23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menjadi Berbeda Itu Oke

Putu Susila Darma by Putu Susila Darma
October 16, 2019
in Esai
Menjadi Berbeda Itu Oke

Ilustrasi diolah dari gambar di Google

“Berikanlah perhatian lebih pada sifat Anda daripada reputasi Anda, karena sifat Andalah yang menggambarkan siapa diri Anda sebenarnya, sedangkan reputasi Anda hanyalah apa yang dipikirkan oleh orang lain tentang Anda” -John Wooden-

___

Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna. Sebaiknya Anda berhenti menjadi bunglon diantara teman-teman Anda. Betapa menyakitkannya nanti jika Anda terus-menerus mencoba mempertahankan peran diri sendiri yang tidak asli. Anda sebaiknya bebas mengekspresikan segala segi kepribadian Anda secara utuh. Jadilah diri Anda yang sejati, dengan demikian Anda akan dapat menikmati diri Anda sendiri secara alami apa adanya. Namun, Anda harus mempunyai komitmen terhadap diri, komitmen tersebut harus terus membuat Anda berkembang dan belajar. Jika tidak, Anda akan menjadi pribadi yang kadaluarsa.

Siapa yang tidak tau dengan tokoh psikologi modern atau motivator dunia Anthony Robbins yang namanya terus melegenda sampai sekarang. Ia menjadi terkenal dan diingat oleh masyarakat dunia karena perubahan yang dilakukannya. Dulunya Ia sangat diragukan karena terlihat muda dan tidak memiliki bukti kemampuan dibidang akademis. Namun lewat bukunya yang berjudul Unlimited Power, Thony berhasil meyakinkan dan mengubah kualitas hidup banyak orang di dunia ini.

Thony dikenal ahli dalam seni meningkatkan kinerja, memahami psikologi kepemimpinan, perubahan pribadi, perubahan organisasi, dan mengembangkan strategi bisnis dibidang training. Ia adalah salah satu orang yang paling saya sukai, salah satu pria paling bersemangat yang saya amati. Penulis buku Awaken The Giant Within ini sangat mengagumkan banyak orang dalam berbicara. Ia tidak hanya mampu memberikan informasi yang berharga, tapi ahli dalam mendiagnosa permasalahan dan mencari solusi pada penyebabnya.

            Kerap kali kita menyebut orang yang memiliki sifat khas ini sebagai orang yang unik, bahkan aneh. Banyak orang diantara kita mengetahui apa yang ingin mereka miliki, tetapi sama sekali tidak mengetahui mereka ingin menjadi seperti apa. Menjadi diri sendiri bukan berarti Anda memperoleh izin untuk berbuat sesuatu yang gila. Jadilah diri Sendiri, namun jangan menjadi tolol. Anda harus tetap mempertahankan nilai-nilai pribadi Anda yang paling baik.

Meniru memang pekerjaan yang mudah, Tapi meniru untuk di kembangkan dan di berikan sentuhan inovasi adalah sesuatu pekerjaan yang tidak mudah. Buatlah konsep sederhana, misalnya Anda harus amati beberapa pesaing dalam bisnis Anda sekaligus. Apa yang menjadi nilai tambah dari bisnis mereka, tiru untuk Anda kembangkan di bisnis Anda. Misalnya pesaing Anda selalu memberikan promo atau diskon untuk produk tertentu, maka Anda juga boleh memberikan promo diskon dan di tambah dengan hadiah agar nanti kita tidak kalah dalam melakukan persaingan sehat. 

Buatlah ciri khas yang berbeda dari dalam diri Anda. Pekerjaan/Bisnis Boleh saja sama, namun ciri khas tentu harus berbeda untuk membuktikan bahwa Anda layak bersaing dan menjadi pesaing yang berat bagi pesaing Anda. Dengan persaingan yang sengit tentu akan memberikan dampak positif bagi para konsumen/masyrakat. Anda harus berani melakukanya. Memposisikan diri sebagai konsumen adalah cara terbaik untuk menilai produk/diri Anda sendiri. apa yang kurang, apa yang tidak baik perbaikilah. 

Praktikan sejenak sebelum duduk di meja kerja. Coba nilai bentuk tubuh Anda dari belakang, apakah Anda bisa menggambarkannya dengan baik? Tentu Anda akan mengalami kesulitan untuk melakukannya. Namun coba nilai bentuk tubuh seseorang berjaket tebal yang barusan lewat depan kantor, apakah Anda bisa mengetahuinya? Tentu masih sulit bagi Anda. Percayalah hanya Andalah yang akan memahami diri Anda sendiri. Lebih baik menilai diri sendiri daripada sibuk menilai orang lain. Menjadi berbeda itu tentunya adalah hasil dari kreativitas. Seseorang akan terlihat OK apabila Ia menjadi kreatif.

Kita bisa melihat contoh orang kreatif yang berkembang dalam dunia bisnis. Bisnis yang dulunya paling aneh menurut kebanyakan orang yang pada akhirnya mengantarkan mereka menjadi kaya raya. Jika Anda banyak melihat daftar orang terkaya di dunia mungkin sudah biasa. Anda telah melihat banyak Bankir, taipan minyak, real estate dan lainnya yang sudah sukses. Akan tetapi, rupanya di luar itu semua ada pula beberapa dari mereka yang mencapai kekayaan dari jalur entrepreneur yang tidak lazim dan bahkan aneh.

