2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiga Atraksi Budaya di Festival Lovina yang Tak Ada di Festival Daerah Lain

tatkala by tatkala
February 2, 2018
in Feature

Sapi Grumbungan. Foto: Mursal Buyung

 

TERLEPAS dari polemik baik-buruk, miskin-kaya, perlu-tidak, berguna-tak berguna, tentang festival di Buleleng, tetap ada hal-hal yang perlu dicatat. Di Festival Lovina yang diselenggarakan di Pantai Lovina, Kalibukbuk-Kaliasem, 14-18 September 2017, misalnya terdapat setidaknya tiga atraksi budaya yang berbeda, yang tak ada di festival-festival daerah lain.

Sekali lagi, terlepas dari banyaknya kritik di media sosial terhadap penyelenggaraan Festival Lovina, penting juga mencatat tiga atraksi budaya yang unik dan perlu dipertahankan sekaligus dijadikan ikon festival di masa-masa mendatang. Bila perlu, tiga atraksi ini digarap serius, ditonjolkan promosinya, agar orang luar datang ke festival bisa menyaksikan apa-apa yang tak bisa disaksikan di tempat lain.

Sapi Grumbungan

Sapi grumbungan adalah atraksi budaya asli Buleleng. Atraksi ini bisa disebut sebagai peninggalan seni budaya yang diciptakan oleh petani ketika zaman agraris sedang jaya-jayanya. Meski sudah tak banyak pendukungnya, namun sejumlah desa masih tetap melestarikan atraksi hingga kini, seperti desa-desa pertanian di wilayah Kecamatan Sawan, Kecamatan Buleleng bagian barat dan Kecamatan Banjar.

Atraksi ini pernah dijadikan event tahunan di Lovina, tepatnya di Lapangan Kaliasem. Namun hampir sejak lebih dari sepuluh tahun lalu event ini ditiadakan. Masalahnya adalah dukungan dana. Padahal atraksi itu selalu menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Lovina. Belakangan, sejumlah kelompok petani di wilayah Kecamatan Sawan sempat beberapakali menggelar event sapi grumbungan di lapangan desa setempat, namun event itu hanya seperti nostalgia para petani saja, tanpa mendapat dukungan maksimal, misalnya dari pemerintah maupun dari pelaku-pelaku pariwisata agar event itu bisa didatangi wisatawan dari luar.

Di Festival Lovina, atraksi budaya ini bisa dijadikan ikon penting agar merk festival bisa dikatakan sebagai jaminan mutu. Tentu karena hanya di Festival Lovina saja terdapat atraksi ini, tidak ada di daerah lain di Bali. Jika pun ada, itu di Twin Lake Festival di Danau Buyan-Tamblingan yang juga berada di Buleleng.

Selain itu, sapi grumbungan juga berbeda dengan atraksi adu sapi di daerah lain. Sapi grumbungan bukanlah sapi yang diadu lari cepat, tapi sapi yang melakukan atraksi unik, misalnya adu keindahan melangkah, adu meneggakkan keindahan ekor, dan adu gerakan tubuh lain serta tentu saja adu hiasan.

Adu Gangsing

Dibanding kabupaten lain di Bali, mungkin hanya desa-desa di Buleleng yang masih setia melestarikan permainan tradisional adu gangsing. Selain terdapat event-event perlombaan secara mandiri di desa-desa di wilayah perbukitan seperti Munduk, Gobleg, Umajero, Gesing, dan sekitarnya, atraksi adu gangsing juga diselenggarakan di Festival Lovina. Tentu tujuannya lebih banyak jadi tontonan semata. Untuk itulah, adu gangsing seharusnya menjadi acara yang perlu untuk ditinjolkan dan dipromosikan secara lebih serius.

Apalagi adu gangsing kini sudah menjadi permainan yang kembali digemari, bukan hanya di wilayah-wilayah pegunungan, melainkan juga di wilayah dekat pantai. Dulu, gangsing mungkin masih semarak diwilayah Munduk, gobleg, Umajero, dan Gesing, namun kini sudah meluas hingga ke wilayah Pedawa, Banyuatis, bahkan sampai ke Ume Anyar.

Festival Lovina bisa saja menjadi semacam etalase untuk memperkenalkan secara lengkap seluk-beluk permainan gangsing tersebut, selain menunjukkan atraksinya. Di Festival Lovina juga bisa diumumkan daerah-daerah mana saja yang selama ini rutin menggelar acara adu gangsing, bila perlu lengkap dengan jadwal dan lokasi penyelenggaraan.

Atraksi Bonangan

Bonangan adalah atraksi adu cepat perahu tradisional dengan hanya menggunakan layar. Informasinya, atraksi lomba bonangan biasa dilakukan para nelayan tradisional di wilayah Kaliasem dan sekitarnya pada hari-hari tertentu. Bonangan ini tampaknya juga belum ada di festival-festival daerah lain di Bali.

Keunikan Bonangan terlihat ketika peserta saling beradu ketangkasan memanfaatkan layar angin untuk menggenjot kecepatan perahu agar bisa menyalip peserta lain dan sampai di titik finish. Perahu awalnya dilajukan menggunakan perahu. Ketika sudah siap dan angin terasa kencang, para nelayan pun bersiap menggenjot perahu dengan cara memainkan layar. Mereka tak diperkenankan menggunakan dayung lagi.

Pada saat angin sedang kencang-kencangnya, para nelayan di wilayah Kaliasem biasanya secara mandiri menggelar lomba bonangan, baik dengan hadiah sekadarnya maupun dengan hadiah dari besar dari donatur.

Perlu Dijadikan Ikon

Sayangnya, tiga atraksi budaya itu tampaknya tidak digelar dan dipromosikan secara serius dalam Festival Lovina. Atraksi itu bahkan terkesan kalah pamor dengan atraksi hiburan di panggung utama atau atraksi yang sudah biasa digelar pada festival-festival daerah lain. Padahal, jika serius, tiga atraksi itu bisa mengangkat nama festival menjadi semakin unik dan ditunggu-tunggu karena, sekali lagi, tak ada dalam festival lain.

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk memberi bobot pada tiga atraksi itu adalah dengan menambahkan berbagai acara pendukung untuk tiga atraksi tersebut, misalnya pameran foto-foto sapi grumbungan, megangsingan dan bonangan, pameran sarana dan prasarana dari atraksi itu yang bisa lengkapi dengan teks-teks dan sumber sejarah lahirnya atraksi-atraksi unik tersebut.

Kemudian juga bisa menyelanggarakan workshop sapi grumbungan, megangsingan dan bonangan, untuk masyarakat lokal dan wisatawan. Dengan workshop, atraksi itu bisa berkembang sehingga peserta atraksi itu bisa meningkat pada even-event berikutnya. (T/ole)

Tags: BudayafestivalLovinaPariwisata
Share29TweetSendShareSend
Previous Post

Geografika India Dalam Mantra Bali

Next Post

Siaran Pers Pemerintah Masuk Tong Sampah? Tunggu, Ini Ilmu dari Kota Gudeg

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails
Next Post

Siaran Pers Pemerintah Masuk Tong Sampah? Tunggu, Ini Ilmu dari Kota Gudeg

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co