6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kelas Kosong, Segala Haru dan Romantis Tumpah Ruah di Lapangan : Cerita HUT SMPN 2 Sawan

Komang Sujana by Komang Sujana
November 15, 2024
in Khas
Kelas Kosong, Segala Haru dan Romantis Tumpah Ruah di Lapangan : Cerita HUT SMPN 2 Sawan

Aksi romantis HUT SMPN 2 Sawan

DI bawah cerah langit kemarin, ruang-ruang kelas di SMPN 2 Sawan tampak kosong. Segala suara ramai yang lalu-lalang, suasana romantis yang bikin histeris, sampai sepilihan kata-kata yang bikin merinding tumpah ruah di lapangan sekolah.

Pagi itu, lebih dari delapan ratus pasang mata tertuju pada siswa-siswi yang melenggak-lenggok di lapangan. Mereka menjadi model berseragam sekolah yang baik dan benar dalam ajang lomba fashion show seragam sekolah serangkaian kegiatan akhir semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025, Kamis, 14 November 2024, kemarin. Acara ini juga dalam rangka perayaan HUT ke-40 SMP Negeri 2 Sawan yang jatuh pada tanggal 20 November nanti.

Sebanyak 20 pasang siswa perwakilan kelas VII, VIII, dan IX melangkah dengan gagah dan anggun. Mereka bergantian tampil mengenakan seragam sekolah hari Senin (putih-biru), Selasa (batik), dan Rabu (Pramuka).

Saat berada pada titik pusat pandang dari kerumunan siswa dan guru, mereka saling beradu adegan. Tampak satu pasangan saling bergantian mengenakan topi Pramuka. Ada juga yang memberi pasangannya seikat bunga. Saling melempar senyum ranum.  Seperti kejutan membuat semua takjub. Memantik tepuk tangan. Histeris.

“Bikin salting,” cerita Kadek Indah Dwi Pertiwi siswa kelas VII F dengan gemas, Jumat (15/11/2024) pagi, menanggapi adegan romantis—Krisna saat menyerahkan seikat mawar putih kepada pasangannya, Elsa,—perwakilan kelas VII D.

Lantas bagaimana dengan peserta? Seperti apa perasaan mereka mengikuti jalannya kegiatan?

Pastinya timbul rasa deg-degan bercampur aduk dengan rasa senang. Bagaimana tidak bahagia, ada rasa bangga karena bisa terpilih dan dapat tampil di hadapan ratusan siswa. Sungguh pengalaman berharga yang akan melekat dalam setiap ingatan mereka.

“Seru sih Pak, banyak yang ikut. Pakaiannya juga beragam. Variasinya keren-keren. Ada yang ngasi bunga,” kata Made Widi Pangestu, peserta perwakilan kelas VIII G.

Fashion show dengan pakaian sekolah | Foto: Dok panitia

Aksi romantis siswa pada fashion show | Foto: Dok. panitia

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi pada waktu-waktu mendatang. Tapi dengan pakaian yang berbeda.

“Kalau ada lagi mungkin pakaiannya bukan pakaian sekolah saja. Mungkin pakaian adat Bali atau pakaian bebas,” katanya dengan senang.

Kegiatan fashion show, kata kepala sekolah, dilaksanakan dalam rangka HUT SMPN 2 Sawan untuk menumbuhkan lingkungan sekolah yang lebih kondusif.

“Untuk menanamkan kedisiplinan, mengapresiasi siswa, dan juga menanamkan rasa kebanggaan terhadap identitas sekolah,” kata Kasek Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., melalui pesan singkat, Jumat (15/11/2024).

Apakah kegiatan ini diselenggarakan karena tingkat indisipliner berpakaian siswa yang masih tinggi?

Wakasek Kesiswaan, Ketut Suwara S.Pd.B., mengatakan kesadaran siswa dalam berpakaian sudah semakin meningkat. Namun, ia tidak memungkiri jika masih ada beberapa siswa yang melanggar tata tertib berpakaian dengan berbagai alasan. Namun, jumlahnya semakin sedikit.

