3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Alternatif Cara Mendengar Azan Bila Jokowi Presiden Lagi

Eka Prasetya by Eka Prasetya
February 27, 2019
in Esai
McDonald dan Cerita-cerita Kampungan

DUNIA maya tengah heboh. Terutama di twitter dan facebook. Twitwar dan comment-war tengah berlangsung. Semua bermula dari satu perkara. Sebuah video yang menghadirkan tiga orang emak-emak, yang diduga melakukan kampaye hitam pada kubu capres nomor urut 01.

Video dalam bahasa sunda itu diduga direkam di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kemungkinan direkam di sebuah rumah kost, sebab ada sekian banyak pintu yang terekam dalam video tersebut.

Wanita yang terekam dalam video tersebut sempat berkata “Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lelaki jeung lelaki meunang kawin”. Merasa roaming? Sama, saya juga.

Berhubung saya baik hati, kurang lebih begini artinya. “Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh menikah, pria sama pria boleh menikah”.

Konon aksi itu dilakukan oleh anggota relawan Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi (PEPES). Video itu direkam saat relawan melakukan kampanye dari rumah ke rumah.

Konon pula, mereka melakukan kampanye hitam itu, karena khawatir Joko Widodo menduduki kursi presiden untuk periode kedua. Soal ini, biarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan kepolisian yang menyelesaikannya.

Tapi sepanjang pengetahuan saya, selama Joko Widodo menduduki tampuk presiden, kebebasan beragama umat muslim di Indonesia begitu terjamin. Begitu banyak musholla dan masjid baru yang berdiri. Juga begitu banyak wanita yang hijrah. Entah itu menggunakan jilbab syar’i atau sekadar menggunakan kerudung saja.

Saya yang tinggal di Bali pun, merasa kebebasan beragama umat muslim biasa-biasa saja. Suara azan bukan hanya saya dengar saat subuh – ketika suasana Kota Singaraja sedang sangat sunyi. Suara azan juga saya dengar saban waktu sholat datang.

Saat sholat Jumat pun, nyaris tidak ada kesulitan bagi umat muslim untuk menunaikan kewajibannya. Kalau masjid masih tidak menampung, jalan raya masih bisa ditutup. Pengguna jalan pun merasa tak ada masalah.

Nah bagi para emak-emak yang masih khawatir tidak bisa dengar suara azan kalau Jokowi jadi presiden, saya berikan empat alternatif biar bisa dengar suara azan di masjid atau musholla.

Minta suami jadi marbot

Setiap masjid atau musholla pasti punya marbot. Nah marbot ini kebanyakan adalah laki-laki. Bukan semata-mata masalah gender sih, tapi ada sejumlah hal yang jadi pertimbangan.

Pertama, marbot harus siap jadi imam pengganti apabila imam di masjid sedang berhalangan hadir. Kedua, marbot juga memukul beduk saat sholat jumat.

Nah dengan suami yang jadi marbot, maka kewajiban sholat tak akan bisa ditinggalkan. Emak-emak juga akan tahu pasti bahwa sebentar lagi suara azan bakal berkumandang.

Lha, marbot ini kan punya kewajiban menyalakan pengeras suara, 10 menit sebelum azan berkemundang. Jadi paling tidak saat suami pamit pergi ke masjid, istri sudah dapat kode bahwa 10-15 menit lagi azan akan berkumandang.

Pindah dekat masjid/musholla

Kalau nggak mau suami jadi marbot, emak-emak mungkin bisa menggunakan alternatif kedua. Pindah tempat tinggal ke dekat masjid/musholla.

Pindah tempat tinggal ini bukan berarti pindah rumah. Bisa saja sewa rumah, sewa kamar kost, atau semacamnya. Kalau tinggal dekat masjid, sudah jaminan mutu akan dengar suara azan.

Apa? Masih nggak dengar suara azan? Barangkali anda perlu konsultasi ke dokter THT. Rumah saya yang hampir satu kilometer dari masjid aja dengar kok, yang cuma 50 meter dari masjid masa nggak dengar.

Minta jadwal sholat

Azan pada prinsipnya panggilan untuk sholat. Azan selalu mengikuti waktu berputarnya matahari. Jadi setiap hari waktu azan bisa berbeda-beda. Bisa bergeser antara 1-3 menit. Tergantung arah matahari.

Nah biasanya setiap bulan petugas di kantor agama selalu melakukan pembaruan jadwal sholat. Jadwal ini biasanya dicantumkan dalam kolom-kolom tertentu yang diatur untuk sebulan penuh.

Biasanya jadwal yang disusun itu sudah meliputi waktu imsyak, shubuh, matahari terbit, dhuha, dzuhur, asar, maghrib, sampai isya. Dengar melihat jadwal itu, kita bisa tahu jadwal sholat.

Jadi, kalau nggak dengar suara azan, selama pegang jadwal sholat, yakin emak tidak akan ketinggalan jadwal sholat. Toh jadwalnya ada yang bentuk kertas maupun bentuk gambar digital yang bisa disimpan di HP.

Apa? Nggak afdol kalau sholat belum dengar suara azan? Coba alternatif terakhir.

Install aplikasi azan

Emak, ini sudah era revolusi industri 4.0. Tinggal install saja aplikasi azan di HP. Toh HP-nya sudah canggih. Sudah smartphone. Sekali-sekali HP juga dipakai untuk kepentingan yang lebih baik, bukan cuma foto selfie dan rekam video saja.

Mau cari aplikasi azan juga gampang. Tinggal buka google play store atau AppStore. Ketik azan di kolom pencarian. Nanti akan muncul aplikasi-aplikasi azan. Seperti Muslim Pro Indonesia, Jadwal Waktu Sholat Indonesia, Jadwal Sholat dan Imsakiyah, Waktu Azan Pro, Panduan Muslim, dan banyak lagi.

Nggak punya kuota? Ya tinggal beli pulsa. Nggak punya duit? Cari wifi gratis di balai desa. Aplikasinya nggak bunyi? Makanya, HP itu dicas. Jangan cuma dipakai sebar hoax. [T]

Tags: agamagaya hidupPolitik
Share24TweetSendShareSend
Previous Post

Arjuna, Bima, Karna, dan Antek-anteknya –Catatan Sie Artistik

Next Post

Aku; Pelacur ini Menemukan Jalan –Catatan Aktor Sebelum Pentas

Eka Prasetya

Eka Prasetya

Menjadi wartawan sejak SMA. Suka menulis berita kisah di dunia olahraga dan kebudayaan. Tinggal di Singaraja, indekost di Denpasar

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Aku; Pelacur ini Menemukan Jalan –Catatan Aktor Sebelum Pentas

Aku; Pelacur ini Menemukan Jalan --Catatan Aktor Sebelum Pentas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co