Tuhan Beri Aku Waktu
Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadu
dalam gelombang hidup yang tak pernah pasti
Tuhan, beri aku merindumu tak terbatas waktu
selagi napas ini bergelayut di jantungku
Tuhan, beri aku meraih kasihmu
di jalan berliku penuh sembilu
beri aku menendangkan namamu, Tuhan
selagi jantung ini berdenyut
sebelum maut merengut
Tuhan, di sisa napas ini
beri aku waktu di jalanmu
menemuimu dengan napas terengah
walau jalan menjauh padamu, Tuhan
Tuhan, berilah aku waktu mencintaimu
di sisa-sisa akhir hidupku, Tuhan
Cintamu Tuhan
cintamu Tuhan
tegak lurus dengan hati
tak mampu kucari
aku dibalut noda
kelam menghitam
Tuhan, kau mencintaiku
tapi, aku alpa
kasihmu
Tuhan disisa ini beri aku
meniti jalanmu menyatu
di hati yang merindu
Tuhan, beri cintamu
sampai nanti
di akhir jiwa ini menanti
Kucari Cintamu, Tuhan
di manakah kucari cintamu, Tuhan
di tubuh ini atau di ujung langit
di mana kucari senyummu, Tuhan
di deburan ombak
di mana kucari wajahmu, Tuhan
di sunyi sepi hati ini
Tuhan di dasar hati ini
kupuja dirimu dengan cinta
walau tak pernah utuh
karena jiwa ini sering mengeluh
dan menjauh
tubuh ini terlalu angkuh
untuk merengkuh dirimu
yang tak pernah kutahu
di mana dirimu
.
Penulis: IBW Widiasa Keniten
Editor: Adnyana Ole






























