6 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membaca Kumpulan Cerpen dalam Pentas Drama “A Mother & A Monster” di Kampus Bawah Undiksha

Santi Dewi by Santi Dewi
December 19, 2019
in Ulasan
Membaca Kumpulan Cerpen dalam Pentas Drama “A Mother & A Monster” di Kampus Bawah Undiksha

Drama “A Mother & A Monster” di Kampus Bawah Undiksha (Foto Sonia)

Drama adalah salah satu mata kuliah wajib semester 5 yang mungkin sangat dinanti bagi mahasiswa-mahasiswi program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Undiksha. Sebab, inilah kesempatan bagi mahasiswa untuk berkreatifitas dan memutar otak bersama-sama yang sekaligus menjadi sebuah final project di akhir semester. Salah satunya adalah drama yang berjudul A Mother & A Monster yang dibawakan oleh kelas 5F. Naskah ini merupakan naskah dari Kadek Sonia Piscayanti dan disutradarai oleh Anggun Sentyawati yang juga adalah ketua UKM Teater Kampus Seribu Jendela, Undiksha.

Pementasan ini diselenggarakan pada Rabu, 18 Desember 2019 di Wantilan Kampus Bawah, Undiksha. Sebenarnya, ada dua drama yang tampil di hari yang bersamaan di mana salah satunya lagi berjudul Schizophrenia. Namun sangat sayang sekali, saya melewatkannya karena ada sesuatu hal yang tidak dapat diganggu gugat. Alhasil, hanya drama A Mother & A Monsterlah yang sempat saya nikmati.

Drama ini bercerita tentang seorang perempuan yang tenggelam di dunia prostitusi yang diperankan oleh Gek Diah dan menemukan seorang bayi di suatu jalan yang kemudian dibesarkannya hingga dewasa. Sampai suatu hari, sang ibu memberitahu sebuah kebenaran kepada anaknya Ananda yang diperankan oleh Yanti, bahwa ia bukanlah ibu kandungnya. Setelah menerima kenyataan pahit, sang anak memutuskan untuk pergi, yang kemudian membawanya bertemu dengan Knowledge yang diperankan oleh Andre Sastra, serta Love yang diperankan oleh Pande Baba, dan segala pertentangan yang ada di dunia. Akhirnya, sang anak pun bertemu dengan ibu kandungnya yang diperankan oleh Sri Puspita dan sang ibu membunuh darah dagingnya sendiri.           

Setelah saya menonton pementasan ini, saya merasa seperti habis membaca kumpulan-kumpulan cerpen yang menarik saya untuk larut dan hanyut pada setiap adegannya. Ketika membaca kumpulan cerpen, saya membaca berbagai macam cerita yang berbeda dan muncul pula berbagai macam perasaan di masing-masing ceritanya. Dan hal serupa inilah yang saya temukan ketika menonton pementasan ini. Di mana saya sebagai penonton merasa seperti menyaksikan beberapa kisah yang juga mempermainkan perasaan saya yang awalnya dibuat kagum, turut merasa pilu, kemudian hanyut dalam romansa percintaan, dan perasaan-perasaan yang lainnya.

Mulanya, pementasan diawali dengan nyanyian dan musik yang dimainkan secara live dan dilanjutkan dengan monolog perempuan yang berkisah tentang hidup pahitnya hingga akhirnya ia menemukan seorang bayi. Saya pribadi sangat menyukai adegan awal ini. Padahal, setting panggungnya sangat sederhana sekali. Hanya terdapat sebuah kursi yang dimandikan oleh lampu netral dan kuning yang menerangi panggung serta pemain yang bermonolog sambil merokok. Namun entah kenapa, saya merasa bahwa adegan ini sangat kuat. Saya rasa, pemain telah berhasil mendalami perannya dengan baik sehingga memunculkan emosi yang pas takarannya.

