14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadi Berbeda Itu Oke

Putu Susila Darma by Putu Susila Darma
October 16, 2019
in Esai
Menjadi Berbeda Itu Oke

Ilustrasi diolah dari gambar di Google

“Berikanlah perhatian lebih pada sifat Anda daripada reputasi Anda, karena sifat Andalah yang menggambarkan siapa diri Anda sebenarnya, sedangkan reputasi Anda hanyalah apa yang dipikirkan oleh orang lain tentang Anda” -John Wooden-

___

Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna. Sebaiknya Anda berhenti menjadi bunglon diantara teman-teman Anda. Betapa menyakitkannya nanti jika Anda terus-menerus mencoba mempertahankan peran diri sendiri yang tidak asli. Anda sebaiknya bebas mengekspresikan segala segi kepribadian Anda secara utuh. Jadilah diri Anda yang sejati, dengan demikian Anda akan dapat menikmati diri Anda sendiri secara alami apa adanya. Namun, Anda harus mempunyai komitmen terhadap diri, komitmen tersebut harus terus membuat Anda berkembang dan belajar. Jika tidak, Anda akan menjadi pribadi yang kadaluarsa.

Siapa yang tidak tau dengan tokoh psikologi modern atau motivator dunia Anthony Robbins yang namanya terus melegenda sampai sekarang. Ia menjadi terkenal dan diingat oleh masyarakat dunia karena perubahan yang dilakukannya. Dulunya Ia sangat diragukan karena terlihat muda dan tidak memiliki bukti kemampuan dibidang akademis. Namun lewat bukunya yang berjudul Unlimited Power, Thony berhasil meyakinkan dan mengubah kualitas hidup banyak orang di dunia ini.

Thony dikenal ahli dalam seni meningkatkan kinerja, memahami psikologi kepemimpinan, perubahan pribadi, perubahan organisasi, dan mengembangkan strategi bisnis dibidang training. Ia adalah salah satu orang yang paling saya sukai, salah satu pria paling bersemangat yang saya amati. Penulis buku Awaken The Giant Within ini sangat mengagumkan banyak orang dalam berbicara. Ia tidak hanya mampu memberikan informasi yang berharga, tapi ahli dalam mendiagnosa permasalahan dan mencari solusi pada penyebabnya.

            Kerap kali kita menyebut orang yang memiliki sifat khas ini sebagai orang yang unik, bahkan aneh. Banyak orang diantara kita mengetahui apa yang ingin mereka miliki, tetapi sama sekali tidak mengetahui mereka ingin menjadi seperti apa. Menjadi diri sendiri bukan berarti Anda memperoleh izin untuk berbuat sesuatu yang gila. Jadilah diri Sendiri, namun jangan menjadi tolol. Anda harus tetap mempertahankan nilai-nilai pribadi Anda yang paling baik.

Meniru memang pekerjaan yang mudah, Tapi meniru untuk di kembangkan dan di berikan sentuhan inovasi adalah sesuatu pekerjaan yang tidak mudah. Buatlah konsep sederhana, misalnya Anda harus amati beberapa pesaing dalam bisnis Anda sekaligus. Apa yang menjadi nilai tambah dari bisnis mereka, tiru untuk Anda kembangkan di bisnis Anda. Misalnya pesaing Anda selalu memberikan promo atau diskon untuk produk tertentu, maka Anda juga boleh memberikan promo diskon dan di tambah dengan hadiah agar nanti kita tidak kalah dalam melakukan persaingan sehat. 

Buatlah ciri khas yang berbeda dari dalam diri Anda. Pekerjaan/Bisnis Boleh saja sama, namun ciri khas tentu harus berbeda untuk membuktikan bahwa Anda layak bersaing dan menjadi pesaing yang berat bagi pesaing Anda. Dengan persaingan yang sengit tentu akan memberikan dampak positif bagi para konsumen/masyrakat. Anda harus berani melakukanya. Memposisikan diri sebagai konsumen adalah cara terbaik untuk menilai produk/diri Anda sendiri. apa yang kurang, apa yang tidak baik perbaikilah. 

Praktikan sejenak sebelum duduk di meja kerja. Coba nilai bentuk tubuh Anda dari belakang, apakah Anda bisa menggambarkannya dengan baik? Tentu Anda akan mengalami kesulitan untuk melakukannya. Namun coba nilai bentuk tubuh seseorang berjaket tebal yang barusan lewat depan kantor, apakah Anda bisa mengetahuinya? Tentu masih sulit bagi Anda. Percayalah hanya Andalah yang akan memahami diri Anda sendiri. Lebih baik menilai diri sendiri daripada sibuk menilai orang lain. Menjadi berbeda itu tentunya adalah hasil dari kreativitas. Seseorang akan terlihat OK apabila Ia menjadi kreatif.

Kita bisa melihat contoh orang kreatif yang berkembang dalam dunia bisnis. Bisnis yang dulunya paling aneh menurut kebanyakan orang yang pada akhirnya mengantarkan mereka menjadi kaya raya. Jika Anda banyak melihat daftar orang terkaya di dunia mungkin sudah biasa. Anda telah melihat banyak Bankir, taipan minyak, real estate dan lainnya yang sudah sukses. Akan tetapi, rupanya di luar itu semua ada pula beberapa dari mereka yang mencapai kekayaan dari jalur entrepreneur yang tidak lazim dan bahkan aneh.