“Itulah yang menjadi alasan melaksanakan kegiatan ini untuk lebih menyadarkan kembali bagaimana pentingnya mentaati tata tertib sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi semua siswa,” ungkapnya.

Setelah kegiatan fashion show itu, suasana di lapangan yang riuh mendadak tenang. Kali ini semua tertuju pada seorang siswi yang melangkah dengan pelan. Di tangannya ada secarik kertas tertulis sajak yang ia genggam erat. Langkahnya terhenti di depan stan mic di tengah lapangan. Ia adalah Marvlylia Devani Naramessakh. Siswa kelas VII B yang akrab disapa Vivi.

Vivi membaca puisi | Foto: Dok. panitia

Pebri membaca puisi | Foto: Dok panitia

Tak lama kemudian, pembacaan puisi telah dimulai. Kata demi kata pada sajak Mengeja Singaraja karya Wulan Dewi Saraswati dibaca sekuat kepak sayap, kuku, dan taring Singaraja. Seperti saat ia membawakan puisi itu di panggung lomba baca puisi tingkat SD pada Singaraja Literary Festival (SLF) tahun 2023. Keberhasilannya mengeja perasaan Wulan saat itu, membuat dewan juri mengapresiasinya sebagai pembaca terbaik II.

Tepuk tangan mengiringi langkah Vivi meninggalkan lapangan. Tapi puisi tak berhenti sampai di sini. Semua kembali tenang bahkan tegang saat puisi Suara Saking Sétra karya Madé Sanggra mulai dibacakan oleh Ni Luh Pebri Ani Suwarsini, siswa kelas VIII A yang merupakan salah satu siswa berprestasi SMPN 2 Sawan.

Seperti mendapat restu matahari yang memancar ke lapangan, dengan penuh penghayatan puisi yang ia baca mampu membius seisi lapangan. Seperti saat ia berhasil membuat semua yang hadir di Kalangan Angsoka Taman Werdhi Budaya Art Centre, Februari 2024 lalu, berdiri bulu kuduknya. Saat itu, ia berhasil meraih juara II Wimbakara Ngwacen Puisi Bali Anyar Bulan Bahasa Bali 2024, setelah membawakan puisi berjudul Bali karya Ngurah Yudha Panik dan Suara Saking Setra. Rekaman videonya dapat ditonton di saluran youtube SMPN 2 Sawan: @smpn2sawan.

“Bikin merinding,” kata Ni Made Yuliani, S.Pd., guru PJOK, setelah menyimak pembacaan puisi khususnya saat Pebri menampilkan suara ngeréh yang magis itu.

Oh ya, pada SLF tahun 2023 lalu, Pebri juga menjadi satu di antara 10 peserta berbakat pada ajang lomba baca puisi tingkat SMP. Dua siswa jebolan SLF yang menjaga nyala api puisi di sekolah yang terletak di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, itu.

Mengapa Vivi dan Pebri menyukai puisi? Bukankah masih banyak yang memandang sastra (puisi, cerpen, dan karya fiksi lainnya) sebelah mata, tak lebih penting dari IPA atau Matematika?

“Puisi membuat saya bisa mengekspresikan diri melalui selembar kertas,” kata Vivi menjawab pertanyaan dari Nyoman Weda Safitri, S.Pd., guru yang memandu acara.

Sedangkan menurut Pebri, puisi sebagai media untuk mengungkapkan perasaan dengan jujur. Mewakili rasa suka, duka, sedih maupun senang.

“Puisi dapat mewakili isi hati,” katanya dihadapan teman-temannya.

Apa yang diungkapkan Vivi dan Pebri, benar. Sains dan sastra sama pentingnya. J.S. Khairen—penulis peraih penghargaan Best Writer of the Year 2024 dari IKAPI—, seperti dikutip dari akun mendosnya mengatakan jika bacaan non-fiksi dapat mengasah nalar dan pemikiran. Maka bacaan fiksi dapat mengasah empati dan komunikasi.

