25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi Pembangunan: Refleksi Pembangunan Partisipatif  Yang Berkelanjutan — [Bagian 1]

Chusmeru by Chusmeru
December 19, 2025
in Persona
Komunikasi Pembangunan: Refleksi Pembangunan Partisipatif  Yang Berkelanjutan — [Bagian 1]

Orasi ilmiah Prof. Dr. Shinta Prastyanti, S.I.P., M.A/ Foto Dok.Humas Unsoed

Tidak ada satu pun negara di dunia yang tidak melakukan pembangunan. Pembangunan akan terus berlangsung seiring dengan perjalanan sebuah negara. Dalam prosesnya, pembangunan harus dikomunikasikan. Komunikasi dalam hal ini bukan hanya sekadar mendifusikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat, namun juga bagaimana semua elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam pembangunan sehingga dapat terwujud pembangunan berkelanjutan.

Demikian dipaparkan oleh Prof. Dr. Shinta Prastyanti, S.I.P., M.A dalam orasi ilmiah Pengukuhan Jabatan Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Pembangunan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada tanggal 16 Desember 2025. Orasi ilmiahnya berjudul “Komunikasi Pembangunan: Sebuah Refleksi Teoritis dan Praksis Menuju Pembangunan Partisipasif yang Berkelanjutan”.

 Dijelaskan, sebagaimana pendapat Morris (2006) bahwa komunikasi pembangunan didominasi oleh dua model konseptual yakni difusi dan partisipasi. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan dapat dikembangkan melalui pendekatan komunikasi pembangunan partisipatif karena sifatnya yang dialogis, menekankan pada subjek manusia, serta potensi transformasi sosial, dan keberlanjutan.  Pendekatan ini memberikan ruang yang luas untuk lebih memahami kebutuhan masyarakat melalui pemberdayaan dan berkontribusi dalam menciptakan kohesi dan integrasi sosial. Meskipun demikian, dukungan dari individu, media, serta berbagai institusi sangatlah diperlukan.

Penulis bersama Prof. Dr. Shinta Prastyanti, S.I.P., M.A sebelum acara pengukuhan | Foto Dok.Penulis

Dosen yang lahir di Yogyakarta, 26 September 1973 ini  mengatakan, terdapat relasi antara komunikasi pembangunan dan perubahan sosial yang terlihat pada praktik-praktik komunikasi pembangunan, diantaranya bagaimana melibatkan semua stakeholder melalui proses komunikasi dialogis dalam pengambilan keputusan atas isu-isu penting pembangunan yang pada akhirnya menciptakan perubahan sosial dalam masyarakat.

Komunikasi Pembangunan

Prof.Dr.Shinta Prastyanti,S.I.P.,M.A mengutip Rogers (1976) yang melihat komunikasi pembangunan sebagai sebuah studi perubahan sosial memaknai pembangunan sebagai proses partisipasi dalam perubahan sosial, yakni membantu masyarakat bawah memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru.

Senada dengan Rogers, Servaes (1999) menambahkan bahwa ide-ide pembangunan idealnya berasal dari komunitas dan organisasi yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai gerakan – gerakan sosial yang melepaskan diri dari hirarki struktural sehingga masyarakat dapat bertindak sebagai aktor utama dalam pembangunan. Dalam konteks tersebut, perlu didorong pendekatan yang lebih refleksif terhadap perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan jalan mengintegrasikan komunikasi untuk dan tentang pembangunan (Huesca, 2001; Wilkins, 2007).

Guru Besar Ilmu Komunikasi yang menyandang Master of Arts in Rural Development dari School of Development Studies, University of East Anglia, Norwich, United Kingdom dan Doktor Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta ini melengkapi pemahaman tentang komunikasi pembangunan sebagaimana dikatakan Dutta et al. (2021).

Dikatakan Dutta, bahwa seringkali dalam beberapa literatur komunikasi dan perubahan sosial membentuk dikotomi palsu antara teori dengan praktik, sehingga tidak benar-benar bergulat dengan realitas hidup kaum terpinggirkan. Kompleksitas dari komunikasi pembangunan tersebut, maka secara historis komunikasi pembangunan diposisikan sebagai sebuah proses yang melalui berbagai tahapan serta sensitif secara budaya, sehingga dalam prosesnya peduli terhadap kearifan dan kebutuhan lokal (Ebigbagha, 2016; Mungmachon, 2012).

Kajian komunikasi pembangunan juga tidak dapat dilepaskan dari pertanyaan menggelitik yang datang dari seorang tokoh bernama Jan Servaes. Dalam sebuah tulisannya, Servaes (1995) mempertanyakan sebenarnya komunikasi pembangunan itu untuk siapa dan untuk apa?. Pertanyaan tersebut berangkat dari kenyataan bahwasanya pembangunan yang sejatinya bertujuan melakukan perubahan sosial yakni menyejahterakan masyarakat justru seringkali hanya menguntungkan segelintir elite.

