2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Solidaritas Senja #1 – Merajut Solidaritas, Membuka Perbincangan

tatkala by tatkala
October 8, 2019
in Lingkungan
Solidaritas Senja #1 – Merajut Solidaritas, Membuka Perbincangan

Hari-hari belakanngan begitu panas, selain akibat hujan yang tak kunjung turun juga karena tiba-tiba DPR periode 2014-2019 begitu bersemangat ingin ingin mengesahkan rancangan undang undang. Saat ingin mendapat angin segar dengan duduk sambil intip-intip media sosial maka yang menyapa ternyata para bazzer istana yang menyebar hoax hanya untuk mendiskreditkan serangkaian aksi mahasiswa dan pelajar yang menolak dibodohi melalui penetapan RUU yang kontroversial. Belum lagi bagaimana perlakuan represif apparat keamanan bereaksi menghadapi unjuk rasa yang merupakan serangkaian bentuk sikap kritis masyarakt sipil menyikapi fenomena sosial yang hadir melalui kebijakan yang jauh dari adil.

Ketika masyarakat sibuk dengan rutinitas bekerja untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup yang terus merangkak naik, para wakil rakyat membuat peraturan yang semakin menghimpit. Peraturan yang hendak diberlakukan tanpa pernah disampaikan secara transparan kepada masyarakat untuk ditelaah dan dipahami.

Sebagai sebuah negara yang memegang prinsip demokrasi, sudah tentu public harus mengetahui setiap kebijakan yang hendak diambil terutama berkait undang-undang yang hendak dibuat dan mengatur kehidupan mereka sebagai warga negara. Ketika rutinitas kian menghimpit, media sosial yang diharap bisa menjadi referensi informasi dipenuhi oleh hoax dari corong-corong pemegang kuasa maka ruang-ruang pertemuan selayaknya kembali dibuka. Ruang yang memungkinkan untuk membuka ruang perbincangan yang intim untuk sacara cair membongkar apa permufakatan yang sedang direncanakan dibelakang meja oleh pengusaha-penguasa ketika kita sibuk bekerja.

Hal itu yang kemudian memunculkan ide untuk menyelenggarakan sebuah acara kecil bertajuk “SOLIDARITAS SENJA”, merajut kembali simpul-simpul solidaritas untuk yang selama ini kian memudar akibat rutinitas kerja yang menyita banyak energi. Simpul-simpul yang layak untuk dirajut kembali melalui pertemua dan perbincangan tentu dengan riang sehingga juga bisa menjadi rekreasi di hari kerja,mengisi ulang energi.

Acara diadakan di Selasa 8 Oktober 2019 mulai pukul 14.00 wita di Taman Baca Kesiman, Denpasar.

Solidaritas senja mencoba mengemas perbincangan dengan cair, menghadirkan praktisi,penggiat isu sosial, akademisi, musisi, pekerja seni, penggiat literasi dan public secara luas untuk bertemu, mencari tahu dan berbagi cerita. Memadukan diskusi dengan musik,lapakan litersi dan tenten kreatif.

Diskusi yang ingin diangkat untuk gelaran pertama adalah RUU KPK yang telah ditetapkan dan merevisi Undang undang KPK yang lama. Bahkan ketika serangkain protes dilakukan untuk menolak rancangan tersebut, para wakil rakyat seolah kompak menutup telinga dan mengetuk palu, mengesahkan RUU yang dianggap melemahkan KPK.

Setelah lembaga independent yang lahir sebagai anak kandung revormasi dikebiri dengan revisi undang undang KPK, serangkaian RUU lain yang memungkinkan pemerintah mengeksploitasi sumber daya alam negara menunggu untuk disahkan. Salah satunya tentu RUU Minerba.

Dalam diskusi akan menghadirkan I Wayan Suardana, praktisi hukum sekaligus pejuang lingkungan yang getol menyuarakan penolakan reklamasi teluk benoa, Ki Bagus Hadi Kusuma, Kepala Simpul Belajar Jaringan advokasi tambang (JATAM) yang selama ini giat mengawasi bagaimana sepak terjang perusahaan tambang dan pengaruhnya pada masyarakat sekitar. IGA Mas Rwa Jayantiari, seorang pengajar Ilmu Hukum di Universitas Udayana akan mewakili dari sisi akademisi dan Tata Mustasya, Kepala Kampanye Iklim Greenpeace Asia Tenggara, salah satu lembaga yang dikenal focus pada lingkungan. Diskusi akan dimoderatori oleh  Arya Ganaris, direktur yayasan manikaya kausi sekaligus anggota aliansi rakyat anti korupsi bali (ARAK BALI).

Setelah diskusi Solidaritas Senja akan menyuguhkan alunan musik dari Badiktilu, KataDjoeang, penyanyi solo yang bergerilya menyampaikan keresahan akan situasi sosial dari satu panggung ke panggung lain. Juga Karna, projek dari salah satu personel band the odah heri widi anggara.

Gumatat Gumitit Go Spell merupakan ekspresi alunan eksperimental dari Agha Dhaksa, vokalis band psychadelik rock Rollfast dan ditutup dengan senandung musik folk hawai dari band Coconight Man.

Alunan musik yang didedikasikan untuk merayakan perjumpaan, perbincangan dan tentu saja mengisi kembali energi yang telah dihisap selama 8 jam lebih oleh pekerjaan dan jalanan kota Denpasar yang kian padat.

Selain itu di solidaritas senja juga akan menghadirkan lapak literasi dari kawan-kawan penggiat literai yang tak lelah-lelah mendedikasikan waktunya membawa refrensi cara pandang ke tengah-tengah masyarakat. Lapakan akan diisi Perpustakaan Jalanan Denpasar, Perpustakaan Jalanan Tabanan. Buku-buku tak terduga dari Buku Mahardika yang tentu bisa dibawa pulang (jika telah terjadi kesepakatan) dan koleksi rilisan indie (Zine) dari Rak Baca Denpasar Kolektif.

Buat yang khawatir tidak bisa ke pasar untuk memuaskan hasrat berbelanja atau ingin berbelanja hanya untuk melepas penat (bagi beberapa orang berbelanja bisa mengurangi stress), akan ata tenten kreatif. Ruang jual-beli yang hadir memanfaatkan penyiasatan atas ruang dan berlangsung singkat dengan menghadirkan barang-barang koleksi dari; Sindikat Pesta Kebon, Art of Whatever, Morning Sinners, Buku Mahima, Buku Mahardika, Spacecraft Store, Bali Natural Soap, One-Go Lab dan Dari Petani. Barang-barang hasil kreatifitas mulai dari kaos hingga gantungan kunci, mulai dari buku sampai poster, dari sabun hingga tembakau. Semua akan hadir diwaktu yang singkat dengan jumlah yang terbatas.

Acara yang dipersiapkan mendadak dan berlangsung satu hari digelar pada hari selasa 8 oktober 2019 di taman baca kesiman, jl, sedap malam 234 denpasar-bali.

Jika senja begitu setia menemani perjalanan sepulang kerja,sudah selayaknya sekali waktu menikmati senja bersama dengan bersolidaritas dan menolak bodoh dan terus dibodoh-bodohi.  [rilis/*]

Tags: Taman Baca Kesiman
Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Terima Kasih Pak Menteri, Program Kapal Pemuda Nusantara Masih Diadakan

Next Post

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co