20 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
July 20, 2026
in Esai
Nasib Antek-Antek Ronaldo dan Real Madrid di Piala Dunia 2026

Ilustrasi dari penulis

ISTILAH antek-antek Ronaldo bukan saya yang bikin. Saya mencurinya dari unggahan akun virdian_aurellio di media sosial. Waktu Argentina comeback melawan Inggris di semifinal, dia menulis, “Biasakan menonton Messi sampai menit terakhir.”

Saya baca itu sambil menarik napas panjang. Saya ada di lokasi nobar saat itu, melihat para decul (istilah untuk antek-antek Messi dan Barcelona) itu berjingkrak-jingkrak dan berteriak di depan mata kita. Sambil mengejek dengan muka songongnya.

Sebagai fans Real Madrid, saya sebenarnya sudah mulai kena mental sejak beberapa hari sebelumnya. Saat Mbappe bersama Prancis tumbang di tangan Spanyol. Mbappe adalah pemain Real Madrid dari Prancis, mendukung Prancis sama dengan mendukung Real Madrid. Akan tetapi, harapan terakhir untuk menghentikan Argentina ikut ambruk.

Portugal sudah gugur sejak babak 16 besar, dihentikan oleh Spanyol dengan skor 1-0.

Yang bikin tambah pening, Spanyol yang kini masuk final ini bukan Spanyol sembarangan. Di sana ada Lamine Yamal—bocah tengil sekaligus pemain Barcelona yang sedang ingin menyaingi Ronaldo dan Mpappe.

Spanyol masuk final setelah mengalahkan Prcancis. Di Squad Spanyol saat ini banyak pemain Barcelona. Ada pemain Atletico Madrid juga—dua club rival Real Madrid. Pokoknya kalau fans Real Madrid melihat susunan pemain Spanyol, rasanya seperti lagi buka daftar musuh.

Tidak bisa dimungkiri, secara tidak langsung di Piala Dunia 2026 ini, pertarungan fans Madrid dan fans Barcelona terjadi. Ada irisan antara pendukung kedua club itu dengan keberpihakan pada negara yang bermain di Piala Dunia 2026. Kalau pun bukan antara kedua club ini, maka irisan yang terjadi yaitu di antara antek-antek Ronaldo dan antek-antek Messi.

Saya ini fans Real Madrid. Fans Ronaldo juga. Tentu akan memilih portugal, dan akan menolak mendukung Argentina juga negara-negara yang diisi oleh pemain Barcelona. Sebab, rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona ini abadi seperti sajak-sajak Sapardi.

Tahun lalu Madrid puasa gelar. Di Piala Dunia kali ini para pemain Madrid juga berguguran satu per satu. Mau cari hiburan ke mana lagi coba? Begitu Portugal tersingkir, penderitaan belum selesai. Justru di situlah masalah baru dimulai. Karena setelah tim kesayangan pulang, muncul pertanyaan yang lebih sulit daripada soal ujian matematika.

Sekarang dukung siapa?

Yang jelas, bukan Argentina. Kalau mendukung Argentina, siap-siap jadi korban bullying satu tongkrongan, bahkan ke mana pun kita pergi. Ini soal harga diri. Lebih baik tidak mendukung siapa-siapa dari pada harus dukung Messi.

Dan akhirnya saya mengamati. Ada tiga tipe antek-antek Ronaldo belakangan ini. Dan ini yang bisa dilakukan sepertinnya. Bahkan setelah Piala Dunia 2026 ini berakhir. Ini dia.

Pertama, ahli teori konspirasi

Inilah fase paling produktif. Tiba-tiba semua orang berubah jadi analis FIFA.

Ada yang mulai menghitung bagan turnamen. Ada yang membandingkan jalur Portugal dengan jalur Argentina. Ada yang menghitung jumlah peluit wasit. Ada yang menghitung berapa kali Messi lolos VAR. Pokoknya semua dihitung.