“Bagaimana tidak?. Para elite di negara-negara miskin dan berkembang justru memanfaatkan pembangunan sebagai jalan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. Dampaknya adalah yang kaya menjadi semakin kaya, sementara yang miskin selalu terpinggirkan,” ujar dosen pengajar mata kuliah Teori Komunikasi Pembangunan dan Manajemen Strategis Komunikasi Pembangunan di Universitas Jenderal Soedirman.

Pengalungan Samir Guru Besar oleh Ketua Senat Universitas | Foto Dok.Humas Unsoed

Pembangunan juga menjadi semacam “komoditas” bagi negara-negara maju untuk memperluas ekspansinya sehingga semakin eksis dengan misi-misi globalnya, di antaranya melalui berbagai paket “bantuan” internasional. Dalam hal ini negara-negara miskin dan berkembang hanya sebagai penyuplai bahan baku dan tenaga kerja murah, di samping pangsa pasar yang sangat menjanjikan bagi komoditas dari negara-negara maju tersebut. Hal tersebut memperkuat argumen bahwa tampaknya menjadi sebuah keniscayaan dapat melenyapkan kemiskinan di negara-negara dunia ketiga (Unwin, 2007; Prastyanti et al., 2018; Prastyanti, 2015; Alvaredo & Gasparini, 2015).

Peran Media

Servaes (1995) juga memandang bahwa media komunikasi berperan serta mendukung inisiatif-inisiatif pembangunan, yang kemudian memunculkan sebuah studi dan riset dalam komunikasi pembangunan, yakni ICT4D (Information and Communication Technology for Development) yang berkembang sejak pertengahan tahun 1980-an (Walsham, 2017).

Penelitian tentang keterkaitan ICT dalam pembangunan di antaranya dilakukan oleh Malaquias et al, (2017), Jayaprakash & Pillai (2019). Pada kenyataannya peranan ICT terhadap pembangunan masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketersediaan dan kualitas jaringan internet, dan kemampuan mengaksesnya. Riset dan praktik ICT4D juga menghadapi tantangan dinamika sosial masyarakat, perubahan pembangunan yang cepat, pesatnya perkembangan teknologi, kemampuannya dalam mendorong pembangunan pada masyarakat terbelakang, orientasi neoliberal dalam praktiknya, serta perlunya investasi yang besar (Zheng et al., 2017; Sein et al., 2018; Schelenz & Pawelec, 2021).

Lebih lanjut, istri dari Hartana serta ibu dari Nadia Pranasiwi Justie Dewantari dan Reandra Parahita Justie Dewantari ini berpendapat, kebebasan mengakses media baru bervariasi berdasarkan karakteristik sosio-demografis. Melalui pengalaman beraktivitas online masyarakat dapat melakukan interaksi sosial dengan pihak terkait untuk mendiskusikan informasi yang diperoleh (Prastyanti et al., 2020).

Fourie & Kloppers (2018) menambahkan bahwa ketika komunikasi berkontribusi dalam terciptanya pembangunan berkelanjutan, maka interaksi sosial dengan pihak terkait untuk mendiskusikan informasi yang diperoleh. Konsep komunikasi pembangunan yang lain juga disampaikan oleh Servaes & Malikhao (2020) yang menyatakan bahwa komunikasi pembangunan merupakan proses sosial yang bertujuan mencapai konsensus dengan memperhitungkan kepentingan, kebutuhan, dan kapasitas semua pihak melalui sebuah sistem yang akuntabel dan transparan.

Prof. Dr. Shinta Prastyanti, S.I.P., M.A bersama keluarga | Foto Dok.Penulis

Terkadang seseorang tidak berbicara bukan karena tidak ada yang harus disampaikan, namun karena tidak adanya ruang untuk menyuarakannya. Untuk itu diperlukan proses komunikasi partisipasi yang tidak hanya berbicara tetapi juga mendengarkan. Konsep tersebut dapat menjembatani “gap” dan memunculkan kepercayaan di antara komunikator dan komunikan.  Kunci komunikasi partisipasi adalah dialog, yang membuka ruang bagi masyarakat untuk berperanserta dalam pembangunan. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

Tags: ilmu komunikasikomunikasiUniversitas Jenderal Soedirman
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bali Hidup dengan Pariwisata, Tapi Juga Mati Karenanya

Next Post

I Love You More Than You’ll Ever Know: Mahakarya dari Improvisasi

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

by Made Adnyana Ole
October 17, 2026
0
Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

APA hubungan wayang wong Tejakula dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 yang akan digelar di Buleleng? Secara langsung,...

Read moreDetails

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
0
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

Read moreDetails

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails
Next Post
I Love You More Than You’ll Ever Know: Mahakarya dari Improvisasi

I Love You More Than You'll Ever Know: Mahakarya dari Improvisasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co