23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Arjuna, Bima, Karna, dan Antek-anteknya –Catatan Sie Artistik

Komang Tress by Komang Tress
February 26, 2019
in Esai
Arjuna, Bima, Karna, dan Antek-anteknya –Catatan Sie Artistik

Dok: Sekali Pentas

“Bro, garapan Sukreni ini khe artistiknya yaa, alih be anak-anak ani ajak kau megae.” begitu ucap sutradara (I Wayan Sumahardika).

Nah pas nyarik orang buat diajak kerja agak bingung nih, kalok ngajak ini dia sibuk, ngajak itu ahhh sibuk juga Nok, syukur sih ada anak-anak dari Teater Sangsaka dan Mister Legu yang mau diajak buat settingannya. Singkat cerita kita kumpul nih, bahas konsep dan settingan panggung untuk garapan pementasan Drama Musikal Sukreni Wang Sistri Listuayu, keto judul pementasan nya bro! Nyakcak kan? Haha.

Nahh dalam pembahasan konsep settingan ini, aku (Arjuna) dan Legu (Bima) lebih dominan berdebat.

“Brooo, kita mau buat kayak gimana nih? Gimana caranya biar ada ciri khas bohemian-bohemian nya brooo?” kata Arjuna.

“Bohemian biasanya identik dengan warna emas Nok. Klok dibuat di setting latar yaa Kanggo lah bedik bedik warna emas nya fokusin di properti bawaannya kayak pedang, pistol, dan pernak pernik lainnya,” pesaut Bima.

“Ohhh iyaa bro, ne binsik gimana caranya ntar tembok-temboknya bisa bergerak yaa bro, soalnya ada adegan pemerkosaan ntar. Sama buat pohon kelapa engken carane pang luung, soalne ntar pas adegan pemain ne memanjat pohon kelapa, ajak ranjang pas adegan pemerkosaan to ngidang melingser, nden pas adegan panel ajak ranjang to melingser masi,” Saut sang Sutradara, Wayan Sumahardika

“Okeyyy broo, siap”.jawab Arjuna

Keesokan harinya, Arjuna dan Bima pun berdebat, memikirkan bentuk tembok dan pohon tersebut.

“kemarin cang maan ngae panel (tembok) bergerak untuk anak isi Denpasar kok tinggal jangin roda gen beten ne, tapi panel to lebar dibawah Nok soalnya pang kuat pegang beban…..” kata Bima

“Trus engkn carane pang sing terlalu lebar di bawah tapi kuat?” Takon sang Arjuna

“Nahh kan tinggi panel seukuran triplek ne, ukuran tinggi triplek 2,44m x 1,22m men tinggi cuman 1,22m sing nyak cocok soalne tinggi manusia yaaa 1,70an meter lahh, berarti 2,44m gen anggon tinggi ne, terus pang kuat beten ne to double triplek ne,” saut Bima.

“Yakin kuat too broo? Sg perlu pemberat biin beten ne??? Takon Arjuna

“Sing kekne, kuat kayakne too nok, tapi kar cobak aku ne malu di anak-anak teater SMA ne, yee ngae panel masih kok cobak ditu malu nahh,” Saut Bima

“Nah Jani gae gen malu rangka atau gambaran kasar ajak biaya ne malu engken? Pang tawang gambaran ne, engkn broo? Nyak cocok tooo?” jawab Arjuna

Nahh dalam perdebatan yang lumayan lama dan ngabisin beberapa batang rokok Dunhill Putih isi 20, datanglah sang Karna (Bang Herry) memberikan pencerahan. Hahaha….

“Brooo, kene gen ngae ne, untuk panel buat kayak gini aja dengan lebar tembok 30cm, tinggi 2,44m satu panel satu triplek broo, nah untuk pemegang dalamnya pakek triplek masih broo, tapi ani ukuran 12 atau 16mm anggon pang kuat. Terus untuk pohon kelapa ne Stager anggon print gambar pohon kelapa terus tempel di triplek ee bee, untuk Stager ee anggon pemegang triplek eee, trus pang ngidang nden pemain ne manjat pohon kelapa ne, jangin tangga di belakang triplek, tegul di badan Stager eee amannn dahh. Untuk Stager hubungi Rici (Antek-antek) yee ngelah Stager kone, sekalian be langsung ban ne pang ngidang bergerak” jelas sang Karna, hahaha.

Bima dan Arjuna angguk angguk gen polon ne. Wkwkwkwkw…… Terimakasih Karna atas pencerahannya, memang lain Karna nok Topp lahh cocok dah Karna khe bang hahahaha…….

Pengerjaan properti pun dimulai!!! Pengerjaan awal kita garap properti bawaan, seperti pistol dan pedang. Nahh pada pembuatan pistol (ini yang paling lama) soalne pang misi mesuang asap “mekanik lah dik, hahaha” karena pang misi pesu asap, Bima masih mencari cari cara untuk teknik yang mudah dan aluh dan biaya terjangkau, akhirnya ditemukan lah teknik vape.