Seperti apa? Mereka ada yang mulai berlatih berjalan di atas tali, makan api, akrobat dan juggling, sungguh kreatif. Tanpa disangka mereka telah banyak mendapat banyak uang karena telah bergabung dengan sirkus. Guy Laliberte adalah pemain jalanan dan tunawisma dari Kanada yang menciptakan Cirque du Soleil untuk perayaan ulang tahun ke 450 Kanada. Kini, Cirque du Soleil adalah sensasi internasional dengan lebih dari 4000 performer di 40 Negara dan pendapatan tahunan sebesar 800 juta dollar.

Siapa juga yang bilang jikalau seorang guru, dosen, atau tenaga pengajar lainnya tidak bisa menghasilkan banyak uang? Kita bisa lihat seorang yang memiliki kreativitas tinggi yaitu seorang Profesor di Stanford University yang bernama David Cheriton. Ia berhasil menemukan cara kreatif untuk menambah gaji mengajarnya yang kecil. Selama bertahun-tahun, Cheriton membuat investasi kecil-kecilan dalam ide-ide muridnya yang kini jadi sukses besar. Hit pertamanya adalah proyek seorang mahasiswa Pascasarjana dan pendiri Sun Microsystems, Andy Bechtolsheim. Namun hit terbesar Cheriton tidak datang sampai ia menulis sebuah cek senilai 100.000 dollar kepada dua mahasiswa Pascasarjana muda yang bernama Larry Page dan Sergey Brin yang ingin merevolusi mesin pencari yaitu Google. Hari ini bisa Anda bayangkan berapa perkembangan investasi David Cheriton.

David Cheriton adalah dosen yang kreatif. Dan tentunya Dosen yang berbeda dari yang lainnya. Dosen yang berani mengambil resiko dalam sebuah investasi. David Cheriton menjadi dosen terlihat eksentrik dan terlihat OK dengan apa yang dilakukannya sampai hari ini. Selain cerita David Cheriton, ada juga orang kreatif berikutnya yang bernama S. Daniel Abraham. Ia melihat ada banyak orang kelebihan berat badan yang bersedia untuk menghabiskan banyak uang demi menurunkan berat badannya. Lalu Ia adalah orang pertama yang mencoba memanfaatkan peluang ini. Dia merilis serangkaian produk gagal, termasuk permen penurun berat badan. Sampai ia memukul jackpot dengan Slim Fast shake rendah karbohidrat. Selama 20 tahun berikutnya, Slim Fast tumbuh menjadi raksasa minuman kemasan sampai perusahaan itu mendapat akuisisi oleh Unilever seharga 2,3 miliar dollar pada tahun 2000. Betapa kreatifnya S. Daniel Abraham. Hanya dengan membantu orang lain untuk kurus, Ia telah mendapat penghasilan bersih 1,7 juta dollar.

Kisah sukses dari David Cheriton dan S. Daniel Abraham bisa kita lihat sebagai cara unik dan kreatif dalam menghadapi tantangan kehidupan saat ini. Jangan pernah menyerah dalam upaya Anda untuk berkembang dan berjuang. Konsistenlah bangun lebih pagi untuk menjadikan dunia yang kita tempati menjadi lebih indah. Jika Anda tekun dan disiplin, Anda akan mampu bangun setiap kali jatuh dan bangkit lagi dengan wajah kemenangan. Dengan ketekunan Anda akan dapat berkreativitas lebih banyak dibandingkan Anda telah menyerah lebih dulu. Upayakan mencapai kemenangan terakhir itu habis-habisan sampai benar-benar dapat berada di posisi paling puncak.

Jika ada terjadi kekecewaan dalam diri Anda, kekecewaan karena Anda tahu seharusnya dapat berbuat lebih, sakit hati karena Anda merasa belum pernah mengembangkan seluruh potensi yang Anda miliki, maka Anda harus segera membuat keputusan untuk hidup dengan cara yang berbeda. Ciptakan diri Anda yang baru. Jadikan seluruh pengalaman ini sebagai awal kebangkitan pribadi, munculkan kembali bagian yang lebih kreatif, kuat dan penuh harapan. Cari dan temukanlah potensi kreatif diri Anda. Berbuatlah sewajarnya. Ingatlah bahwa di dunia ini tidak ada satu orang pun yang persis sama dengan Anda. Ketololan yang pernah Anda lakukan mungkin akan bernilai ekonomi apabila Anda dapat melakukannya dengan baik. Berbeda itu OKE. [T]

Tags: filsafatgaya hidupkemanusiaanrenungan
Share38TweetSendShareSend
Previous Post

Klarifikasi Maman S. Mahayana tentang Berita “Putri Koster, Pembaca Puisi Terbaik di Indonesia”

Next Post

“Male dan Ambur Salim”, Tradisi Unik Bulan Mauludan di Jembrana

Putu Susila Darma

Putu Susila Darma

Bernama lengkap I Putu Susila Darma. Magister Pendidikan Dasar yang lahir di Patas Gerokgak, Buleleng. Tinggal di Singaraja, Bali

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
“Male dan Ambur Salim”, Tradisi Unik Bulan Mauludan di Jembrana

"Male dan Ambur Salim", Tradisi Unik Bulan Mauludan di Jembrana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co