23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Jimat CPNS

Eka Prasetya by Eka Prasetya
February 9, 2020
in Esai
McDonald dan Cerita-cerita Kampungan

SEMENJAK pengumuman seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), teman saya – sebut saja namanya Ari – jadi uring-uringan. Dia merasa gugup. Namanya masuk dalam daftar CPNS yang berhasil lolos dalam seleksi administrasi.

Ari gugup karena ada seleksi lainnya yang menanti. Seperti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kedua tes itu menjadi semacam pertarungan hidup dan mati bagi Ari.

Ari sebenarnya sudah punya pekerjaan lain sebagai karyawan swasta. Tapi, sejak menjalin hubungan dengan kekasihnya kini, ia mendadak begitu berhasrat menjadi PNS. Konon, calon mertua baru akan memberikan SIM (surat izin menikah) bila dia berhasil jadi PNS.

Maka, sejak namanya muncul dalam daftar kelulusan seleksi administrasi, Ari benar-benar merasa tertekan. Berbagai buku tentang seleksi CPNS, dia beli. Baik online maupun offline. Grup ruang belajar seleksi di salah satu media sosial pun ia ikuti.

Meski sudah mempersiapkan diri secara lahiriah, Ari masih merasa ragu. Ia merasa ada hal yang mengganjal. Maka, ia mulai melakukan perjalanan spiritual. Berdoa di tempat-tempat yang konon mustajab.

Ternyata ia masih merasa “kosong”. Ari pun mengeluh dengan penuh rasa putus asa. Ia merasa perlu memiliki jimat. Sehingga ia lancar dalam menjawab soal-soal saat seleksi nanti. Ari pun memohon agar diajak nangkil ke balian sakti mandraguna yang bisa meloloskan dirinya menjadi PNS.

“Kau kan tahu sendiri. Kalau aku tidak lulus jadi PNS, semua bisa berakhir. Aku bisa batal kawin. Eh, nikah. Ajak aku nangkil ke tempat balian kenalanmu itu,” rengeknya.

Ari tahu betul saya berteman dengan Agus, balian yang begitu tersohor karena kemampuannya dalam usada bali, usada bekung, maupun penerangan. Tapi sejujurnya, saya enggan mengatar Ari kesana. Maklum, Agus sedang full job.

Maklum, sejak seleksi administrasi CPNS diumumkan, banyak yang tangkil ke rumah Agus. Apalagi belakangan ini Agus sering mengeluh dirinya jarang istirahat, karena yang tangkil minta jimat kelulusan terlalu banyak.

“Apalagi waktu kajeng kliwon kemarin itu. Banyak sekali yang tangkil. Dari jam dua siang sampai jam empat pagi tidak putus-putus,” cerita Agus saat bersua dengan saya suatu ketika.

Sebagai salah seoran balian pilih tanding seantero Bali Utara, Agus sudah pasti dicari para pelamar CPNS. Tujuannya sudah pasti. Meminta agar jalan sebagai CPNS dimuluskan, tanpa halangan sedikit pun.

Soal kepiawaian Agus sebagai balian tak perlu diragukan lagi. Masalah hujan, sudah jelas dia pawangnya. Masalah asmara, ada lengis colek yang jadi jawabannya. Soal permohonan menjadi CPNS, ini lain lagi ceritanya.

Entah sudah berapa banyak CPNS yang datang tangkil ke rumahnya. Memohon agar dilancarkan saat seleksi. Sehingga bisa lolos sebagai PNS dan mengantongi Nomor Induk Pegawai (NIP) seperti yang diharapkan.

Pada hari-hari tertentu seperti purnama dan tilem, tak kurang dari 10 orang CPNS yang datang meminta doa. Itu belum termasuk hari-hari lain. Apalagi saat kajeng kliwon. Hari ini menjadi semacam high season bagi Agus saat praktik sebagai balian.

Singkat cerita, saya pun mengantar Ari tangkil ke tempat praktik Agus. Hari kajeng kliwon sengaja saya pilih, biar lebih afdol. Ternyata antreannya cukup panjang. Ada pula yang mengantre karena keluhan pamalinan maupun desti.

Saat kesana, saya minta Ari membekali diri dengan daun sirih, benang untuk mengikat uang, sebotol air yang sukla, serta pis kepeng yang tentunya masih sukla.

Akhirnya tiba giliran kami. Begitu masuk ke ruang praktik, Agus langsung bisa menebak. “Mau minta jimat lolos CPNS ya,” ujarnya. Ari pun hanya bisa mengangguk.

Dengan cepat Agus mengambil daun sirih yang sudah dibawa. Melipatnya menjadi ukuran kecil, dan mengikatnya dengan benang. Sekejap kemudian mulutnya komat-kamit membaca doa. Tak lama kemudian, daun itu diserahkan pada Ari.

“Bawa pas ujian. Taruh di dalam kantong. Jangan di kaos kaki, apalagi di dalam sepatu. Jangan dibawa ke kamar mandi,” pesan Agus.

Tapi, saat itu Ari tak langsung menerimanya. Ia justru mengajukan permintaan lain.

“Anu jro balian, kalau bisa jimatnya jangan seperti itu. Kalau bisa di pulpen atau di kartu ujian saja,” kata Ari seraya menyodorkan kedua benda itu.

Agus pun melotot. Barangkali dia berpikir, “cerewet sekali orang ini. Sudah minta jimat, sekarang minta biar ajiannya ditaruh di pulpen dan kartu ujian. Mana sesari-nya sedikit.”

Sambil mendegus, Agus akhirnya menerima kedua benda itu. Dengan cepat dia merapalkan doa dan mantra pada dua benda itu. “Sudah. Ini bawa pulang. Ingat jangan dibawa masuk ke kamar mandi,” pesan Agus lagi.

* * *

SEMINGGU setelah saya mengantar Ari tangkil ke tempat Agus praktik, kebetulan saya bersua dengan Agus di Singaraja. Saya bertanya, apakah doa-doanya soal rekrutmen CPNS mustajab? Bagaimana bila pasien yang datang ke sana tidak lolos.

Ternyata jawaban Agus sederhana. “Saya kan hanya bantu memfasilitasi. Bantu berdoa pada Tuhan. Kalau dia (pasien) tidak pernah belajar, ya tidak mungkin lolos. Semua itu tergantung kehendak Beliau,” ucapnya lagi.

Sambil bisik-bisik, saya kemudian bertanya pada Agus. “Gus, waktu ini saya suruh beberapa orang tangkil ke sana. Mungkin saja bawa sesari yang banyak. Apa tidak ada persenan untuk saya?”.

Ketika ditanya begitu, Agus bilang sudah pasti tidak ada persenan buat saya. “Kamu seperti tidak kenal saya. Mau saya celaka dengan terima sesari?” katanya dengan nada tinggi.

Saat itu saya baru sadar. Ternyata Agus adalah salah satu balian yang tidak boleh menerima sesari. [T]

Tags: balianCPNSjimat
Share24TweetSendShareSend
Previous Post

Tabiat Unik Calon Pengantin yang Bikin MUA Hilang Mood dan Riasan jadi Kacau

Next Post

Tarian Garis, Tarian Alam I Ketut Suasana Kabul

Eka Prasetya

Eka Prasetya

Menjadi wartawan sejak SMA. Suka menulis berita kisah di dunia olahraga dan kebudayaan. Tinggal di Singaraja, indekost di Denpasar

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Tarian Garis, Tarian Alam I Ketut Suasana Kabul

Tarian Garis, Tarian Alam I Ketut Suasana Kabul

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co