23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Memaknai Pendidikan Karakter Secara Langsung Lewat Film “Koki-Koki Cilik”

L Margi by L Margi
June 8, 2019
in Ulasan
Belajar Memaknai Pendidikan Karakter Secara Langsung Lewat Film “Koki-Koki Cilik”

Potongan film Koki Koki Cilik (Youtube)

  • Judul Film: Koki-koki Cilik
  • Sutradara: Ifa isfansyah
  • Produser : Toha Essa
  • Produksi: MNC Pictures
  • Genre: Drama Anak Indonesia
  • Rilis: Juni 2018
  • Pemain: Farras Fatik sebagai Bima, Chloe Xaviera sebagai Audrey, Alifa sebagai Melly, Marcello sebagai Kevin, Ali Fikry sebagai Alvi, Patrick sebagai Oliver, Cole Gribble sebagai Ben, Clay Gribble sebagai Jodi, Romaria sebagai Key, Clarice Cutie sebagai Niki, Morgan Oey sebagai Rama, Ringgo Agus Rahman sebagai Chef Grant, Aura Kasih sebagai Dian Subrata, Fanny Fabriana sebagai Aini

Genre drama anak dalam perfilman sangat minim sekali di Indonesia. Tentu saja dengan begitu kita sangat kesulitan menemukan film yang layak dinikmati oleh anak-anak. Hal ini nampaknya direspon dan ditangkap oleh Production HouseMNC Pictures untuk menggarap sebuah film anak yang bertema memasak dengan judul “Koki-koki Cilik”.

Film ini diawali dengan sebuah mimpi sederhana seorang anak laki-laki bernama Bima (Farras Fatik). Dengan latar belakang keluarga yang kurang mampu, ia mempunyai keinginan membangun kembali rumah makan bapaknya. Mimpinya dibangun mulai dari keberhasilannya mengikuti “cooking camp“. Kompetisi memasak yang bergengsi dan dikemas dalam sebuah acara kemping.

Namun tentu saja dalam berjuang dan bertualang di cooking camp dan memenangkan juara 1 tidak semudah membalik telapak tangan. Ia harus menyelesaikan tantangan memasak dari Chef Grant (Ringgo Agus) dan bersaing dengan dua anak lain yang masuk final. Meraka adalah Audrey (Chloe Xaviera) dan Oliver (Patrick).

Berbeda dengan Bima, Audrey adalah seorang anak dengan kehidupan yang mapan. Mamanya adalah pemilik restoran ternama dan papanya tinggal di Negeri Belanda. Audrey menyandang juara 1 selama empat tahun berturut-turut dalam kompetisi cooking camp tersebut. Ia tidak mau melewatkan kesempatan itu karena itu satu-satunya cara agar ia mendapat izin mamanya untuk menemui papanya setiap tahun, meski passion yang sebenarnya dalam diri Audrey adalah menjadi dancer.

Selain menghadapi Audrey, Bima juga harus menghadapi Oliver yang selalu membully dan berbuat curang pada Bima. Ia dibantu oleh dua sahabatnya yaitu Ben (Cole Gribble) dam Jodi (Clay Gribble). Berbagai trik dan intrik dilakukan sampai hampir saja membuat Bima dikeluarkan dari Cooking Camp. Namun dengan kepolosan dan ketulusan Bima, ia dapat memiliki banyak sahabat lain yang mendukungnya diantaranya Niki (Clarice Cutie), Melly (Alifa Lubis), Key (Romaria Simbolon), Kevin (Marcello), dan Alva (Ali Fikry).

Dalam petualangannya, Bima juga bertemu dengan Rama (Morgan Oey), mantan chef terkenal yang mengasingkan diri dan pada akhirnya menjadi guru memasaknya secara diam-diam. Pelajaran pahit masa lalu yang didapat Chef Rama menjadikan ia sangat keras dalam mendidik Bima. Bahkan pada awalnya ia merasa terganggu dengan kehadiran Bima, namun lambat laun ia merasa melihat sebuah keinginan yang kuat pada diri Bima dan akhirnya ia mengajari Bima memasak.

Ending dari film ini Bima berusaha mengalah dari Audrey. Pada saat kompetisi, ia sengaja melewatkan satu step terpenting dengan tidak menabur garam pada masakannya. Ia merasa Audrey lebih membutuhkan gelar juara 1 agar bisa bertemu dengan papanya. Namun dengan sportif akhirnya Audrey berusaha keluar dari ketakutannya (ambisi dari mamanya) selama ini. Ia menyerahkan gelar juara 1 pada pemenang yang sebenarnya yaitu Bima.

