2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar Memaknai Pendidikan Karakter Secara Langsung Lewat Film “Koki-Koki Cilik”

L Margi by L Margi
June 8, 2019
in Ulasan
Belajar Memaknai Pendidikan Karakter Secara Langsung Lewat Film “Koki-Koki Cilik”

Potongan film Koki Koki Cilik (Youtube)

  • Judul Film: Koki-koki Cilik
  • Sutradara: Ifa isfansyah
  • Produser : Toha Essa
  • Produksi: MNC Pictures
  • Genre: Drama Anak Indonesia
  • Rilis: Juni 2018
  • Pemain: Farras Fatik sebagai Bima, Chloe Xaviera sebagai Audrey, Alifa sebagai Melly, Marcello sebagai Kevin, Ali Fikry sebagai Alvi, Patrick sebagai Oliver, Cole Gribble sebagai Ben, Clay Gribble sebagai Jodi, Romaria sebagai Key, Clarice Cutie sebagai Niki, Morgan Oey sebagai Rama, Ringgo Agus Rahman sebagai Chef Grant, Aura Kasih sebagai Dian Subrata, Fanny Fabriana sebagai Aini

Genre drama anak dalam perfilman sangat minim sekali di Indonesia. Tentu saja dengan begitu kita sangat kesulitan menemukan film yang layak dinikmati oleh anak-anak. Hal ini nampaknya direspon dan ditangkap oleh Production HouseMNC Pictures untuk menggarap sebuah film anak yang bertema memasak dengan judul “Koki-koki Cilik”.

Film ini diawali dengan sebuah mimpi sederhana seorang anak laki-laki bernama Bima (Farras Fatik). Dengan latar belakang keluarga yang kurang mampu, ia mempunyai keinginan membangun kembali rumah makan bapaknya. Mimpinya dibangun mulai dari keberhasilannya mengikuti “cooking camp“. Kompetisi memasak yang bergengsi dan dikemas dalam sebuah acara kemping.

Namun tentu saja dalam berjuang dan bertualang di cooking camp dan memenangkan juara 1 tidak semudah membalik telapak tangan. Ia harus menyelesaikan tantangan memasak dari Chef Grant (Ringgo Agus) dan bersaing dengan dua anak lain yang masuk final. Meraka adalah Audrey (Chloe Xaviera) dan Oliver (Patrick).

Berbeda dengan Bima, Audrey adalah seorang anak dengan kehidupan yang mapan. Mamanya adalah pemilik restoran ternama dan papanya tinggal di Negeri Belanda. Audrey menyandang juara 1 selama empat tahun berturut-turut dalam kompetisi cooking camp tersebut. Ia tidak mau melewatkan kesempatan itu karena itu satu-satunya cara agar ia mendapat izin mamanya untuk menemui papanya setiap tahun, meski passion yang sebenarnya dalam diri Audrey adalah menjadi dancer.

Selain menghadapi Audrey, Bima juga harus menghadapi Oliver yang selalu membully dan berbuat curang pada Bima. Ia dibantu oleh dua sahabatnya yaitu Ben (Cole Gribble) dam Jodi (Clay Gribble). Berbagai trik dan intrik dilakukan sampai hampir saja membuat Bima dikeluarkan dari Cooking Camp. Namun dengan kepolosan dan ketulusan Bima, ia dapat memiliki banyak sahabat lain yang mendukungnya diantaranya Niki (Clarice Cutie), Melly (Alifa Lubis), Key (Romaria Simbolon), Kevin (Marcello), dan Alva (Ali Fikry).

Dalam petualangannya, Bima juga bertemu dengan Rama (Morgan Oey), mantan chef terkenal yang mengasingkan diri dan pada akhirnya menjadi guru memasaknya secara diam-diam. Pelajaran pahit masa lalu yang didapat Chef Rama menjadikan ia sangat keras dalam mendidik Bima. Bahkan pada awalnya ia merasa terganggu dengan kehadiran Bima, namun lambat laun ia merasa melihat sebuah keinginan yang kuat pada diri Bima dan akhirnya ia mengajari Bima memasak.

Ending dari film ini Bima berusaha mengalah dari Audrey. Pada saat kompetisi, ia sengaja melewatkan satu step terpenting dengan tidak menabur garam pada masakannya. Ia merasa Audrey lebih membutuhkan gelar juara 1 agar bisa bertemu dengan papanya. Namun dengan sportif akhirnya Audrey berusaha keluar dari ketakutannya (ambisi dari mamanya) selama ini. Ia menyerahkan gelar juara 1 pada pemenang yang sebenarnya yaitu Bima.