Kalimat yang paling sering muncul adalah “Argentina anak FIFA”, “Messi dilindungi FIFA.”, “Kalau bukan karena FIFA…” bla-bla-bla. Biar pertandingan sudah selesai, bahkan piala dunia berakhir, antek-antek Ronaldo akan tetap menggembar-gemborkan isu ini. Karena yang belum selesai barangkali rasa sakit hati.

Kedua, mendukung Spanyol sambil menahan malu

Ini pilihan yang berat. Karena di sana ada Lamine Yamal. Ada banyak pemain Barcelona. Ada aroma Camp Nou yang cukup kuat.

Sebagai fans Madrid, mendukung Spanyol rasanya seperti memesan es teh di club malam. Bisa diminum sambil seolah-olah itu bir dan seolah-seolah tidak ada yang melihat.

Tapi mau bagaimana lagi? Daripada melihat Messi mengangkat Piala Dunia lagi, yah, Spanyol juga tidak apa-apa lah. Kalimat “tidak apa-apa” diucapkan sambil menggertakkan gigi.

Ketiga, menghilang

Kalaupun pada akhirnya Argentina jadi juara Piala Dunia 2026, maka ini jalan ninja yang bisa kita lakukan.

Ini yang paling bijaksana. Tidak usah buka Facebook. Jangan buka TikTok. Instagram seperlunya.

Kalau ada teman mengirim meme Messi, cukup baca notifikasinya. Jangan dibuka.

Kalau ada yang menandai kita di komentar, pura-pura sinyal jelek.

Kalau ditanya, “Bang, kok sepi?”

Jawab saja, “Lagi fokus memperbaiki diri,” atau “Fokus skrispi, fokus kerjaan, fokus bikin puisi” atau apa pun terserah kalian. Yang penting jangan ladeni. Camkan itu.

Percayalah. Pendukung Messi ketika sedang juara itu tenaganya luar biasa. Mereka bisa menemukan komentar kita tahun 2022. Mereka bisa mengingat status yang bahkan kita sendiri sudah lupa pernah menulisnya.

Mereka bisa membuat utas sepanjang novel hanya untuk membalas satu kalimat kita.

Jadi, untuk sementara, diam adalah ibadah. Biarkan mereka menikmati pesta. Nanti kalau musim liga dimulai lagi, kita ribut lagi seperti biasa

Tetapi saya bersyukur—meski setengah-setengah—Spanyol mampu menumbangkan Argentina. Setidaknya lini masa tidak akan dipenuhi foto Messi mengangkat trofi Piala Dunia keduanya sambil diiringi caption, “GOAT tidak perlu dibantah lagi.”[T]

Penulis: Rusdy Ulu
Editor: Jaswanto

Tags: ArgentinaBarcelonaCristiano RonaldoLionel MessiPiala DuniaReal Madridspanyol
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menelisik Napas Puisi di Bali, Ketika Kata-Kata Bertahan Melawan Zaman

Next Post

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikir Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 20, 2026
0
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikir Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

Read moreDetails

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
0
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

Read moreDetails

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

by Sugi Lanus
September 20, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

Read moreDetails

Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

by I Ketut Suar Adnyana
September 19, 2026
0
Kuncup Bunga Kopi di Tengah Kemarau: Antara Tanda Alam dan Ancaman El Niño

Di antara pepohonan kopi yang tumbuh di lereng dan kebun-kebun di Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, terdapat sebuah pengetahuan...

Read moreDetails

Ramai Penulis Menjadi Pelukis

by Angga Wijaya
September 19, 2026
0
Ramai Penulis Menjadi Pelukis

SAYA mulai curiga ketika beberapa nama penulis yang biasa saya temui di halaman buku, koran, dan media sosial tiba-tiba muncul...

Read moreDetails

Tato: Menjadikan Tubuh Tempat Ingatan

by Tri Nugroho Adi
September 19, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Kita melihat tato seseorang, tetapi kita tidak pernah benar-benar melihat cerita yang membuatnya memilih tato itu. ADA sesuatu yang menarik...

