24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

tatkala by tatkala
May 22, 2024
in Lingkungan
Alor Marine Protected Area Center of Excellence, Bentuk Generasi Unggul dalam Konservasi Laut

WWF-Indonesia_Hana Nuraliyya Achdiat

NTT  | TATKALA.CO – Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan pengelolaan kawasan konservasi yang dilaksanakan Pusat Unggulan Pembelajaran Terpadu Kawasan Konservasi Kepulauan Alor atau dikenal dengan Alor Marine Protected Area Center of Excellence (Alor MPA CoE) yang merupakan sebuah inisiatif kolaboratif antara WWF-Indonesia bersama Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah Kabupaten Alor dan Universitas Tribuana, 21 Mei 2024.

Peserta itu berasal dari berbagai lokasi dari wilayah Sumba, Ende, Flores Timur, Lembata, Sika, Atambua, Belu, dan Timur Tengah Selatan yang mewakili pengelola kawasan konservasi laut Flores Timur dan TNP Laut Sawu.

Berbagai komunitas serta mitra pengelola kawasan konservasi juga ikut terlibat dalam pelatihan ini, seperti Plastic Free Ocean Network (PFON) Kabupaten Alor, Lembaga Adat Baranusa, Forum Komunikasi Kabola, Kelompok Budidaya Perikanan Mangalepang, Kelompok Perikanan Buton, Kelompok Cinta Persahabatan, Kelompok Tongke Lima, Mala Tours, Nautika Dive Alor, Thresher Shark Indonesia, Pemerintah Kabupaten Alor turut menjadi narasumber.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Alor, Dr. Zet Sony Libing M.Si, mengatakan Tuhan menganugerahkan kita suatu keindahan alam, dan keindahan alam yang Tuhan anugerahkan ini harus kita jaga, pelihara, dan rawat sampai selama-lamanya. “Hal ini kita sebut dengan konsep konservasi, keberlanjutan atau sustainable,” katanya.

Pusat (unggulan) pembelajaran kawasan konservasi perairan ini terinspirasi dari upaya yang telah dilakukan oleh pengelola kawasan, praktisi, korporasi dan komunitas masyarakat yang ada di dalam kawasan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam berbagai aspek yang berkaitan dengan konservasi laut dan pesisir melalui pendekatan pembelajaran dengan model 70% praktik dan 30% teori.

Manajer Center of Excellence Alor, Jahved Ferianto Maro, mengatakan sebagus apapun sumber daya alam kita, jika tidak ditopang dengan sumber daya manusia yang berkualitas, pengelolaannya tidak akan berjalan. “Hal ini yang menjadi dasar mengapa harus ada Pusat Unggulan Pembelajaran Kawasan Alor. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada mitra kami, WWF-Indonesia atas dukungannya dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” katanya.

Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah pelatihan di bidang korporasi, di mana peserta mempelajari etika ekowisata bahari serta keterampilan pemanduan snorkeling dan diving. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam mempromosikan pariwisata berkelanjutan yang menghargai keanekaragaman hayati laut. Selain itu, ada pula pelatihan di bidang tata kelola, yang membahas konsep-konsep seperti Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), Ecosystem Approach to Aquaculture (EAA), serta Evaluasi Efektivitas Kawasan Konservasi (EVIKA).

Peserta pelatihan, Mansur Saleh dari Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Flores Timur, menuturkan kesan dan harapannya dari program pelatihan ini. “Kebetulan saya lulusan Perikanan Budidaya, secara praktis saya lebih banyak belajar budidaya dan masih banyak ilmu lainnya yang belum saya dapatkan. Ketika di pelatihan ini, luar biasa ilmu baru yang saya dapatkan, baik terkait budidaya maupun bidang lainnya. Harapannya, dengan pengetahuan baru ini, saya bisa mengaplikasikannya di lapangan dan membagikannya kepada rekan-rekan lainnya,” ujarnya.

Program pelatihan ini juga menawarkan pelatihan pengembangan kompetensi biodiversitas. Selamat pelatihan, peserta belajar tentang beragam ekosistem pesisir dan laut, hingga konsep dasar kawasan konservasi. Terakhir, ada pula pembelajaran di bidang komunitas yang mencakup topik-topik seperti pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat dan pariwisata bahari berbasis masyarakat. Pembuatan peta potensi desa juga menjadi salah satu aspek yang dipelajari oleh para peserta.

Kepala Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur di Wilayah Kabupaten Alor, Muhammad Saleh Goro, S.Pi, M.Pi, menyambut baik inisiatif kegiatan pelatihan ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kapasitas dan pengetahuan peserta tentang kawasan konservasi.

Dengan pelatihan ini,  Saleh Goro berharap peserta akan mampu mengetahui lebih mendalam tentang Kawasan Konservasi, khususnya Kawasan Konservasi Taman Perairan Kepulauan Alor.

“Selain itu, dengan pelatihan ini, kedepannya CoE di Kawasan Konservasi ini diharapkan dapat menjadi model di Kawasan Konservasi sebagai pusat pembelajaran, training, serta pendampingan bagi lembaga pengelola, nelayan, swasta dan pemangku kepentingan dalam pengembangan sistem perikanan berkelanjutan/pariwisata bertanggungjawab dalam kerangka wilayah MPA,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan Center of Excellence Alor MPA ini merupakan langkah positif dalam upaya pelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia. Dari hasil pelatihan ini, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yakni dari rata-rata 50 poin menjadi 70 poin.

Dengan adanya program pelatihan ini, diharapkan akan terciptanya generasi-generasi yang memiliki pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan laut, sehingga dapat menjawab tantangan-tantangan masa depan dalam pengelolaan dan konservasi sumber daya kelautan.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, CoE Alor MPA diharapkan akan semakin berkembang. Tidak hanya menjadi pusat pembelajaran konservasi di tingkat nasional, tetapi juga sampai di level regional. Salah satunya, secara konsisten menyelenggarakan pelatihan secara rutin setiap 6 bulan sekali. [T][Rls/Ado]

Sumber: Rilis WWF-Indonesia
Editor: Adnyana Ole

Simposium Hiu dan Pari: Butuh Ide Segar Untuk Konservasi Spesies Terancam Punah
Komunikasi Lingkungan: Ikhtiar Merawat Semesta
Perbaiki Kualitas Air, Pegiat Lingkungan Tuangkan Ecoenzyme di Danau Buyan
Yadnya Keenam, Yadnya Melindungi Lingkungan
Tags: alorlingkunganlingkungan lautNTTWWFWWF Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pameran “Telu”: Melihat Ragam Ekspresi Budaya di Jalur Rempah Pulau Bali

Next Post

Hindia, Menyihir Lautan Manusia Lewat “Cincin” dan “Secukupnya” | Catatan PICA Festival Tahun 2023

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Hindia, Menyihir Lautan Manusia Lewat “Cincin” dan “Secukupnya” | Catatan PICA Festival Tahun 2023

Hindia, Menyihir Lautan Manusia Lewat “Cincin” dan “Secukupnya” | Catatan PICA Festival Tahun 2023

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co