9 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
August 9, 2026
in Khas
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat Batur dengan desa-desa lain serta berbagai pihak yang ikut menjaga keberlangsungan adat dan kebudayaannya. Hubungan tersebut kembali ditegaskan melalui penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Desa Adat Batur memberikan penghargaan kepada dua desa dan tiga orang seniman yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap Desa Adat Batur. Penganugerahan dilakukan langsung oleh Palinggih Dane Jero Gede Duhuran Batur.

Ada dua kategori anugerah yang diberikan. “Batur Paramanugraha” merupakan penghargaan tertinggi Desa Adat Batur yang diberikan kepada Desa Adat Bayung Gede dan Desa Adat Kintamani. Penghargaan tersebut menjadi bentuk ucapan terima kasih dan apresiasi atas sumbangsih serta peran kedua desa adat dalam proses evakuasi dan relokasi Desa Adat Batur dan Pura Ulun Danu Batur setelah peristiwa Rarud Batur 1926.

Peristiwa Rarud Batur menjadi bagian penting dalam sejarah masyarakat Batur. Setelah erupsi Gunung Batur pada 1926, masyarakat Batur harus meninggalkan wilayah asal dan membangun kembali kehidupan di tempat yang baru. Dalam proses tersebut, Desa Adat Bayung Gede dan Desa Adat Kintamani menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Batur dalam menghadapi situasi pascabencana.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

Penghargaan “Batur Paramanugraha” karena itu tidak semata-mata diberikan atas hubungan antardesa pada masa kini. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan terhadap peran kedua desa dalam sejarah kebertahanan masyarakat Batur.

Selain dua desa, Desa Adat Batur juga memberikan “Batur Kawinugraha” kepada tiga seniman yang dinilai berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan Batur. Ketiganya adalah Pande Putu Abdi Jaya Prawira, S.S., M.Hum., sastrawan; Dr. I Wayan Suharta, S.S.Kar., M.Si., seniman karawitan; dan Prof. Dr. Ida Ayu Trisnawati, S.S.T., M.Si., seniman tari.

Pande Putu Abdi merupakan sastrawan Bali yang mengarang Kakawin Kretanjali Ida Bhatari Sakti Batur. Kakawin tersebut terdiri atas 11 bait dan ditujukan khusus sebagai pemujaan kepada Ida Bhatari Sakti Batur. Karya sastra ini menjadi salah satu bentuk kontribusi seniman dalam mengembangkan ekspresi kebudayaan yang berkaitan dengan Desa Adat Batur.

Sementara itu, I Wayan Suharta dan Prof. Ida Ayu Trisnawati merupakan pencipta tari dan tabuh “Tirtha Mahamreta Pratistha”. Karya tersebut lahir sebagai respons terhadap konsep spiritual Batur yang mengagungkan 11 air suci atau tirta solas milik Ida Bhatari Batur.

“Tirtha Mahamreta Pratistha” lahir melalui program Nawacitta Swabudaya ISI Bali di Desa Adat Batur. Dalam perkembangannya, karya tari dan tabuh tersebut kemudian menjadi maskot Desa Adat Batur.

Penghargaan kepada tiga seniman itu memperlihatkan bentuk lain dari hubungan masyarakat Batur dengan kebudayaan. Jika “Batur Paramanugraha” berkaitan erat dengan sejarah dan hubungan antardesa, “Batur Kawinugraha” diberikan kepada mereka yang berkontribusi melalui karya seni dan pengembangan kebudayaan.

Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Batur Village Festival 2026 yang digelar dalam rangka peringatan 100 Tahun Rarud Batur. Jero Gede Duhuran Batur menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi selama pelaksanaan festival.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

“Seperti yang telah diketahui, bahwa Peringatan 100 Tahun Rarud Batur merupakan kegiatan yang digelar sebagai momentum mengingat perjuangan leluhur Batur bertahan dan bangkit pasca-erupsi Gunung Batur pada 1926,” katanya.

Bagi Jero Gede Duhuran Batur, perjalanan masyarakat Batur setelah bencana tersebut tidak dapat dilepaskan dari hubungan kekerabatan yang telah dibangun dengan berbagai pihak. Hubungan itu mencakup pemerintah, puri, maupun desa-desa sahabat.

“Semua yang telah dilalui Batur selama ini, hingga kami bisa bertahan dari bencana adalah buah dari hubungan yang lekat dengan berbagai unsur, yang telah dilakukan sejak lama oleh leluhur kami,” katanya.

Menurut Jero Gede Duhuran Batur, hubungan yang telah dibangun oleh leluhur tersebut perlu diteruskan oleh generasi sekarang. Hubungan baik dengan pemerintah, puri, dan desa-desa sahabat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan Batur.

“Sekarang kami sebagai generasi muda sudah sewajarnya untuk meneraskan jejak leluhur tersebut. Oleh karena itu, kami tidak henti-hentinya memohon untuk meningkatkan hubungan baik ini sebagai piranti ayah-ayahan yang utama kepada Ida Bhatari,” katanya.

