2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Arjuna, Bima, Karna, dan Antek-anteknya –Catatan Sie Artistik

Komang Tress by Komang Tress
February 26, 2019
in Esai
Arjuna, Bima, Karna, dan Antek-anteknya –Catatan Sie Artistik

Dok: Sekali Pentas

“Bro, garapan Sukreni ini khe artistiknya yaa, alih be anak-anak ani ajak kau megae.” begitu ucap sutradara (I Wayan Sumahardika).

Nah pas nyarik orang buat diajak kerja agak bingung nih, kalok ngajak ini dia sibuk, ngajak itu ahhh sibuk juga Nok, syukur sih ada anak-anak dari Teater Sangsaka dan Mister Legu yang mau diajak buat settingannya. Singkat cerita kita kumpul nih, bahas konsep dan settingan panggung untuk garapan pementasan Drama Musikal Sukreni Wang Sistri Listuayu, keto judul pementasan nya bro! Nyakcak kan? Haha.

Nahh dalam pembahasan konsep settingan ini, aku (Arjuna) dan Legu (Bima) lebih dominan berdebat.

“Brooo, kita mau buat kayak gimana nih? Gimana caranya biar ada ciri khas bohemian-bohemian nya brooo?” kata Arjuna.

“Bohemian biasanya identik dengan warna emas Nok. Klok dibuat di setting latar yaa Kanggo lah bedik bedik warna emas nya fokusin di properti bawaannya kayak pedang, pistol, dan pernak pernik lainnya,” pesaut Bima.

“Ohhh iyaa bro, ne binsik gimana caranya ntar tembok-temboknya bisa bergerak yaa bro, soalnya ada adegan pemerkosaan ntar. Sama buat pohon kelapa engken carane pang luung, soalne ntar pas adegan pemain ne memanjat pohon kelapa, ajak ranjang pas adegan pemerkosaan to ngidang melingser, nden pas adegan panel ajak ranjang to melingser masi,” Saut sang Sutradara, Wayan Sumahardika

“Okeyyy broo, siap”.jawab Arjuna

Keesokan harinya, Arjuna dan Bima pun berdebat, memikirkan bentuk tembok dan pohon tersebut.

“kemarin cang maan ngae panel (tembok) bergerak untuk anak isi Denpasar kok tinggal jangin roda gen beten ne, tapi panel to lebar dibawah Nok soalnya pang kuat pegang beban…..” kata Bima

“Trus engkn carane pang sing terlalu lebar di bawah tapi kuat?” Takon sang Arjuna

“Nahh kan tinggi panel seukuran triplek ne, ukuran tinggi triplek 2,44m x 1,22m men tinggi cuman 1,22m sing nyak cocok soalne tinggi manusia yaaa 1,70an meter lahh, berarti 2,44m gen anggon tinggi ne, terus pang kuat beten ne to double triplek ne,” saut Bima.

“Yakin kuat too broo? Sg perlu pemberat biin beten ne??? Takon Arjuna

“Sing kekne, kuat kayakne too nok, tapi kar cobak aku ne malu di anak-anak teater SMA ne, yee ngae panel masih kok cobak ditu malu nahh,” Saut Bima

“Nah Jani gae gen malu rangka atau gambaran kasar ajak biaya ne malu engken? Pang tawang gambaran ne, engkn broo? Nyak cocok tooo?” jawab Arjuna

Nahh dalam perdebatan yang lumayan lama dan ngabisin beberapa batang rokok Dunhill Putih isi 20, datanglah sang Karna (Bang Herry) memberikan pencerahan. Hahaha….

“Brooo, kene gen ngae ne, untuk panel buat kayak gini aja dengan lebar tembok 30cm, tinggi 2,44m satu panel satu triplek broo, nah untuk pemegang dalamnya pakek triplek masih broo, tapi ani ukuran 12 atau 16mm anggon pang kuat. Terus untuk pohon kelapa ne Stager anggon print gambar pohon kelapa terus tempel di triplek ee bee, untuk Stager ee anggon pemegang triplek eee, trus pang ngidang nden pemain ne manjat pohon kelapa ne, jangin tangga di belakang triplek, tegul di badan Stager eee amannn dahh. Untuk Stager hubungi Rici (Antek-antek) yee ngelah Stager kone, sekalian be langsung ban ne pang ngidang bergerak” jelas sang Karna, hahaha.

Bima dan Arjuna angguk angguk gen polon ne. Wkwkwkwkw…… Terimakasih Karna atas pencerahannya, memang lain Karna nok Topp lahh cocok dah Karna khe bang hahahaha…….

Pengerjaan properti pun dimulai!!! Pengerjaan awal kita garap properti bawaan, seperti pistol dan pedang. Nahh pada pembuatan pistol (ini yang paling lama) soalne pang misi mesuang asap “mekanik lah dik, hahaha” karena pang misi pesu asap, Bima masih mencari cari cara untuk teknik yang mudah dan aluh dan biaya terjangkau, akhirnya ditemukan lah teknik vape.

