6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Piodalan Agung di Pura Segara Buleleng: Ketulusan Ngayah STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

Putu Gangga Pradipta by Putu Gangga Pradipta
November 17, 2025
in Khas
Piodalan Agung di Pura Segara Buleleng: Ketulusan Ngayah STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

Ketulusan Ngayah STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

SUASANA Pura Segara, Desa Adat Buleleng, Minggu malam, 16 November 2025, dipenuhi semangat ngayah ketika STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa menampilkan sesolahan tari dalam rangkaian Piodalan Agung Segara Buleleng. Acara yang dimulai pukul 20.00 WITA ini menghadirkan empat tari secara berurutan dan diiringi oleh Komunitas Adicitatala sebagai penabuh.

Ketua STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa, Kadek Ega Suryani Dewi, S.Pd., menyampaikan bahwa ngayah kali ini merupakan bentuk bakti generasi muda kepada desa adat. Ia menuturkan bahwa persiapan dilakukan dengan singkat, namun seluruh anggota tetap berupaya memberikan penampilan terbaik. Menurutnya, ngayah bukan semata pergelaran seni, melainkan ungkapan ketulusan dan rasa hormat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

Sementara itu, Ketua Panitia Piodalan Pura Segara, Jro Mangku Nyoman Agus Suwestra, mengapresiasi kontribusi STT dalam meramaikan piodalan. Ia menyebutkan bahwa kehadiran anak-anak muda yang terlibat dalam ngayah memberikan energi positif bagi jalannya upacara. Jro Mangku mengungkapkan bahwa masyarakat sangat menantikan penampilan ini karena menjadi salah satu rangkaian seni yang memperkaya makna spiritual piodalan.

Beberapa pemedek yang selesai sembahyang turut memberikan tanggapan atas sesolahan tersebut. I Wayan Sudiarta, salah satu pemedek asal Buleleng, mengaku bangga melihat STT Banjar Jawa tampil dengan penuh semangat. Ia mengatakan bahwa pertunjukan seperti ini membuat suasana piodalan terasa semakin hidup. Menurutnya, tari-tari yang ditampilkan memberi kesan mendalam karena disajikan dengan ketulusikhlasan ngayah.

Tari pertama yang dibawakan adalah Tari Puspanjali, sebuah tari penyambutan yang menggambarkan keanggunan dan rasa hormat. Dalam penampilan ini, para penari tampil serempak dengan gerakan halus dan ekspresi lembut, mencerminkan penghormatan kepada pemedek dan kehormatan bagi dewa-dewi. Pementasan tersebut berhasil menarik perhatian sejak awal sesolahan dimulai.

Tari Puspanjali

Tari Cendrawasih

Selanjutnya ditampilkan Tari Cendrawasih, tari yang terinspirasi dari burung cenderawasih dengan karakter elegan dan penuh pesona. Para penari menunjukkan keindahan gerakan tangan dan keluwesan tubuh yang menggambarkan sifat burung tersebut. Penonton dapat merasakan suasana ceria serta keanggunan tarian yang dibawakan dengan penuh kekhusyukan.

Pada bagian ketiga, suasana berubah menjadi lebih dramatis dengan tampilnya Tari Jauk Manis. Tarian ini menghadirkan karakter raksasa namun dengan nuansa halus dan manis. Penari menunjukkan kemampuan mengontrol ekspresi topeng dan ritme gerakan, memperlihatkan perpaduan antara kekuatan dan kelembutan khas tari Bali. Banyak pemedek terlihat kagum dengan ketepatan gerakan yang ditampilkan.

Tari penutup adalah Tari Bebarongan Bangkung, yang selalu sukses mencuri perhatian karena menghadirkan karakter bangkung yang lucu dan unik. Gerakan lincah dan interaksi antarpenari memberikan suasana segar di akhir pementasan. Masyarakat yang menonton terlihat menikmati dan beberapa tertawa kecil melihat kelincahan tokoh bangkung dalam tarian ini.

