24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Aroma Melati dari Secangkir Teh di Puri Loji

Penulis Cerita Katagori Umum by Penulis Cerita Katagori Umum
April 1, 2020
in Esai
Aroma Melati dari Secangkir Teh  di Puri Loji

Aroma Melati dari Secangkir Teh di Puri Loji / Ngurah Windara

Oleh: AA Ngurah A Windara – Denpasar

Setelah senja kemarin diguyur hujan, suasana pagi ini benar-benar cerah. Halaman menghijau, mata jadi seger, bulir-bulir  sisa air hujan menggantung pada pucuk-pucuk daun, bening dan berpendar cahaya, lalu menetes pelan. Semilir angin menyapa, sejuk. Ada hembusan ringan  bersama keharuman lembut menggoda, keharuman khas bunga sandat & cempaka, terkadang bersamaan, terkadang bergantian.

Ini kampung saya, Serongga, kampung dengan ratusan pohon sandat dan cempaka menjulang tinggi tersebar di pakarangan dan teba rumah-rumah penduduk, sebagian menjadikannya tumpuan hidup. Seluruh warga kampung dan orang-orang yang ‘bertamu’ atau melintas di jalan yang membelah desa,  gratis menghirup wangi alaminya.

Di halaman, di atas rerumputan hijau, saya berdiri, membiarkan tubuh tetap terpaku  tenang, menghirup udara segar dalam-dalam. Memanjakan tubuh dicumbu sinar matahari. Ini nikmat pagi tiada taranya. Di tengah kecemasan global tentang wabah Covid-19, muncul gagasan tentang upaya mendisinfeksi kulit, pakaian, atau benda lain dengan sinar matahari pagi. Banyak orang tiba-tiba rajin berjemur, walau belum teruji keampuhannya.  Saya berjemur hanya dengan satu alasan, merasakan jiwa yang lebih tentram dan hati yang senang saja. Dan, ketika matahari meninggi, saatnya berpisah dengan kenikmatan pagi. Oh tidak ! Saya ingin memperpanjangnya beberapa saat lagi. 

Jam 10 pagi, sinar matahari mulai menyengat. Saya segera beringsut, melangkahkan kaki menuju  kebun di teba, di belakang rumah. “Mudah-mudahan dapat rezeki  durian runtuh, atau buah alpukat tua yang berserakan”, hati saya membatin. Ritual ke-dua di pagi ini juga sebuah bentuk kenikmatan lain,  atau paling tidak, inilah  sebuah ‘bonus ‘ hidup di kampung, di alam Bali, di alam Nusantara yang memiliki sinar matahari  berlimpah, juga alam flora, yang asal mau berusaha sedikit saja pasti ada hasilnya. Buah dan sayuran yang segar, tinggal petik dan lep, seperti iklan sosis di tivi itu,  atau pesona warna warni serta harumnya bunga-bunga. 

Belum sampai langkah kaki di teba, refleks, langkah terhenti seketika, seperti ada kekuatan menahan. Kekuatan apa ? Harum bunga ! Ini jelas bukan harum sandat atau cempaka yang juga tumbuh di sekitar rumah. Ini keharuman bunga melati yang tumbuh di halaman bagian selatan, di sebelah Bale Gede menuju teba, hmm…..

Tanpa sadar, keharumannya mampu melambungkan ingatan pada mendiang Ibu. Dulu, tanaman melati ini ditanam beliau, di depan Gedong Rata.  Ibu akan marah-marah jika ada orang lain, termasuk saya ketika salah memangkas ranting atau daunnya. Ibu sangat menyukai keharuman bunga melati. Disamping Melati juga favorit aroma bunga cempaka dan gardenia. Begitu juga saya, jadi ikut ketularan. Hal yang paling tidak bisa terhapus dari memori di kepala, ketika keharuman melati mampu merasuk ke semua ruangan di rumah, di halaman luar Loji, di dalam kamar Ibu. Oh…tentu juga di kamar saya. Dan, bila sedang musim, Ibu biasa memetiknya,  menampungnya dalam bakul kecil, lalu ditaruh di meja, atau sengaja diserakkan di tempat tidur.

Bila punya kuasa, ingin rasanya kembali ke masa itu, masa dimana Ibu masih ada, Ibu telah mengambil posisi ayah sebagai  penglingsir di Puri Loji, membesarkan ke-5 orang putra putrinya. Ibu yang sekaligus juga menjadi ayah, karena ketika usia saya 4 tahun, ayah sudah duluan meninggalkan kami. Saya sadar, bahwa hidup ini mengalir ke depan, tidak bisa surut ke belakang lagi.

Biarlah, pagi ini saya urungkan diri ke kebun belakang,  Saya langkahkan kaki ke dapur. Ambil cangkir, ambil teh tubruk, menyeduhnya dengan sedikit gula. Memetik beberapa kuntum melati, lalu mencelupkannya ke dalam cangkir. Hmmmmm… minum teh dengan aroma kesegaran melati, asli, ala saya.

Entah sampai kapan, menjalani semua aktifitas ‘di rumah saja’ tentu bikin bosan juga. Paling tidak, setelah tandas satu cangkir ‘teh melati’ ini, saya telah menyiapkan sekop kecil, tanah, sekam bakar dan pupuk organik. Beberapa anakan tanaman melati akan saya pisahkan, di tanam pada spot-spot lain di area taman ini. Saya ingin Loji ini akan tetap harum alami oleh bunga-bunga alam, termasuk bunga favorit Ibunda, melati.

Kesederhanaan tampilan bunga melati nan putih bersih, serta keharumannya telah menginspirasi banyak orang dalam kehidupan, termasuk salah satu lagu  yang saat  ini  saya suka banget, lagu lama yang telah ‘dicuci ulang’ dan dinyanyikan Sammy Simorangkir …..

“kau bunga di tamanku
di lubuk hati ini
mekar dan kian mewangi
melati pujaan hati 
bersemilah sepanjang hari
mewarnai hidupku
agar dapat kusadari
artimu bagiku 
kau melati  putih dan bersih
kau tumbuh diantara belukar berduri
seakan tak peduli lagi
meski dalam hidupmu kau hanya memberi 
kau tebar harum sebagai tanda
cinta yang telah kau hayati
di sepanjang waktu”

Tags: Lomba Menulis Cerita Dari Rumah Tentang Rumah
Share14TweetSendShareSend
Previous Post

Dimensi Biru

Next Post

Ingin Sekolah, Kubuat Sekolah; Rindu Guru, Kujadi Guru

Penulis Cerita Katagori Umum

Penulis Cerita Katagori Umum

Cerita-cerita ini ditulis para peserta lomba menulis cerita Dari Rumah Tentang Rumah yang diselenggarakan tatkala.co untuk katagori umum

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Ingin Sekolah, Kubuat Sekolah; Rindu Guru, Kujadi Guru

Ingin Sekolah, Kubuat Sekolah; Rindu Guru, Kujadi Guru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co