24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Ayo Membaca!” – Inilah E-Book untuk Guru & Penyuluh Bahasa Bali

Sugi Lanus by Sugi Lanus
February 2, 2018
in Esai

 

SAYA mendapat pesan fb messenger dari seorang siswi yang tidak saya kenal.

Isinya, pada baris pertama ia perkenalan diri singkat dengan sopan. Baris selanjutnya mengejutkan seperti petir di siang bolong: Ia bertanya secara serius kaidah fonologi dan morfologi bahasa Bali dan mengeluhkan sangat sedikit ada referensi linguistik atau kebahasaan Bahasa Bali.

Tidak banyak mahasiswa/i yang pernah saya ajar (selama saya menjadi dosen lingustik di Universitas Pendidikan Ganesha ketika baru dibentuk Jurusan Bahasa Bali di sana) seserius siswi yang bertanya lewat fb messenger ini.

Anak didik seperti ini, yang sangat serius ingin belajar bahasa Bali melalui pendekatan linguistik, adalah kabar baik, tapi bisa jadi kabar buruk buat guru Bahasa Bali yang pengetahuan atau pemahaman lingusitiknya kurang memadai. Sekalipun demikian, maksudnya, sekalipun tidak bisa menjawab atau menjelaskan perihal linguistik secara memadai kepada anak didik yang serius sekelas ini, bantulah memberi dengan referensi. Jangan kecewakan anak-anak didik yang serius berminat pada Bahasa Bali.

Di jaman sekarang, di tengah limpahan sampah sosmed, ternyata banyak sekali tumbuh anak-anak didik yang “canggih” mengalahkan guru Bahasa Bali dalam hal menulis aksara di atas daun lontar, membaca kidung dan menyanyikan kakawin, nembang arja dan berbakat mendongeng. Ini tentu kabar baik. Sebuah oase di tengah kekhawatiran kepunahan bahasa dan sastra Bali. Guru Bahasa Bali kekinian sepantasnya optimis, dan bisa senyum, sekaligus dituntut makin aktif.

Tidak ada tuntutan seorang guru Bahasa Bali untuk menjadi guru serba bisa (nembang, kidung, kakawin, mabasan, nyurat lontar dll), cukuplah menjadi pembimbing dan pendamping. Pembimbing yang sabar dan banyak senyum. Jangan pernah melukai atau mencederai mereka dengan ‘ngambros-ambros’ ke mereka: Menemukan anak-anak yang bersemangat belajar bahasa dan seni budaya Bali di era kekinian “buduh ngecel gadget” adalah sebuah keajaiban.

Jangan pernah underestimate kepada anak-anak didik atau anak-anak muda yang wajah dan tampilannya kekinian. Mereka punya potensi mengungguli generasi kita yang jadul dibanding mereka.

Agar bisa jadi Guru Bahasa Bali Keren (juga bagi dosen-dosen Bahasa Bali), salah satunya, saya sarankan, ngiring download dan baca serta sebar buku PDF terkait Bahasa Bali ini yang tersedia online ini. Jadikan referensi pengajaran dan berikan/share ke anak-anak didik PDF-nya.

Silahkan download dan share pada mereka:

  1. Struktur Bahasa Bali (1981) karya I Wayan Bawa (1981), terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3843/1/Struktur%20Bahasa%20Bali%20%20%20%2079h.pdf

  1. Morfologi Kata Sifat Bahasa Bali (1991) karya Denes, I Made dan Reoni, Ketut and Jendra, I Wayan and Madera, Nengah and Suasta, Ida Bagus Made terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Jakarta.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3208/1/morfologi%20kata%20sifat%20bahasa%20bali%20%20%20%20%20%20107h.pdf

  1. Morfologi Kata Benda Bahasa Bali (1991) Denes, I Made and Reoni, Ketut and Pasmidi, Made and Jendra, I Wayan and Putra, Bagus Nyoman terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Jakarta.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3204/1/morfologi%20kata%20benda%20bahasa%20bali%20%20%20111h.pdf

  1. Sistem Perulangan Bahasa Bali (1984) karya Wayan Bawa, diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3810/1/sistem%20perulangan%20bahasa%20bali%20%20%20%20%20105h.pdf

  1. Masalah Pembakuan Bahasa Bali (1975) karya Bagus, I Gusti Ngurah, ed. terbitan Balai Penelitian Bahasa Singaraja, Singaraja.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2264/1/Masalah%20Pembakuan%20Bahasa%20Bali%20%281975%29.pdf

