27 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
in Budaya
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

Anak-anak belajar membuat bola kasti dari bahan janur di Bulan Bahasa Bali 2026

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda, mereka tampak akbrab komunikatif. Wajahnya begitu ceria dalam kegiatan merangkai janur. Tangan kiri memegang janur, tangan kanan memutar ujung janur atas ke bawah, lalu bagian bawah diputar ke kiri. Terkadang ujungnya dilepas, terkadang pula dijepit, lalu anyam janur dirapatkan hingga terbentuk menjadi sebuah bola yang ramah.

Itulah suasana agenda Malajah sambal Maplalianan yang merupakan kegiatan anak-anak terakhir dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII, Jumat 27 Pebruari 2026. Sekitar 30 anak larut dalam kegiatan untuk mengasah kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan keterampilan motorik halus itu. Kegiatan tersebut dipandu oleh 3 Dosen dan 5 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

Tepat pukul 10.00 Wita, anak-anak dari beberapa SD di Kota Denpasar itu dipersilahkan duduk beralaskan karpet merah. Mereka kemudian diberikan sehelai janur yang memang disiapkan oleh panitia. Namun, sebelum itu koordinator Dr. Ni Gusti Ayu Made Yeni Lestari S.Pd, MPd memberikan penjelasan, jenis ulat-ulatan yang dibuat adalah bola kasti. Kasti itu salah satu permainan tradisional yang populer di Indonesia, terutama dalam pembelajaran pendidikan jasmani.

Sekarang bolanya terbuat dari bahan karet atau kulit. Berbeda dengan dulu, boloa kasti terbuat dari bahan alami, yakni janur yang dirangkai menjadi bola. “Bola kasti jaman dulu itu yang kini diperkenalkan kepada anak-anak. Bahannya dari alam yang ramahnya lingkungan,” kata Ayu Made Yeni Lestari didamping teman dan mahasiswanya saat menjadi narasumber dalam kegiatan maplalianan itu.

Anak-anak belajar membuat bola kasti dari bahan janur

Puluhan anak-anak mengikuti dengan serius. Tidak semuanya mampu menyelesaikan bola kasti yang ramah itu. Anak yang mengenal permainan ini atau yang sudah pernah melakukan ini mungkin bisa. Termasuk anak yang biasa ngulat tipat, dapat mengikuti keterampilan merangkai janur itu. Berbeda dengan anak-anak lain, yang masih perlu mendapat panduan dari dosen dan mahasiswa itu. Benar saja, setalah waktunya selesai, masih ada anak yang belum menyelesaikan tugasnya.

“Aktivitas ini untuk mengenalkan budaya tradisional, melatih konsentrasi, serta membangun kebanggaan terhadap warisan budaya sejak dini. Melalui permainan berbahan alam itu, untuk mengurangi anak-anak yang ketergantungan terhadap permainan gadget, sehingga melalui permainan ini kami ingin mengembalikan dan mengenalkan permainan jaman dulu terkait dengan alam,” jelas Ayu Made Yeni Lestari.

Selain untuk majejahitan dan ngulat tipat, dulu janur juga sering dipakai untuk membuat bola kasti. Sebenarnya, alam itu sudah menyediakan bahan untuk belajar, tinggal memanfaatkan dan menggunakan saja. “Acara juga untuk mengenalkan tentang menganyam dari daun kelapa, seperti konsep kembali ke alam. Karena alam itu memberikan pembelajaran yang kontekstual kepada anak-anak,” tambahnya.

Kegiatan Malajah sambil Maplalianan itu berbasis budaya yang mesti dikenalkan kepada anak-anak sejak dini. Ke depannya, anak-anak akan paham bahan-bahan alam, sehingga lebih peduli terhadap alam. Melalui permainan ini, anak-anak akan mengenal karakter, dan mereka tak hanya pedulit terhadap alam, tetapi memupuk rasa kerjasaama. Dalam merangkai bola kasti dengan janur ini untuk melatih anak-anak sabar, berpikir kreatif, dan memotivasi untuk mengeluarkan segala ide-idenya.

Ayu Made Yeni Lestari kemudian berharap kepada guru SD, TK ataupun Paud untuk lebih banyak mengajak mereka mengembalikan memori jaman dulu, mengembalikan permainan tradisonal. Selama ini, sekolah-sekolah itu hanya mengajak melakukan permaianan saja, tetapi belum benyak yang menagajak anak-anak bernmaian dengan alam. “Konsep jaman dulu itu bisa dikenalkan kepada anak-anak sekarang,” imbuhnya.