Seperti apa? Mereka ada yang mulai berlatih berjalan di atas tali, makan api, akrobat dan juggling, sungguh kreatif. Tanpa disangka mereka telah banyak mendapat banyak uang karena telah bergabung dengan sirkus. Guy Laliberte adalah pemain jalanan dan tunawisma dari Kanada yang menciptakan Cirque du Soleil untuk perayaan ulang tahun ke 450 Kanada. Kini, Cirque du Soleil adalah sensasi internasional dengan lebih dari 4000 performer di 40 Negara dan pendapatan tahunan sebesar 800 juta dollar.

Siapa juga yang bilang jikalau seorang guru, dosen, atau tenaga pengajar lainnya tidak bisa menghasilkan banyak uang? Kita bisa lihat seorang yang memiliki kreativitas tinggi yaitu seorang Profesor di Stanford University yang bernama David Cheriton. Ia berhasil menemukan cara kreatif untuk menambah gaji mengajarnya yang kecil. Selama bertahun-tahun, Cheriton membuat investasi kecil-kecilan dalam ide-ide muridnya yang kini jadi sukses besar. Hit pertamanya adalah proyek seorang mahasiswa Pascasarjana dan pendiri Sun Microsystems, Andy Bechtolsheim. Namun hit terbesar Cheriton tidak datang sampai ia menulis sebuah cek senilai 100.000 dollar kepada dua mahasiswa Pascasarjana muda yang bernama Larry Page dan Sergey Brin yang ingin merevolusi mesin pencari yaitu Google. Hari ini bisa Anda bayangkan berapa perkembangan investasi David Cheriton.

David Cheriton adalah dosen yang kreatif. Dan tentunya Dosen yang berbeda dari yang lainnya. Dosen yang berani mengambil resiko dalam sebuah investasi. David Cheriton menjadi dosen terlihat eksentrik dan terlihat OK dengan apa yang dilakukannya sampai hari ini. Selain cerita David Cheriton, ada juga orang kreatif berikutnya yang bernama S. Daniel Abraham. Ia melihat ada banyak orang kelebihan berat badan yang bersedia untuk menghabiskan banyak uang demi menurunkan berat badannya. Lalu Ia adalah orang pertama yang mencoba memanfaatkan peluang ini. Dia merilis serangkaian produk gagal, termasuk permen penurun berat badan. Sampai ia memukul jackpot dengan Slim Fast shake rendah karbohidrat. Selama 20 tahun berikutnya, Slim Fast tumbuh menjadi raksasa minuman kemasan sampai perusahaan itu mendapat akuisisi oleh Unilever seharga 2,3 miliar dollar pada tahun 2000. Betapa kreatifnya S. Daniel Abraham. Hanya dengan membantu orang lain untuk kurus, Ia telah mendapat penghasilan bersih 1,7 juta dollar.

Kisah sukses dari David Cheriton dan S. Daniel Abraham bisa kita lihat sebagai cara unik dan kreatif dalam menghadapi tantangan kehidupan saat ini. Jangan pernah menyerah dalam upaya Anda untuk berkembang dan berjuang. Konsistenlah bangun lebih pagi untuk menjadikan dunia yang kita tempati menjadi lebih indah. Jika Anda tekun dan disiplin, Anda akan mampu bangun setiap kali jatuh dan bangkit lagi dengan wajah kemenangan. Dengan ketekunan Anda akan dapat berkreativitas lebih banyak dibandingkan Anda telah menyerah lebih dulu. Upayakan mencapai kemenangan terakhir itu habis-habisan sampai benar-benar dapat berada di posisi paling puncak.

Jika ada terjadi kekecewaan dalam diri Anda, kekecewaan karena Anda tahu seharusnya dapat berbuat lebih, sakit hati karena Anda merasa belum pernah mengembangkan seluruh potensi yang Anda miliki, maka Anda harus segera membuat keputusan untuk hidup dengan cara yang berbeda. Ciptakan diri Anda yang baru. Jadikan seluruh pengalaman ini sebagai awal kebangkitan pribadi, munculkan kembali bagian yang lebih kreatif, kuat dan penuh harapan. Cari dan temukanlah potensi kreatif diri Anda. Berbuatlah sewajarnya. Ingatlah bahwa di dunia ini tidak ada satu orang pun yang persis sama dengan Anda. Ketololan yang pernah Anda lakukan mungkin akan bernilai ekonomi apabila Anda dapat melakukannya dengan baik. Berbeda itu OKE. [T]

Tags: filsafatgaya hidupkemanusiaanrenungan
Share38TweetSendShareSend
Previous Post

Klarifikasi Maman S. Mahayana tentang Berita “Putri Koster, Pembaca Puisi Terbaik di Indonesia”

Next Post

“Male dan Ambur Salim”, Tradisi Unik Bulan Mauludan di Jembrana

Putu Susila Darma

Putu Susila Darma

Bernama lengkap I Putu Susila Darma. Magister Pendidikan Dasar yang lahir di Patas Gerokgak, Buleleng. Tinggal di Singaraja, Bali

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
“Male dan Ambur Salim”, Tradisi Unik Bulan Mauludan di Jembrana

"Male dan Ambur Salim", Tradisi Unik Bulan Mauludan di Jembrana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co