Penabuh: Komunitas Adicitatala

Menurut Kadek Ega Suryani Dewi, keempat tari ini dipilih karena menggambarkan keragaman karakter seni tari Bali. Ia menekankan bahwa meskipun persiapan dilakukan secara singkat, seluruh anggota STT berkomitmen tampil maksimal. Ia berharap anak-anak muda tetap menjaga semangat ngayah dan terus melestarikan seni tradisi.

Jro Mangku Nyoman Agus Suwestra menambahkan bahwa sesolahan seperti ini membawa nilai spiritual sekaligus budaya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota STT yang telah ngayah tanpa pamrih. Baginya, hadirnya generasi muda dalam kegiatan adat merupakan tanda kuatnya tradisi yang tetap dijaga.

Salah satu pemedek lainnya, Ni Made Sariani, juga memberikan komentar positif. Ia mengatakan bahwa penampilan malam itu sangat menghibur serta memberikan rasa bangga terhadap generasi muda Banjar Jawa. Menurutnya, ngayah dengan tarian tidak hanya memperindah piodalan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para remaja.

Sepanjang acara, suasana Pura Segara terasa semakin hidup. Cahaya lilin dan dupa berpadu dengan tabuhan gamelan dari Komunitas Adicitatala, menciptakan suasana sakral yang menyatu dengan pementasan tari. Banyak pemedek tampak bertahan lebih lama di jaba tengah hanya untuk menyaksikan sesolahan hingga selesai.

Para penari yang terlibat mengaku senang bisa ikut ngayah. Mereka merasa bahwa kesempatan tampil saat piodalan adalah bentuk persembahan terbaik kepada Ida Batara Segara. Meski latihan tidak berlangsung lama, kekompakan tetap berhasil ditunjukkan selama pementasan.

Komunitas Adicitatala sebagai penabuh juga memberikan dukungan besar terhadap keberhasilan sesolahan. Tabuhan yang ritmis dan padu membantu memperkuat cerita dalam setiap tarian. Kerja sama antara penari dan penabuh terlihat harmonis sepanjang malam.

Bebarongan Bangkung

Ketua STT menegaskan bahwa kegiatan ngayah ini menjadi momentum untuk mempererat kekompakan anggota. Ia mengatakan bahwa banyak anggota baru yang terlibat, sehingga pengalaman ngayah menjadi pembelajaran berharga bagi generasi penerus.

Jro Mangku kembali menekankan bahwa keberhasilan piodalan tidak lepas dari gotong royong seluruh warga, termasuk anak-anak muda yang tidak pernah lepas tangan dalam kegiatan adat. Ia berharap STT Banjar Jawa terus aktif berpartisipasi dalam kegiatan desa adat di masa mendatang.

Pemedek lainnya, Ketut Pasek, turut menyampaikan rasa syukurnya karena dapat menyaksikan penampilan yang penuh dedikasi. Ia menyebutkan bahwa penampilan itu membuat masyarakat semakin menghargai keberadaan seni tari Bali yang diwariskan secara turun-temurun.

Hingga sesolahan berakhir, suasana masih dipenuhi rasa bangga dan kekaguman terhadap penampilan para remaja. Tidak sedikit warga yang memberikan pujian dan dorongan agar kegiatan seperti ini terus dilestarikan oleh STT.

Tari Jauk Manis

Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh pihak yang terlibat. Malam itu menjadi bukti bahwa semangat ngayah tetap terjaga dan hidup di kalangan generasi muda Banjar Jawa.

Dengan berlangsungnya sesolahan ini, Piodalan Agung Segara Buleleng terasa semakin bermakna. Kolaborasi antara STT, panitia piodalan, penabuh, dan masyarakat menunjukkan bahwa seni dan spiritualitas dapat berjalan beriringan, memperkuat ikatan budaya dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat Bali. [T]

Reporter/Penulis: Putu Gangga Pradipta
Editor: Adnyana Ole

Tags: banjar jawabulelengPura Segara Bulelengsekaa teruna
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

Next Post

Galungan–Kuningan, Pendidikan, dan Autisme:  Merawat Dharma di Dalam Keluarga

Putu Gangga Pradipta

Putu Gangga Pradipta

Lahir di Surabaya, kini sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Singaraja.

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

Galungan–Kuningan, Pendidikan, dan Autisme:  Merawat Dharma di Dalam Keluarga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co