24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berbagai Lomba Seni Budaya untuk Perempuan pada HUT WHDI di Bulan Bahasa Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 12, 2026
in Budaya
Berbagai Lomba Seni Budaya untuk Perempuan pada HUT WHDI di Bulan Bahasa Bali 2026

Berbagai Lomba Seni Budaya untuk Perempuan pada HUT WHDI di Bulan Bahasa Bali 2026

LANTAI bawah Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, seakan disulap sebagai banjar adat yang sedang melakukan upacara yadnya. Ibu-ibu yang hadir tampil cantik mengenakan busana adat Bali, dengan sanggul terselip bunga cempaka emas juga bunga hidup yang tak pernah redup. Mereka tampil bungah dengan penuh semangat menuas janur yang indah penuh makna. Sementara yang lainnya menusuk buah dengan lidi, dan menyusun buah, jajan, dan bunga berbentuk kerucut (gunung).

Itu suasana dari lomba membuat gebogan dalam pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII yang dirangkaian dengan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Kamis 12 Pebruari 2026. Lomba ini tak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi sebuah edukasi khususnya bagi generasi muda. Sebab, yang tampil sebagai peserta lomba lebih banyak anak-anak muda yang tengah getol melestarikan budaya Bali.

Lomba membuat gebogan ini diikuti oleh 9 kelompok yang merupakan perwakilan dari anggota WHDI kabupaten dan kota di Bali. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 anggota yang masing-masing memiliki tugas, namun tetap bekerjasama untuk lebih cepat dan tepat dalam merangkai buah itu. Mereka memanfaatkan ruang yang ada, seperti di banjar. Ada yang menuas janur di lantai dan ada yang memasang buah serta jaja (kue). Semangat yang dibarengi kerjasama.

Dewan juri, I Gede Anom Ranuara peserta lomba gebogan ini sangat kreatif. Mereka mampu membuat gebogan yang tak merangkai buah dengan indah, tetapi juga sangat lengkap. Lomba ini secara tidak langsung mampu menuntun atau mengajar kembali kreativitas generasi muda. “Ini membutuhkan proses yang secara rutinitas, ketika ada proses, jelas berpijak pada etika dan aturan. Mau tidak mau, disitu ada edukasi mengembalikan tatananan etika, estetika dan logika dalam berprilaku di masyarakat, dan lomba gebogan ini salah satu medianya,” katanya.

Dalam satu kelompok, itu ada tiga orang yang menuntut sebuah kerjasama menjadi sebuah edukasi, bagaimana tim work menyikapi tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Satu orang di sampian, satu orang di buah dan satu orang merangkai merupakan latihan kerjasama yang baik. “Pembagian tugas itu pasti, sehingga saat latihan juga ada pembagian tugas. Ini sebagai implementasi dalam kehidupan masyarakat, pembagian tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.

Sementara disebelahnya, ibu-ibu sibuk membuat pejati. Satu kelompok terdiri dari 2 anggota yang sangat kreatif dalam merangkai janur. Buktinya, pejati yang dibuatnya tak hanya dengan bahan yang lengkap, tetapi juga indah. “Lomba ini sebagai upaya menjaga kegiatan membuat pejati tidak punah, dan menumbuhkan regenerasi. Selaian itu, perlu pemahaman terhadap isi dan komponen dari pada pejati, sesuai dengan sumber dan makna filosofis,” paparnya.

Jika di lantai bawah Gedung Ksirarnawa ibu-ibu sibuk membuat gebokan dan pejati, lalu di lantai atas para wanita tengah melantunkan kidung. Peserta lomba kidung itu terfiri dari lima anggota. Sementara di Kalangan Angsoka, ibu-ibu tengah berjuang dalam memenangkan juara lomba Membaca Kekawin. Masing-masing peserta terdiri dari seorang pengwacen dan seorang peneges. Sedangkan di Kalangan Ratna Kanda, ibu-ibu memikat pengunjung dengan lomba Dharma Wacana.

