13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 30, 2025
in Esai
Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

KABUPATEN Badung bukan sekadar destinasi wisata yang mempesona, melainkan juga tanah yang menumbuhkan peradaban budaya Bali dengan taksu yang kuat dan warisan seni yang agung. Di tengah arus zaman yang serba cepat dan kompetitif, tantangan terhadap kelestarian budaya menjadi semakin kompleks. Tak hanya harus bertahan, budaya juga dituntut untuk berkembang, relevan, dan memberdayakan.

Menjawab tantangan tersebut, sebuah langkah monumental dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Lahirlah konsep Trilogi Ekosistem Seni Badung, yakni sinergi harmonis antara Dinas Kebudayaan sebagai pemangku kebijakan, LISTIBIYA sebagai penjaga nilai luhur budaya tradisi, serta menghadirkan  KATALIS KREATIF sebagai ruang gerak seni inovatif. Ketiganya berpadu dalam satu semangat, membangun ekosistem seni yang berakar kuat, namun tumbuh tinggi menjangkau masa depan.

Yang membahagiakan, kesepakatan membentuk trilogi ekosistem seni ini bukan sekadar wacana, tetapi telah diikrarkan bersama dalam pertemuan bersejarah pada Rabu, 30 Juli 2025, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Dalam suasana yang penuh semangat dan kesadaran kolektif, ketiga unsur ini menyatukan komitmen untuk bersama-sama mengayomi para seniman, menguatkan jati diri budaya, dan menyongsong pemajuan kebudayaan Badung secara berkelanjutan.

Langkah Percepatan di Bidang Kebudayaan di Kabupaten Badung

Di bawah kepemimpinan Pemerintahan ADICIPTA, percepatan pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik dan layanan publik, tetapi juga menyentuh jantung kehidupan kebudayaan. Pemerintah menempatkan budaya sebagai fondasi utama pembangunan manusia dan peradaban.

Salah satu strategi progresif yang dijalankan yaitu pembentukan KATALIS KREATIF, sebuah wadah gerak seni inovatif yang memberikan ruang luas bagi seniman-seniman berjiwa inovasi untuk berkarya, bereksplorasi, dan berkolaborasi. KATALIS KREATIF hadir sebagai rumah yang menyambut gagasan segar, tempat di mana kreativitas dipertemukan dengan nilai, dan di mana inovasi tidak lepas dari akar.

Listibiya Kabupaten Badung: Menjaga Akar, Menuntun Arah Kebudayaan Kabupaten Badung

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, LISTIBIYA Kabupaten Badung senantiasa teguh sebagai benteng penjaga nilai, taksu, dan jati diri budaya daerah. Sebagai Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan, LISTIBIYA memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan warisan leluhur dengan tetap membuka ruang bagi kebudayaan yang tumbuh dan relevan.

Sebagai majelis terhormat, LISTIBIYA tidak sekadar merumuskan konsep-konsep kebijakan kebudayaan, tetapi juga menjadi penyeimbang arah gerak seni dan budaya, agar ekspresi seni tidak tercerabut dari akar spiritualnya, dan agar proses regenerasi tetap terjaga dalam koridor nilai-nilai luhur yang telah diwariskan.

Melalui tugas dan fungsinya, LISTIBIYA hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Badung. Lembaga ini memberikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kebudayaan, melakukan pembinaan dan pelestarian, memperjuangkan kesejahteraan seniman, menjaga mutu serta martabat kesenian daerah, hingga melaporkan evaluasi kultural secara berkala kepada Bupati sebagai bentuk akuntabilitas budaya.

Lebih dari itu, LISTIBIYA menjadi rujukan moral dan kultural bagi para seniman Badung. Mereka memastikan bahwa setiap cipta, rasa, dan karsa seni, betapa pun progresif dan eksperimentalnya, tetap mengandung sradha (keyakinan), bhakti (pengabdian), dan taksu (energi spiritual budaya) yang menjadi jiwa sejati dari kesenian Bali.

Katalis Kreatif: Ruang Inovasi Seni Dan Arah Baru

Sejalan dengan visi Pemerintahan ADICIPTA dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai bidang, termasuk kebudayaan, salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah memberikan perhatian khusus terhadap gerakan inovasi yang hadir dalam setiap karya seni masa kini.

