14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Terima Kasih, Saya Kuliah D3 Hingga S2 dengan Modal Pinjaman di LPD

I Nengah Suarmanayasa by I Nengah Suarmanayasa
March 1, 2020
in Esai
Terima Kasih, Saya Kuliah D3 Hingga S2 dengan Modal Pinjaman di LPD

Acara pertanggungjawaban di LPD Desa Adat Selatnyuhan, Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli,

Hari Minggu, tanggal 1 Maret 2020 bertepatan dengan Hari Manis Kuningan, saya tumben mengikuti acara pertanggungjawaban pengurus Lembaga Perkreditan Desa (LPD) kepada krama adat di kampung. Senang sekaligus bangga karena tempat kelahiran sudah memiliki LPD.

Sebagai info bahwa diantara 1.493 desa adat yang ada di Bali, belum semua memiliki lembaga LPD. Data dari LPLPD sampai dengan akhir tahun 2019, jumlah LPD yang ada di Bali sebanyak 1.443, sisanya lagi 50 desa adat masih berjuang untuk mendirikan LPD. Artinya, dalam konteks itu tanah kelahiran saya sudah bisa dikatakan maju apalagi LPD saat ini sudah berusia 18 tahun. Usia yang sudah dikatakan sedang senang-senangnya bersolek jika diibaratkan seorang gadis desa.

LPD Desa Adat Selatnyuhan, Desa Pengiangan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, adalah nama sekaligus alamat lengkap LPD sekaligus pula alamat yang tertera di KTP saya. Sebuah desa yang beranggotakan 209 KK dan berbatasan dengan kabupaten Gianyar sehingga kami selaku warganya merasa lebih dekat ke kota Gianyar.

Tapi kami tetap bangga dengan Bangli, sebuah kabupaten yang dikatakan sejuk dan nyaman, seperti jargon yang dimiliki Bangli, yakni Bersih, Aman, Nyaman, Gairah, Lestari, Indah. Selain jargon tersebut, Bangli juga memiliki tag line yang tertulis di setiap sekolah maupun kantor pemerintahan yakni “Bagimu Bangli kuberjanji untuk mengabdi”.

Mungkin karena tulisan tersebut, sampai saat ini saya belum ikhlas pindah domisili menjadi warga Buleleng mesti sudah tinggal sejak tahun 2011. Alamat KTP sampai sekarang masih Bangli, jika hal ini diketahui dinas Dukcapil tentu teguran keras akan dilayangkan kepada saya.

Sekitar jam 09.00 wita, saya datang ke tempat paruman (ruang pertemuan) yang berupa wantilan pura desa. Tampak pengurus LPD sudah bersiap sedangkan warga lainnya sudah mulai berdatangan. Pengurus kemudian melakukan persembahyangan di dalam pura. Acara paruman tidak akan dimulai sebelum Jero Mangku memercikkan tirta kepada semua warga yang hadir di paruman. Tentu ini adalah suasana yang sakral.

Warga dengan sabar menunggu nunas tirta sebagai perwujudan wangsuh pada Ida Bhatara. Sekitar pukul 10.00 wita, acara paruman pun dimulai dengan prolog oleh penyarikan adat. Adapun agenda paruman adalah penyampaian laporan dari pemucuk LPD, laporan dari Panureksa LPD, berikutnya acara darmatula (diskusi), setelah itu diisi acara hiburan berupa pengundian no rekening tabungan bagi 15 nasabah. Terakhir acara penutupan.

Saatnya pamucuk (kepala) LPD menyampaikan laporan kegiatan selama tahun buku 2019. Penyampaian laporan dimulai dengan menyebutkan sumber pendapatan dan biaya operasional yang dihabiskan hingga pada akhirnya keluar angka laba yakni sebesar Rp 557.123.754. Angka ini meningkat dari perolehan laba tahun buku 2018. Ini bukti bahwa LPD memiliki kinerja yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Pamucuk juga dengan gamblang menyampaikan rencana pembagian laba tersebut dimana alokasi laba harus mengacu kepada Perda no.3 tahun 2017 tentang LPD. Amanat perda mewajibkan kepada LPD agar 20 persen laba dialokasikan untuk pembangunan desa adat. Sehingga tahun 2020 ini, desa adat menerima dana sebanyak Rp 111.424.751 disamping menerima dana sosial (5 persen) sebesar Rp 27.856.188.

