24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berbagai Lomba Seni Budaya untuk Perempuan pada HUT WHDI di Bulan Bahasa Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 12, 2026
in Budaya
Berbagai Lomba Seni Budaya untuk Perempuan pada HUT WHDI di Bulan Bahasa Bali 2026

Berbagai Lomba Seni Budaya untuk Perempuan pada HUT WHDI di Bulan Bahasa Bali 2026

LANTAI bawah Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, seakan disulap sebagai banjar adat yang sedang melakukan upacara yadnya. Ibu-ibu yang hadir tampil cantik mengenakan busana adat Bali, dengan sanggul terselip bunga cempaka emas juga bunga hidup yang tak pernah redup. Mereka tampil bungah dengan penuh semangat menuas janur yang indah penuh makna. Sementara yang lainnya menusuk buah dengan lidi, dan menyusun buah, jajan, dan bunga berbentuk kerucut (gunung).

Itu suasana dari lomba membuat gebogan dalam pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII yang dirangkaian dengan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Kamis 12 Pebruari 2026. Lomba ini tak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi sebuah edukasi khususnya bagi generasi muda. Sebab, yang tampil sebagai peserta lomba lebih banyak anak-anak muda yang tengah getol melestarikan budaya Bali.

Lomba membuat gebogan ini diikuti oleh 9 kelompok yang merupakan perwakilan dari anggota WHDI kabupaten dan kota di Bali. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 anggota yang masing-masing memiliki tugas, namun tetap bekerjasama untuk lebih cepat dan tepat dalam merangkai buah itu. Mereka memanfaatkan ruang yang ada, seperti di banjar. Ada yang menuas janur di lantai dan ada yang memasang buah serta jaja (kue). Semangat yang dibarengi kerjasama.

Dewan juri, I Gede Anom Ranuara peserta lomba gebogan ini sangat kreatif. Mereka mampu membuat gebogan yang tak merangkai buah dengan indah, tetapi juga sangat lengkap. Lomba ini secara tidak langsung mampu menuntun atau mengajar kembali kreativitas generasi muda. “Ini membutuhkan proses yang secara rutinitas, ketika ada proses, jelas berpijak pada etika dan aturan. Mau tidak mau, disitu ada edukasi mengembalikan tatananan etika, estetika dan logika dalam berprilaku di masyarakat, dan lomba gebogan ini salah satu medianya,” katanya.

Dalam satu kelompok, itu ada tiga orang yang menuntut sebuah kerjasama menjadi sebuah edukasi, bagaimana tim work menyikapi tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Satu orang di sampian, satu orang di buah dan satu orang merangkai merupakan latihan kerjasama yang baik. “Pembagian tugas itu pasti, sehingga saat latihan juga ada pembagian tugas. Ini sebagai implementasi dalam kehidupan masyarakat, pembagian tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.

Sementara disebelahnya, ibu-ibu sibuk membuat pejati. Satu kelompok terdiri dari 2 anggota yang sangat kreatif dalam merangkai janur. Buktinya, pejati yang dibuatnya tak hanya dengan bahan yang lengkap, tetapi juga indah. “Lomba ini sebagai upaya menjaga kegiatan membuat pejati tidak punah, dan menumbuhkan regenerasi. Selaian itu, perlu pemahaman terhadap isi dan komponen dari pada pejati, sesuai dengan sumber dan makna filosofis,” paparnya.

Jika di lantai bawah Gedung Ksirarnawa ibu-ibu sibuk membuat gebokan dan pejati, lalu di lantai atas para wanita tengah melantunkan kidung. Peserta lomba kidung itu terfiri dari lima anggota. Sementara di Kalangan Angsoka, ibu-ibu tengah berjuang dalam memenangkan juara lomba Membaca Kekawin. Masing-masing peserta terdiri dari seorang pengwacen dan seorang peneges. Sedangkan di Kalangan Ratna Kanda, ibu-ibu memikat pengunjung dengan lomba Dharma Wacana.

Kepala Bidang Sejarah dan Dokumentasi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Made Dana Tenaya, mengatakan, ada pelaksanaan BUlan Bahasa Bali hari ini kegiatannya lebih beragam karena Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan bekerjasana dengan WHDI memeriahkan HUT ke-38 WHDI menyenggarakan lomba-lomba. Dari lima lomba itu, lomba membuat gebogan dan membuat pejati yang menjadi daya tarik. Lomba gebogan dan pejati itu diikuti kuala muda yang membuktikan budaya membuat gebogan sudah digemari anak-anak muda.

Pesertanya merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota di Bali yang tampil secara antusias, dan sungguh memikat. Lomba membaca kakawin pesertanya 2 orang, dharma wacana pesertanya 1 orang, kidung masing-masing duta melibatkan 5 orang, pejadi satu grup dengan 2 orang dan gebogan terdiri dari 3 orang dari masing-masing kabupaten. “Dalam lomba gebogan itu, telah disepakai menggunbakan buah local,” katanya.