Si Bima merakit mekanisme penembakan alat, sedangkan si Arjuna dan antek-anteknya (anak-anak Teater Sangsaka) pembuatan rangka badan pistol dan pedang. Pembuatan pistol cukup lama kurang lebih 3 harian karena masih mencari mekanisme penembakan, seperti biasa percobaan pertama gagal, kedua gagal, dan yang ketiga gagal juga, yang keempat mare nyak broo, hahaha….

Selesai garap pistol dan pedang kita lanjut ke panel. Nahhh ini yang agak berat juga penggarapan panel, perdebatan Arjuna dan Bima terjadi lagi. Dalam pembuatan rangka panel sih udah aman, yang diperdebatkan itu proses pemasangan gambar panel (tembok) karena settingan panel ini agar bisa digunakan bermacam-macam, kayak warung tampak depan, halaman belakang warung, dan halaman dalam rumah, juga warung jelek dan warung bagus, engken carane apang panel dua sisi itu memiliki banyak kemungkinan.

Nahh secara otomatis langsung berfikiran gambar perspektif gen broo. Okey kita cobak gambar perspektif warung “coba ketang dik, coba to miring, coba jangin pintu Jak jendela, coba gen malu” yihhh liunan nyobak ape sg dadi payu broo, akhirnya datar gen be nyak, asan ne ruwet nah, hahaha. Bagian sisi panel kita buat warung bagus, sisi lainnya warung jelek (warung bedeg) nahh kanggoang keto payu broo. Hehe.

Selesai panel di garap lanjut dong yaaa kita garap properti ecek-ecek nya lagi kayak meja dan kursi warung, nah yang ini aluh lah dik sing kok kanti berdebat, wkwkwk dan untungnya juga ada antek-antek yang lain kita sebut saja “Jong” berkat dia, sokasi, kampil, nyuh, ciki-ciki, kerupuk, piring, dan gelas. Jong yang beresin semua, yen nepuk sok kasi mecet aneh-aneh, Jong dah yang punya kerjaan. Hahaha, mantapppp pak Jong pokokne jossssssssssss lahhh.

Nahh jani ranjang ne broo, sutradara nagih ranjang ee pang ngidang melingser kan, ternyata keweh ngae nok, pis liu masih telah puk. Ngae panel gen telah 3jt broo konden ngae ani len biin, nahh terpaksa ranjang pemerkosaan ne sing ngidang melingser kanggoang panel gen melingser hehe….

Pas panel jadi ternyata agak keweh anggon pas adegan pemerkosaan, gede soalne broo 2,44m x 1,44m x 30cm keweh kru menggerakkan nok, tapi sing sih bis keweh cuman butuh tenaga biin nok yaaa ajak dua orang lah menggerakkan. karena keweh teke lah Antek-antek yang lain, ne agak tua dik Antek-antek ne berumur lahh hahaha, maang saran dong antek-antek yang tua ini Orin ne ngae panel biin puk kan syok dong “biin ngae panel ne? Aduhhhhh….”. Tapi aget sih sing ngae panel ani gede cuman ngae panel satu sisi gen anggon Reng gen cukup ukuran ne sing sanget gede masih yaa 2x1m lahh yaaa aget lahh, das 3jt hangus biin. Wkwkwk

Nahh yang terakhir kita garap properti pohon nih, karena sketsa pohonnya konden dadi nah terpaksa ngantos malu broo, nahh istirahat lah jep hehe…. Ne konden tawang engken proses pembuatan ne, soalne tulisan harus mekumpul nok, nahh kanggoang amonto malu nutur brooo bin mani jak nutur biin nyak. Ingetang masih tanggal 28 Februari ne mebalih cai nae di art center jak heppi-heppi ditu nden yaaaa penutupan akhir bulan lahhh, hahahaha… [T]

Tags: DramanovelTeater
Share33TweetSendShareSend
Previous Post

Badai Pasti Berlalu, Tapi Masih Ada Badai-Badai Lain –Catatan Aktor Sebelum Pentas

Next Post

Empat Alternatif Cara Mendengar Azan Bila Jokowi Presiden Lagi

Komang Tress

Komang Tress

Namanya Tress. Panggilannya I Komang Widhi Trisnayasa. Ketua Teater Orok periode 2016-2017. Sejak 2017 aktif di Teater Kalangan sebagai set desaigner, penata artistik dan actor. Mahasiswa Jurusan Arsitektur Lansekap Unud ini punya tertarik pada desain, stage desainer, musik, game, dan cewek (semok).

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
McDonald dan Cerita-cerita Kampungan

Empat Alternatif Cara Mendengar Azan Bila Jokowi Presiden Lagi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co