22 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Vito Prasetyo by Vito Prasetyo
June 22, 2026
in Esai
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Ilustrasi tatkala.co

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara membutuhkan fondasi fiskal yang kuat agar mampu menjaga stabilitas pembangunan. Salah satu strategi yang semakin relevan adalah perluasan basis pajak, yaitu upaya meningkatkan jumlah wajib pajak dan objek pajak tanpa semata-mata menaikkan tarif pajak yang sudah ada.

Di tengah gejolak ekonomi saat ini, sangat diperlukan langkah strategis dalam upaya peningkatan fiskal, demi mendorong pemasukan sumber keuangan negara. Sebagaimana diketahui, bahwa sumber pendapatan negara terbesar berasal dari pendapatan pajak (fiskal). Artinya, kebijakan pemerintah sangat memengaruhi keberhasilan daya serap pendapatan negara. Salah satu yang bisa ditawarkan adalah melakukan fiskal ekspansif.

Perluasan basis pajak bukan sekadar instrumen untuk meningkatkan penerimaan negara, melainkan bagian dari strategi membangun ketahanan fiskal jangka panjang. Ketahanan fiskal diperlukan agar negara memiliki ruang yang cukup untuk membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, serta menghadapi berbagai krisis yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Globalisasi ekonomi menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi otoritas fiskal. Perkembangan ekonomi digital memungkinkan transaksi lintas negara berlangsung tanpa batas geografis yang jelas. Banyak aktivitas ekonomi yang menghasilkan keuntungan besar tetapi belum sepenuhnya terjangkau oleh sistem perpajakan konvensional. Tantangan ini harus diantisipasi di tengah dinamika global, sebab bisa jadi menyebabkan efek domino yang ekstrim.

Di sisi lain, masih terdapat sektor informal yang cukup besar di negara berkembang, termasuk Indonesia. Pelaku usaha mikro dan kecil sering kali belum terintegrasi secara optimal ke dalam sistem administrasi perpajakan. Akibatnya, beban pajak cenderung ditanggung oleh kelompok wajib pajak yang sama secara berulang, sementara potensi penerimaan dari sektor lain belum tergarap maksimal.

Tantangan lainnya adalah rendahnya tingkat kepatuhan sukarela akibat persepsi negatif masyarakat terhadap pajak. Sebagian warga masih melihat pajak sebagai beban, bukan sebagai instrumen gotong royong nasional untuk membiayai pelayanan publik.

Dalam penerapan kebijakan untuk memperluas basis pajak, juga perlu menggunakan pendekatan Power Sharing dalam kebijakan pajak. Perluasan basis pajak akan lebih efektif apabila dijalankan melalui pendekatan power sharing atau pembagian peran yang seimbang antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, akademisi, dan pemerintah daerah. Termasuk otoritas moneter harus terlibat aktif.

Pemerintah pusat berperan menyusun regulasi yang adil dan sederhana. Pemerintah daerah dapat membantu pemutakhiran data ekonomi masyarakat. Dunia usaha berkontribusi melalui kepatuhan dan transparansi. Akademisi menyediakan kajian ilmiah untuk menyempurnakan kebijakan, sedangkan masyarakat berpartisipasi melalui pengawasan penggunaan anggaran negara. Akses informasi yang akurat, tentu memberi respons positif dari masyarakat.

Dalam perspektif ini, pajak tidak lagi dipandang sebagai hubungan sepihak antara negara dan warga negara, melainkan sebagai kontrak sosial yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Semakin tinggi partisipasi berbagai pihak, semakin besar pula legitimasi kebijakan perpajakan.

Ada baiknya kita mengenal beberapa pandangan pakar tentang ketahanan fiskal, antara lain:

Ekonom pemenang Nobel, Joseph Stiglitz, menegaskan bahwa sistem perpajakan yang baik harus mampu menciptakan keseimbangan antara efisiensi ekonomi dan keadilan sosial. Menurutnya, negara membutuhkan sumber penerimaan yang cukup untuk menyediakan barang publik yang berkualitas.

Sementara itu, Richard Musgrave, yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama teori keuangan publik modern, menjelaskan bahwa fungsi fiskal negara mencakup alokasi sumber daya, distribusi pendapatan, dan stabilisasi ekonomi. Ketiga fungsi tersebut sulit dijalankan apabila basis penerimaan pajak terlalu sempit.