Sebagai wakil masyarakat Batur, Jero Gede Duhuran Batur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan Batur.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

“Saya sebagai wakil masyarakat hanya mampu mengucapkan terima kasih atas segala upaya dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin membawa kebaikan bagi masyarakat Batur.

“Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberi anugerah, sehingga semua tanaman menghasilkan panen yang baik dan semua pekerjaan berpahala yang baik,” katanya.

Peringatan 100 Tahun Rarud Batur dengan demikian tidak hanya menjadi ruang untuk mengingat peristiwa 1926. Melalui berbagai kegiatan, termasuk Batur Village Festival, masyarakat Batur juga mengingat kembali pihak-pihak yang pernah hadir dalam perjalanan sejarahnya dan mereka yang kini turut mengembangkan kebudayaan Batur.

Dalam sambutan Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Wayan Sumarajaya, Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang menghubungkan kebudayaan, kehidupan spiritual, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat.

Suasana penganugerahan “Batur Paramanugraha” dan “Batur Kawinugraha” pada penutupan Batur Village Festival 2026 di Jaba Pura Ulun Danu Batur | Foto: Batur Village Festival

“Festival seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana budaya, spiritualitas, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat dapat berjalan beriringan sehingga menciptakan ekosistem pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang berkualitas, bermartabat, dan berkelanjutan, sebagaimana diamanatkan dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru,” katanya.

Pemerintah Provinsi Bali juga berharap Batur Village Festival tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Festival tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada dunia, menarik wisatawan berkualitas, memperkuat posisi Bali sebagai destinasi budaya, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku seni, UMKM, dan masyarakat.

Di tengah peringatan satu abad Rarud Batur, penghargaan kepada dua desa dan tiga seniman menjadi bagian dari upaya Desa Adat Batur untuk mencatat kembali hubungan yang telah terbentuk dalam perjalanan sejarahnya. Penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa keberlanjutan kebudayaan Batur dibangun melalui keterlibatan banyak pihak, baik melalui hubungan sosial dan sejarah maupun melalui karya seni.[T]

Sumber/Penulis: Rilis/Rusdy Ulu
Editor: Jaswanto

Tags: Batur KawinugrahaBatur ParamanugrahaBatur Village FestivalBatur Village Festival 2026Rarud Batur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails

Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

by Wahyu Mahaputra
August 5, 2026
0
Buku “Under the Spell of the Batur Volcano” Dibincangkan di Batur Village Festival 2026 untuk Mengenang Kerja Akademik Brigitta Hauser-Schäublin

TAK bisa dipungkiri, "Under the Spell of the Batur Volcano" adalah sebuah buku penting tentang Batur. Dalam buku itu Batur...

Read moreDetails

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
0
Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

Read moreDetails

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
0
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

Read moreDetails

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman
Khas

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’
Kuliner

Merawat Kebersamaan Melalui Tradisi ‘Sambelan’

"BU, kulo mung mbekto kuluban godhong kates nggih? Lha ya mung niku sing wonten teng  nggriyo ." (Bu, saya hanya...

by Tri Nugroho Adi
August 9, 2026
Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia
Esai

Sastra Terjemahan sebagai Diplomasi Budaya: Mengenang Peran Vern Cork sebagai Penerjemah Sastra Indonesia dari Australia

SASTRA terjemahan telah lama menjadi salah satu media diplomasi budaya Indonesia. Namun, keberadaannya sebagai bagian dari kegiatan diplomasi budaya yang...

by I Nyoman Darma Putra
August 8, 2026
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz
Khas

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.
Ulas Rupa

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.

DI Bali, mitos tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu. Ia tidak hanya tinggal dalam lembar-lembar lontar atau cerita yang dituturkan...

by Angga Wijaya
August 7, 2026
Sudahi Isme-Ismemu Itu!
Kritik Seni

Sudahi Isme-Ismemu Itu!

ADA satu pertanyaan yang masih menjadi survei teratas ketika publik bertanya tentang karya seorang seniman. Karyamu ini gayanya apa? Abstrak,...

by Made Chandra
August 7, 2026
Indonesia dalam Secangkir Kopi
Esai

Indonesia dalam Secangkir Kopi

PAGI itu saya duduk di sebuah cafe kecil di pinggiran kota. Tidak ada yang istimewa. Meja kayu yang mulai kusam,...

by Ahmad Fatoni
August 7, 2026
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!
Pendidikan

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan
Ulas Film

“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

ADA satu hal yang langsung terasa begitu duduk menonton Tung Tung Uma, bagaimana Amrita Dharma memetakan setiap adegannya dengan begitu...

by Satria Aditya
August 7, 2026
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  
Tualang

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani
Ulas Rupa

“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani

PADA 10 April hingga 30 Juni 2026 lalu digelar pameran 12 Perupa Perempuan Indonesia. Perhelatan ini diinisiasi Indonesian Women Artists...

by Hartanto
August 7, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“Gigolo Pendidikan”, Oemar Bakrie, dan Saat Kasih Sayang Guru Menjadi Barang Premium

BEBERAPA hari lalu saya iseng melontarkan istilah yang terdengar keterlaluan.  Gigodik, “Gigolo Pendidikan”. Bayangan saya sederhana. Jangan-jangan sekarang ada "profesi"...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co