2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 30, 2025
in Esai
Trilogi Ekosistem Seni: Strategi Kreatif Kabupaten Badung Merawat Akar, Menumbuhkan Tunas

KABUPATEN Badung bukan sekadar destinasi wisata yang mempesona, melainkan juga tanah yang menumbuhkan peradaban budaya Bali dengan taksu yang kuat dan warisan seni yang agung. Di tengah arus zaman yang serba cepat dan kompetitif, tantangan terhadap kelestarian budaya menjadi semakin kompleks. Tak hanya harus bertahan, budaya juga dituntut untuk berkembang, relevan, dan memberdayakan.

Menjawab tantangan tersebut, sebuah langkah monumental dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Lahirlah konsep Trilogi Ekosistem Seni Badung, yakni sinergi harmonis antara Dinas Kebudayaan sebagai pemangku kebijakan, LISTIBIYA sebagai penjaga nilai luhur budaya tradisi, serta menghadirkan  KATALIS KREATIF sebagai ruang gerak seni inovatif. Ketiganya berpadu dalam satu semangat, membangun ekosistem seni yang berakar kuat, namun tumbuh tinggi menjangkau masa depan.

Yang membahagiakan, kesepakatan membentuk trilogi ekosistem seni ini bukan sekadar wacana, tetapi telah diikrarkan bersama dalam pertemuan bersejarah pada Rabu, 30 Juli 2025, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Dalam suasana yang penuh semangat dan kesadaran kolektif, ketiga unsur ini menyatukan komitmen untuk bersama-sama mengayomi para seniman, menguatkan jati diri budaya, dan menyongsong pemajuan kebudayaan Badung secara berkelanjutan.

Langkah Percepatan di Bidang Kebudayaan di Kabupaten Badung

Di bawah kepemimpinan Pemerintahan ADICIPTA, percepatan pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur fisik dan layanan publik, tetapi juga menyentuh jantung kehidupan kebudayaan. Pemerintah menempatkan budaya sebagai fondasi utama pembangunan manusia dan peradaban.

Salah satu strategi progresif yang dijalankan yaitu pembentukan KATALIS KREATIF, sebuah wadah gerak seni inovatif yang memberikan ruang luas bagi seniman-seniman berjiwa inovasi untuk berkarya, bereksplorasi, dan berkolaborasi. KATALIS KREATIF hadir sebagai rumah yang menyambut gagasan segar, tempat di mana kreativitas dipertemukan dengan nilai, dan di mana inovasi tidak lepas dari akar.

Listibiya Kabupaten Badung: Menjaga Akar, Menuntun Arah Kebudayaan Kabupaten Badung

Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, LISTIBIYA Kabupaten Badung senantiasa teguh sebagai benteng penjaga nilai, taksu, dan jati diri budaya daerah. Sebagai Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan, LISTIBIYA memegang peran strategis dalam menjaga kesinambungan warisan leluhur dengan tetap membuka ruang bagi kebudayaan yang tumbuh dan relevan.

Sebagai majelis terhormat, LISTIBIYA tidak sekadar merumuskan konsep-konsep kebijakan kebudayaan, tetapi juga menjadi penyeimbang arah gerak seni dan budaya, agar ekspresi seni tidak tercerabut dari akar spiritualnya, dan agar proses regenerasi tetap terjaga dalam koridor nilai-nilai luhur yang telah diwariskan.

Melalui tugas dan fungsinya, LISTIBIYA hadir sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Badung. Lembaga ini memberikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan kebudayaan, melakukan pembinaan dan pelestarian, memperjuangkan kesejahteraan seniman, menjaga mutu serta martabat kesenian daerah, hingga melaporkan evaluasi kultural secara berkala kepada Bupati sebagai bentuk akuntabilitas budaya.

Lebih dari itu, LISTIBIYA menjadi rujukan moral dan kultural bagi para seniman Badung. Mereka memastikan bahwa setiap cipta, rasa, dan karsa seni, betapa pun progresif dan eksperimentalnya, tetap mengandung sradha (keyakinan), bhakti (pengabdian), dan taksu (energi spiritual budaya) yang menjadi jiwa sejati dari kesenian Bali.

Katalis Kreatif: Ruang Inovasi Seni Dan Arah Baru

Sejalan dengan visi Pemerintahan ADICIPTA dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai bidang, termasuk kebudayaan, salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah memberikan perhatian khusus terhadap gerakan inovasi yang hadir dalam setiap karya seni masa kini.