Kemudian, bagian favorite kedua saya adalah adegan akhir. Di mana terjadi pertentangan batin sang ibu kandung antara kecemasan dan keikhlasan. Cemas akan nasib sang anak, atau ikhlas merelakan sang anak. Lampu putih menyorot fokus pada sang ibu kandung dan anaknya, kemudian saat mereka berpelukan, sang ibu perlahan mengangkat tangannya dan “aaaaaaa!!!”. Darah merah menyembur ke atas. Sang ibu lalu menangis & tertawa memeluk anaknya yang tergeletak penuh darah, dan lampu mati diiringi dengan tepuk tangan dan sorak-sorai penonton.

Potongan-potongan adegan yang disuguhkan oleh drama ini membuat saya seperti benar-benar merasa membaca sekumpulan cerpen. Sebab, saya seperti di bawa pada kisah-kisah dan perasaan-perasaan yang berbeda di setiap adegannya. Musik-musik yang hadir di awal dan di sela-sela adegan seperti menyuguhkan kita sebuah orkestra musik yang dapat dinikmati tersendiri. Lalu kisah pertikaian sang anak dan ibu yang membesarkannya. Kemudian kisah cinta sang anak yang bertemu dengan seorang laki-laki, yang di tengah-tengahnya diselipkan adegan dansa romantis serta pertentangan-pertentangan hidup yang membuat resah sang anak. Sebelum akhirnya, kisah ditutup dengan pertemuan sang anak dengan ibu kandungnya yang berakhir dengan tak terduga.


Pentas Drama “A Mother & A Monster” di Kampus Bawah Undiksha

Adegan-adegan dalam setiap kisahnya benar-benar kuat. Termasuk beberapa pemain yang hadir memberikan tragedi-tragedi kecil seperti tokoh The Land yang diperankan oleh Yeni Wahyuningsih, tokoh Jelousy yang diperankan oleh Enik Kristyani, tokoh Hatered yang diperankan oleh Yunita, tokoh Mother 1 yang diperankan oleh Yuni Widianingsih, dan Mother 2 yang diperankan oleh Mutiara Dalta. Keseluruhan pemainpun berhasil memainkan perannya dengan apik sesuai dengan porsinya masing-masing.

Respon penonton yang duduk di sekitar saya pun beraneka ragam, ada yang ikut merasa sedih, baper, dan tak terkecuali saya yang hampir saja menitikkan air mata. Ya, kisahnya memang sangat nano-nano. Namun tak hanya kisahnya, artistiknya pun dirancang sangat sungguh-sungguh dan kreatif, seperti memberi tambahan bumbu yang menjadikan hidangan tersebut lebih lezat. Terlebih lagi, permainan lampu dan gradasi warna yang dimainkan secara tepat membuat setiap adegannya semakin indah. Tak terkecuali permainan lampu yang dimainkan dari belakang panggung yang memunculkan siluet-siluet si pemain.

Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil. Mungkin itulah kata yang tepat menurut saya untuk sutradara dan seluruh team-nya yang sudah berhasil mementaskan drama dengan sangat memukau penonton dan mungkin membekas di ingatan para mata yang menangkapnya. Pengalaman ini tentunya akan sangat berguna bagi saya dan teman-teman, karena tahun depan, giliran angkatan sayalah yang harus berproses dan berjuang bersama-sama. Huhu… [T]

Tags: Kadek Sonia PiscayantiTeaterUndiksha
Share76TweetSendShareSend
Previous Post

Tabu Dan Batasan-Batasan yang Mengekang Tubuh

Next Post

Drama Ini Tak Akan Berakhir – Obituari Sunaryono Basuki Ks.

Santi Dewi

Santi Dewi

Lahir di Kalimantan, 02 Mei 2000. Mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Undiksha. Saat ini aktif dalam Teater Kampus Seribu Jendela. Suka menyanyi, teater, dan melukis wajah.

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Drama Ini Tak Akan Berakhir – Obituari Sunaryono Basuki Ks.

Drama Ini Tak Akan Berakhir - Obituari Sunaryono Basuki Ks.