  1. Kembang Rampe Kasusastran Bali Purwa (1978) karya Bagus, I Gusti Ngurah and Ginarsa, I Ketut, terbitan Balai Penelitian Bahasa Bali, Singaraja.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2010/1/Kembang%20Rampe%20Kasusastraan%20Bali%20Purwa%2C%20Buku%201%20%281978%29.pdf

  1. Makudang-Makudang Drama Bali. (2013) karya Sukayana, I Nengah and Purwiati, Ida Ayu Mirah and Partami, Ni Luh and Budiasa, I Made and Negari, Ni Putu Ekatini, terbitan Balai Bahasa Provinsi Bali, Denpasar.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2244/1/Makudang-Kudang%20Drama%20Bali%20%282013%29.pdf

  1. Kamus Bahasa Indonesia Bali A-L (1998) oleh Denes, I Made and Purwa, I Made and Nyeneng, I Gede and Sunandhi, I Made and Merta, I Ketut, terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Jakarta.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2909/1/Kamus%20Indonesia-Bali%20-%20229.pdf

  1. Kamus Bahasa Indonesia Bali L-Z (1998) oleh Denes, I Made and Purwa, I Made and Nyeneng, I Gede and Sunandhi, I Made and Merta, I Ketut, terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Jakarta.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2863/1/Kamus%20Bahasa%20Indonesia%20-%20Bali%20L-Z%20%20%20%20%20518h.pdf

  1. Struktur Novel Dan Cerpen Sastra Bali Modern (1985) karya Ketut Ginarsa, Ketut Ginarsa and Made Gosong, Made Gosong, terbitan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2576/1/Struktur%20Novel%20Dan%20Cerpen%20Sastra%20Bali%20Modern%20%281985%29.pdf

  1. Sintaksis Bahasa Bali (1983) karya I Wayan Bawa, diterbitkan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3577/1/sintaksis%20bahasa%20bali%20%2081h.pdf

  1. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Bali dengan Huruf Latin (2013) oleh Ida, Ayu Mirah Purwiati, terbitan Balai Bahasa Provinsi Bali

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3299/1/pedoman%20umum%20ejaan%20bahasa%20bali%20denganhuruf%20latin%202013%20%20%20%20%20%2062h.pdf

  1. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Bali dengan Huruf Latin (2005) karya C. Ruddyanto, terbitan Balai Bahasa Denpasar.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/3298/1/pedoman%20umum%20ejaan%20bahasa%20bali%20dengan%20huruf%20latin%20%20%20%20%2045h.pdf

  1. Kamus Budaya Bali : bidang istilah music tradisional Bali (2008) karya Candrawati, Ni Luh Komang, terbitan Balai Bahasa Denpasar, Denpasar.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2892/1/kAMUS%20bUDAYA%20bALI%20%20%20-%20%20%2086h.pdf

  1. Bebek Punyah (2004) karya Taro, Made, terbitan Pusat Bahasa, Jakarta.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2375/1/bebek%20punyah%20made%20taro%20%20%2069.pdf

  1. Satua-Satua Bali (2011) dikumpulkan oleh I Nengah Tinggen, diterbitkan BALAl BAHASA DENPASAR.

http://repositori.perpustakaan.kemdikbud.go.id/2118/1/Satua-Satua%20Bali%20%282011%29.pdf

Tugas guru tak pernah selesai belajar tentunya dan itu sangat didukung oleh perkembangan bertumbuhnya referensi yang tersedia online. Beberapa buku PDF di atas, sekalipun bukan buku-buku terbitan baru, semoga bisa menghibur dan memperkaya pengetahuan para guru (dan penyuluh) Bahasa Bali.

Selamat menyongsong anak-anak muda cerdas dan anak-anak didik yang kreatif. (T)

*Catatan Harian Sugi Lanus, 2 Agustus 2017

Tags: Bahasa BaliBukuE-book
Share41TweetSendShareSend
Previous Post

“Karena Kita adalah Semeton Dewata” – Kebangkitan BU, Rujuk Suporter, dan Puisi Moh Yamin

Next Post

Romantisme “Munuh Padi” Ketut Rusnaya – Anak Petani Tabanan yang Kini Direktur di Petrokimia

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post

Romantisme “Munuh Padi” Ketut Rusnaya – Anak Petani Tabanan yang Kini Direktur di Petrokimia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co