 19desaDesa Munduk
Share130TweetSendShareSend
Previous Post

Superman is Dead & Bangli Sastra Komala

Next Post

Dimensi Biru

Putu Ardana

Putu Ardana

Tokoh masyarakat Desa Munduk, Sukasada, Buleleng

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Dimensi Biru

Dimensi Biru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co