2 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 30, 2025
in Esai
Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

KABUPATEN Badung bukan sekadar destinasi wisata yang mempesona, melainkan juga tanah yang menumbuhkan peradaban budaya Bali dengan taksu yang kuat dan warisan seni yang agung. Di tengah arus zaman yang serba cepat dan kompetitif, tantangan terhadap kelestarian budaya menjadi semakin kompleks. Tak hanya harus bertahan, budaya juga dituntut untuk berkembang, relevan, dan memberdayakan.

Menjawab tantangan tersebut, sebuah langkah monumental dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Lahirlah konsep Trilogi Ekosistem Seni Badung, yakni sinergi harmonis antara Dinas Kebudayaan sebagai pemangku kebijakan, LISTIBIYA sebagai penjaga nilai luhur budaya tradisi, serta menghadirkan  KATALIS KREATIF sebagai ruang gerak seni inovatif. Ketiganya berpadu dalam satu semangat, membangun ekosistem seni yang berakar kuat, namun tumbuh tinggi menjangkau masa depan.

Yang membahagiakan, kesepakatan membentuk trilogi ekosistem seni ini bukan sekadar wacana, tetapi telah diikrarkan bersama dalam pertemuan bersejarah pada Rabu, 30 Juli 2025, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Dalam suasana yang penuh semangat dan kesadaran kolektif, ketiga unsur ini menyatukan komitmen untuk bersama-sama mengayomi para seniman, menguatkan jati diri budaya, dan menyongsong pemajuan kebudayaan Badung secara berkelanjutan.

Langkah Percepatan di Bidang Kebudayaan di Kabupaten Badung

Di bawah kepemimpinan Pemerintahan ADICIPTA, percepatan pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik dan layanan publik, tetapi juga menyentuh jantung kehidupan kebudayaan. Pemerintah menempatkan budaya sebagai fondasi utama pembangunan manusia dan peradaban.

Salah satu strategi progresif yang dijalankan yaitu pembentukan KATALIS KREATIF, sebuah wadah gerak seni inovatif yang memberikan ruang luas bagi seniman-seniman berjiwa inovasi untuk berkarya, bereksplorasi, dan berkolaborasi. KATALIS KREATIF hadir sebagai rumah yang menyambut gagasan segar, tempat di mana kreativitas dipertemukan dengan nilai, dan di mana inovasi tidak lepas dari akar.

Listibiya Kabupaten Badung: Menjaga Akar, Menuntun Arah Kebudayaan Kabupaten Badung

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, LISTIBIYA Kabupaten Badung senantiasa teguh sebagai benteng penjaga nilai, taksu, dan jati diri budaya daerah. Sebagai Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan, LISTIBIYA memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan warisan leluhur dengan tetap membuka ruang bagi kebudayaan yang tumbuh dan relevan.

Sebagai majelis terhormat, LISTIBIYA tidak sekadar merumuskan konsep-konsep kebijakan kebudayaan, tetapi juga menjadi penyeimbang arah gerak seni dan budaya, agar ekspresi seni tidak tercerabut dari akar spiritualnya, dan agar proses regenerasi tetap terjaga dalam koridor nilai-nilai luhur yang telah diwariskan.

Melalui tugas dan fungsinya, LISTIBIYA hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Badung. Lembaga ini memberikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kebudayaan, melakukan pembinaan dan pelestarian, memperjuangkan kesejahteraan seniman, menjaga mutu serta martabat kesenian daerah, hingga melaporkan evaluasi kultural secara berkala kepada Bupati sebagai bentuk akuntabilitas budaya.

Lebih dari itu, LISTIBIYA menjadi rujukan moral dan kultural bagi para seniman Badung. Mereka memastikan bahwa setiap cipta, rasa, dan karsa seni, betapa pun progresif dan eksperimentalnya, tetap mengandung sradha (keyakinan), bhakti (pengabdian), dan taksu (energi spiritual budaya) yang menjadi jiwa sejati dari kesenian Bali.

Katalis Kreatif: Ruang Inovasi Seni Dan Arah Baru

Sejalan dengan visi Pemerintahan ADICIPTA dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai bidang, termasuk kebudayaan, salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah memberikan perhatian khusus terhadap gerakan inovasi yang hadir dalam setiap karya seni masa kini.