Si Bima merakit mekanisme penembakan alat, sedangkan si Arjuna dan antek-anteknya (anak-anak Teater Sangsaka) pembuatan rangka badan pistol dan pedang. Pembuatan pistol cukup lama kurang lebih 3 harian karena masih mencari mekanisme penembakan, seperti biasa percobaan pertama gagal, kedua gagal, dan yang ketiga gagal juga, yang keempat mare nyak broo, hahaha….

Selesai garap pistol dan pedang kita lanjut ke panel. Nahhh ini yang agak berat juga penggarapan panel, perdebatan Arjuna dan Bima terjadi lagi. Dalam pembuatan rangka panel sih udah aman, yang diperdebatkan itu proses pemasangan gambar panel (tembok) karena settingan panel ini agar bisa digunakan bermacam-macam, kayak warung tampak depan, halaman belakang warung, dan halaman dalam rumah, juga warung jelek dan warung bagus, engken carane apang panel dua sisi itu memiliki banyak kemungkinan.

Nahh secara otomatis langsung berfikiran gambar perspektif gen broo. Okey kita cobak gambar perspektif warung “coba ketang dik, coba to miring, coba jangin pintu Jak jendela, coba gen malu” yihhh liunan nyobak ape sg dadi payu broo, akhirnya datar gen be nyak, asan ne ruwet nah, hahaha. Bagian sisi panel kita buat warung bagus, sisi lainnya warung jelek (warung bedeg) nahh kanggoang keto payu broo. Hehe.

Selesai panel di garap lanjut dong yaaa kita garap properti ecek-ecek nya lagi kayak meja dan kursi warung, nah yang ini aluh lah dik sing kok kanti berdebat, wkwkwk dan untungnya juga ada antek-antek yang lain kita sebut saja “Jong” berkat dia, sokasi, kampil, nyuh, ciki-ciki, kerupuk, piring, dan gelas. Jong yang beresin semua, yen nepuk sok kasi mecet aneh-aneh, Jong dah yang punya kerjaan. Hahaha, mantapppp pak Jong pokokne jossssssssssss lahhh.

Nahh jani ranjang ne broo, sutradara nagih ranjang ee pang ngidang melingser kan, ternyata keweh ngae nok, pis liu masih telah puk. Ngae panel gen telah 3jt broo konden ngae ani len biin, nahh terpaksa ranjang pemerkosaan ne sing ngidang melingser kanggoang panel gen melingser hehe….

Pas panel jadi ternyata agak keweh anggon pas adegan pemerkosaan, gede soalne broo 2,44m x 1,44m x 30cm keweh kru menggerakkan nok, tapi sing sih bis keweh cuman butuh tenaga biin nok yaaa ajak dua orang lah menggerakkan. karena keweh teke lah Antek-antek yang lain, ne agak tua dik Antek-antek ne berumur lahh hahaha, maang saran dong antek-antek yang tua ini Orin ne ngae panel biin puk kan syok dong “biin ngae panel ne? Aduhhhhh….”. Tapi aget sih sing ngae panel ani gede cuman ngae panel satu sisi gen anggon Reng gen cukup ukuran ne sing sanget gede masih yaa 2x1m lahh yaaa aget lahh, das 3jt hangus biin. Wkwkwk

Nahh yang terakhir kita garap properti pohon nih, karena sketsa pohonnya konden dadi nah terpaksa ngantos malu broo, nahh istirahat lah jep hehe…. Ne konden tawang engken proses pembuatan ne, soalne tulisan harus mekumpul nok, nahh kanggoang amonto malu nutur brooo bin mani jak nutur biin nyak. Ingetang masih tanggal 28 Februari ne mebalih cai nae di art center jak heppi-heppi ditu nden yaaaa penutupan akhir bulan lahhh, hahahaha… [T]

Tags: DramanovelTeater
Share33TweetSendShareSend
Previous Post

Badai Pasti Berlalu, Tapi Masih Ada Badai-Badai Lain –Catatan Aktor Sebelum Pentas

Next Post

Empat Alternatif Cara Mendengar Azan Bila Jokowi Presiden Lagi

Komang Tress

Komang Tress

Namanya Tress. Panggilannya I Komang Widhi Trisnayasa. Ketua Teater Orok periode 2016-2017. Sejak 2017 aktif di Teater Kalangan sebagai set desaigner, penata artistik dan actor. Mahasiswa Jurusan Arsitektur Lansekap Unud ini punya tertarik pada desain, stage desainer, musik, game, dan cewek (semok).

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
McDonald dan Cerita-cerita Kampungan

Empat Alternatif Cara Mendengar Azan Bila Jokowi Presiden Lagi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co