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

SARASWATI DI INDIA

— Catatan Harian Sugi Lanus, 31 Oktober 2026 * SEMINGGU menjelang Hari Saraswati, Sabtu, 31 Oktober 2026, saya masih keluyuran...

by Sugi Lanus
November 6, 2026
“Kozmic Blues”: Bertahan di Tengah Hidup yang Tak Pasti
Ulas Musik

“Kozmic Blues”: Bertahan di Tengah Hidup yang Tak Pasti

ADA masa ketika kita merasa hidup sudah berjalan terlalu jauh, tetapi kita sendiri belum sampai ke mana-mana. Waktu terus bergerak,...

by Ahmad Sihabudin
November 6, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Libatkan Ratusan Kreator, Tarik Lebih dari 15.000 Pengunjung
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Libatkan Ratusan Kreator, Tarik Lebih dari 15.000 Pengunjung

SELAMA dua hari, Taman Pecangakan, Negara, menjelma menjadi ruang perjumpaan bagi ribuan orang dengan beragam gagasan dan karya kreatif. Musik...

by tatkala
November 6, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Karman dan Wajah di Balik Gorden

Ada orang yang berkeliaran di jalanan  dan  kita sebut “gila”, tetapi mungkin hanya terlalu lama sendirian. PAGI itu seorang ibu...

by Tri Nugroho Adi
November 6, 2026
Harmoni dan Ironi Pendidikan
Buku Tatkala

Harmoni dan Ironi Pendidikan

Judul: Harmoni dan Ironi Pendidikan Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. ISBN: Masih dalam...

by Buku Tatkala
November 5, 2026
Dari Singapadu ke Bengaluru, Wayang dan Tari Bali Menjalin Dialog Budaya di Panggung India
Panggung

Dari Singapadu ke Bengaluru, Wayang dan Tari Bali Menjalin Dialog Budaya di Panggung India

DI atas panggung di Bengaluru, dua tradisi pewayangan bertemu dalam satu cerita. Wayang boneka India membuka kisah, sementara wayang kulit...

by Nyoman Budarsana
November 5, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Daftar Hadir Terakhir Reuni

GEDUNG SMP negeri di kota Cilacap itu masih belum berubah. Bangunan tua dengan pintu dan jendela kayu jati yang besar...

by Chusmeru
November 5, 2026
Dari Sadap Nira ke Sadap Data
Bahasa

Dari Sadap Nira ke Sadap Data

DALAM beberapa kali kunjungan dan penelitian kebahasaan di Desa Pedawa, Buleleng, saya kagum pada kekayaan tradisi desa Bali Aga yang unik ini. Salah...

by I Made Sudiana
November 5, 2026
Wacana Manggala Pewayangan — Dalang dan Kegelisahannya
Buku Tatkala

Wacana Manggala Pewayangan — Dalang dan Kegelisahannya

Judul: Wacana Manggala Pewayangan - Dalang dan Kegelisahannya Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Dr. I Gusti Made Darma Putra,...

by Buku Tatkala
November 5, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Ketika “Sebentar” Jadi Kata Paling Mahal: Kelalaian jadikan Anak sebagai Korban

LINIMASA saya di bulan Oktober dipenuhi dua kabar yang membuat dada sesak. Dua-duanya soal anak kecil yang ditinggal orang tuanya....

by Fitria Hani Aprina
November 4, 2026
Tubuh yang Meruang dan Wajah Logam Kekuasaan
Ulas Pentas

Tubuh yang Meruang dan Wajah Logam Kekuasaan

PENTAS teater tubuh berlangsung dua malam di Gedung Kesenian Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur, 1-2 November 2026. Malam pertama...

by Silvester Petara Hurit
November 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Esai

Kuasa dalam Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan

PEMBERIAN kuasa adalah suatu perjanjian yang memberikan kekuasaan kepada seseorang untuk menerima dan melaksanakan suatu urusan atas nama pemberi kuasa...

by I Made Pria Dharsana
November 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co