Sebagai wujud nyata dari semangat ini, lahirlah KATALIS KREATIF, sebuah wadah baru untuk menghidupkan energi inovatif, menyalakan semangat pembaruan, dan mendorong lahirnya karya-karya seni inovatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

KATALIS KREATIF tidak hadir sendiri. Ia dirancang untuk bersinergi erat dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung sebagai pemangku kebijakan, serta LISTIBIYA sebagai penjaga nilai dan taksu budaya. Dalam sinergi itulah, terbentuk ekosistem seni yang menyatukan tradisi dan inovasi sehingga berjalan berdampingan, saling menguatkan dalam satu napas.

Sebagai wadah pengembangan seni berbasis inovasi, KATALIS KREATIF berfokus pada eksperimen artistik, produksi karya lintas disiplin, serta aktivasi ruang-ruang kreatif baru. Melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan digital, KATALIS KREATIF mendorong regenerasi seniman, memperluas keterlibatan publik, serta menjawab tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan bernilai.

Lebih dari sekadar lembaga, KATALIS KREATIF menjadi ekosistem kreatif yang hidup tempat di mana para seniman muda Badung dapat tumbuh, belajar, berjejaring, dan menyinari masa depan seni daerah dengan semangat zaman yang terus bergerak. Ia adalah ruang dialog antara warisan dan pencarian baru, antara akar dan sayap.

Dinas Kebudayaan: Penentu Kebijakan, Penghubung, dan Pengayom

 Sebagai pengatur kebijakan dan fasilitator utama, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menjadi simpul yang menghubungkan seluruh kekuatan ini. Dinas Kebudayaan tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi pengayom dan penggerak. Dalam perannya, Dinas menjadi jembatan yang menyatukan kedalaman nilai yang dijaga oleh LISTIBIYA yang direspon dengan energi segar KATALIS KREATIF.

 Dengan pendekatan yang dialogis dan partisipatif, Dinas Kebudayaan membangun ruang yang terbuka bagi seluruh seniman untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan pendampingan, serta ikut terlibat dalam perumusan program budaya yang tepat sasaran dan berdampak luas.

Menuju Masa Depan: Ekosistem yang Mengayomi dan Memberdayakan Seniman

Trilogi Ekosistem Seni Badung tidak berhenti pada struktur birokrasi. Ia adalah roh kolaborasi, tubuh yang hidup dan bernafas melalui para senimannya. Dari kesepakatan yang lahir pada 30 Juli 2025 tersebut, semangat yang dibangun adalah pengayoman menyeluruh bagi seluruh seniman Badung, tanpa memandang usia, latar belakang, atau gaya kesenian. Mereka semua berada dalam pelukan sistem yang ingin melihat mereka tumbuh lebih baik, lebih profesional, dan lebih bermartabat.

Inilah wajah baru pemajuan kebudayaan Badung, bukan hanya bertahan, tetapi melompat. Tradisi dijaga dengan penuh hormat, inovasi dibina dengan bijak. Dinas Kebudayaan, LISTIBIYA, dan KATALIS KREATIF bergerak dalam satu napas, satu tekad, menghadirkan kebudayaan yang berakar, bergerak, dan berdaya saing.

 Dari tanah Kabupaten Badung, akan tumbuh generasi seniman yang mampu merawat pusaka leluhur sekaligus menulis lembaran-lembaran baru bagi peradaban. Karena seni bukan hanya cermin masa lalu, tetapi juga cahaya masa depan. [T]

Penulis: I Gusti Made Darma Putra
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA

Deskripsi yang Dipinggirkan: Ironi Narasi dalam Tubuh Karya Seni
Melompat ke Jurang Imajinasi: Kreativitas Tak Lagi Punya Pagar
Listibiya Kabupaten Badung dan Simfoni Seni yang Menggema di Yogyakarta
Dolanan Kidal Kidul yang Jenaka dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Sudha Wirad, Kabupaten Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: kabupaten badungListibiya Kabupaten BadungSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Next Post

Taman Kota yang Multifungsi

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails

Memang Pasar Malam

by Angga Wijaya
May 30, 2026
0
Memang Pasar Malam

BUKAN di sebuah kota kabupaten di Jawa. Bukan pula di lapangan alun-alun yang hanya ramai ketika ada perayaan tertentu. Pasar...

Read moreDetails
Next Post
Taman Kota yang Multifungsi

Taman Kota yang Multifungsi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati
Khas

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

by Emi Suy
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co