23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 30, 2025
in Esai
Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

KABUPATEN Badung bukan sekadar destinasi wisata yang mempesona, melainkan juga tanah yang menumbuhkan peradaban budaya Bali dengan taksu yang kuat dan warisan seni yang agung. Di tengah arus zaman yang serba cepat dan kompetitif, tantangan terhadap kelestarian budaya menjadi semakin kompleks. Tak hanya harus bertahan, budaya juga dituntut untuk berkembang, relevan, dan memberdayakan.

Menjawab tantangan tersebut, sebuah langkah monumental dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Lahirlah konsep Trilogi Ekosistem Seni Badung, yakni sinergi harmonis antara Dinas Kebudayaan sebagai pemangku kebijakan, LISTIBIYA sebagai penjaga nilai luhur budaya tradisi, serta menghadirkan  KATALIS KREATIF sebagai ruang gerak seni inovatif. Ketiganya berpadu dalam satu semangat, membangun ekosistem seni yang berakar kuat, namun tumbuh tinggi menjangkau masa depan.

Yang membahagiakan, kesepakatan membentuk trilogi ekosistem seni ini bukan sekadar wacana, tetapi telah diikrarkan bersama dalam pertemuan bersejarah pada Rabu, 30 Juli 2025, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Dalam suasana yang penuh semangat dan kesadaran kolektif, ketiga unsur ini menyatukan komitmen untuk bersama-sama mengayomi para seniman, menguatkan jati diri budaya, dan menyongsong pemajuan kebudayaan Badung secara berkelanjutan.

Langkah Percepatan di Bidang Kebudayaan di Kabupaten Badung

Di bawah kepemimpinan Pemerintahan ADICIPTA, percepatan pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik dan layanan publik, tetapi juga menyentuh jantung kehidupan kebudayaan. Pemerintah menempatkan budaya sebagai fondasi utama pembangunan manusia dan peradaban.

Salah satu strategi progresif yang dijalankan yaitu pembentukan KATALIS KREATIF, sebuah wadah gerak seni inovatif yang memberikan ruang luas bagi seniman-seniman berjiwa inovasi untuk berkarya, bereksplorasi, dan berkolaborasi. KATALIS KREATIF hadir sebagai rumah yang menyambut gagasan segar, tempat di mana kreativitas dipertemukan dengan nilai, dan di mana inovasi tidak lepas dari akar.

Listibiya Kabupaten Badung: Menjaga Akar, Menuntun Arah Kebudayaan Kabupaten Badung

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, LISTIBIYA Kabupaten Badung senantiasa teguh sebagai benteng penjaga nilai, taksu, dan jati diri budaya daerah. Sebagai Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan, LISTIBIYA memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan warisan leluhur dengan tetap membuka ruang bagi kebudayaan yang tumbuh dan relevan.

Sebagai majelis terhormat, LISTIBIYA tidak sekadar merumuskan konsep-konsep kebijakan kebudayaan, tetapi juga menjadi penyeimbang arah gerak seni dan budaya, agar ekspresi seni tidak tercerabut dari akar spiritualnya, dan agar proses regenerasi tetap terjaga dalam koridor nilai-nilai luhur yang telah diwariskan.

Melalui tugas dan fungsinya, LISTIBIYA hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Badung. Lembaga ini memberikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kebudayaan, melakukan pembinaan dan pelestarian, memperjuangkan kesejahteraan seniman, menjaga mutu serta martabat kesenian daerah, hingga melaporkan evaluasi kultural secara berkala kepada Bupati sebagai bentuk akuntabilitas budaya.

Lebih dari itu, LISTIBIYA menjadi rujukan moral dan kultural bagi para seniman Badung. Mereka memastikan bahwa setiap cipta, rasa, dan karsa seni, betapa pun progresif dan eksperimentalnya, tetap mengandung sradha (keyakinan), bhakti (pengabdian), dan taksu (energi spiritual budaya) yang menjadi jiwa sejati dari kesenian Bali.

Katalis Kreatif: Ruang Inovasi Seni Dan Arah Baru

Sejalan dengan visi Pemerintahan ADICIPTA dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai bidang, termasuk kebudayaan, salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah memberikan perhatian khusus terhadap gerakan inovasi yang hadir dalam setiap karya seni masa kini.

