3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Solidaritas Senja #1 – Merajut Solidaritas, Membuka Perbincangan

tatkala by tatkala
October 8, 2019
in Lingkungan
Solidaritas Senja #1 – Merajut Solidaritas, Membuka Perbincangan

Hari-hari belakanngan begitu panas, selain akibat hujan yang tak kunjung turun juga karena tiba-tiba DPR periode 2014-2019 begitu bersemangat ingin ingin mengesahkan rancangan undang undang. Saat ingin mendapat angin segar dengan duduk sambil intip-intip media sosial maka yang menyapa ternyata para bazzer istana yang menyebar hoax hanya untuk mendiskreditkan serangkaian aksi mahasiswa dan pelajar yang menolak dibodohi melalui penetapan RUU yang kontroversial. Belum lagi bagaimana perlakuan represif apparat keamanan bereaksi menghadapi unjuk rasa yang merupakan serangkaian bentuk sikap kritis masyarakt sipil menyikapi fenomena sosial yang hadir melalui kebijakan yang jauh dari adil.

Ketika masyarakat sibuk dengan rutinitas bekerja untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup yang terus merangkak naik, para wakil rakyat membuat peraturan yang semakin menghimpit. Peraturan yang hendak diberlakukan tanpa pernah disampaikan secara transparan kepada masyarakat untuk ditelaah dan dipahami.

Sebagai sebuah negara yang memegang prinsip demokrasi, sudah tentu public harus mengetahui setiap kebijakan yang hendak diambil terutama berkait undang-undang yang hendak dibuat dan mengatur kehidupan mereka sebagai warga negara. Ketika rutinitas kian menghimpit, media sosial yang diharap bisa menjadi referensi informasi dipenuhi oleh hoax dari corong-corong pemegang kuasa maka ruang-ruang pertemuan selayaknya kembali dibuka. Ruang yang memungkinkan untuk membuka ruang perbincangan yang intim untuk sacara cair membongkar apa permufakatan yang sedang direncanakan dibelakang meja oleh pengusaha-penguasa ketika kita sibuk bekerja.

Hal itu yang kemudian memunculkan ide untuk menyelenggarakan sebuah acara kecil bertajuk “SOLIDARITAS SENJA”, merajut kembali simpul-simpul solidaritas untuk yang selama ini kian memudar akibat rutinitas kerja yang menyita banyak energi. Simpul-simpul yang layak untuk dirajut kembali melalui pertemua dan perbincangan tentu dengan riang sehingga juga bisa menjadi rekreasi di hari kerja,mengisi ulang energi.

Acara diadakan di Selasa 8 Oktober 2019 mulai pukul 14.00 wita di Taman Baca Kesiman, Denpasar.

Solidaritas senja mencoba mengemas perbincangan dengan cair, menghadirkan praktisi,penggiat isu sosial, akademisi, musisi, pekerja seni, penggiat literasi dan public secara luas untuk bertemu, mencari tahu dan berbagi cerita. Memadukan diskusi dengan musik,lapakan litersi dan tenten kreatif.

Diskusi yang ingin diangkat untuk gelaran pertama adalah RUU KPK yang telah ditetapkan dan merevisi Undang undang KPK yang lama. Bahkan ketika serangkain protes dilakukan untuk menolak rancangan tersebut, para wakil rakyat seolah kompak menutup telinga dan mengetuk palu, mengesahkan RUU yang dianggap melemahkan KPK.

Setelah lembaga independent yang lahir sebagai anak kandung revormasi dikebiri dengan revisi undang undang KPK, serangkaian RUU lain yang memungkinkan pemerintah mengeksploitasi sumber daya alam negara menunggu untuk disahkan. Salah satunya tentu RUU Minerba.

Dalam diskusi akan menghadirkan I Wayan Suardana, praktisi hukum sekaligus pejuang lingkungan yang getol menyuarakan penolakan reklamasi teluk benoa, Ki Bagus Hadi Kusuma, Kepala Simpul Belajar Jaringan advokasi tambang (JATAM) yang selama ini giat mengawasi bagaimana sepak terjang perusahaan tambang dan pengaruhnya pada masyarakat sekitar. IGA Mas Rwa Jayantiari, seorang pengajar Ilmu Hukum di Universitas Udayana akan mewakili dari sisi akademisi dan Tata Mustasya, Kepala Kampanye Iklim Greenpeace Asia Tenggara, salah satu lembaga yang dikenal focus pada lingkungan. Diskusi akan dimoderatori oleh  Arya Ganaris, direktur yayasan manikaya kausi sekaligus anggota aliansi rakyat anti korupsi bali (ARAK BALI).