Beberapa kelebihan dari film ini adalah:

MOTIVASI MENJAWAB SEBUAH MIMPI

Menanamkan mindset pada anak secara dini tentang mendapatkan sebuah capaian tertinggi itu tidak hanya sebatas bermodal ilmu dan keahlian. Namun tentu saja motivasi kuat dari dalam diri akan menjadi senjata paling kuat mewujudkan impian. Ini tergambar jelas pada sosok Bima meski dia sempat putus asa ketika buku resep bapaknya yang ia simpan sebagai kekuatan secara psikis dilempar oleh Oliver ke sungai. Beruntung Bima disadarkan oleh Chef Rama bahwa buku resep itu bukan segalanya. Nilai historis sebuah benda atau sesuatu yang diagungkan akan membuat kita menjadi melankolis dan menghambat sebuah capaian.

PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER

Dalam pendidikan formal para pendidik banyak menjejali teori dalam hal pendidikan berbasis karakter. Kita sangat tau itu adalah salah satu ciri dari kurikulum di negara kita, namun  lemah dalam aplikasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pengaruh sosial yang kurang kondusif, minimnya contoh secara kongkrit baik dalam lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat, juga minimnya praktik dalam keseharian.

Seorang pendidik diwajibkan mampu menanamkan 18 karakter dalam pembelajaran antara lain: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab. Cukup mustahil kalau kedelapanbelas karakter itu secara maksimal hanya disampaikan secara teori.

film Koki-koki Cilik mampu merangkum keseluruhan karakter yang ada dalam kurikulum kita. Makna sebuah persahabatan, menerima sebuah kekalahan, pentingnya percaya diri, kerjasama, dan masih banyak lagi melalui adegan yang muncul dan bisa dijadikan role model. Dengan menonton film ini, secara langsung kita bisa menerapkan metode ATMCP (Amati, Tiru, Modifikasi, Coba, dan Praktikkan). Pasti sangat menyenangkan bagi anak-anak usia dini.

MEMANUSIAKAN MANUSIA

Film ini juga sebagai pengingat kita sebagai orang tua dan pendidik untuk mampu menjadi sosok yang memanusiakan manusia. Dalam hal ini bisa kita lihat pada kasus Audrey. Bagaimana ambisi orang dewasa atas seorang anak dengan membunuh minat dan bakatnya. Anak juga bukanlah robot yang dituntut untuk tidak pernah melakukan kesalahan. Semestinya anak diberi kebebasan memilih tentang apa saja yang ingin ia pelajari dan kuasai.Selain itu sebagai pendidik kita bisa mengadopsi bagaimana model belajar yang dilakukan di cooking camp. Mereka belajar dengan bermain dan penuh kesadaran tanpa tekanan juga paksaan. Mereka belajar dengan riang.

Satu dialog yang sarat maknanya dan terkadang kita tidak bisa belajar dalam waktu singkat untuk menerima. Dialog Chef Rama ketika menyampaikan pada Rama kenapa ia berhenti menjadi Chef hebat dan terkenal.

“Orang dewasa itu sangat rumit. Ketika dewasa kamu akan tahu banyak hal yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan.”

RECOMENDED

Sebentar lagi anak-anak Indonesia dapat menikmati film dengan genre drama anak Indonesia ini. Pada tanggal 27 Juni 2019 akan tayang di layar lebar film “Koki-koki Cilik2”. Siapa saja yang wajib nonton film ini? Tentunya selain anak-anak, film ini sangat recomended untuk para orang tua dan pendidik. Selain menghibur dan mendidik, film ini saya rasa juga mampu mematahkan pendapat saya selama ini bahwa film Indonesia adalah film alternatif terakhir yang harus saya  tonton. [T]

Tags: filmfilm layar lebarKoki Koki CilikMaster ChefPendidikanpendidikan karakter
Share48TweetSendShareSend
Previous Post

Pameran “X”-tion, Sebuah Upaya Menyikapi Ulang “Realitas”

Next Post

Film Karya Remaja Denpasar; Sari Ning Gayatri & Cahya Satrya, Tayang di Krakow-Polandia

L Margi

L Margi

Alumnus Magister Pendidikan UNESA

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Film Karya Remaja Denpasar; Sari Ning Gayatri & Cahya Satrya, Tayang di Krakow-Polandia

Film Karya Remaja Denpasar; Sari Ning Gayatri & Cahya Satrya, Tayang di Krakow-Polandia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co