Sebagai wujud nyata dari semangat ini, lahirlah KATALIS KREATIF, sebuah wadah baru untuk menghidupkan energi inovatif, menyalakan semangat pembaruan, dan mendorong lahirnya karya-karya seni inovatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

KATALIS KREATIF tidak hadir sendiri. Ia dirancang untuk bersinergi erat dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung sebagai pemangku kebijakan, serta LISTIBIYA sebagai penjaga nilai dan taksu budaya. Dalam sinergi itulah, terbentuk ekosistem seni yang menyatukan tradisi dan inovasi sehingga berjalan berdampingan, saling menguatkan dalam satu napas.

Sebagai wadah pengembangan seni berbasis inovasi, KATALIS KREATIF berfokus pada eksperimen artistik, produksi karya lintas disiplin, serta aktivasi ruang-ruang kreatif baru. Melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan digital, KATALIS KREATIF mendorong regenerasi seniman, memperluas keterlibatan publik, serta menjawab tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan bernilai.

Lebih dari sekadar lembaga, KATALIS KREATIF menjadi ekosistem kreatif yang hidup tempat di mana para seniman muda Badung dapat tumbuh, belajar, berjejaring, dan menyinari masa depan seni daerah dengan semangat zaman yang terus bergerak. Ia adalah ruang dialog antara warisan dan pencarian baru, antara akar dan sayap.

Dinas Kebudayaan: Penentu Kebijakan, Penghubung, dan Pengayom

 Sebagai pengatur kebijakan dan fasilitator utama, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menjadi simpul yang menghubungkan seluruh kekuatan ini. Dinas Kebudayaan tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi pengayom dan penggerak. Dalam perannya, Dinas menjadi jembatan yang menyatukan kedalaman nilai yang dijaga oleh LISTIBIYA yang direspon dengan energi segar KATALIS KREATIF.

 Dengan pendekatan yang dialogis dan partisipatif, Dinas Kebudayaan membangun ruang yang terbuka bagi seluruh seniman untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan pendampingan, serta ikut terlibat dalam perumusan program budaya yang tepat sasaran dan berdampak luas.

Menuju Masa Depan: Ekosistem yang Mengayomi dan Memberdayakan Seniman

Trilogi Ekosistem Seni Badung tidak berhenti pada struktur birokrasi. Ia adalah roh kolaborasi, tubuh yang hidup dan bernafas melalui para senimannya. Dari kesepakatan yang lahir pada 30 Juli 2025 tersebut, semangat yang dibangun adalah pengayoman menyeluruh bagi seluruh seniman Badung, tanpa memandang usia, latar belakang, atau gaya kesenian. Mereka semua berada dalam pelukan sistem yang ingin melihat mereka tumbuh lebih baik, lebih profesional, dan lebih bermartabat.

Inilah wajah baru pemajuan kebudayaan Badung, bukan hanya bertahan, tetapi melompat. Tradisi dijaga dengan penuh hormat, inovasi dibina dengan bijak. Dinas Kebudayaan, LISTIBIYA, dan KATALIS KREATIF bergerak dalam satu napas, satu tekad, menghadirkan kebudayaan yang berakar, bergerak, dan berdaya saing.

 Dari tanah Kabupaten Badung, akan tumbuh generasi seniman yang mampu merawat pusaka leluhur sekaligus menulis lembaran-lembaran baru bagi peradaban. Karena seni bukan hanya cermin masa lalu, tetapi juga cahaya masa depan. [T]

Penulis: I Gusti Made Darma Putra
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA

Deskripsi yang Dipinggirkan: Ironi Narasi dalam Tubuh Karya Seni
Melompat ke Jurang Imajinasi: Kreativitas Tak Lagi Punya Pagar
Listibiya Kabupaten Badung dan Simfoni Seni yang Menggema di Yogyakarta
Dolanan Kidal Kidul yang Jenaka dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Sudha Wirad, Kabupaten Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: kabupaten badungListibiya Kabupaten BadungSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Next Post

Taman Kota yang Multifungsi

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Taman Kota yang Multifungsi

Taman Kota yang Multifungsi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co