Setelah diskusi Solidaritas Senja akan menyuguhkan alunan musik dari Badiktilu, KataDjoeang, penyanyi solo yang bergerilya menyampaikan keresahan akan situasi sosial dari satu panggung ke panggung lain. Juga Karna, projek dari salah satu personel band the odah heri widi anggara.

Gumatat Gumitit Go Spell merupakan ekspresi alunan eksperimental dari Agha Dhaksa, vokalis band psychadelik rock Rollfast dan ditutup dengan senandung musik folk hawai dari band Coconight Man.

Alunan musik yang didedikasikan untuk merayakan perjumpaan, perbincangan dan tentu saja mengisi kembali energi yang telah dihisap selama 8 jam lebih oleh pekerjaan dan jalanan kota Denpasar yang kian padat.

Selain itu di solidaritas senja juga akan menghadirkan lapak literasi dari kawan-kawan penggiat literai yang tak lelah-lelah mendedikasikan waktunya membawa refrensi cara pandang ke tengah-tengah masyarakat. Lapakan akan diisi Perpustakaan Jalanan Denpasar, Perpustakaan Jalanan Tabanan. Buku-buku tak terduga dari Buku Mahardika yang tentu bisa dibawa pulang (jika telah terjadi kesepakatan) dan koleksi rilisan indie (Zine) dari Rak Baca Denpasar Kolektif.

Buat yang khawatir tidak bisa ke pasar untuk memuaskan hasrat berbelanja atau ingin berbelanja hanya untuk melepas penat (bagi beberapa orang berbelanja bisa mengurangi stress), akan ata tenten kreatif. Ruang jual-beli yang hadir memanfaatkan penyiasatan atas ruang dan berlangsung singkat dengan menghadirkan barang-barang koleksi dari; Sindikat Pesta Kebon, Art of Whatever, Morning Sinners, Buku Mahima, Buku Mahardika, Spacecraft Store, Bali Natural Soap, One-Go Lab dan Dari Petani. Barang-barang hasil kreatifitas mulai dari kaos hingga gantungan kunci, mulai dari buku sampai poster, dari sabun hingga tembakau. Semua akan hadir diwaktu yang singkat dengan jumlah yang terbatas.

Acara yang dipersiapkan mendadak dan berlangsung satu hari digelar pada hari selasa 8 oktober 2019 di taman baca kesiman, jl, sedap malam 234 denpasar-bali.

Jika senja begitu setia menemani perjalanan sepulang kerja,sudah selayaknya sekali waktu menikmati senja bersama dengan bersolidaritas dan menolak bodoh dan terus dibodoh-bodohi.  [rilis/*]

Tags: Taman Baca Kesiman
Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Terima Kasih Pak Menteri, Program Kapal Pemuda Nusantara Masih Diadakan

Next Post

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails

12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

by tatkala
September 3, 2024
0
12.000 Pohon untuk Kurangi Emisi Karbon – Ini Program HUT ke-12 AirNav Indonesia

PERUBAHAN iklim semakin mendesak perhatian global, didorong oleh emisi karbon yang kian meningkat. Hal ini tak hanya mengancam lingkungan, tetapi...

Read moreDetails

Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

by tatkala
July 27, 2024
0
Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Jembrana Kini Menjaga Penyu dengan “Adopt Nest Technology”

“Adopt Nest Technology (ANT), sebuah program ekoeduwisata pionir berbasis sains dan Internet of Things (IOT), diluncurkan untuk memantau dan memitigasi...

Read moreDetails

Menebar Ikan dan Tanam Pohon di Kawasan Danau Buyan — Konsos PMM 4 Inbound Unud

by Redaksi Tatkala Buleleng
June 16, 2024
0
Menebar Ikan dan Tanam Pohon di Kawasan Danau Buyan — Konsos PMM 4 Inbound Unud

BULELENG | TATKALA.CO -- Sebanyak 91 mahasiswa yang mengikuti program mahasiswa merdeka (PMM) 4 inbound Universitas Udayana pada semester genap...

Read moreDetails

Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

by tatkala
May 22, 2024
0
Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

NTT  | TATKALA.CO – Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan pengelolaan kawasan konservasi yang dilaksanakan Pusat Unggulan Pembelajaran Terpadu Kawasan Konservasi...

Read moreDetails
Next Post
Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co