23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 30, 2025
in Esai
Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

KABUPATEN Badung bukan sekadar destinasi wisata yang mempesona, melainkan juga tanah yang menumbuhkan peradaban budaya Bali dengan taksu yang kuat dan warisan seni yang agung. Di tengah arus zaman yang serba cepat dan kompetitif, tantangan terhadap kelestarian budaya menjadi semakin kompleks. Tak hanya harus bertahan, budaya juga dituntut untuk berkembang, relevan, dan memberdayakan.

Menjawab tantangan tersebut, sebuah langkah monumental dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Lahirlah konsep Trilogi Ekosistem Seni Badung, yakni sinergi harmonis antara Dinas Kebudayaan sebagai pemangku kebijakan, LISTIBIYA sebagai penjaga nilai luhur budaya tradisi, serta menghadirkan  KATALIS KREATIF sebagai ruang gerak seni inovatif. Ketiganya berpadu dalam satu semangat, membangun ekosistem seni yang berakar kuat, namun tumbuh tinggi menjangkau masa depan.

Yang membahagiakan, kesepakatan membentuk trilogi ekosistem seni ini bukan sekadar wacana, tetapi telah diikrarkan bersama dalam pertemuan bersejarah pada Rabu, 30 Juli 2025, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Dalam suasana yang penuh semangat dan kesadaran kolektif, ketiga unsur ini menyatukan komitmen untuk bersama-sama mengayomi para seniman, menguatkan jati diri budaya, dan menyongsong pemajuan kebudayaan Badung secara berkelanjutan.

Langkah Percepatan di Bidang Kebudayaan di Kabupaten Badung

Di bawah kepemimpinan Pemerintahan ADICIPTA, percepatan pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik dan layanan publik, tetapi juga menyentuh jantung kehidupan kebudayaan. Pemerintah menempatkan budaya sebagai fondasi utama pembangunan manusia dan peradaban.

Salah satu strategi progresif yang dijalankan yaitu pembentukan KATALIS KREATIF, sebuah wadah gerak seni inovatif yang memberikan ruang luas bagi seniman-seniman berjiwa inovasi untuk berkarya, bereksplorasi, dan berkolaborasi. KATALIS KREATIF hadir sebagai rumah yang menyambut gagasan segar, tempat di mana kreativitas dipertemukan dengan nilai, dan di mana inovasi tidak lepas dari akar.

Listibiya Kabupaten Badung: Menjaga Akar, Menuntun Arah Kebudayaan Kabupaten Badung

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, LISTIBIYA Kabupaten Badung senantiasa teguh sebagai benteng penjaga nilai, taksu, dan jati diri budaya daerah. Sebagai Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan, LISTIBIYA memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan warisan leluhur dengan tetap membuka ruang bagi kebudayaan yang tumbuh dan relevan.

Sebagai majelis terhormat, LISTIBIYA tidak sekadar merumuskan konsep-konsep kebijakan kebudayaan, tetapi juga menjadi penyeimbang arah gerak seni dan budaya, agar ekspresi seni tidak tercerabut dari akar spiritualnya, dan agar proses regenerasi tetap terjaga dalam koridor nilai-nilai luhur yang telah diwariskan.

Melalui tugas dan fungsinya, LISTIBIYA hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Badung. Lembaga ini memberikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kebudayaan, melakukan pembinaan dan pelestarian, memperjuangkan kesejahteraan seniman, menjaga mutu serta martabat kesenian daerah, hingga melaporkan evaluasi kultural secara berkala kepada Bupati sebagai bentuk akuntabilitas budaya.

Lebih dari itu, LISTIBIYA menjadi rujukan moral dan kultural bagi para seniman Badung. Mereka memastikan bahwa setiap cipta, rasa, dan karsa seni, betapa pun progresif dan eksperimentalnya, tetap mengandung sradha (keyakinan), bhakti (pengabdian), dan taksu (energi spiritual budaya) yang menjadi jiwa sejati dari kesenian Bali.

Katalis Kreatif: Ruang Inovasi Seni Dan Arah Baru

Sejalan dengan visi Pemerintahan ADICIPTA dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai bidang, termasuk kebudayaan, salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah memberikan perhatian khusus terhadap gerakan inovasi yang hadir dalam setiap karya seni masa kini.