Sebagai wujud nyata dari semangat ini, lahirlah KATALIS KREATIF, sebuah wadah baru untuk menghidupkan energi inovatif, menyalakan semangat pembaruan, dan mendorong lahirnya karya-karya seni inovatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai budaya lokal.

KATALIS KREATIF tidak hadir sendiri. Ia dirancang untuk bersinergi erat dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung sebagai pemangku kebijakan, serta LISTIBIYA sebagai penjaga nilai dan taksu budaya. Dalam sinergi itulah, terbentuk ekosistem seni yang menyatukan tradisi dan inovasi sehingga berjalan berdampingan, saling menguatkan dalam satu napas.

Sebagai wadah pengembangan seni berbasis inovasi, KATALIS KREATIF berfokus pada eksperimen artistik, produksi karya lintas disiplin, serta aktivasi ruang-ruang kreatif baru. Melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan digital, KATALIS KREATIF mendorong regenerasi seniman, memperluas keterlibatan publik, serta menjawab tantangan zaman dengan solusi yang relevan dan bernilai.

Lebih dari sekadar lembaga, KATALIS KREATIF menjadi ekosistem kreatif yang hidup tempat di mana para seniman muda Badung dapat tumbuh, belajar, berjejaring, dan menyinari masa depan seni daerah dengan semangat zaman yang terus bergerak. Ia adalah ruang dialog antara warisan dan pencarian baru, antara akar dan sayap.

Dinas Kebudayaan: Penentu Kebijakan, Penghubung, dan Pengayom

 Sebagai pengatur kebijakan dan fasilitator utama, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung menjadi simpul yang menghubungkan seluruh kekuatan ini. Dinas Kebudayaan tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi pengayom dan penggerak. Dalam perannya, Dinas menjadi jembatan yang menyatukan kedalaman nilai yang dijaga oleh LISTIBIYA yang direspon dengan energi segar KATALIS KREATIF.

 Dengan pendekatan yang dialogis dan partisipatif, Dinas Kebudayaan membangun ruang yang terbuka bagi seluruh seniman untuk menyampaikan aspirasi, mendapatkan pendampingan, serta ikut terlibat dalam perumusan program budaya yang tepat sasaran dan berdampak luas.

Menuju Masa Depan: Ekosistem yang Mengayomi dan Memberdayakan Seniman

Trilogi Ekosistem Seni Badung tidak berhenti pada struktur birokrasi. Ia adalah roh kolaborasi, tubuh yang hidup dan bernafas melalui para senimannya. Dari kesepakatan yang lahir pada 30 Juli 2025 tersebut, semangat yang dibangun adalah pengayoman menyeluruh bagi seluruh seniman Badung, tanpa memandang usia, latar belakang, atau gaya kesenian. Mereka semua berada dalam pelukan sistem yang ingin melihat mereka tumbuh lebih baik, lebih profesional, dan lebih bermartabat.

Inilah wajah baru pemajuan kebudayaan Badung, bukan hanya bertahan, tetapi melompat. Tradisi dijaga dengan penuh hormat, inovasi dibina dengan bijak. Dinas Kebudayaan, LISTIBIYA, dan KATALIS KREATIF bergerak dalam satu napas, satu tekad, menghadirkan kebudayaan yang berakar, bergerak, dan berdaya saing.

 Dari tanah Kabupaten Badung, akan tumbuh generasi seniman yang mampu merawat pusaka leluhur sekaligus menulis lembaran-lembaran baru bagi peradaban. Karena seni bukan hanya cermin masa lalu, tetapi juga cahaya masa depan. [T]

Penulis: I Gusti Made Darma Putra
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis I GUSTI MADE DARMA PUTRA

Deskripsi yang Dipinggirkan: Ironi Narasi dalam Tubuh Karya Seni
Melompat ke Jurang Imajinasi: Kreativitas Tak Lagi Punya Pagar
Listibiya Kabupaten Badung dan Simfoni Seni yang Menggema di Yogyakarta
Dolanan Kidal Kidul yang Jenaka dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Sudha Wirad, Kabupaten Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: kabupaten badungListibiya Kabupaten BadungSeni
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Tribute to Umbu”: Hikayat Puisi, Hikayat Umbu Landu Paranggi

Next Post

Taman Kota yang Multifungsi

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Taman Kota yang Multifungsi

Taman Kota yang Multifungsi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co