Ketua panitia, dr. Made Ayu Witriasih, M.Kes,.SpKKLP mengatakan, perayaan HUT WHDI kali ini untuk Provinsi Bali kenbetulan bersamaan dengan Bulan Bahasa Bali, sehingga melakukan kerjasama dengan Dinas Kebudayaan (Disbud). Sinergi ini dilakukan karena memiliki tujuan yang sama yakni untuk pelestarian budaya, dan kebetulan pelaksanaanya juga di bulan Pebruari. “Kali ini WHDI melaksanakan lima lomba, seperti mekidung, darmawanacana, membaca kakawin, membuat gebogan dan pejadi,” upanya.

Witriasih menegaskan, sebelum lomba WHDI bersama pakar melaklukan pembinaan di kabupaten dan kota di Bali. Tujuannya untuk mensosialisasikan kepada anggota WHDI terkait lomba-lomba yang dilakukan. “Kami mengajak pakar untuk memberikan pengiartian, kapasitas dan pemahaman terhadap jenis lomba yang akan digelar. Dalam hal ini, kami mengajak narasumber yang kompeten,” sebutnya.

Tujuan pembinaan itu untuk peningkatkan kapasitas dan pemahaman termasuk penguatan peran aktif anggota WHDI di daerah. “Lomba ini bukan semata-mata kompetisi, namun yang terpenting adalah edukasi dan pelestarian budaya. Karena itu, di dalamnya itu lintas gender generasi, maka itu kebanyakan anak-anak muda, karena anggota WDI itu semua wanita anggota agama hindu yang berumur 18 tahun atau sudah menikah,” paparnya.

Sementara Wakil Ketua Made Rai Tantri mengatakan, WHDI memiliki 5 bidang oraganisasi, yaitu Agama, Pendidikan dan Kebudayaan, Ekonomi, Sosial, dan  Bidang Organisasi/Umum. Dalam rangka HUT ke-38 ini bukan melaksankan kegiatan lomba saja, tetapi sebelumnya sudah ada kegiatan bernuansa agama, seperti dharma wacana dalam rangka Hari Siwalatri, ngayah Rejang pada saat upacara karya Besakih dan Uluwatu.

Ikut pula dalam tim penyusunan Buku Darmagita yang akan di louncing dalam perayaan HUT tahun 2026 ini. Di bidang sosial melakukan kunjungan ke Panti Werdha, Donor Darah dan melaksanakan sosialisasi tentang pengolahan sampah serta sososliasasi prilaku hidup bersih di pura. “WHDI juga memiliki program sosialisasi pra nikah untuk umat Hindu,” tutupnya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026Perempuan Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Serius, Penutur Bahasa Bali Makin Sedikit, Perlu Pendekatan Adaptif yang Selaras dengan Perkembangan Teknologi

Next Post

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails

Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

by tatkala
March 12, 2026
0
Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas di Pura Ulun Danu Batur, Linggastana Ida Bhatari Sakti Dewi Danuh

Masyarakat Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, melaksanakan upacara Mlaspas dan Ngenteg Linggih Meru Tumpang Solas Pura Ulun Danu...

Read moreDetails

Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

by Nyoman Budarsana
March 7, 2026
0
Anak-anak Ceria dalam Buka Puasa Bersama IHKA BPD Bali dan Yayasan Fastabhikul Khoirut

Anak-anak itu datang dengan wajah ceria. Busananya sopan, terlihat nyaman dan segar. Jika diajak bicara mereka sangat ramah, dan cepat...

Read moreDetails

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
0
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

Read moreDetails

Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Bulan Bahasa Bali 2026 Ditutup, Tahun Depan Temanya ‘Wana Kerthi, Gemuh Landuh Sarwa Tumuwuh’

GUBERNUR Bali secara resmi menutup pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 28 Pebruari...

Read moreDetails

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
179 Cakep Lontar Terawat dengan Baik di Gria Ida Pedanda Gede Made Gunung

SELAMA pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Februari 2026, Penata Layanan Operasional (Penyuluh Bahasa Bali) Dinas Kebudayaan Provinsi Bali berhasil melakukan konservasi dan...

Read moreDetails

‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
‘Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali 2026: Anak-anak SD Asyik Membuat Bola Kasti Berbahan Janur

ANAK-anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan duduk melantai di Wantilan Taman Budaya Propinsi Bali. Meski dari sekolah yang berbeda,...

Read moreDetails

Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Anak-anak Muda Ramai-ramai Ramal Nasib di Stand Gotra Pangusada Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

STAND Gotra Pangusada Bali yang ada dalam pameran Bulan Bahasa Bali VIII menjadi favorit pengunjung. Sejak pameran itu dibuka bersamaan...

Read moreDetails
Next Post
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

Film 'Sore: Istri dari Masa Depan': Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co