Kepala Bidang Sejarah dan Dokumentasi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Made Dana Tenaya, mengatakan, ada pelaksanaan BUlan Bahasa Bali hari ini kegiatannya lebih beragam karena Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan bekerjasana dengan WHDI memeriahkan HUT ke-38 WHDI menyenggarakan lomba-lomba. Dari lima lomba itu, lomba membuat gebogan dan membuat pejati yang menjadi daya tarik. Lomba gebogan dan pejati itu diikuti kuala muda yang membuktikan budaya membuat gebogan sudah digemari anak-anak muda.

Pesertanya merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota di Bali yang tampil secara antusias, dan sungguh memikat. Lomba membaca kakawin pesertanya 2 orang, dharma wacana pesertanya 1 orang, kidung masing-masing duta melibatkan 5 orang, pejadi satu grup dengan 2 orang dan gebogan terdiri dari 3 orang dari masing-masing kabupaten. “Dalam lomba gebogan itu, telah disepakai menggunbakan buah local,” katanya.

Ketua panitia, dr. Made Ayu Witriasih, M.Kes,.SpKKLP mengatakan, perayaan HUT WHDI kali ini untuk Provinsi Bali kenbetulan bersamaan dengan Bulan Bahasa Bali, sehingga melakukan kerjasama dengan Dinas Kebudayaan (Disbud). Sinergi ini dilakukan karena memiliki tujuan yang sama yakni untuk pelestarian budaya, dan kebetulan pelaksanaanya juga di bulan Pebruari. “Kali ini WHDI melaksanakan lima lomba, seperti mekidung, darmawanacana, membaca kakawin, membuat gebogan dan pejadi,” upanya.

Witriasih menegaskan, sebelum lomba WHDI bersama pakar melaklukan pembinaan di kabupaten dan kota di Bali. Tujuannya untuk mensosialisasikan kepada anggota WHDI terkait lomba-lomba yang dilakukan. “Kami mengajak pakar untuk memberikan pengiartian, kapasitas dan pemahaman terhadap jenis lomba yang akan digelar. Dalam hal ini, kami mengajak narasumber yang kompeten,” sebutnya.

Tujuan pembinaan itu untuk peningkatkan kapasitas dan pemahaman termasuk penguatan peran aktif anggota WHDI di daerah. “Lomba ini bukan semata-mata kompetisi, namun yang terpenting adalah edukasi dan pelestarian budaya. Karena itu, di dalamnya itu lintas gender generasi, maka itu kebanyakan anak-anak muda, karena anggota WDI itu semua wanita anggota agama hindu yang berumur 18 tahun atau sudah menikah,” paparnya.

Sementara Wakil Ketua Made Rai Tantri mengatakan, WHDI memiliki 5 bidang oraganisasi, yaitu Agama, Pendidikan dan Kebudayaan, Ekonomi, Sosial, dan  Bidang Organisasi/Umum. Dalam rangka HUT ke-38 ini bukan melaksankan kegiatan lomba saja, tetapi sebelumnya sudah ada kegiatan bernuansa agama, seperti dharma wacana dalam rangka Hari Siwalatri, ngayah Rejang pada saat upacara karya Besakih dan Uluwatu.

Ikut pula dalam tim penyusunan Buku Darmagita yang akan di louncing dalam perayaan HUT tahun 2026 ini. Di bidang sosial melakukan kunjungan ke Panti Werdha, Donor Darah dan melaksanakan sosialisasi tentang pengolahan sampah serta sososliasasi prilaku hidup bersih di pura. “WHDI juga memiliki program sosialisasi pra nikah untuk umat Hindu,” tutupnya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026Perempuan Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Serius, Penutur Bahasa Bali Makin Sedikit, Perlu Pendekatan Adaptif yang Selaras dengan Perkembangan Teknologi

Next Post

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails
Next Post
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

Film 'Sore: Istri dari Masa Depan': Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co