2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Obituari Nyoman Gunarsa: Menembus Perancis dan Warisan Budaya

Eka Prasetya by Eka Prasetya
February 2, 2018
in Esai

Nyoman Gunarsa (kiri) didampingi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta pada peringatan ulang tahun ke-72 di Nyoman Gunarsa Museum. Foto diambil pada 15 April 2016

 

MINGGU (10/9/2017) siang, penyair Wayan Jengki Sunarta menulis di beranda facebook-nya. “RIP Maestro Perupa Nyoman Gunarsa. Negeri ini kehilangan salah satu putra terbaiknya. Dedikasimu pada dunia seni dan budaya selalu kami kenang.”

Kabar itu menyebar begitu cepat. Sungguh tidak percaya membaca kabarnya. Sang maestro yang tahun ini berusia 73 tahun itu, terlihat masih prima tatkala menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Nyoman Gunarsa Museum (NGM) beberapa waktu lalu.

Saya memang tak mengenal sosok Nyoman Gunarsa secara dekat. Pernah bertemu beberapa kali dan sempat melakukan wawancara beberapa kali di Nyoman Gunarsa Museum maupun di ISI Denpasar pada 2016 lalu.

Saya pertama kali bertemu dengan Nyoman Gunarsa pada 15 April 2016 lalu. Saat itu ia merayakan hari jadinya ke-72. Itu juga hari pertama Gunarsa kembali muncul ke publik setelah mengalami sakit menahun.

Gunarsa menyambut saya dengan hangat. Semangatnya masih menyala. Apalagi ketika ditanya soal karya-karyanya. Selama masa yang ia sebut sebagai periode “pasca moksa”, karyanya semakin banyak. Sebagian besar dibuat dalam kanvas berukuran panjang tiga hingga enam meter.

Selama sakit, dia terus melukis. Sebisa mungkin melukis. Melukis juga menjadi sarana untuk menyembuhkan diri. “Selama sakit saya tetap melukis. Biar tidak diizinkan, saya tetap melukis. Terapi saya ya melukis. Kalau nggak melukis, tambah sakit saya nanti,” ujarnya ketika itu.

Dia juga banyak berkeluh kesah soal sistem Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang menurutnya belum adil, apalagi melindungi para perupa. Maklum, Gunarsa adalah maestro yang sangat getol soal ini.

Satu hal yang selalu diingatnya adalah kasus pemalsuan lukisan berjudul “Penari” oleh salah seorang pemilik galeri. Pemalsuan lukisan itu bukan hanya membuat Gunarsa merugi secara materi, tapi juga secara intelektual. Hingga saat itu – barangkali hingga akhir hayatnya – dia masih merasa kecewa dan merasa belum mendapat keadilan atas kasus itu.

Gunarsa juga sempat bercerita mengenai idenya membuat patung perunggu Ida Dewa Agung Istri Kanya. Tepat pada momen ulang tahunnya ke-72, dia meminta Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mewujudkan ide tersebut.

Kini patung itu sudah mulai dikerjakan dan dipasang di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, tepatnya di persimpangan Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Kini, patung itu baru terpasang mulai bagian kaki hingga pinggang. Rencananya patung itu akan tuntas dipasang pada akhir bulan ini. Sayang hingga akhir hayatnya, sang penggagas Nyoman Gunarsa belum sempat menyaksikan kemegahan patung itu.

Ambisi

Di usianya yang sepuh, Nyoman Gunarsa masih memiliki sejumlah ambisi yang belum terealisasi. Salah satunya menggelar pameran tunggal di Paris, Perancis.

Gunarsa sempat bercerita bahwa dirinya menerima undangan dari organisasi Kamar Dagang Perancis, untuk menggelar pameran tunggal di Paris.

Dia mengaku sangat tergoda menggelar pameran tunggal di sana. Alasannya, Perancis dikenal sebagai kiblat seni kontemporer di dunia. Rencananya dia akan bertolak ke Paris, usai Pesta Kesenian Bali (PKB) 2016.

Tatkala itu Gunarsa sudah merancang sebuah konsep untuk pameran tunggalnya di Prancis. Dia ingin membawa karya yang sangat etnik dan mengedepankan sisi kearifan lokal Bali.

“Mungkin nanti karya yang sifatnya etnik, sangat lokal Bali, tapi tidak mengesampingkan unsur kreatif dan inovatif. Saya ingin menunjukkan, bahwa orang timur, orang Bali itu juga bisa melakukan pameran di Perancis, negara kiblat seni dan mode,” ceritanya ketika itu.

Sayang ambisi itu tak pernah terlaksana. Gunarsa sadar tubuhnya tak lagi prima. Usianya makin lanjut dan kondisi kesehatannya semakin merosot. Perjalanan jarak jauh yang bisa saja membuat kondisinya makin lemah, dianggap tidak sepadan. Ambisinya itu harus ia kubur dalam-dalam.

Hingga akhir hayatnya ada banyak hal, ambisi, dan keinginan dari sang maestro yang belum terpenuhi. Ambisinya yang paling utama, ialah menjadikan museumnya sebagai warisan budaya dunia, sebelum ia tutup usia.

“Ada banyak filosofi di museum saya. Museum itu bukan hanya tempat berkarya, memajang lukisan. Ada filosofi kehidupan di setiap bagian museum. Ada cerita pada setiap ukiran, dan ada keunikan-keunikan budaya di setiap bagian bangunan itu,” ungkap Gunarsa.

Ambisi itu sempat ia utarakan kepada Anies Baswedan pada malam pembukaan PKB 2016, di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, 12 Juni 2016 lalu. Ketika itu, Anies masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Gunarsa juga sempat memberikan hadiah sebuah lukisan kepada Anies.

Saat itu Anies berjanji mengusulkan lukisan Nyoman Gunarsa sebagai warisan budaya dunia kepada UNESCO. “Karya Pak Nyoman Gunarsa nanti kita usahakan dapat pengakuan dunia,” kata Anies ketika itu. Semoga saja Anies masih ingat dengan janjinya itu.

Selamat jalan sang maestro. Jasa serta pengaruhmu terhadap dunia seni, tak akan kami lupakan. (T)

Tags: baliin memoriamKlungkungNyoman GunarsaSeni Rupa
Share18TweetSendShareSend
Previous Post

Sayatan Hati Sang Usain Bolt – Antara “Happy Ending”, “Sad Ending”, dan “Cliffhanger”

Next Post

Di Singaraja: Pemuda Muslim, Hindu dan Buddha “Megibung”, Bicara Rohingya – Mereka Sepakat itu Krisis Kemanusiaan

Eka Prasetya

Eka Prasetya

Menjadi wartawan sejak SMA. Suka menulis berita kisah di dunia olahraga dan kebudayaan. Tinggal di Singaraja, indekost di Denpasar

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post

Di Singaraja: Pemuda Muslim, Hindu dan Buddha “Megibung”, Bicara Rohingya – Mereka Sepakat itu Krisis Kemanusiaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co