15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mari Salahkan Andy Dufresne – Tentang Kaburnya 4 Napi Asing di LP Kerobokan

I Kadek Surya Kencana by I Kadek Surya Kencana
February 2, 2018
in Esai

Tim Robbins (kanan) sebagai Andy Dufresne dalam film The Shawshank Redemption (1994)

KABURNYA 4 warga negara asing penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan, Senin (19/6) lalu adalah hal biasa. Termasuk keberhasilan Shaun Edward Davidson, 33, asal Autralia, Dimitar Nikolov Iliev, 43, asal Bulgaria, Sayed Mohammed Said, 31, asal India, dan Tee Kok King Bin Kim Sai, 50, asal Malaysia menggali tanah bermodal cetok hingga menemukan terowongan bekas gorong-gorong sepanjang 15 meter yang terhubung dengan jalan raya di sebelah barat tembok penjara. Itu sangat-sangat biasa.

Apa yang dilakukan keempat napi asing itu tak ada apa-apanya dibandingkan pelarian Andy Dufresne, seorang bankir yang menghabiskan hampir dua puluh tahun di Shawshank State Prison atas pembunuhan istri dan selingkuhannya meski ia mengklaim tidak melakukannya tahun 1966 silam.

Bukan tanah yang ditaklukkan Andy Dufresne, melainkan dinding kokoh penjara. Poster Raquel Welch, Rita Hayworth, dan Marilyn Monroe plus palu adalah senjatanya menggali terowongan sepanjang 500 yards atau 457,2 meter selama 20 tahun. Dengan perhitungan yang cermat dia memecahkan pipa pembuangan penjara saat petir menggelegar lalu berkubang dengan kotoran manusia yang mengalir ke sungai. Andy pun bebas. Terutama dari siasat yang dimainkannya selama 20 tahun untuk mempertahankan lubang.

Selepas dari sel di pagi hari dia bekerja di tanah lapang sembari membuang bekal tanah di badannya. Kecerdasan dia gunakan untuk merenovasi perpustakaan dengan uang yang didapat dari pemerintah negara bagian lewat surat-surat yang dilayangkannya dari penjara. Dengan hati-hati Andy pun berhasil mengambil hati para petugas penjara.

Dia mendapat kepercayaan mengelola urusan keuangan penjara. Hingga akhirnya dia dilindungi para penjaga setelah kepala penjara, Samuel Norton memanfaatkannya dalam operasi pencucian uang dengan nama samaran “Randall Stephens”. Kepercayaan ini tak didapatnya dengan mudah.

Dalam dua tahun awal masa penahannya, Andy bekerja di binatu penjara. Dia sering dipukuli geng homoseks “The Sisters” dan pemimpinnya, Bogs. Oh ya, teman pertama Andy di penjara adalah Ellis Boyd “Red” Redding. Dari pria negro inilah palu itu didapat dengan imbalan 10 dolar.

Masih belum yakin pelarian 4 napi asing Lapas Kerobokan itu tak ada apa-apanya? Bagi saya jawaban dari pertanyaan tersebut tak lagi merangsang. Saya lebih tertarik pada pertanyaan apakah keempatnya mengenal sosok Andy Dufresne.

Sayangnya, saya belum sempat bertemu langsung dengan Kalapas Kerobokan Tony Nainggolan untuk menanyakan langsung perihal itu. Tentu bertanya via sms kepada Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose juga kurang etis. Namun dugaan bahwa Shaun Edward Davidson (vonis 1 tahun), Dimitar Nikolov Iliev (vonis 7 tahun), Sayed Mohammed Said (vonis 14 tahun), dan Tee Kok King Bin Kim Sai (vonis 7 tahun 6 bulan) mengenal Andy Dufresne bukanlah hal mustahil.

Bagaimana tidak? Tokoh Andy Dufresne yang diperankan Tim Robbins dalam film The Shawshank Redemption (1994) masuk sejumlah nominasi penghargaan dan laris di televisi kabel, VHS, DVD, dan Blu-ray. Film yang diadaptasi dari novel karya Stephen King, Rita Hayworth and Shawshank Redemption oleh sutradara Frank Darabont itu juga masuk 100 film yang wajib ditonton sesuai daftar yang disusun American Film Institute.

Tahun 1999, kritikus film Roger Ebert menaruh Shawshank dalam daftar film terbaik-nya. Pembaca majalah Empire memilih film ini sebagai film terbaik tahun 1990-an dan menempati posisi 4 di “500 Film Terbaik Sepanjang Masa” versi Empire tahun 2008. Selanjutnya pada Maret 2011, film ini dinyatakan sebagai film terfavorit pendengar BBC Radio 1 dan BBC Radio 1Xtra sepanjang masa.

Dengan kata lain, mari sepakat untuk menyalahkan Andy Dufresne dalam kasus kaburnya empat napi asing Lapas Kerobokan! Pasalnya dia begitu menginspirasi. Kita juga patut menyalahkan sang bankir dengan vonis hukuman dua kali seumur hidup itu bila suatu saat berpikir tak semua penghuni penjara adalah orang-orang bersalah; termasuk permainan-permainan kotor para aparat di dalamnya.

Andy Dufresne benar-benar terkutuk. Gara-gara dia saya dimarahi istri karena pulang jam tiga dini hari. Di luar rasa kesal bercampur kagum, jujur rasa takut menyelimuti saya setiap kali melayangkan ingatan pada lembaga yang bernaung di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) itu. Saya takut jangan-jangan para pejabat dan petugas Lapas Kerobokan tak mengenal Andy Dufresne. “Pak Tonny, sudah nonton The Shawshank Redemption?”  (T)

Tags: filmhukumkriminal
Share4TweetSendShareSend
Previous Post

Yuk ke Buleleng: Wisata Alam Murah Meriah, Malam Bisa Nikmati GGH

Next Post

“Megandu”, Permainan Tradisional dari Tanah Ole – Catatan Festival ke Uma 2017

I Kadek Surya Kencana

I Kadek Surya Kencana

Sastrawan dan wartawan. Pernah membina sejumlah kelompok teater di Singaraja, seperti Teater Ilalang. Tulisan berupa puisi, cerpen dan esai, dimuat di berbagai media lokal dan nasional serta dalam sejumlah buku antologi. Kini bekerja sebagai wartawan di sebuah media besar di Denpasar

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post

“Megandu”, Permainan Tradisional dari Tanah Ole – Catatan Festival ke Uma 2017

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co