12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puspayoga Kalah jadi Menteri, Ahok Kalah jadi Apa?

Agus Sadya Eka Putra by Agus Sadya Eka Putra
February 2, 2018
in Esai

INGAT Pilgub Bali 2013? Made Mangku Pastika yang kali itu menjadi calon pertahana diusung Partai Demokrat setelah mengetahui partai yang mengusungnya pada Pilgub sebelumnya telah memberikan mandat kepada lawannya, yang tidak lain adalah wakilnya saat menjabat, yaitu Anak Agung Ngurah Puspayoga. Namun akhirnya Puspayoga kandas oleh Mangku Pastika.

Puspayoga merupakan kader Partai PDI Perjuangan yang sempat menjadi walikota Denpasar selama dua periode. Kemudian mencalonkan diri sebagai wakil gubernur maju bersama Mangku Pastika pada Pilgub Bali tahun 2008.

Pasangan Mangku Pastika-Puspayoga kemudian memenangkan pesta demokrasi di Pulau Seribu Pura dengan mengandaskan lawan politiknya yaitu Cok Budi Suryawan-Njoman Gde Suweta dan I Gde Winasa-IB Alit Putra.

Namun menjelang Pilgub berikutnya, ide dan gagasan Mangku Pastika dan Puspayoga tampaknya berseberangan sehingga pun saling melawan dalam :Pilgub 2013. Mangku Pastika berpasangan dengan Ketut Sudikerta, dan Puspayoga berpasangan dengan Dewa Nyoman Sukrawan.

Namun akhirnya rakyat Bali memberikan kepercayaan pada pasangan Mangku Pastika dan Sudikerta. Kini, menjelang Pilgub Bali 2018, Sudikerta yang kader Partai Golkar sudah memasang ancang-ancang bakal maju sebagai calon gubernur menggantikan Pastika.

Setelah Puspayoga kalah, ia ternyata tak “lenyap”. Namanya bangkit kembali setelah diangkat menjadi Menteri Koperasi  dan UMKM di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Nah, apakah fenomena hal itu akan terjadi pada Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, seorang yang berkepribadian teguh yang berdasarkan hasil quick count kalah di perhelatan demokrasi akbar di ibukota Jakarta. Akankah, Ahok menjadi Menteri juga seperti Puspayoga, atau Ketua KPK, atau mungkin menjadi Wapres di bursa Pilpres mendatang bersama Jokowi?

Memang begitulah yang tersebar di media sosial. Banyak pendukung Ahok, di Jakarta maupun di luar Jakarta menulis prediksi bahwa jika Ahok kalah ia akan jadi Menteri Dalam Negeri, atau menjadi Ketua KPK, atau menjadi Wapres-nya Jokowi pada periode berikutnya.

Untuk urusan jadi Wapres, kemungkinan Ahok akan berhadapan kembali dengan pilihan rakyat, karena ditentukan oleh Pilpres. Tapi jika untuk menjadi menteri, Ahok cukup berhadapan dengan Jokowi karena pemilihan menteri adalah hak prerogratif Presiden. Untuk menjadi Ketua KPK, tentu ada syarat lain yang kemungkinan lebih menjelimet ketimbang menjadi menteri.

Tapi apa pun itu, jelaslah rakyat pecinta dan pendukung Ahok, baik di Jakarta maupun di luar Jakarta, sebagaimana mereka ungkapan dalam status-status facebook, twiter, atau instagram, sangat berharap Ahok tetap “digunakan” dengan syarat apa pun, untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Harapan-harapan pecinta Ahok itu mungkin semacam ungkapan kekecewaan dan niat untuk “balas dendam” atas kekalahan Ahok. Pokoknya, mereka berharap agar Ahok diangkat agar kedudukannya “lebih tinggi” dari Anies Baswedan setelah ditetapkan menjadi Gubernur DKI.

Jika menjadi Menteri Dalam Negeri misalnya tentu saja Ahok akan menjadi “atasan” Anies. Jika menjadi Ketua KPK, tentu bukan hanya Anies yang harus tunduk kepada Ahok, tapi semua kepala daerah termasuk Presiden. Apalagi jika Ahok jadi wakil presiden, atau presiden.

Meski harapan pecinta Ahok yang tersebar di media sosial itu dianggap berbau kekecewaan, namun segala kemungkinan bisa saja terjadi. Karena semua itu rencana Tuhan. Apalagi Ahok memenuhi banyak syarat untuk menjadi pejabat Negara yang bisa mengantarkan Negara ke arena kemajuan.

Anies saja bisa menang di pesta akbar ibukota, padahal awalnya dicibir tak bisa mengalahkan kubu pertahana yang terbilang begitu solid dan pekerjaannya yang begitu terlihat nyata dan diakui banyak warga Ibukota.

Peluang Ahok menjadi Menteri tentu sangat besar. Terlebih, Presiden Jokowi adalah pribadi yang suka ‘memakai’ orang yang berani bekerja nyata, tanpa banyak basa basi, dan bekerja dengan cepat demi pembangunan Indonesia. Lihat saja keputusannya mengangkat Susi Pudjiastuti menjadi Menteri Kelautan.  Mungkin saja ada beberapa posisi menteri yang saat ini kinerjanya masih dipertanyakan dan merupakan peluang emas bagi Ahok masuk ke istana mendampingi Jokowi kembali.

Penilaian yang terjadi hingga kini adalah Ahok tidak kompromi dengan para koruptor. Penilaian itulah mungkin melahirkan sebuah pemikiran, kenapa tidak Ahok saja yang jadi ketua KPK? Media sosial begitu ramai bercuit tentang hal ini, jauh sebelum hari pencoblosan, yakni ketika mengetahui begitu besarnya ancaman bagi Ahok ketika akan naik kembali merebut DKI 1.

Ahok bisa diharap sangat membantu dalam rangka mengerjakan PR Korupsi yang tak kunjung selesai di negeri ini. Orang yang berkepribadian teguh dan pemberani seperti Ahok, sangat layak mendapat posisi strategis di KPK.

Tapi syarat menjadi ketua KPK tak segampang menjadi menteri. Salah satunya adalah berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan, atau perbankan. Ahok kemungkinan besar terganjal di syarat ini.

Lalu bagaimana dengan menjadi Wapres di Pilpres mendatang, ya bisa saja. Semua tergantung tensi politik di tahun-tahun mendatang. Jokowi yang diprediksi akan maju lagi tentu membutuhkan pembantu yang pemberani dan berpendirian teguh layaknya Ahok, dan tentu Ahok kembali lagi punya peluang untuk maju di bursa pilpres mendatang. (T)

Tags: AhokbaliDKI JakartaPilkadaPuspayoga
Share114TweetSendShareSend
Previous Post

Deru Angin Dini Hari di Puncak Gunung Abang

Next Post

Isu Sektarian Bisa Menular ke Pilgub Bali, “Wangsa” dan “Soroh” Bisa jadi Jualan Kampanye

Agus Sadya Eka Putra

Agus Sadya Eka Putra

Bernama lengkap Gusti Putu Agus Sadya Eka Putra. Kelahiran Jembrana. Kuliah di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha. Suka membaca dan berorganisasi.

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post

Isu Sektarian Bisa Menular ke Pilgub Bali, “Wangsa” dan “Soroh” Bisa jadi Jualan Kampanye

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co