Saya (penulis) bersama Pebri (tengah) dan Vivi (kanan) seusai baca puisi | Foto: Dok. panitia

Nah, kembali lagi ke suasana di lapangan. Setelah puisi membangkitkan imaji, riuh seru hidup kembali. Anak-anak riang bernyanyi mengikuti alunan lagu yang dibawakan oleh guru-guru dan pegawai.

Kemarin, selain anak-anak, pendidik dan tenaga kependidikan juga diadu mentalnya dalam lomba karaoke antarguru dan pegawai. Dengan membawakan lagu andalan masing-masing, 8 guru perwakilan MGMP, 2 perwakilan sekuriti, dan 1 perwakilan staf TU, bergantian menunjukkan suara emasnya di hadapan dewan juri. Oh ya, sebelum lomba dimulai, Wakasek Sarana dan Prasarana, I Gusti Bagus Paramartha, S.Pd., pun turut berpartisipasi menyumbang satu lagu memanaskan semangat para peserta.

Salah satu dewan juri, Ni Ketut Ratnaningsih, S.Pd., guru Bahasa Inggris yang juga pembina ekstrakurikuler vokal ini mengatakan semua peserta memiliki warna suara yang bagus. Hanya saja masih kurang improvisasi.

“Misalnya saat interlud harus ada improvisasi, huu… huu… atau yee…yee… Nada bisa diubah, ditinggikan satu oktaf atau diturunkan satu oktaf,” kata guru yang akrab dipanggil Bu Ratna ini memberi penjelasan, saat ditemui Jumat (15/11/2024) pagi.

Wakasek Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B. | Foto: Dok. panitia

Komang Budiman, Sekuriti sekolah | Foto: Dok. panitia

Apakah hal ini karena ada rasa canggung tampil di hadapan orang banyak yang juga dialami oleh guru dan pegawai?

“Sebuah pengujian mental bagi saya. Walau sedikit grogi tapi luar biasa sangat senang sekali. Anak-anak juga bergembira,” ungkap Komang Budiman, securiti sekolah, melalui pesan singkat, Jumat (15/11/2024), menanggapi penampilannya kemarin.

Yang pasti semua terlibat. Semua senang. Rutinitas belajar mengajar di kelas, tumpukan berkas surat dan laporan di ruang TU kadang membuat hati dan otak menjadi sedikit penat. Fashion show seragam sekolah, baca puisi, dan karaoke adalah katarsis bagi warga sekolah. Apalagi merayakan HUT sekolah adalah bagian dari perwujudan rasa cinta pada lembaga.

Serunya HUT SMPN 2 sawan | Foto: Dok. panitia

Pada tanggal 20 November 2024 nanti, SMPN 2 Sawan menapaki usia yang ke-40 tahun. Sebuah perjalanan yang panjang. Penuh dengan kenangan. Sayang jika tak direnungi dengan mendalam sebagai penguat prestasi yang akan datang.

Kepada warga sekolah, selamat merayakan HUT ke-40 SMP Negeri 2 Sawan. Semoga SMPN 2 Sawan semakin jaya dan eksis. [T]

Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Ada Ekstrakurikuler Judo di SMPN 2 Sawan
Menulis Rasa, Merawat Bahasa | Catatan Puisi-puisi Siswa SMPN 2 Sawan
Merdeka Belajar di SMPN 2 Sawan: Belajar Memasak Dulu, Bikin Bazar Kemudian
Tags: PendidikanPuisiSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Made Georgiana Triwinadi, Berkesenian Sejak Dalam Kandungan

Next Post

Pura Pesiraman Desa Aan: Harmoni Alam dan Spiritual di Bawah Naungan Lima Dewa

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Pura Pesiraman Desa Aan: Harmoni Alam dan Spiritual di Bawah Naungan Lima Dewa

Pura Pesiraman Desa Aan: Harmoni Alam dan Spiritual di Bawah Naungan Lima Dewa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co