Beberapa kelebihan dari film ini adalah:

MOTIVASI MENJAWAB SEBUAH MIMPI

Menanamkan mindset pada anak secara dini tentang mendapatkan sebuah capaian tertinggi itu tidak hanya sebatas bermodal ilmu dan keahlian. Namun tentu saja motivasi kuat dari dalam diri akan menjadi senjata paling kuat mewujudkan impian. Ini tergambar jelas pada sosok Bima meski dia sempat putus asa ketika buku resep bapaknya yang ia simpan sebagai kekuatan secara psikis dilempar oleh Oliver ke sungai. Beruntung Bima disadarkan oleh Chef Rama bahwa buku resep itu bukan segalanya. Nilai historis sebuah benda atau sesuatu yang diagungkan akan membuat kita menjadi melankolis dan menghambat sebuah capaian.

PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER

Dalam pendidikan formal para pendidik banyak menjejali teori dalam hal pendidikan berbasis karakter. Kita sangat tau itu adalah salah satu ciri dari kurikulum di negara kita, namun  lemah dalam aplikasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pengaruh sosial yang kurang kondusif, minimnya contoh secara kongkrit baik dalam lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat, juga minimnya praktik dalam keseharian.

Seorang pendidik diwajibkan mampu menanamkan 18 karakter dalam pembelajaran antara lain: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab. Cukup mustahil kalau kedelapanbelas karakter itu secara maksimal hanya disampaikan secara teori.

film Koki-koki Cilik mampu merangkum keseluruhan karakter yang ada dalam kurikulum kita. Makna sebuah persahabatan, menerima sebuah kekalahan, pentingnya percaya diri, kerjasama, dan masih banyak lagi melalui adegan yang muncul dan bisa dijadikan role model. Dengan menonton film ini, secara langsung kita bisa menerapkan metode ATMCP (Amati, Tiru, Modifikasi, Coba, dan Praktikkan). Pasti sangat menyenangkan bagi anak-anak usia dini.

MEMANUSIAKAN MANUSIA

Film ini juga sebagai pengingat kita sebagai orang tua dan pendidik untuk mampu menjadi sosok yang memanusiakan manusia. Dalam hal ini bisa kita lihat pada kasus Audrey. Bagaimana ambisi orang dewasa atas seorang anak dengan membunuh minat dan bakatnya. Anak juga bukanlah robot yang dituntut untuk tidak pernah melakukan kesalahan. Semestinya anak diberi kebebasan memilih tentang apa saja yang ingin ia pelajari dan kuasai.Selain itu sebagai pendidik kita bisa mengadopsi bagaimana model belajar yang dilakukan di cooking camp. Mereka belajar dengan bermain dan penuh kesadaran tanpa tekanan juga paksaan. Mereka belajar dengan riang.

Satu dialog yang sarat maknanya dan terkadang kita tidak bisa belajar dalam waktu singkat untuk menerima. Dialog Chef Rama ketika menyampaikan pada Rama kenapa ia berhenti menjadi Chef hebat dan terkenal.

“Orang dewasa itu sangat rumit. Ketika dewasa kamu akan tahu banyak hal yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan.”

RECOMENDED

Sebentar lagi anak-anak Indonesia dapat menikmati film dengan genre drama anak Indonesia ini. Pada tanggal 27 Juni 2019 akan tayang di layar lebar film “Koki-koki Cilik2”. Siapa saja yang wajib nonton film ini? Tentunya selain anak-anak, film ini sangat recomended untuk para orang tua dan pendidik. Selain menghibur dan mendidik, film ini saya rasa juga mampu mematahkan pendapat saya selama ini bahwa film Indonesia adalah film alternatif terakhir yang harus saya  tonton. [T]

Tags: filmfilm layar lebarKoki Koki CilikMaster ChefPendidikanpendidikan karakter
Share48TweetSendShareSend
Previous Post

Pameran “X”-tion, Sebuah Upaya Menyikapi Ulang “Realitas”

Next Post

Film Karya Remaja Denpasar; Sari Ning Gayatri & Cahya Satrya, Tayang di Krakow-Polandia

L Margi

L Margi

Alumnus Magister Pendidikan UNESA

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Film Karya Remaja Denpasar; Sari Ning Gayatri & Cahya Satrya, Tayang di Krakow-Polandia

Film Karya Remaja Denpasar; Sari Ning Gayatri & Cahya Satrya, Tayang di Krakow-Polandia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co