MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, namun untuk pengabdian kepada masyarakat. Itulah yang dilakukan tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Undiskha Singaraja yang diketuai Dr. Luh Diah Surya Adnyani, M.Pd. Tim ini melakukan pendampingan kerangka pembelajaran design thinking di SD Negeri 3 Pedawa pada 8 Juni 2026.
Pembicara dalam program ini adalah Dr. Nyoman Karina Wedhanti, M.Pd. dan Dr. Luh Diah Surya Adnyani, M.Pd. Dr. Karina memberikan materi konsep, prinsip, serta implementasi Design Thinking sebagai pendekatan inovatif dalam proses pembelajaran. Dr. Diah memberikan pemodelan pembelajaran berbasis Design Thinking.
Adapun tim dalam program ini adalah Prof. Dr. IGA Lokita Purnamika Utami, M.Pd., Dr. Kadek Sonia Piscayanti, M.Pd., Ni Wayan Monik Rismadewi, M.Pd., dan Dr. Nyoman Rediasa, M.Si.
Tujuan program ini adalah bagaimana meningkatkan kapasitas guru dalam mengintegrasikan pendekatan Design Thinking agar pembelajaran lebih relevan dengan lingkungan Desa Pedawa, dan mendampingi guru agar mampu menerapkan tahapan Design Thinking.

Adapun tahapan proses design thinking adalah — empati, definisi masalah, ideasi, prototipe, dan uji coba—secara sistematis dalam kegiatan pembelajaran untuk menumbuhkan kreativitas dan berpikir kritis siswa.
Manfaat kegiatan ini: membantu meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru, memberikan siswa pengalaman belajar yang lebih bermakna, partisipatif, dan menantang, memberikan sekolah penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, dan merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Peserta kegiatan adalah guru, kepala sekolah dan pengawas yang terlibat aktif dalam pendampingan. Pada tahap akhir ini dilakukan observasi, refleksi, dan diskusi perbaikan bersama untuk memastikan setiap tahapan Design Thinking diterapkan secara sistematis dan efektif. Evaluasi hasil belajar melibatkan pengukuran pemahaman guru melalui analisis kualitas perangkat ajar yang disusun, observasi pelaksanaan pembelajaran menggunakan lembar observasi terstruktur, serta refleksi bersama kepala sekolah dan pengawas.
Kepala SD Negeri 3 Pedawa Wayan Sujana dalam sambutannya menyambut program ini untuk peningkatan kapasitas guru dalam pembelajaran. Sebagai kepala sekolah dia merasa bangga sekolahnya terpilih mendapat program ini sehingga mampu memberikan penguatan kepada guru dalam konteks pembelajaran.

Kehadiran pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan juga memberikan dampak pada peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kemampuan siswa menjadi kritis dan kreatif. Program ini didanai sepenuhnya dari Dana LPPM melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BLU Universitas Pendidikan Ganesha tahun 2026. [T]
Reporter/Penulis: Wahyu/Siaran Pers
Editor: Budarsana





























