24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Obituari Nyoman Gunarsa: Menembus Perancis dan Warisan Budaya

Eka Prasetya by Eka Prasetya
February 2, 2018
in Esai

Nyoman Gunarsa (kiri) didampingi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta pada peringatan ulang tahun ke-72 di Nyoman Gunarsa Museum. Foto diambil pada 15 April 2016

 

MINGGU (10/9/2017) siang, penyair Wayan Jengki Sunarta menulis di beranda facebook-nya. “RIP Maestro Perupa Nyoman Gunarsa. Negeri ini kehilangan salah satu putra terbaiknya. Dedikasimu pada dunia seni dan budaya selalu kami kenang.”

Kabar itu menyebar begitu cepat. Sungguh tidak percaya membaca kabarnya. Sang maestro yang tahun ini berusia 73 tahun itu, terlihat masih prima tatkala menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Nyoman Gunarsa Museum (NGM) beberapa waktu lalu.

Saya memang tak mengenal sosok Nyoman Gunarsa secara dekat. Pernah bertemu beberapa kali dan sempat melakukan wawancara beberapa kali di Nyoman Gunarsa Museum maupun di ISI Denpasar pada 2016 lalu.

Saya pertama kali bertemu dengan Nyoman Gunarsa pada 15 April 2016 lalu. Saat itu ia merayakan hari jadinya ke-72. Itu juga hari pertama Gunarsa kembali muncul ke publik setelah mengalami sakit menahun.

Gunarsa menyambut saya dengan hangat. Semangatnya masih menyala. Apalagi ketika ditanya soal karya-karyanya. Selama masa yang ia sebut sebagai periode “pasca moksa”, karyanya semakin banyak. Sebagian besar dibuat dalam kanvas berukuran panjang tiga hingga enam meter.

Selama sakit, dia terus melukis. Sebisa mungkin melukis. Melukis juga menjadi sarana untuk menyembuhkan diri. “Selama sakit saya tetap melukis. Biar tidak diizinkan, saya tetap melukis. Terapi saya ya melukis. Kalau nggak melukis, tambah sakit saya nanti,” ujarnya ketika itu.

Dia juga banyak berkeluh kesah soal sistem Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang menurutnya belum adil, apalagi melindungi para perupa. Maklum, Gunarsa adalah maestro yang sangat getol soal ini.

Satu hal yang selalu diingatnya adalah kasus pemalsuan lukisan berjudul “Penari” oleh salah seorang pemilik galeri. Pemalsuan lukisan itu bukan hanya membuat Gunarsa merugi secara materi, tapi juga secara intelektual. Hingga saat itu – barangkali hingga akhir hayatnya – dia masih merasa kecewa dan merasa belum mendapat keadilan atas kasus itu.

Gunarsa juga sempat bercerita mengenai idenya membuat patung perunggu Ida Dewa Agung Istri Kanya. Tepat pada momen ulang tahunnya ke-72, dia meminta Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mewujudkan ide tersebut.

Kini patung itu sudah mulai dikerjakan dan dipasang di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, tepatnya di persimpangan Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Kini, patung itu baru terpasang mulai bagian kaki hingga pinggang. Rencananya patung itu akan tuntas dipasang pada akhir bulan ini. Sayang hingga akhir hayatnya, sang penggagas Nyoman Gunarsa belum sempat menyaksikan kemegahan patung itu.

Ambisi

Di usianya yang sepuh, Nyoman Gunarsa masih memiliki sejumlah ambisi yang belum terealisasi. Salah satunya menggelar pameran tunggal di Paris, Perancis.

Gunarsa sempat bercerita bahwa dirinya menerima undangan dari organisasi Kamar Dagang Perancis, untuk menggelar pameran tunggal di Paris.

Dia mengaku sangat tergoda menggelar pameran tunggal di sana. Alasannya, Perancis dikenal sebagai kiblat seni kontemporer di dunia. Rencananya dia akan bertolak ke Paris, usai Pesta Kesenian Bali (PKB) 2016.

Tatkala itu Gunarsa sudah merancang sebuah konsep untuk pameran tunggalnya di Prancis. Dia ingin membawa karya yang sangat etnik dan mengedepankan sisi kearifan lokal Bali.

“Mungkin nanti karya yang sifatnya etnik, sangat lokal Bali, tapi tidak mengesampingkan unsur kreatif dan inovatif. Saya ingin menunjukkan, bahwa orang timur, orang Bali itu juga bisa melakukan pameran di Perancis, negara kiblat seni dan mode,” ceritanya ketika itu.

Sayang ambisi itu tak pernah terlaksana. Gunarsa sadar tubuhnya tak lagi prima. Usianya makin lanjut dan kondisi kesehatannya semakin merosot. Perjalanan jarak jauh yang bisa saja membuat kondisinya makin lemah, dianggap tidak sepadan. Ambisinya itu harus ia kubur dalam-dalam.

Hingga akhir hayatnya ada banyak hal, ambisi, dan keinginan dari sang maestro yang belum terpenuhi. Ambisinya yang paling utama, ialah menjadikan museumnya sebagai warisan budaya dunia, sebelum ia tutup usia.

“Ada banyak filosofi di museum saya. Museum itu bukan hanya tempat berkarya, memajang lukisan. Ada filosofi kehidupan di setiap bagian museum. Ada cerita pada setiap ukiran, dan ada keunikan-keunikan budaya di setiap bagian bangunan itu,” ungkap Gunarsa.

Ambisi itu sempat ia utarakan kepada Anies Baswedan pada malam pembukaan PKB 2016, di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, 12 Juni 2016 lalu. Ketika itu, Anies masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Gunarsa juga sempat memberikan hadiah sebuah lukisan kepada Anies.

Saat itu Anies berjanji mengusulkan lukisan Nyoman Gunarsa sebagai warisan budaya dunia kepada UNESCO. “Karya Pak Nyoman Gunarsa nanti kita usahakan dapat pengakuan dunia,” kata Anies ketika itu. Semoga saja Anies masih ingat dengan janjinya itu.

Selamat jalan sang maestro. Jasa serta pengaruhmu terhadap dunia seni, tak akan kami lupakan. (T)

Tags: baliin memoriamKlungkungNyoman GunarsaSeni Rupa
Share18TweetSendShareSend
Previous Post

Sayatan Hati Sang Usain Bolt – Antara “Happy Ending”, “Sad Ending”, dan “Cliffhanger”

Next Post

Di Singaraja: Pemuda Muslim, Hindu dan Buddha “Megibung”, Bicara Rohingya – Mereka Sepakat itu Krisis Kemanusiaan

Eka Prasetya

Eka Prasetya

Menjadi wartawan sejak SMA. Suka menulis berita kisah di dunia olahraga dan kebudayaan. Tinggal di Singaraja, indekost di Denpasar

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post

Di Singaraja: Pemuda Muslim, Hindu dan Buddha “Megibung”, Bicara Rohingya – Mereka Sepakat itu Krisis Kemanusiaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co