24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Solidaritas Senja #1 – Merajut Solidaritas, Membuka Perbincangan

tatkala by tatkala
October 8, 2019
in Lingkungan
Solidaritas Senja #1 – Merajut Solidaritas, Membuka Perbincangan

Hari-hari belakanngan begitu panas, selain akibat hujan yang tak kunjung turun juga karena tiba-tiba DPR periode 2014-2019 begitu bersemangat ingin ingin mengesahkan rancangan undang undang. Saat ingin mendapat angin segar dengan duduk sambil intip-intip media sosial maka yang menyapa ternyata para bazzer istana yang menyebar hoax hanya untuk mendiskreditkan serangkaian aksi mahasiswa dan pelajar yang menolak dibodohi melalui penetapan RUU yang kontroversial. Belum lagi bagaimana perlakuan represif apparat keamanan bereaksi menghadapi unjuk rasa yang merupakan serangkaian bentuk sikap kritis masyarakt sipil menyikapi fenomena sosial yang hadir melalui kebijakan yang jauh dari adil.

Ketika masyarakat sibuk dengan rutinitas bekerja untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup yang terus merangkak naik, para wakil rakyat membuat peraturan yang semakin menghimpit. Peraturan yang hendak diberlakukan tanpa pernah disampaikan secara transparan kepada masyarakat untuk ditelaah dan dipahami.

Sebagai sebuah negara yang memegang prinsip demokrasi, sudah tentu public harus mengetahui setiap kebijakan yang hendak diambil terutama berkait undang-undang yang hendak dibuat dan mengatur kehidupan mereka sebagai warga negara. Ketika rutinitas kian menghimpit, media sosial yang diharap bisa menjadi referensi informasi dipenuhi oleh hoax dari corong-corong pemegang kuasa maka ruang-ruang pertemuan selayaknya kembali dibuka. Ruang yang memungkinkan untuk membuka ruang perbincangan yang intim untuk sacara cair membongkar apa permufakatan yang sedang direncanakan dibelakang meja oleh pengusaha-penguasa ketika kita sibuk bekerja.

Hal itu yang kemudian memunculkan ide untuk menyelenggarakan sebuah acara kecil bertajuk “SOLIDARITAS SENJA”, merajut kembali simpul-simpul solidaritas untuk yang selama ini kian memudar akibat rutinitas kerja yang menyita banyak energi. Simpul-simpul yang layak untuk dirajut kembali melalui pertemua dan perbincangan tentu dengan riang sehingga juga bisa menjadi rekreasi di hari kerja,mengisi ulang energi.

Acara diadakan di Selasa 8 Oktober 2019 mulai pukul 14.00 wita di Taman Baca Kesiman, Denpasar.

Solidaritas senja mencoba mengemas perbincangan dengan cair, menghadirkan praktisi,penggiat isu sosial, akademisi, musisi, pekerja seni, penggiat literasi dan public secara luas untuk bertemu, mencari tahu dan berbagi cerita. Memadukan diskusi dengan musik,lapakan litersi dan tenten kreatif.

Diskusi yang ingin diangkat untuk gelaran pertama adalah RUU KPK yang telah ditetapkan dan merevisi Undang undang KPK yang lama. Bahkan ketika serangkain protes dilakukan untuk menolak rancangan tersebut, para wakil rakyat seolah kompak menutup telinga dan mengetuk palu, mengesahkan RUU yang dianggap melemahkan KPK.

Setelah lembaga independent yang lahir sebagai anak kandung revormasi dikebiri dengan revisi undang undang KPK, serangkaian RUU lain yang memungkinkan pemerintah mengeksploitasi sumber daya alam negara menunggu untuk disahkan. Salah satunya tentu RUU Minerba.

Dalam diskusi akan menghadirkan I Wayan Suardana, praktisi hukum sekaligus pejuang lingkungan yang getol menyuarakan penolakan reklamasi teluk benoa, Ki Bagus Hadi Kusuma, Kepala Simpul Belajar Jaringan advokasi tambang (JATAM) yang selama ini giat mengawasi bagaimana sepak terjang perusahaan tambang dan pengaruhnya pada masyarakat sekitar. IGA Mas Rwa Jayantiari, seorang pengajar Ilmu Hukum di Universitas Udayana akan mewakili dari sisi akademisi dan Tata Mustasya, Kepala Kampanye Iklim Greenpeace Asia Tenggara, salah satu lembaga yang dikenal focus pada lingkungan. Diskusi akan dimoderatori oleh  Arya Ganaris, direktur yayasan manikaya kausi sekaligus anggota aliansi rakyat anti korupsi bali (ARAK BALI).

Setelah diskusi Solidaritas Senja akan menyuguhkan alunan musik dari Badiktilu, KataDjoeang, penyanyi solo yang bergerilya menyampaikan keresahan akan situasi sosial dari satu panggung ke panggung lain. Juga Karna, projek dari salah satu personel band the odah heri widi anggara.

Gumatat Gumitit Go Spell merupakan ekspresi alunan eksperimental dari Agha Dhaksa, vokalis band psychadelik rock Rollfast dan ditutup dengan senandung musik folk hawai dari band Coconight Man.

Alunan musik yang didedikasikan untuk merayakan perjumpaan, perbincangan dan tentu saja mengisi kembali energi yang telah dihisap selama 8 jam lebih oleh pekerjaan dan jalanan kota Denpasar yang kian padat.

Selain itu di solidaritas senja juga akan menghadirkan lapak literasi dari kawan-kawan penggiat literai yang tak lelah-lelah mendedikasikan waktunya membawa refrensi cara pandang ke tengah-tengah masyarakat. Lapakan akan diisi Perpustakaan Jalanan Denpasar, Perpustakaan Jalanan Tabanan. Buku-buku tak terduga dari Buku Mahardika yang tentu bisa dibawa pulang (jika telah terjadi kesepakatan) dan koleksi rilisan indie (Zine) dari Rak Baca Denpasar Kolektif.

Buat yang khawatir tidak bisa ke pasar untuk memuaskan hasrat berbelanja atau ingin berbelanja hanya untuk melepas penat (bagi beberapa orang berbelanja bisa mengurangi stress), akan ata tenten kreatif. Ruang jual-beli yang hadir memanfaatkan penyiasatan atas ruang dan berlangsung singkat dengan menghadirkan barang-barang koleksi dari; Sindikat Pesta Kebon, Art of Whatever, Morning Sinners, Buku Mahima, Buku Mahardika, Spacecraft Store, Bali Natural Soap, One-Go Lab dan Dari Petani. Barang-barang hasil kreatifitas mulai dari kaos hingga gantungan kunci, mulai dari buku sampai poster, dari sabun hingga tembakau. Semua akan hadir diwaktu yang singkat dengan jumlah yang terbatas.

Acara yang dipersiapkan mendadak dan berlangsung satu hari digelar pada hari selasa 8 oktober 2019 di taman baca kesiman, jl, sedap malam 234 denpasar-bali.

Jika senja begitu setia menemani perjalanan sepulang kerja,sudah selayaknya sekali waktu menikmati senja bersama dengan bersolidaritas dan menolak bodoh dan terus dibodoh-bodohi.  [rilis/*]

Tags: Taman Baca Kesiman
Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Terima Kasih Pak Menteri, Program Kapal Pemuda Nusantara Masih Diadakan

Next Post

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co