Sebagai wujud nyata dari semangat ini, lahirlah KATALIS KREATIF, sebuah wadah baru untuk menghidupkan energi inovatif, menyalakan semangat pembaruan, dan mendorong lahirnya karya-karya seni inovatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

KATALIS KREATIF tidak hadir sendiri. Ia dirancang untuk bersinergi erat dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung sebagai pemangku kebijakan, serta LISTIBIYA sebagai penjaga nilai dan taksu budaya. Dalam sinergi itulah, terbentuk ekosistem seni yang menyatukan tradisi dan inovasi sehingga berjalan berdampingan, saling menguatkan dalam satu napas.

Sebagai wadah pengembangan seni berbasis inovasi, KATALIS KREATIF berfokus pada eksperimen artistik, produksi karya lintas disiplin, serta aktivasi ruang-ruang kreatif baru. Melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan digital, KATALIS KREATIF mendorong regenerasi seniman, memperluas keterlibatan publik, serta menjawab tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan bernilai.

Lebih dari sekadar lembaga, KATALIS KREATIF menjadi ekosistem kreatif yang hidup tempat di mana para seniman muda Badung dapat tumbuh, belajar, berjejaring, dan menyinari masa depan seni daerah dengan semangat zaman yang terus bergerak. Ia adalah ruang dialog antara warisan dan pencarian baru, antara akar dan sayap.

Dinas Kebudayaan: Penentu Kebijakan, Penghubung, dan Pengayom

 Sebagai pengatur kebijakan dan fasilitator utama, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menjadi simpul yang menghubungkan seluruh kekuatan ini. Dinas Kebudayaan tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi pengayom dan penggerak. Dalam perannya, Dinas menjadi jembatan yang menyatukan kedalaman nilai yang dijaga oleh LISTIBIYA yang direspon dengan energi segar KATALIS KREATIF.

 Dengan pendekatan yang dialogis dan partisipatif, Dinas Kebudayaan membangun ruang yang terbuka bagi seluruh seniman untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan pendampingan, serta ikut terlibat dalam perumusan program budaya yang tepat sasaran dan berdampak luas.

Menuju Masa Depan: Ekosistem yang Mengayomi dan Memberdayakan Seniman

Trilogi Ekosistem Seni Badung tidak berhenti pada struktur birokrasi. Ia adalah roh kolaborasi, tubuh yang hidup dan bernafas melalui para senimannya. Dari kesepakatan yang lahir pada 30 Juli 2025 tersebut, semangat yang dibangun adalah pengayoman menyeluruh bagi seluruh seniman Badung, tanpa memandang usia, latar belakang, atau gaya kesenian. Mereka semua berada dalam pelukan sistem yang ingin melihat mereka tumbuh lebih baik, lebih profesional, dan lebih bermartabat.

Inilah wajah baru pemajuan kebudayaan Badung, bukan hanya bertahan, tetapi melompat. Tradisi dijaga dengan penuh hormat, inovasi dibina dengan bijak. Dinas Kebudayaan, LISTIBIYA, dan KATALIS KREATIF bergerak dalam satu napas, satu tekad, menghadirkan kebudayaan yang berakar, bergerak, dan berdaya saing.

 Dari tanah Kabupaten Badung, akan tumbuh generasi seniman yang mampu merawat pusaka leluhur sekaligus menulis lembaran-lembaran baru bagi peradaban. Karena seni bukan hanya cermin masa lalu, tetapi juga cahaya masa depan. [T]

Penulis: I Gusti Made Darma Putra
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA

Deskripsi yang Dipinggirkan: Ironi Narasi dalam Tubuh Karya Seni
Melompat ke Jurang Imajinasi: Kreativitas Tak Lagi Punya Pagar
Listibiya Kabupaten Badung dan Simfoni Seni yang Menggema di Yogyakarta
Dolanan Kidal Kidul yang Jenaka dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Sudha Wirad, Kabupaten Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: kabupaten badungListibiya Kabupaten BadungSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Next Post

Taman Kota yang Multifungsi

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Taman Kota yang Multifungsi

Taman Kota yang Multifungsi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co