Total uang yang diserahkan LPD kepada warga adat sebanyak Rp 139.280.939. Angka ini sangat besar maknanya bagi krama adat. Dana ini akan digunakan untuk membantu biaya penyelesaian pembangunan pura maupun upacara ngenteg linggih yang akan dilaksanakan akhir tahun 2020.

Laporan yang disampaikan oleh pamucuk diterima baik oleh  panureksa maupun oleh semua krama adat. Penyampaian laporan dilaksanakan dengan penuh rasa kekeluargaan. Ini Menandakan bahwa LPD dan krama adat adalah satu kesatuan yang sudah sepatutnya bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan LPD yang semakin baik.

Terima Kasih

Saat acara diskusi, saya diminta memberikan komentar, saran maupun masukan untuk kemajuan LPD. Saya yang tumben hadir saat paruman merasa tidak enak hati tapi karena sudah ditunjuk tentu tidak enak kalau menolak. Pada kesempatan yang baik itu, saya mengawali dengan menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam dan tulus kepada LPD. Tanpa bantuan LPD, mungkin saya tidak bisa membuat tulisan ini sekarang.

Saat kuliah jenjang diploma 3, Bapak saya pinjam uang di LPD untuk modal kuliah. Begitupula saat lanjut S1 dan S2, Bapak masih menjadikan LPD sebagai sahabatnya di kala kesusahan. LPD penyelamat hidup saya. Sampai sekarang pun LPD masih menjadi mitra strategis keluarga dalam mengejar cita dan cinta.

Di hadapan paruman yang terhormat beberapa kali mulut saya berucap kata terima kasih, matur suksme majeng ring pengurus LPD. Sehingga saya berjanji akan berusaha berkontribusi demi kemajuan LPD.

Ada beberapa hal yang saya sampaikan terkait keberadaan LPD. Diantaranya, mengajak warga untuk menumbuhkan rasa memiliki LPD, karena sejatinya LPD adalah milik krama. Caranya, mengajak warga untuk menabung dan meminjam dana di LPD. Salah satu keuntungan mendepositokan uang di LPD adalah tidak adanya pajak dan bunganya lebih tinggi dari bank konvensional.

Sangat lucu manakala Ibu saya menjual bubur ayam, tapi saya selaku anaknya membeli bubur ayam ke tempat lain. Demikian analogi yang saya sampaikan untuk meyakinkan warga agar benar-benar merasa memiliki LPD. Jika warga menggunakan jasa LPD maka potensi laba akan meningkat sehingga dana yang akan diterima oleh warga di tahun berikutnya akan semakin banyak. Itu artinya LPD dari kita, oleh kita dan untuk kita warga desa.

Selain itu, saya juga mengingatkan kepada pengurus agar menerapkan prinsip kehati-hatian dalam tata kelola LPD dan terakhir saya mengingatkan bahwa musuh LPD adalah kredit macet. Kredit macet adalah sebuah risiko keuangan tapi hal tersebut bisa diantisipasi dengan menerapkan konsep 5 C (Character, capacity, capital, collateral dan condition oc economy) dan niat tulus pengabdian untuk desa.

Di akhir kata saya juga menyampaikan akan berusaha berkontribusi untuk mendukung, berpartisipasi untuk kemajuan LPD. Sekali lagi terima kasih LPD. Kau hadir menyapa disaat yang tepat. Tanpamu saya adalah butiran debu, denganmu, langkah ini kian mantap menggapai cita dan cinta. [T]

Tags: Banglidesa adatkuliahLPD
Share40TweetSendShareSend
Previous Post

“Masatua”, Dulu di Tempat Tidur, Kini di Balai Banjar – [Bulan Bahasa Bali di Desa Adat Kelaci]

Next Post

Pembina Pramuka Belum Tentu Berjiwa Pramuka

I Nengah Suarmanayasa

I Nengah Suarmanayasa

Staf pengajar di FE Undiksha-Singaraja

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Pembina Pramuka Belum Tentu Berjiwa Pramuka

Pembina Pramuka Belum Tentu Berjiwa Pramuka

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co