Pandangan serupa juga dikemukakan oleh Vito Tanzi yang menilai bahwa negara-negara modern membutuhkan administrasi perpajakan yang luas, efisien, dan adaptif terhadap perubahan ekonomi global agar mampu menjaga keberlanjutan fiskal.

Dari beberapa pandangan di atas, maka solusi untuk memperluas basis pajak, dapat dilakukan dengan beberapa langkah, yakni:

Pertama, memperkuat integrasi data ekonomi melalui digitalisasi administrasi perpajakan. Pemanfaatan teknologi dapat membantu mengidentifikasi potensi pajak secara lebih akurat tanpa meningkatkan beban administrasi masyarakat.

Kedua, mendorong formalitas usaha mikro dan kecil melalui insentif, kemudahan perizinan, dan edukasi perpajakan. Ketika pelaku usaha merasakan manfaat formalisasi, kepatuhan akan tumbuh secara alami.

Ketiga, memperluas literasi fiskal sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Kesadaran bahwa pajak merupakan instrumen pembangunan harus menjadi bagian dari budaya kewarganegaraan.

Keempat, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Masyarakat cenderung lebih patuh membayar pajak ketika mereka dapat melihat secara nyata manfaat yang dihasilkan dari kontribusi tersebut.

Kelima, mengoptimalkan perpajakan ekonomi digital dan transaksi lintas batas dengan tetap menjaga iklim investasi yang kondusif. Langkah ini penting agar perkembangan ekonomi baru dapat berkontribusi terhadap penerimaan negara secara proporsional.

Jika langkah-langkah di atas dijalankan, maka pertanyaannya: apa manfaat bagi masyarakat dalam perluasan basis pajak sebagai strategi ketahanan fiskal di tengah dinamika global?

Perluasan basis pajak yang dilakukan secara adil akan menghasilkan manfaat yang luas bagi masyarakat. Penerimaan negara yang meningkat memungkinkan pemerintah memperkuat layanan kesehatan, memperluas akses pendidikan berkualitas, membangun infrastruktur yang merata, serta menyediakan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Selain itu, basis pajak yang lebih luas menciptakan prinsip keadilan karena beban pembiayaan negara tidak hanya ditanggung oleh kelompok tertentu. Semakin banyak pihak yang berpartisipasi sesuai kemampuan ekonominya, semakin ringan pula tekanan terhadap wajib pajak yang selama ini telah patuh. Pada akhirnya, ketahanan fiskal bukan sekadar persoalan angka dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ketahanan fiskal adalah kemampuan bangsa menjaga kesinambungan pembangunan di tengah berbagai guncangan global. Perluasan basis pajak menjadi salah satu jalan strategis untuk mencapai tujuan tersebut, asalkan dijalankan melalui tata kelola yang transparan, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, pajak tidak hanya menjadi sumber penerimaan negara, tetapi juga fondasi bagi terwujudnya keadilan sosial dan kemajuan bersama. [T]

Penulis: Vito Prasetyo
Editor: Adnyana Ole

Tags: keuanganpajak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mengagumi Mobil Mini

Next Post

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Vito Prasetyo

Vito Prasetyo

Lahir di Makassar, Februari 1964. Kini tinggal di Kabupaten Malang. Pernah kuliah di IKIP Makassar.

Related Posts

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails

‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

by Pande Susan
June 18, 2026
0
‘Lamak’ dan ‘Maceniga’:Tantangan Praktik Budaya di Tengah Modernitas

SAAT matahari mulai menuju satu garis lurus di atas kepala, derau ritmis mengisi ruang di bawah atap Bale Daja rumahku...

Read moreDetails

Mendengarkan Hidup Saya dari Mulut Orang Lain

by Angga Wijaya
June 18, 2026
0
Mendengarkan Hidup Saya dari Mulut Orang Lain

TIGAminggu lalu saya mendengarkan tunangan saya diwawancarai. Kalimat itu terdengar aneh. Biasanya sayalah yang mewawancarai orang. Sejak menjadi wartawan, entah...

Read moreDetails
Next Post
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026
Lubang | Cerpen Asmaran Dani
Cerpen

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

by Asmaran Dani
June 21, 2026
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi
Puisi

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

by Mahesa Putra
June 21, 2026
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045
Esai

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
Esai

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

by Made Chandra
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co