Sebagai wujud nyata dari semangat ini, lahirlah KATALIS KREATIF, sebuah wadah baru untuk menghidupkan energi inovatif, menyalakan semangat pembaruan, dan mendorong lahirnya karya-karya seni inovatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

KATALIS KREATIF tidak hadir sendiri. Ia dirancang untuk bersinergi erat dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung sebagai pemangku kebijakan, serta LISTIBIYA sebagai penjaga nilai dan taksu budaya. Dalam sinergi itulah, terbentuk ekosistem seni yang menyatukan tradisi dan inovasi sehingga berjalan berdampingan, saling menguatkan dalam satu napas.

Sebagai wadah pengembangan seni berbasis inovasi, KATALIS KREATIF berfokus pada eksperimen artistik, produksi karya lintas disiplin, serta aktivasi ruang-ruang kreatif baru. Melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan digital, KATALIS KREATIF mendorong regenerasi seniman, memperluas keterlibatan publik, serta menjawab tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan bernilai.

Lebih dari sekadar lembaga, KATALIS KREATIF menjadi ekosistem kreatif yang hidup tempat di mana para seniman muda Badung dapat tumbuh, belajar, berjejaring, dan menyinari masa depan seni daerah dengan semangat zaman yang terus bergerak. Ia adalah ruang dialog antara warisan dan pencarian baru, antara akar dan sayap.

Dinas Kebudayaan: Penentu Kebijakan, Penghubung, dan Pengayom

 Sebagai pengatur kebijakan dan fasilitator utama, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menjadi simpul yang menghubungkan seluruh kekuatan ini. Dinas Kebudayaan tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi pengayom dan penggerak. Dalam perannya, Dinas menjadi jembatan yang menyatukan kedalaman nilai yang dijaga oleh LISTIBIYA yang direspon dengan energi segar KATALIS KREATIF.

 Dengan pendekatan yang dialogis dan partisipatif, Dinas Kebudayaan membangun ruang yang terbuka bagi seluruh seniman untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan pendampingan, serta ikut terlibat dalam perumusan program budaya yang tepat sasaran dan berdampak luas.

Menuju Masa Depan: Ekosistem yang Mengayomi dan Memberdayakan Seniman

Trilogi Ekosistem Seni Badung tidak berhenti pada struktur birokrasi. Ia adalah roh kolaborasi, tubuh yang hidup dan bernafas melalui para senimannya. Dari kesepakatan yang lahir pada 30 Juli 2025 tersebut, semangat yang dibangun adalah pengayoman menyeluruh bagi seluruh seniman Badung, tanpa memandang usia, latar belakang, atau gaya kesenian. Mereka semua berada dalam pelukan sistem yang ingin melihat mereka tumbuh lebih baik, lebih profesional, dan lebih bermartabat.

Inilah wajah baru pemajuan kebudayaan Badung, bukan hanya bertahan, tetapi melompat. Tradisi dijaga dengan penuh hormat, inovasi dibina dengan bijak. Dinas Kebudayaan, LISTIBIYA, dan KATALIS KREATIF bergerak dalam satu napas, satu tekad, menghadirkan kebudayaan yang berakar, bergerak, dan berdaya saing.

 Dari tanah Kabupaten Badung, akan tumbuh generasi seniman yang mampu merawat pusaka leluhur sekaligus menulis lembaran-lembaran baru bagi peradaban. Karena seni bukan hanya cermin masa lalu, tetapi juga cahaya masa depan. [T]

Penulis: I Gusti Made Darma Putra
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA

Deskripsi yang Dipinggirkan: Ironi Narasi dalam Tubuh Karya Seni
Melompat ke Jurang Imajinasi: Kreativitas Tak Lagi Punya Pagar
Listibiya Kabupaten Badung dan Simfoni Seni yang Menggema di Yogyakarta
Dolanan Kidal Kidul yang Jenaka dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Sudha Wirad, Kabupaten Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: kabupaten badungListibiya Kabupaten BadungSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Next Post

Taman Kota yang Multifungsi

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Taman Kota yang Multifungsi

Taman Kota yang Multifungsi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co