Read moreDetails

“Mindfulness, Privilege”, dan LPDP: Ketika “Self-Care” Bertemu Realitas Sosial

by Isran Kamal
September 18, 2026
0
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

Beberapa waktu terakhir, nama Maudy Ayunda kembali ramai diperbincangkan. Kali ini bukan karena film, musik, atau pendidikan di luar negeri,...

Read moreDetails

Menulis Kok Seperti Muntah?

by Angga Wijaya
September 18, 2026
0
Menulis Kok Seperti Muntah?

SEJAK kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) masuk semakin jauh ke dalam kehidupan sehari-hari, semua orang tampaknya bisa menulis. Tidak...

Read moreDetails

Lalat Pengganggu Kebijakan MBG

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 18, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, pernahkah singgah ke kedai makanan sederhana di pinggir jalan atau pojok pasar? Kadang banyak lalat ya?...

Read moreDetails

Teater Bali dan Kehidupan Orang Bali —Catatan Pengalaman Kecil Saya di Teater Bali

by Nanoq da Kansas
September 18, 2026
0
Teater Bali dan Kehidupan Orang Bali —Catatan Pengalaman Kecil Saya di Teater Bali

TEATER Bali adalah pertunjukan kesenian-kesenian, tempat para penjual es ganefo, kacang rebus, rokok eceran, serta permen pedas cap Semar tetap...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Trauma KUD dan Hasrat Politik 2029 Lewat KDMP

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali
Budaya

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikir Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire
Esai

Pendidikan yang Membebaskan: Membaca Kembali Pemikir Ki Hadjar Dewantara dan Paulo Freire

PENDIDIKAN terlalu sering kita pahami sebatas kegiatan mengajar. Guru menjelaskan, siswa mendengarkan, mengerjakan tugas, dan mengikuti ujian. Keberhasilan belajar pun...

by I Kadek Adhi Dwipayana
September 20, 2026
Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek
Esai

Kolaborasi Tari Sanghyang Jaran dengan Genjek

WALAUPUN Desa Adat Kutuh di wilayah Kuta Selatan termasuk desa kecil, desa ini memiliki pagar spiritual di setiap tapal batasnya...

by I Nyoman Tingkat
September 20, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

PEMIMPIN SAKIT JIWA MENURUT HINDU DHARMA

— Sugi Lanus, Catatan Harian, 20 September 2026 * Vāk-Pāruṣya (Sanskerta: वाक्पारुष्य) secara harfiah diterjemahkan sebagai "kekerasan verbal", "kata-kata kasar",...

by Sugi Lanus
September 20, 2026
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3
Budaya

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

by tatkala
September 20, 2026
Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis
Buku Tatkala

Birokrasi Bisik-Bisik — Catatan Seorang Jurnalis

Judul: Birokrasi Bisik-Bisik --- Catatan Seorang Jurnalis Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Ketut Parwata ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
September 20, 2026
Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma
Ulas Rupa

Ketika Tatahan Menembus Kanvas —Membaca Teknik Tembus Tatahan Wayang Dalam Karya I Gede Susilayasa pada Udhar Banda Karma

Menelisik foto karya yang tampak pada pameran, bidang kanvas dipenuhi figur-figur wayang, makhluk mitologis, ornamen, tetumbuhan, dan jaringan garis yang...

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026
Khas

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
Ketika Logika Mengaburkan Jati Diri – [Refleksi Lagu ”The Logical Song” karya Supertramp]
Ulas Musik

Ketika Logika Mengaburkan Jati Diri – [Refleksi Lagu ”The Logical Song” karya Supertramp]

ADA suatu fase dalam kehidupan manusia ketika dunia terasa sederhana dan penuh makna. Masa kecil adalah ruang di mana pengalaman...

by Ahmad Sihabudin
September 20, 2026
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur
Pameran

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026
Panggung

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak
Budaya

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

by Rusdy Ulu
September 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co