Anak-anak bermain magoak-goakan

Guru SD Harapan Denpasar, Diana mengaku, kegiatan ini sangat positif untuk mengenalkan budaya serta melatih motoric anak. Sekolahnya, memang kali ini pertama mengikuti kegiatan membuat alat pemainan itu. “Anak-anak yang mewakili SD Harapan ini akan menularkan kepada teman-temannya. Permainan ini bermaanfaat bagi anak untuk melatih keterampilan mereka. Apalagi alat itu menggunakan bahan alam, sehingga ini dapat menumbuhkan rasa menyayangi alam,” sebutnya.

Salah satu peserta, Mang Adrian mengaku senang dengan kegiatan membuat bola dari alam. Ia tidak menyangka, kalau bola kasti itu bisa dibuat dari daun. Selama ini ia hanya mengenal bola kasti dari kulit yang dijual di toko atau swalayan. “Tapi sulit juga ngulat (membuatnya), perlu waktu banyak dan sabar,” akunya polos.

Anak-anak kembali bergembira. Sebab, setelah mengajak anak-anak membuat bola kasti berbahan janur, anak-anak mengenakan busana adat Bali itu kemudian diajak melakukan permainan tradisional Magoak-goakan. Aktivitas ini untuk sebagai ajang untuk berosialisasi, berkenalan lalu berteman. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: anak-anakBulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026permainan anak-anak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Hakikat Selamat dan Kiat-Kiat Menyelamatkan Leher

Next Post

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tatkala Seniman Tak Lagi Bersuara
Opini

Tatkala Seniman Tak Lagi Bersuara

SENIN pagi, 26 Oktober 2026, saya mengikuti sebuah diskusi di Markas Besar UNESCO, Paris, yang bertajuk Artists at Risk: Voices...

by I.G.A.K. Satrya Wibawa
October 27, 2026
Sudah di Lajur Kiri, Malah Mau Disalip dari Kiri
Esai

Sudah di Lajur Kiri, Malah Mau Disalip dari Kiri

BERKENDARA di jalanan Denpasar dan Badung, Bali, belakangan ini membuat saya ketar-ketir. Saya beberapa kali mengalami situasi ketika sudah berkendara...

by Angga Wijaya
October 27, 2026
Bulan Bahasa: Jangan Hanya Ramai di Atas Panggung
Esai

Bulan Bahasa: Jangan Hanya Ramai di Atas Panggung

Oktober selalu menjadi bulan istimewa bagi dunia pendidikan. Sekolah-sekolah menyelenggarakan Bulan Bahasa melalui berbagai kegiatan, mulai dari lomba membaca puisi,...

by I Wayan Yudana
October 27, 2026
Membaca  Ulang “Ubud is Winter”
Ulas Rupa

Membaca  Ulang “Ubud is Winter”

SORE menjelang senja di Gajah Mas Gallery, Pengosekan, Ubud-Gianyar, matahari kian sorong ke batas laut. Cahaya jingga yang kerap memantul...

by I Wayan Westa
October 27, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Ditutup, Samarasā Dirayakan lewat Tari, Puisi, dan Musik
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Ditutup, Samarasā Dirayakan lewat Tari, Puisi, dan Musik

HUJAN mengguyur Ubud ketika malam penutupan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) hendak dimulai. Namun, hujan perlahan mereda seiring berlangsungnya...

by Dede Putra Wiguna
October 27, 2026
Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital
Liputan Khusus

Dari Bambu Petung, Desa Tembok Membangun Akses Digital

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...

by Jaswanto
October 26, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Ketakutan terhadap Seniman Eksperimental dan Tekanan Perubahan Zaman

KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...

by Ahmad Prasetya Hady
October 26, 2026
Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”
Bahasa

Ketika “Mendidik Tidak Mendadak” Bertemu “Tidik” dan “Nidik”

ADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...

by I Made Sudiana
October 26, 2026
Belajar dari Senat, Menyapa Semeru
Tualang

Belajar dari Senat, Menyapa Semeru

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...

by Ahmad Sihabudin
October 26, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Restrukturisasi Politik Tata Kelola Karhutla

DALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...

by Jerry Indrawan
October 26, 2026
Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026
Olahraga

Deru Mesin di Pesisir Tabanan: Keseruan Swank Rally Tutup Rangkaian Slidetober Fest 2026

SUASANA siang di kawasan dekat Pantai Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, mendadak bergemuruh pada Minggu 25 Oktober 2026....

by Nyoman Budarsana
October 26, 2026
Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan
Esai

Budaya Viral dan Sunyinya Empati: Ketika Manusia Menjadi Tontonan

Di tengah perlombaan mencari perhatian, kita perlu bertanya: ketika penderitaan seseorang menjadi konsumsi publik, apakah kita sedang menunjukkan kepedulian atau...

by Hairunnisa Br. Sagala
October 26, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co